[OneShoot] 1+1=…?

Author : Tavita ^^

Cast:

Cho Kyuhyun

Kang Minji

Superjunior members

Choi shinri

Genre : romance

Length : oneshoot

Minji Pov

Aku bukan tipe orang yang suka menunggu! Tapi hanya untuknya saja aku rela menunggu. Seperti ini. Ya, salah satu hal yang mungkin susah dijalani dalam hidup adalah berkencan dengan seorang selebritis. Yang pertama harus kau lakukan adalah mengerti. Mengerti jika dia orang sibuk. Mengerti jika begitu banyak gadis yang menginginkannya, dan mengerti jika ia terkadang harus melakukan penyamaran ekstra untuk sekedar bisa mengajakmu berkencan di tengah kota. Kedua, bersabar. Kau harus bersabar jika dituntut untuk menunggu dalam keadaan apapun, dan kau juga harus sering bersabar jika ia terlalu tampan dan ketampanan itu mungkin akan terus bertambah. Ketiga, mengalah. Hmm.. untuk hal yang satu ini mungkin sangat sulit untuk kulakukan. Namun jika aku tidak mau melakukannya, aku rasa akan sulit untuk menjalani hubungan ini lebih jauh.

“Apa kau yakin memutuskan untuk punya pacar sekarang?”

“Memangnya kenapa? Aku ingin ada yang memperhatikan.”

“Banyak orang yang memperhatikanmu. Contohnya manajemen dan fans.”

“Ya sudah, kalau begitu aku mencintaimu.”

“Tidak meyakinkan. Apa kau tahu apa artinya kata cinta?”

“Kau menganggapku seperti bocah ingusan. Aku ini artis. Hanya kau yang memperlakukanku dengan tidak baik.”

“Ya sudah, tinggalkan aku kalau begitu.”           

 

Itulah yang kukatakan ketika pertama kali ia menyatakan perasaannya padaku. Ah, sedikit keliru. Ia tidak menyatakan perasaannya. Ia memintaku untuk menjadi kekasihnya. Aku menolak bukan karena aku tidak menyukainya. Aku hanya.. ragu. Ya, saat itu ia baru saja menarik perhatian seluruh ELF di Asia berkat tarian sorry-sorry. Hmm, aku sendiri bukan seorang fangirl. Aku hanya salah satu kenalan keluarganya. Kami bertemu di sebuah acara, dan sejak itu ia terus-menerus menghubungiku. Aku gadis normal, wajar jika terpikat padanya apalagi dia menghubungiku hampir setiap hari. Tapi aku ragu, aku bukan tipe orang yang bisa menjalani hubungan  dengan keadaan seperti ini. Aku menolaknya.

Namun ia kembali. Setelah usai promosi mini album pertamanya di China, ia kembali menemuiku dan meminta hal yang sama padaku. Kali ini ia curang. Ia bahkan menyeret kedua orangtuanya untuk bicara dengan orangtuaku. Aish.

“Minji ah~ apa susahnya bilang iya? Hah? Apa aku terlalu jelek untukmu?”

“Kau itu menakutkan. Ah bukan. Maksudku fansmu itu yang menakutkan.”

“Jadi itu bukan berarti kau tidak mau kan? Ayolah.. “

 Setelah itu ia menarikan dance terbaru dari hits mini album pertamanya. Supergirl. Dia menyanyi sambil menari di depanku, membuatku pusing. Bagaimana jika omma melihat ini? Dia bisa menertawaiku. Ingin rasanya mengusir anak ini pulang, namun ia tidak mau pulang sebelum aku menjawab iya. Huh- dengan terpaksa aku menerimanya. Ya, kami akhirnya pacaran. Jujur, aku yakin padanya dan sangat tersanjung karena saat itu ia mengatakan aku adalah supergirl baginya J

Itu adalah pertama kali dan tidak pernah lagi kutemukan sisi romantis darinya. Kami pacaran dengan metode alamiah yang biasa saja apa adanya. Aku menyukai pria romantis. Tapi ia sama sekali bukan pria yang romantis. Jika ia sedang tidak sibuk, ia akan main ke rumah dan menggangguku seharian. Jika sedang tidak pelit, ia juga bisa muncul tiba-tiba di depan kampusku dan menjemputku lalu mentraktirku makan siang. Dan jika ia sedang tidak waras, ia suka menciumku dengan tiba-tiba. Tidak ada moment yang pas, tapi tiba-tiba dia melakukannya. Ketika aku merasa ada suatu momen yang pas dan kuharap ia akan menciumku, ia justru tidak melakukannya. Aish! Menciumnya lebih dulu? Pantang bagiku.

Ia memang dua tahun lebih tua dariku. Ketika sedang normal, aku merasa aku sangat dijaga olehnya. Ia memperhatikanku dan tidak pernah lupa mengirimkan sms yang kadang isinya hanya tanda senyum. Itu dilakukannya setiap hari, sekalipun tanpa kata-kata romantis. Dari sana aku sangat yakin, ia sudah menyediakan tempat bagiku di kepalanya, sekalipun setiap hari begitu banyak hal yang harus dipikirkannya.

Keadaan berbalik jika ia sedang dalam masalah. Maksudku terkadang seorang selebritis pasti memiliki masa jenuh dan stress bukan? Ia pun pernah dan sering merasa seperti itu. Jika sedang stress, ia bisa mendiamkanku, bahkan saat bersamapun aku tak dianggapnya ada. Namun jika tak tahan, ia akan memelukku dan mengatakan jika ia ingin berhenti menjadi seorang selebritis. Di saat-saat seperti itu aku hanya bisa meminjamkan bahuku untuk tempatnya bersandar.

Cho Kyuhyun, kau itu aneh.

Dan saat ini, aku sedang menjalani masa-masa yang menyebalkan. Kyuhyun stay di Taiwan untuk kepentingan promosi grupnya, Superjunior M. baginya ini wajar, tapi bagiku tak wajar sama sekali. Saat dulu dia di China, aku kan belum jadi kekasihnya. Jadi wajar jika aku belum terbiasa dengan situasi semacam ini. Ditinggal tiga hari untuk tour Asia konser, aku masih bisa menahan diri. Tapi jika ditinggal dua bulan, aish. Mau mati rasanya.

“Aku cari uang, supaya bisa menikahimu.”

Alasan macam apa itu?

“Aku belum mau menikah, aku hanya mau sering-sering melihatmu.”

Aku bilang begitu, ia malah mendaratkan ciuman panas di bibirku. Lama sekali. Aku hampir kehabisan nafas. Untung saja aku masih ingat aku butuh oksigen jadi kulepaskan ciumannya.

“Aku tidak tahu kapan bisa pulang, tergantung jadwal dari manajer. Kau harus bertahan hanya dengan ciumanku tadi. Jangan terlalu memikirkanku. Jika kangen, kau bisa menghubungiku setiap saat.”

Aish. Rupanya dia membayarku dengan sebuah ciuman. Tapi itu bermakna sekali bagiku, dan aku bisa tenang melepas bocah itu pergi.

Terkadang aku berpikir agensi tempatnya bekerja adalah rumah artis yang sangat mata duitan. Apa perlu melakukan aktivitas di luar negeri selama itu, dengan bahasa yang berbeda pula. Kadang aku kasihan melihatnya membawa buku bahasa China kemana-mana. Dia benar-benar gigih belajar bahasa China. Bukankah di Korea saja Superjunior sudah menjadi bintang besar? Ditambah lagi dengan tour Asia mereka. Aku rasa begitu banyak uang yang mereka hasilkan. Aku sendiri menjadi orang terdekat Kyuhyun di masa-masa karirnya sedang menanjak. Bukankah itu sebuah beban berat? Hampir dua tahun.aku rasa aku mulai terbiasa dengan kegiatan keartisannya itu. Hanya saja jika tidak bertemu begini lama, aish! Rasanya aku mau amnesia dulu, nanti setelah dia pulang baru kukembalikan ingatanku.

Gara-gara ke Taiwan, sekarang aku jadi punya pekerjaan baru. Membrowsing situs-situs Superjunior, membuka berita dan foto-foto terbaru tentangnya. Haih, sampai harus seperti ini? Padahal jika dia di sini, aku bisa saja mengambil fotonya sesuka hati. Padahal sebentar lagi aku harus mengikuti ujian tengah semester. Belum lagi aku harus mengurus tugas-tugas kuliahku yang semester ini terasa begitu mencekik leher. Tapi konsentrasiku harus terbagi, terbagi untuk memikirkannya lebih dalam dibandingkan hari-hari sebelum ia pergi ke Taiwan untuk promosi mini album keduanya. Dan hiburan yang sangat menghiburku, adalah menonton berbagai variety shownya selama berada di sana. Aku tidak terlalu mengerti bahasa china, namun hanya melihat wajahnya saja di dalam acara itu, aku sudah merasa sangat terhibur. Huaaa ommaa! Tolong jodohkan aku dengan pria lain yang lebih tampan dan mapan daripada dia, supaya aku bisa lepas dari bocah ini. T__T

Kadang aku ingin main ke dorm Superjunior, mencari Leeteuk oppa. Ya, Leeteuk oppa adalah salah satu orang waras yang biasa mendengarkan curhatanku dibandingkan member lainnya. Leeteuk oppa juga bilang, dorm ini terbuka kapan saja untukku jika aku memang mau datang, meskipun Kyuhyun sendiri tidak terlalu suka aku sering-sering main ke situ. Alasannya adalah, di sana tinggal 9 orang pria, dan tidak baik seorang gadis sering-sering main ke situ. Cih, bilang saja dia cemburu. Tapi sekarang kan dia sedang di China, masa bodoh aku mau main ke dorm apa tidak. Leeteuk oppa memang tidak terlalu sering terlihat bersama dengan magnaenya itu. Tapi banyak orang yang tidak tahu, jika Kyuhyun ada masalah, Leeteuk oppalah satu-satunya orang yang mau didengarkannya.

…………………………………….

“Sedang apa kau?” tanyaku tanpa menyapa dulu.

“Tiduran. Hari ini kosong. Kau?”

“Mengerjakan tugasku. Hah. Hari ini ujianku berjalan lancar.”

“Bagus. Anak pintar. Pokoknya jangan mau kalah dengan mereka, jika mereka merasa diri mereka pintar, katakan pada mereka kau itu jenius. Hahahhaha..”

“Itu kan kau, bukan aku. Tapi gomawo sudah menyemangatiku.”

“Ya sudah, kerjakan tugasmu. Jangan menelponku terus. Hihi..” kudengar ia tertawa kecil di seberang sana. Sial. Kemana harga diriku?

“YAA!! Jangan ditutup dulu… aku kan hanya mau dengar suaramu..”

“YOBOSEYOOO~ MINJI AHHHH!!”

Astaga. Apa itu. Monster-monster itu pasti merebut handphone Kyuhyun.

“Oppa telingaku sakit. Jangan teriak-teriak.”

“Hahha, ini Hyuk Jae. Aku berulang tahun hari ini.. mana kado untukku?”

“Saengil chukae oppa.. nanti setiba di Korea aku siapkan banyak buah pisang dan susu strawberry untukmu..”

“Aish Kyu, kekasihmu ini tidak sopan..” kudengar ia mengomel.

“Minji ah. Tutup teleponnya. Tugasmu harus selesai..”

“Yaa! Aku belum puas bicara denganmu..” rengekku padanya.

“Kau mau lulus cepat kan? Kau sudah kalah karena aku lulus lebih dulu meskipun aku orang sibuk. Jadi pilihanmu hanya satu, kau harus lulus tahun depan. Atau kau akan telat menyandang marga keluarga Cho.”

Haih. Kata-kata terakhirnya membuatku melayang. Tapi apa yang dikatakannya itu benar.

“Ne. aku akan tutup telponnya. Tapi kau harus janji, jangan main game sampai larut di sana. Kalau kau sakit tak ada yang bisa mengurusmu sebaik aku di sana. Jadwalmu sangat padat.”

“Iya bawel.”

“Satu lagi. jangan banyak minum. Jangan mengobral dirimu sembarangan dengan jogging di tempat umum, dan jangan keluarkan senyum evilmu saat recording acara-acara baru. Itu bisa membuatku ingin kabur ke Taiwan untuk memelukmu tahu..”

“Hha.. kalau begitu untuk yang terakhir  aku tidak akan menghentikannya. Lagipula aku dibayar untuk itu kan?”

“Aish. Ya sudah.. take care jagi..”

“Eh, tunggu.. kau bilang apa tadi?”

“Ani. Sudah ya.. daaaah..”

Tuut.. tuut.. tuut..

Huff. Aku keceplosan. Benar kan? Jatuh cinta bisa membuatmu lepas dari karakter aslimu, hingga kau melakukan kebodohan-kebodohan yang belum pernah kau lakukan sebelumnya.

………………………………………..

Kyuhyun mabuk. Aish. Baru saja semalam aku berpesan agar jangan banyak minum, sekarang malah ia mabuk dan berita ini menyebar di kalangan fans. Apa dia bangga menjadi pemegang rekor peminum terkuat Superjunior sepeninggal Kangin oppa? Itu kan bukan prestasi. Entah kenapa aku kesal. Emosiku jadi ikutan labil. Mana ujian hari ini membuatku mau muntah. Aku mau mendiamkannya saja.

“Minji ah~” kudengar suaranya di seberang.

Aku diam saja. Supaya dia tahu aku sedang kesal.

“Hei, kau marah? Ya.. ya.. kau boleh marah. Marahlah sepuasmu.. maki aku sekarang. Mumpung pulsa telepon aku yang bayar.”

Aish. Bocah ini. Kenapa dia malah membahas soal pulsa? Ya sudah salahnya sendiri. Dia yang menelpon jadi dia yang bayar. Aku akan mempersulitnya. Dasar bodoh.

“Wee! Kenapa masih diam? Kau benar marah atau hanya pura-pura marah?”

Kenapa dia tahu isi pikiranku? Mana bisa aku marah padanya?

“Kemarin habis ulang tahun Hyuk kami semua pergi minum. Maafkan aku sampai mabuk begini.. tapi aku tidak merokok kok..”

“Merokok juga silakan. Apa peduliku?”

“Hei.. jangan marah lagi. ujianmu tidak berlangsung lancar ya? Ok anggap saja aku sedang menambah masalahmu. Besok aku pulang untuk persiapan musical tanggal 8. Aku akan menebus kesalahanku. Kita ke Gwangju bersama-sama ya?”

Besok dia pulang? Ya Tuhan. Air mataku mau jatuh. Aku sudah kangen sekali padanya.

“Sampai jumpa besok.”

Aku pun menutup telepon. Yes! Besok Kyuhyun pulang. Meskipun untuk urusan pekerjaan. Tapi setidaknya ia ada di Korea, aku meghirup udara yang sama dengannya. Rasanya semangatku muncul lagi. Bergegas kukerjakan semua tugas kuliahku. Setelah ini aku mau pergi belanja. Aku mau menyiapkan sesuatu untuknya.

…………………………………………….

Astaga! Ya Tuhan! Ini bencana! Handphoneku hilang. Kenapa aku baru menyadarinya saat baru bangun pagi seperti ini? Bukan masalah harganya yang mahal. Aku bisa saja minta pada appa untuk membelikanku yang sama. Tapi masalahnya handphone itu diberikan Kyuhyun padaku saat ulang tahunku yang ke 20 kemarin. Aku mau mati saja. Hari ini dia akan bertolak ke Korea, ia pasti marah-marah tidak bisa menghubungiku. Belum lagi jika dia tahu itu karena handphonenya hilang.

“Minji ah, kau sudah sempat lihat berita hari ini?” Shinri menelponku dengan nada gawat. Ia adalah salah satu sahabatku yang juga tahu jika aku menjalin hubungan dengan seorang member Superjunior.

“Wae? Apa yang terjadi?? Apa sesuatu terjadi lagi pada Kyuhyun?”

“Aku rasa ini tak hanya masalah buat Kyuhyun. Tapi juga kau!”

“Apa yang terjadi??” jantungku rasanya mau keluar.

“Minji ah~ itu.. fotomu dengan Kyuhyun tersebar di semua situs fans. Aku tidak tahu darimana mereka mendapatkan itu. Hpmu kemana hah? Aku menghubungi dari kemarin malam, tapi hpmu mati. Berita ini sudah tersebar dari kemarin malam. Untung saja aku ingat menyimpan nomor telepon rumahmu.”

MATI AKU! Aku yakin 1000%, orang yang menyebarkan foto itu pastilah orang yang menemukan handphoneku!! Bagaimana ini?!! Aku memang menyimpan satu foto berduaku dengan Kyuhyun di handphone. Jujur, aku bukan tipe orang yang suka menyimpan file pribadi di handphone. Namun foto itu sangat berharga. Foto itu kami ambil saat sedang merayakan ulang tahunnya tanggal 3 Februari kemarin. Di foto itu wajahku memang terlihat cukup jelas, namun aku rasa tidak untuk Kyu. Lagipula posenya waktu itu ia sedang mencium pipiku dan wajahnya beroleskan cream tart tampak dari samping. Bukankah wajah Kyu dengan dan tanpa make up cukup berbeda? Tapi yang namanya fans! Mereka pasti mengenal itu Kyuhyun! Ya Tuhan.. eotthoke?? Apakah aku akan menjadi penghancur karirnya sekarang?

Kyuhyun pov

Gadis bodoh. Ia membuatku khawatir. Kenapa ponselnya tidak bisa dihubungi dari kemarin malam? Sebentar lagi aku akan berangkat ke Korea. Alangkah bagusnya ia mau menjemputku dan aku bisa langsung numpang istirahat di rumahnya. Kemana dia?? Aku berusaha untuk memeriksa akun twitternya. Update-an terakhirnya adalah kemarin malam. Hanya mentweet “Crying”. Apa yang terjadi dengannya???  Atau mungkin ini masalah tugas kuliahnya? Oke, aku harus berpikir positif. Sambil menunggu pesawat, kuputuskan untuk membuka-buka mention. Haha, ini adalah hiburan. Terkadang aku suka ngakak sendirian membaca mention fans yang masuk ke akunku. Mereka semua benar-benar gadis gila. Banyak bahasa yang tidak kumengerti, namun aku bisa paham mereka semua mendukungku. Aku mencintai mereka semua. Mereka adalah hidupku.

Namun sepertinya kali ini berbeda. Kenapa banyak mention seputar kehidupan pribadiku? Mereka bertanya soal kebenaran gadis yang ada di foto, apakah kekasihku atau tidak. Foto? Foto apa?? Minji pasti marah lagi jika tahu hal ini. Apa dia sudah tahu hal ini dari kemarin malam makanya dia benar-benar mematikan handphonenya untukku? Aish.

“Kyu! Gawat. Kau sudah lihat ini?” Donghae hyung memperlihatkan sesuatu padaku melalui Iphonenya.

Sial! Pasti ini penyebabnya! Darimana mereka mendapatkan ini?!! Bukankah ini fotoku dan Minji saat sedang merayakan ulang tahunku kemarin? Aku menyimpan foto ini. Namun aku masih sadar, aku sama sekali belum pernah menguploadnya di manapun. Lalu siapa? Masa iya Minji menyerahkan dirinya ke lubang buaya dengan menyebarkan foto ini?!!! Mana nomornya tidak bisa dihubungi! Aish! Pikiranku ikutan kacau sekarang. Aku bukan memikirkan foto itu. Tapi aku memikirkan gadisku. Apakah dia baik-baik saja sekarang??

“Kyu, ini masalah, jika manajemen tahu kau bisa dipanggil.” Zhoumi turut berkomentar.

“Tenang, aku juga sedang mencoba untuk tidak panik. Dia tak bisa dihubungi dari kemarin.”

“Apa menurutmu fans akan percaya ini?” Tanya Sungmin.

“Aku rasa tidak. Di semua situs yang kubaca, mereka masih mengatakan foto itu mirip Kyuhyun. Hanya sebagian fans gila saja yang meyakini itu Kyuhyun.” Eunhyuk mencoba berargumen.

“Aku sependapat dengan hyuk. Tenanglah Kyu, tidak akan ada apa-apa. Selama kau juga menahan emosimu. Minji tidak akan ketahuan identitasnya.” Ujar Siwon.

Aku hanya diam. Jujur pikiranku kacau. Aku merasa bersalah pada fans, namun di sisi lain aku juga sangat menkhawatirkan Minji. Di tengah kekalutanku, kurasakan Henry merangkul bahuku.

“Everything’s OK hyung..” ujarnya sambil tersenyum.

……………………………………….

“Mianhae .. oppa..”

Kepalaku makin tidak bisa berpikir. Kenapa sekarang aku justru merasa kesal pada Minji? Ini masalah besar, tapi ia hanya mengatakan maaf saat aku menemuinya sekarang. Dan ia sama sekali tak mencoba untuk menghubungiku?? Padahal aku sangat mengkhawatirkannya.

“Kenapa kau bisa seceroboh itu?”

“Maaf.. waktu itu aku pergi belanja, mungkin saat itulah aku tak sadar Handphone itu sudah tidak bersamaku..” Minji menunduk. Ia meremas ujung kemeja yang dipakainya.

“Sudahlah. Aku mau pulang. Masih banyak hal yang harus aku kerjakan.”

“Oppa..” Minji menarik jaketku.

Gerakanku terhenti. Minji memelukku dari belakang. Ia menangis terisak. Ya, bisa kurasakan ia menangis sambil membenamkan wajahnya di punggungku. Sepertinya ia sangat merasa bersalah. Ia sampai memanggilku oppa. Jarang sekali ia seperti ini.

“Sekali lagi aku minta maaf. Aku telah menghancurkan reputasimu. Jika kau mau memutuskanku sekarang, aku siap kok..” isakannya makin keras.

Mau putus katanya?! Aish! Kulepaskan kedua tangannya dengan sedikit kasar, lalu aku pun meninggalkan rumahnya. Kang Minji! Kau keterlaluan!

…………………………..

Minji Pov

Apa?!!! Kecelakaan?? Lalu bagaimana keadaannya sekarang?! Apakah dia baik-baik saja? Aku harus menemuinya. Ia ada di rumahnya bukan? Tapi hari ini aku ada 3 ujian yang semuanya membutuhkan konsentrasi tinggi. Hp baruku lowbath, dan aku lupa membawa charger. Bagaimana aku bisa bertahan dengan situasi pikiran kalut seperti ini? Ok. Mungkin yang terbaik sekarang adalah fokus pada semua ujian hari ini. Lagipula ini hari terakhir. Memang tidak ada pemberitaan buruk soal kecelakaan ini. Namun aku was-was. Takut. Kyuhyun sudah dua kali mengalaminya. Apakah april benar-benar bulan yang sial untuknya??

“Minji ah~ mau bertemu Kyuhyun ya? Ia masih tidur sejak pulang dari rumah sakit tadi.” Omma menyambutku dengan ramah. Sepertinya tidak ada siapa-siapa. Appanya pasti sudah bekerja lagi. Ahra onnie juga sedang keluar baru saja.

“Iya, jika memang begitu aku pulang saja. Nanti aku akan kembali lagi.” jawabku.

“Kau tidak mau menunggunya? Lihatlah dia sebentar saja.”

Aku menuruti perintah ommanya, dan segera menuju ke kamarnya. Kulihat Kyuhyun tertidur dengan wajah lelah. Aku tahu, dia pasti sangat kecewa hari ini. Gara-gara kecelakaan tadi subuh, ia tak jadi tampil dalam pementasan encore Three Musketeers yang sudah sangat ditunggu-tunggunya itu. Bukankah ia begitu bangga sebagai seorang actor musical? Huh, mau menangis rasanya. Di saat-saat seperti ini aku bukannya menghibur dan menemaninya, tapi aku hanya bisa menambah beban pikirannya saja. Kulihat tangan kirinya. Lecet karena luka. Dan di atas pergelangan kaki kanannya juga dibalut perban. Ya Tuhan, semoga ia cepat sembuh. Banyak orang menderita karena memikirkannya ya Tuhan. Daripada ia terbangun dan marah-marah lagi melihatku di sini, lebih baik aku juga pulang beristirahat. Tapi sebelum pergi, kuberikan sebuah kecupan manis di bibir tebalnya itu.

……………………………………………

Kyuhyun sama sekali tak menghubungiku. Yah, tentu saja, bukankah ia tidak tahu nomor baruku? Namun aku sudah meninggalkan nomorku pada ommanya. Aku minta omma menghubungiku jika terjadi sesuatu pada bocah itu.

Kudengar hari ini KRY akan melakukan syuting MV untuk soundtrack sebuah acara pencarian bakat Mnet. Seperti biasa, yang bisa kulakukan hanyalah membuka internet, dan mencari tahu dari situ karena ia sama sekali tidak menghubungiku. Ya Tuhan! Kenapa ia tampan sekali??? Ia terlihat sangat tampan dengan setelan yang dipakainya. Terlihat jauh lebih dewasa daripada Ryeowook oppa. Sepatunya juga lucu sekali, hijau terang. Aku mau menangis, terlebih saat melihat sebuah fancam dimana ia terlihat pincang saat berjalan. Orang itu! Yang semestinya bisa kupeluk, tapi terasa sangat jauh dariku. Dia di Korea juga hanya sebentar. Kata Leeteuk oppa, dua hari lagi kemungkinan Kyuhyun akan kembali ke Taiwan. Lalu bagaimana dengan hubungan kami? Apa kami benar-benar akan putus?

…………………………………………………..

Hari ini sebenarnya sangat malas bangun pagi. Namun sebuah sms membuatku sangat senang!

From : KyuKyuKyu

“Hai, apa kabarmu?

Hari ini terakhir di Korea karena besok harus kembali lagi ke Taiwan.

Jika kau ada waktu, datanglah ke dorm sore ini.

Aku kesepian. Semua sudah kembali ke Taiwan.

Mian aku tidak bisa mencarimu, karena manajer hyung tidak mengijinkanku keluar.

Kau mau kan mengalah untuk ke dorm?

Aku tunggu :)”       

 Mengalah? Aku tak hanya akan mengalah Kyu! Apapun akan kulakukan asalkan kau senang! Ternyata ia menghubungiku. Tunggu aku! Aku akan memasak untukmu hari ini 🙂

…………………………………

Kyuhyun pov

Tidak ada aturan maupun larangan untuk membawa masuk seorang gadis ke dalam dorm. Eunhyuk juga sering kok pacaran di dorm. Jadi aku tidak salah kan meminta Minji ke sini?

Shindong hyung sedang berada di luar kota untuk syuting sebuah variety show. Heechul dan Yesung hyung sedang ada di rumah mereka. Hanya Teukie hyung di lantai bawah. Aku rasa tak salah aku meminta Minji untuk datang. Daripada aku kesepian.

Tepat pukul 4 sore, Minji tiba di dorm. Ia terlihat sedikit berbeda hari ini. Mungkin sedikit lebih, feminin? Haha entahlah. Mungkin karena ia membawakanku begitu banyak makanan hingga aku merasa dia begitu keibuan? Tapi dia memang sedikit berbeda. Minji memakai rok selutut hari ini. Haha pantas saja ada yang berbeda.

“Hei kemarilah.. aku rindu sekali padamu..” aku menariknya ke dalam pelukanku.

“Kau masih marah padaku?”  tanyanya sambil bersandar di bahuku.

“Aku sudah memintamu ke sini. Apakah menurutmu aku masih marah? Aku justru kangen seklai padamu.” Kukecup ujung kepalanya dengan lembut.

“Hei, lihat tanganmu ini, jadi tidak cantik.” Ia mengusap tangan kiriku yang memang tergores akibat kecelakaan kemarin.

“Mianhae, aku membuatmu khawatir.”

“Ani. Setelah tahu kau baik-baik saja aku sudah sangat lega. Apalagi melihatmu di syuting MV KRY..”

“Oh ya bagaimana menurutmu?” kulepaskan sedikit pelukanku, dan melihat wajahnya.

“KYUboardist? Haha not bad~” Minji mencubit pipiku.

“Tampan kan? Banyak yang memujiku tampan.. hihi..”

“Aish. Kau itu GR sekali! Tapi aku sedang tidak ingin berbohong, kau memang sangat tampan di situ..” Minji tersenyum menatapku.

Kami saling bertatapan untuk beberapa saat, sambil tersenyum masing-masing. Hingga kurasakan wajahku semakin mendekatinya.

“Minji ah~ aku ada satu pertanyaan untukmu..” aku berbisik di depan wajahnya.

“Apa?” nafasnya benar-benar terasa hangat di hadapanku.

“Apa kau tahu, hitungan simple, 1+1.. berapa hasilnya?”

Minji seketika terheran, dan menjauhkan wajahnya dari wajahku.

“Tentu saja 2! Kau ini mau mengerjaiku ya? Aish.. merusak suasana saja..” ia merenggut.

“Haha, kau salah. Mau tahu jawabannya? Ikut aku.”  Dan aku pun mencium bibirnya sebelum ia sempat berkata apa-apa. 🙂

The End-

gyaaa FF apa ini??

hahahha saya cuma lagi stres mau numpang marah-marah sama Kyu lewat FF.. moga suka ya ceritanya..

kalo ga suka mohon kritik dan sarannya ^^

jangan lupa comment..

yg rajin comment saya doakan ketemu sama biasnya ^^

Iklan

73 thoughts on “[OneShoot] 1+1=…?

  1. Onnie. Bagus. Bagus sekali. Buat lagi 🙂 penuhi wp ini 🙂 hiks. Ini bener2 dari hati onnie. Naturaly heart. Tapi ada bagian yang buat ulan akward disini. Ahaha ? Bagian apa ya ? Lupa ehehe. Tapi keren. Romantis. 🙂

    Suka

  2. Itu kyuhyun campah yaa wkwkwk , ahh Eunhyuk pacaran sm akyu ya onn yaa 😀
    Itu onn mungkin pas adegan minji peluk kyuhyun minta maaf itu yg agak awkward meburutku sih hehe..
    Tapi onn ini bagus banget , deg degan pas mau baca kalimat selanjutnya itu apa onn 😀

    Bagus eonni :*

    Suka

  3. Unnie ..
    kuq rada bingung ending’a ..
    jadi maksud’a 1+1 ituu apa onn ?
    hhe ..

    dSni Kyu kliatan campah’a ..
    Unyuk’a jugaak .

    tp bagus kuq onn 🙂
    suka suasana ff’a ..
    😀

    Suka

  4. author ayo buat sekuelnya…..endingnya gantung……
    tp seru….seru
    q jg mw kalo d bayar pake ciuman ama kyuhyun…..#plaaaak#…

    Suka

  5. wah kyu bikin iri bgt. . . .
    Aku ngak tau knp d sini semua ff kyu aku ngerasa beda ja, biasa y image kyu yg melekat d otak aku tu super duper evil, cuek bebek dan suka menindas, gengsi,dll, tp d sini ada beda y lebih bersikap layak y sbg pacar, perhatian dsa. . .
    Sendng baca kyu dgn sedikit image baru. . .

    Suka

  6. wah ff nya bagus banget :3
    cerita romantis kayak gini asik banget buat dibaca :3
    pikiran minji sama aku sama banget,sering khawatir berlebihan garagara kyu,lupa buat belajar garagara sibuk cari update ttg superjunior,dll,seneng deh bacanya ^^

    Suka

  7. Q g ngerti y,,,,kenapa 1+1=?????
    Bnr2 ???????? Jadinya.
    Tp mereka tetep manis y,,,,,,
    Ini kayak narasi saeng,,,,,,dialognya dikit.
    N jujur masih agak bingung,,,,sama dialognya maksudnya itu yg bicara sp trz mungkin dikasih pov.
    Semangat trz yg penting n trz berusaha membuat karya yg lebih baik gi.

    Suka

  8. hahhaa..minji keliatan menikmati banget hubungannya sama kyuhyun..hubungan mereka juga mengalir apa adanya..tulus banget perasaan masing2…hahaha

    Suka

  9. Ceritanya bagus n cukup mengharukan….tapi klimaksnya kurang dapet….penjelasan Kyu yang ga ngehubungi Minji juga jawaban 1 + 1 juga ga ada…..
    Maaf ya banyak maunya….hehe…coz menurut Aq setiap kejadian bagusnya ada penjelasan kenapa sedih, kenapa bahagia dll….

    Suka

  10. wahhh kyu marah bukan karna fotonya dan minji yg tersebar tapi dia khawatir sama minji
    minji ceroboh bgt sihhh hp nya hilang gkk sadar

    Suka

  11. Haii thor..
    Salam kenal..aku reader baru ni di wp ini…
    Aku suka critanya..bagus dan lucu2..bahasanya juga bagus jd enak bacanya…oya aku liat bnyak yg PW ya thor chapter ama OS nya..aku mnta semua passwordnya boleh gak thor???
    Soalnya aku pengen baca lengkap..klau bleh tlg kirim keemail aku ya thor..elwisa.ellindri.com
    Thanks ya thor😊

    Suka

  12. kisah cinta antara artis dan org biasa memang banyak lika-likunya.

    tp walaupun demikian.. seneng lihat kyuppa sam minji baik2 aja..
    mereka bisa ngelalui setiap maslh dengan baik2… hingga huban mereka engga sampe pisah..

    uhh suka banget baca ff ini..konfliknya ringan..
    hanya saja sepertinya ada yg kurg eon..
    penyelesaian untk msalah hp minji yg hilg sama reaksi menjement kyuppa disini engga ada dijabarin..

    meskipun ad yg kurg(menurut aku) tp ttp keren kok ffnya..

    yakk eonnie kau belum memberikan jwab untk hasil 1 1 versi kyuppa…
    apa jwabannya? apa 1?

    Suka

  13. 1+1= Kiss

    aaaaa…Kyuhyun mah gitu
    Tapi seneng deh sama storynyaa

    kyu ga marah kok
    cuma jdawalnyaa aja yang full

    aaa..iyaaa lah hpnya tuh gimana?
    ga ketemu yaaaa
    dan Mana ada potonya lagi

    Suka

  14. apa ini, rada gak jelas. kyu oppa msh pemaksa seprti biasa, pemaksa yg bermulut cerdas. d tunggu ff yg lain sista, semangat….

    Suka

  15. pasangan ini manis juga. baru dirayu sama kyuhyun pake lagu+dance minji udah langsung klepek-klepek. walaupun awalnya terkesan kepaksa tapi lama-lama cinta beneran. cho kyuhyun emang oke deh

    ini konfliknya masih ringan ya kayaknya. tapi bagus kok 😀😀

    penasaran mau baca ff lain lagi di sini 😊😊😊

    Suka

  16. Eonni bolekh aku manggil eonni, aku klhiran 96, slm knl ya. . 😊 aku suka bnget crta klau yg cast kyuhyun. Suka nyari2 eh ktemu libarary dsini. Ff nya keren eonni. . 😊 numpang baca yg lain.n ya. .

    Suka

  17. Masih nggak paham tentang 1+1=…
    Akhirnya masalah ttng foto mereka gimana?
    Lucu aja liat mereka debat kaya gituu..

    Fighting buat next postnya !!!

    Suka

  18. Gak kebayang deh emg klo org biasa yg pacaran sama aryis super sibuk idol korea hehehe kebayang lah perasaan kangennya si minji sama kyu yg bisa bikin sampe mau nangis.. Ceritanya bagus, ringan gak ada konflik berat

    Suka

  19. Oo hp ilang emang bencana #curhat
    Hahaa… Tp untung foto mereka pas bareng cm satu doang yaah..
    Dan kyuhyun pemaaf juga ya dia ,
    1+1 jadi jawaban versi kyu sebenarnya apa ? Ciuman kah ?
    Apapun itu pasti sesuatu bagus utk mereka ,

    Oke thaaaanks

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s