[2] How to Keep Loving You

Author: Tavita

Cast :

Cho Kyuhyun-Kang Minji

Superjunior member

Song Gyuri

Jungmo TRAX

Genre : romance

Length : Chapter

Annyeong.. ^^

Saya kembali dengan chapter 2 FF yang kemarin.. idenya kacau balau ga nentu kemana.. mending langsung dibaca aja yaa.. happy reading ^^

………………………

Kyuhyun Pov

“Kemana saja kau?” tanyaku khawatir.

“Mwo? Aku yang seharusnya bertanya. Mengapa kau tidak bisa dihubungi seharian?” Minji membalas dengan nada yang agak meninggi.

“Aku recording sebuah acara dan tak sempat menyentuh ponsel sama sekali.”

“Semestinya kau menghubungiku kemudian.”

“Mianhae, aku kelelahan dan langsung pulang ke dorm sendirian untuk istirahat.”

“Sendirian?  Bahkan kau tidak menyadari jika kemarin malam aku menelponmu.” Minji seperti meragukanku.

“Jangan bercanda. Tak ada satupun panggilan masuk darimu.”

“Bahkan kau berani berbohong sekarang…”

Tuut.. tuut.. tuut..

Ia memutus telepon. Berbohong? Siapa yang berbohong? Bukankah memang aku kemarin langsung pulang ke dorm dan tak ada satu pun panggilan masuk darinya? Aish! Kulempar ponselku ke atas kasur untuk melampiaskan rasa kesal. Aku tahu Minji agak stress akhir-akhir ini. Apa mungkin dia sedang kedatangan tamu bulanan makanya jadi marah tak beralasan?

“Kyuhyunie, pinjam laptopmu..” Eunhyuk tiba-tiba muncul dan melompat ke ranjangku.

“Mau apa hyung? Itu ambil saja di atas meja.”

“Haha baik sekali kau. Ya tentunya kupakai untuk main game. Tidak mungkin aku berani memasukkan sesuatu yang tidak-tidak ke dalam laptopmu.”

“Ya, ambil dan cepat keluar hyung. Aku mau tidur..”

“Kenapa kau tidak bersemangat begitu? Oh aku hampir lupa. Kemarin Minji menelponku. Dia mencarimu.”

“Ah Jinja?! Dia bilang apa saja?”

“Ya karena kau memang tidak bersamaku kukatakan saja kau pulang duluan bersama Gyuri untuk istirahat.”

“APA???!!”

Arrrggghh! Mendadak aku sakit kepala. Lee HyukJae! Andai saja kau bukan hyungku dan jika saja aku tidak ingat akan banyaknya fansmu, mungkin laptop itu sudah kulemparkan ke kepalamu detik ini juga.  Sekarang aku mengerti kenapa Minji marah dan mengataiku berbohong. Jika sudah begini, aku rasa akan sangat susah untuk mengubah isi kepalanya. Huh, yang kuinginkan sekarang adalah berada di Seoul untuk menjelaskan semua padanya. Atau mungkin ide yang muncul di kepalaku ini bisa membantu. Ya, hanya ini satu-satunya cara untuk membujuknya dan tahu isi hatinya sekarang.

Minji pov

Gedung SM. Untuk apa aku berada di sini? Teukie oppa memintaku untuk datang. Sepertinya aku tahu mengapa oppa tiba-tiba mengajakku bertemu. Pasti anak itu penyebabnya. Jujur aku sangat marah Kyuhyun tega berbohong padaku. Tapi aku sangat mencintainya. Aku hanya perlu waktu untuk bicara lagi dengannya.

Aku duduk di ruang tunggu yang sangat luas. Tempat ini begitu mewah. SM Entertainment benar-benar agensi yang hebat. Tak salah jika artis-artis yang mereka lahirkan juga memiliki bakat yang luar biasa. Tapi kenapa tak tampak satu pun artis mereka di sini? Huh, padahal aku sangat berharap bisa bertemu dengan Minho Shinee, atau mungkin Jungmo Trax. Huh` Kyuhyun itu pelit dan brengsek. Tak sekalipun ia memenuhi permintaanku untuk bisa bertemu dengan salah satu idolaku itu. Alasannya sederhana, ia takut aku akan berpindah ke lain hati. Haih, kenapa dia begitu bodoh? Tentu saja tak ada satu pun pria yang lebih baik darinya di mataku.

“Annyeong. Sepertinya aku belum pernah melihatmu di sini. Apa kau staff baru?”

Sebuah suara mengagetkanku. Jungmo oppa!! Ini Kim Jungmo!! Ya Tuhan baru saja aku memikirkannya sekarang makhluk ini muncul di depanku. Meskipun rambut blondenya sudah menghitam lagi.

“Ahh.. annyeong. Kang Minji imnida. Aku sedang menunggu Leeteuk oppa.”

“Ahaha~ Kim Jungmo imnida. Maaf, pantas saja aku belum pernah melihatmu. Kau kenalannya?”

“Mmmm, aku… aku kekasih Kyuhyun oppa.”

“Oh! Jadi ini dia orangnya. Haha, aku dengar Kyuhyunnie memang menjalin hubungan dengan seorang gadis biasa. Tak kusangka bisa bertemu kau di sini.”

“Ne, oppa.. maaf jika aku salah tempat.”

“Oh tidak. Karena kau orang spesial, wajar saja jika kau bisa masuk sampai ke sini. Aku juga sedang menunggu seseorang di sini. Sepertinya seru jika kita mengobrol dulu.”

Aku merasa sangat tersanjung. Orang spesial? Ya, mungkin tak sembarang orang bisa masuk ke tempat ini. Untuk itulah aku mengatakan identitasku pada resepsionis di depan. Ya Tuhan, mimpi apa aku semalam bisa mengobrol begini dekat dengan Jungmo oppa. Dia orang yang sangat ramah ternyata. Dan karena ia terus bertanya soal hubunganku dengan Kyuhyun, tanpa bermaksud apa-apa aku jadi menceritakan juga masalahku padanya.

“Haha, masalah cordy ya.. aku juga pernah mengalami itu ketika bersama kekasihku dulu.”

“Oppa berselingkuh dengan cordy?”

“Tentu saja tidak. Ya, intinya kekasihku cemburu. Tapi percayalah, Kyuhyun bukan tipe pria seperti itu. Aku bahkan sedikit kaget ia punya niat untuk mengencani seorang gadis. Kau pasti lebih mengenalnya daripada aku kan?” Jungmo oppa tersenyum.

“Aku hanya kekasihnya dan aku rasa aku sendiri belum mengenalnya dengan baik.”

Obrolan kami terhenti saat Teukie oppa muncul dan mengajakku pergi. Namun aku tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertukar nomor telepon. Aku rasa aku akan membutuhkan bantuan Jungmo oppa di lain waktu.

“Kau baik-baik saja Minji ah?” Teukie oppa bertanya sambil memperhatikanku.

Aku hanya mengangguk dan mengikutinya.

“Aku rasa kau pasti sudah tahu mengapa aku mengajakmu untuk bertemu.”

……………………………..

Kyuhyun pov

Demi Tuhan aku ingin pulang ke Korea saat ini juga. Aku sangat merindukan gadis itu. Ucapan Teukie hyung sama sekali tidak membuatku tenang. Bayangkan saja jika kau punya masalah, meminta bantuan dengan penuh pengharapan, dan hanya kata sabar yang didapat. Ujung-ujungnya selalu sabar. Kesabaran adalah yang utama apalagi dalam menjalani hubungan jarak jauh. Baiklah. Itu teori kuno. Tapi sayangnya aku bukan tipe orang yang bisa menahan sabar berlama-lama. Yang aku butuhkan sekarang adalah mengajak Minji bicara.

“Oppa gwaenchana?” Gyuri muncul dan membawakan sebotol soft drink. Kami sedang break syuting sebuah program di stasiun TV Taiwan.

“Aku baik-baik saja.” Jawabku singkat sambil memainkan Iphone.

“Tapi tidak demikian kelihatannya. Kau ada masalah dengan kekasihmu? Kau bisa cerita padaku.”

“Ya, kami sedang bertengkar. Sepertinya ia salah paham  dan………. cemburu.”

“Padaku? Haha apa kau tahu? Gosip diluaran sana mengatakan kau mengencani cordymu..”

“Aku tidak pernah peduli gosip. Hal itu berkembang dengan cepat dan pastinya akan menghilang dengan sendirinya jika mereka sudah mendapatkan hal yang lebih menarik untuk digosipkan. Aku hanya memikirkan apa yang sedang ia pikirkan sekarang..”

“Tapi kurasa tak beralasan kan Minji marah padamu hanya karena kau lupa menghubunginya? Aku rasa dia terlalu mendengarkan apa yang beredar di luar sana..”

Benar juga kata Gyuri. Minji selalu membrowsing beritaku, video, foto, dan apapun sebagaimana seorang ELF. Ahh, pasti ia terpengaruh dari sana. Kenapa tak sedikitpun ia menaruh kepercayaan padaku? Kang Minji, kuakui kau memang gadis pintar, tapi terkadang kau tidak sejenius aku dalam memandang permasalahan semacam ini.

“Henry! Pinjamkan handphonemu sebentar saja.” Langsung kuambil benda itu dari tangan Henry sebelum ia sempat berkata apa-apa. Tanpa ragu langsung kutekan nomor yang sudah sangat kuhapal di luar kepala, dan tinggal menunggu jawabannya saja.

“Yoboseyo~ Henry gege? Ada apa menelponku?” nada suaranya terdengar baik-baik saja. Bahkan terdengar begitu senang.

“Ehemm,, ini bukan Henry gege.. ini Guixian gege..” kutekankan suaraku agar ia makin menyadarinya.

“Sudah kubilang jangan menghubungiku dulu sampai kesalku hilang.” Nada suaranya seketika menjadi dingin.

“Jadi jika member lain yang menghubungimu kau akan langsung menjawab, begitu?”

“Kau ini mengerti tidak? Aku itu sedang kesal padamu! Bukan dengan teman-temanmu! Tentu saja aku menjawab telepon  mereka..”

“Aish..”

“Dan kau licik! Memanfaatkan nomor lain supaya bisa menghubungiku..”

“Minji ah, kau tidak percaya padaku? Kau lebih percaya pada apa yang kau dengar dari media ketimbang dari mulut kekasihmu sendiri?”

“Kau ini bicara apa? Aku tidak akan marah tanpa alasan.”

“Tapi alasanmu tidak masuk akal. Aku tidak selingkuh dengan siapapun apalagi dengan cordy! Jadi kumohon berhentilah membrowsing berita, video atau apapun yang bisa meracuni isi kepalamu. Arasseo?!!”

Minji pov

“Tapi alasanmu tidak masuk akal. Aku tidak selingkuh dengan siapapun apalagi dengan cordy! Jadi kumohon berhentilah membrowsing berita, video atau apapun yang bisa meracuni isi kepalamu. Arasseo?!!”

Aish! Kenapa jadi dia yang marah-marah padaku? Bukankah dia yang salah? Apa dia tidak sadar sudah berbohong padaku?!

“Guixian gege.. dengarkan aku. Aku sama sekali tidak peduli dengan berita apapun karena aku jauh lebih percaya pada kata-katamu. Tapi kau sudah berbohong padaku. Apakah sekarang aku bisa menaruh rasa percaya lagi padamu?”

“Aku mengerti. Baiklah. Kau menganggapku berbohong karena kemarin aku mengatakan aku sendirian di dorm. Baiklah kuakui aku lupa, cordyku memang mengantarku. Apa masih kurang jelas? Aku meminta maaf atas kesalahpahaman yang sudah kubuat..”

Mengantar? Aku rasa tidak hanya mengantar. Kau bahkan menitipkan handphone pada cordy kesayanganmu itu di saat kau mandi. Cordy macam apa menemani artisnya sampai malam hari begitu di luar jam kerja? Baiklah. Kita lihat sampai sejauh mana kau mau mengelak.

“Tapi sepertinya kau melupakan satu lagi hal penting, oppa..”

“Hal penting apalagi? Aish. Jangan mengada-ada. Kumohon berhentilah membrowsing apapun yang bisa meracuni pikiranmu. Kau tidak tahu aku sangat lelah dan beban pikiranku semakin banyak karena kau?”

“Jadi aku membebanimu? Baiklah. Lupakan dan jangan pernah menelponku lagi selama kau masih bekerja. Dan satu lagi, oppa.. kau tidak berhak melarangku untuk membrowsing apapun.”

Tuuut.. tuut.. tuuut..

Kuputuskan telepon. Hatiku panas sekali. Rasanya mau menangis tapi kenapa tidak bisa? Kujatuhkan tubuhku di kasur dan mencoba untuk memikirkan lagi. Kupandangi satu-satunya poster besar yang terpasang di dinding kamar. Aish! Bagaimana bisa kau berpikir jika aku selabil itu tuan muda Cho? Apa kau kira aku lekas marah saat Shinri memperlihatkan video itu padaku? Aku justru mempercayaimu dan mencoba menghubungimu. Tapi apa yang kau lakukan justru membuatku semakin berpikir negatif. T___T

……………………….

Author pov

Hari ini Donghae dan Siwon ada di dorm SJM di Taiwan. Jadwal syuting serial mereka dicancel selama dua hari demi memberikan waktu istirahat bagi keduanya. Lagipula pemberhentian terakhir Super Show 3 di Vietnam akan berlangsung sebentar lagi. Anak-anak ini butuh waktu lebih untuk beristirahat. Sejak sampai, Donghae tak pernah lepas dari Eunhyuk. Sepertinya ada bisnis yang mereka bicarakan.

“Mana Kyuhyun? Aku belum melihatnya dari tadi.” Siwon bertanya sambil menuang wine.

“Dia tidur. Sudah dari tadi siang tidak keluar kamar. Aku tidak berani membangunkannya.” Jawab Henry sambil membuka laptop.

“Anak itu uring-uringan beberapa hari ini. Bahkan dia selalu tidur lewat tengah malam.” Sungmin menambahkan.

“Ingatkan saja jangan sampai itu membuat kondisinya drop lagi.” Balas Siwon.

“Dia ada masalah dengan Minji. Makanya jadi seperti itu.” Ujar Sungmin.

“Masalah? Masalah apa? Bukankah mereka jarang bertengkar serius?” Siwon sedikit bingung.

“Itu masalahnya..” Zhoumi mengarahkan pandangannya ke dapur , dimana seorang gadis sedang membantu Wookie menyiapkan makanan.

“Gyuri? Kenapa dengan Gyuri?” Siwon mulai memasang nada serius.

“Kyuhyun dan Gyuri berteman baik. Aku rasa Minji salah paham dengan hubungan mereka.” Kata Sungmin.

“Masalahnya tidak sesederhana itu. Aku dengar Gyuri menyukai Kyuhyun.” Zhoumi memelankan suaranya agar yang lain tidak mendengar.

“Ah I see! Pantas saja dia rajin main ke sini dan membawakan kita makanan.” Henry turut berkomentar.

“Dan Kyuhyun baik sekali pada gadis ini. Entah kenapa tiba-tiba ia jadi mudah bergaul dengan cordy. Aku hanya khawatir, sikapnya akan membuat Gyuri semakin berharap.” Zhoumi menambahkan.

“Aish. Lalu harus bagaimana? Apa kau yakin Gyuri benar menyukainya?” Tanya Sungmin.

“Seorang staff memberitahuku. Gadis itu sendiri yang meminta untuk dipindahkan ke Taiwan agar bisa dekat dengan Kyuhyun. Yah, aku harap itu tidak serius. Aku sudah memperingatkan Kyuhyun, namun sepertinya ia belum menyadari ucapanku.” Zhoumi kembali menjelaskan.

“Wow~ aku iri pada Kyuhyun. Sebegitu mempesonakah ia di mata gadis-gadis saat ini?” Siwon mencairkan suasana.

“Ehem! Oppadeul, sepertinya aku mendengar sekilas namaku disebut-sebut.” Gyuri tiba-tiba muncul di belakang mereka sambil membawa nampan berisikan makanan.

…………………………………………

Minji pov

Di luar sedang hujan. Aku masih betah menunggu sambil membaca novel pinjaman ini. Sesekali meneguk cappuccino hangat, sedikit merilekskan pikiran. Benar saja, aku kepikiran namja babo dan keras kepala itu lagi. Bagaimana tidak?  Tepat di meja ini, kami pernah menghabiskan waktu sampai pelayan kafe mengusir kami. Beberapa hari tidak mendengar suaranya, dan aku pun mengikuti keinginannya untuk tidak mencari info apapun tentang dia. Aku harap dia akan menyadari kesalahannya dengan segera.

“Mianhae, Minji~ ah aku terlambat..”

Seorang pria mengenakan topi menyapaku. Nampak bajunya sedikit basah terkena rintik hujan.

“Gwaenchana oppa.. lagipula cuaca sedang tidak bagus. Terimakasih sudah mau datang.”

“Kau sudah memesan makanan?” Jungmo oppa melirik ke arah pelayan kafe.

Aku menggelengkan kepala, dan ia pun segera memesan dua porsi spaghetti untuk kami berdua.

“Oppa berani keluar tanpa memakai masker..” ujarku berbasa-basi.

“Haha, kau kira wajahku sefamiliar wajah Kyuhyun? Kecuali aku masih bertahan dengan rambut blondeku, mungkin masih ada orang yang mengenaliku. Dan satu lagi, Trax tidak setenar Superjunior.” Jungmo oppa tersenyum.

“Aku beruntung sekali, aku ini fansmu. Boleh aku minta tanda tanganmu?”

“Haha jangankan tanda tangan. Foto pun akan kuberikan gratis. Ah ya, aku punya sebuah ide bagus dan sepertinya kau harus setuju.” Jungmo oppa menatapku dengan senyum aneh.

“Apa?” tanyaku penasaran.

“Kemarilah..”

Jungmo oppa membisikkan sesuatu padaku.

“Mwo? Oppa kau gila? Aku tidak mau..”

Aku terdiam sejenak. Bagaimana jika Kyuhyun justru mencampakkanku? Tapi aku rindu sekali padanya. Aku benar-benar ingin memeluknya. Yah, kurasa memang tidak ada pilihan lain untuk saat ini.

…………………..

Kyuhyun pov

Haruskah pergi lagi? Tidak bisakah Super show diundur? Ya Tuhan aku ingin ke Korea sekarang, bukan Vietnam! Namun sayang tubuhku sudah di dalam pesawat. Untuk para fansku, aku minta maaf jika mungkin wajah kusutku akan memenuhi kamera kalian. Namun aku benar-benar sedang tidak mood untuk saat ini. Bisakah sejenak jangan menguntit hidupku? Terkadang aku menyesali keputusanku memilih dunia ini sebagai jalan hidup. Rasanya tak ada ruang bebas untuk bergerak. Aku sendiri tidak mengerti mana yang bisa disebut privasi dan mana yang bukan. Choi Siwon. Hyungku ini begitu sibuk, namun sepertinya hidupnya tenang-tenang saja. Apa karena saat ini dia sedang single? Tapi keputusan bodoh jika aku melepaskan Minji. Untuk mendapatkan perhatiannya saja aku harus membuang harga diriku. Mana bisa aku melepaskan gadis itu? Aku harus memastikan dialah wanita yang akan mendampingiku di hari pernikahanku kelak. Aku tidak mau orang lain. Lihatlah. Aku sudah tersihir olehnya. Bahkan berpikir untuk mencari wanita lain pun tak pernah terlintas di benakku. Aku sudah cukup nyaman hanya dengan memikirkan seorang gadis. Minji ah, kau sedang apa sekarang? Apa kau tidak tahu aku jadi sinting karena menahan diri untuk tidak menyapamu?

………………………………..

Author Pov

“Kenapa rombongan dari Korea belum tiba juga? Padahal kita lebih sibuk dari mereka.” Donghae nampak tidak sabar. Sepertinya ia sangat merindukan teman sekamarnya, Leeteuk.

“Mereka sudah dalam perjalanan kemari. Bersabarlah. Oh ya, apa ada yang mau ikut Spa?” Sungmin bertanya pada semuanya.

“Ajak saja Kyuhyun. Sepertinya ia butuh relaksasi pikiran.” Zhoumi menunjuk ke arah Kyuhyun yang sedang sibuk dengan laptopnya. Seperti biasa, magnae Superjunior itu sedang bermain game, namun sangat terlihat jika ia sedang tidak dalam mood yang baik. Wajahnya begitu kusut. Untuk itulah ia bermain game dengan sangat emosi dan belum sekalipun ia memenangkan gamenya hari ini.

“Kyu, kau mau ikut spa denganku?” Sungmin menghampiri dongsaengnya itu.

Kyuhyun hanya memandang hyungnya dan segera mematikan laptop. Ia setuju untuk pergi.

…………………..

Minji pov

“Minji ah! Bagus sekali, kau mau ikut kemari.. Kyuhyun pasti akan sangat kaget karena kau datang.” Wookie oppa merangkul bahuku.

“Haha, kita lihat saja, Kyuhyun pasti akan tersenyum malam ini.” Teukie oppa turut berkomentar.

“Aku dipaksa Jungmo oppa untuk ikut. Sebenarnya ini bukan kemauanku..”

“Tapi kau sendiri merindukan Kyu kan?” Heechul oppa menggodaku. Aku hanya bisa tersipu. Sejujurnya aku sudah tak sabar ingin melihatnya. Namun malah anak itu menghilang sekarang.

“Kamarmu ada di depan. Manager hyung sudah memesankan kamar ekslusif untukmu. Anggap saja kau sedang liburan.” Teukie oppa berkata padaku.

“Enak sekali Kyuhyun! Aku juga mau mengajak pacarku saat tour begini.” Eunhyuk meletakkan tangannya di pundakku.

Mereka ini ribut sekali. Dan aku masih ragu apakah keputusanku datang kemari adalah keputusan yang benar, ataukah sebaliknya.

……………………………

Kyuhyun pov

Aku tidak percaya. Apakah yang aku lihat barusan itu nyata? Rasanya seperti melihat Minji dengan Jungmo hyung di lobi hotel. Ah, aku rasa itu hanya halusinasi. Pertama, Minji tidak kenal dengan Jungmo, sekalipun aku tahu dia sangat menyukai namja itu. Kedua, gadis labil itu tidak mungkin berada di Vietnam. Bukankah ia tidak suka bepergian ke luar negeri sendirian? Apalagi ke negara seperti Vietnam.

“Kyu, kau sudah bertemu Minji? Ia datang kemari.” Perkataan Zhoumi nyaris membuatku tersedak.

Dia? Kemari? Berarti yang aku lihat di lobi tadi sore itu benar dia?

“Jangan terburu-buru. Dia ada di kamar depan. Jika kau mau temui saja nanti saat kita makan malam. Dia baru saja beristirahat.” Teukie hyung sepertinya membaca ekspresiku.

“Hyung!! Aku tidak tahu harus berterimakasih seperti apa hingga kau bisa membawanya kemari!” aku spontan memeluk kakek tua ini. Dia memang leader terbaik dalam hal apapun.

“Bukan aku yang membawanya. Tapi Jungmo. Berterimakasihlah padanya.. Haha..”

Jungmo? Bagaimana bisa? Tapi aku tak peduli. Yang jelas aku tak sabar menanti makan malam.

…………………….

Semua orang mengatakan makan malam hari ini sangat enak. Tapi bagiku, sama sekali tidak enak. Tenang saja, ini bukan salah koki ataupun masakan Vietnam yang tidak punya cita rasa. Ini adalah kesalahanku. Aku kesal, cemburu, dan merasa tidak dianggap oleh gadis itu. Dia sudah melihatku. Tapi dari awal ia muncul di depanku sampai saat ini, ia asyik dengan semua hyungku terutama dengan Jungmo. Kang Minji, apa kau mau membuatku cemburu?

“Oppa, makan buahnya..” Gyuri menawarkan sepiring buah segar padaku.

“Gomawo, kau saja yang makan…aku…”

Tapi belum sempat aku menyelesaikan ucapanku, Gyuri sudah memasukkan  sepotong apel ke dalam mulutku. Dan kalian tahu? Entah kenapa saat momen romantis itu berlangsung, Minji tepat menatap ke arahku. Tamat sudah semuanya.

“Mianhae oppa, aku sama sekali tak bermaksud seperti itu. Kekasihmu pasti makin membenciku..” Gyuri turut memandang ke arahku dengan sorot mata cemas.

Minji pov

Itukah cordy cantik yang mengangkat telponku beberapa hari yang lalu? Oh, memang cantik. Wajar jika Kyuhyun menyukainya. Wajar saja jika ia merasa betah berada di samping cordynya daripada susah-susah menjatuhkan gengsi untuk sekedar menyapa pacarnya yang jauh-jauh datang dari Korea khusus untuk bertemu dengannya.

Aku tidak berbohong, aku sakit hati. Sangat sakit. Jika memang tak ada apa-apa, kenapa ia tetap tidak mau menemuiku dan memberikan penjelasan padaku?

“Aaahhh gege kau mau menarikku kemana?” Zhoumi mencengkeram tanganku dan mengajakku ke sudut ruangan.

“Minji ah, temui Kyuhyun sekarang. Jangan biarkan keadaan berlarut-larut. Kalian hanya salah paham.”

“Aku tidak mau. Kau lihat sendiri ia sedang asyik. Bagaimana mungkin aku mengganggunya?”

“Aish!” aku hanya mendengar kata itu terlontar dari mulut Zhoumi. Selanjutnya ia menggerutu dalam bahasa Cina yang sama sekali tidak kumengerti, namun aku tahu kemana langkahnya. Ia  bergerak menghampiri Kyuhyun.

……………………………..

Kyuhyun pov

Sudah hampir 10 menit aku duduk, menunggu gadis menyebalkan yang ada di depanku. Ia malah sibuk memandang air kolam renang seolah aku sama sekali tidak ada di dekatnya.

“Bogoshippo..” keluar juga kata-kata itu dari mulutku.

Sial. Gadis ini bukannya menoleh ke arahku, dia malah berdiri dari tempatnya dan melangkah ke pinggir kolam. Aish. Apalagi yang harus kukatakan? Kenapa rasanya jadi sekaku ini? Sekali lagi, mungkin kerinduanku terhadapnya sangat besar, hingga kakiku melangkah menghampirinya dan secara refleks kupeluk tubuh mungilnya itu dari belakang.

Minji pov

Kurasakan ia memelukku. Nafasnya terasa hangat sekali di kepalaku. Tapi ia tak mengucapkan sepatah katapun.

“Jangan memaksakan diri jika kau tidak benar-benar merindukanku..” ujarku singkat.

“Hei..kau ini bicara apa? Masih marah padaku?  Apa yang bisa membuatmu percaya? Aku tidak berselingkuh dengan cordyku..” Kyuhyun melepaskan pelukannya dan ia membalik tubuhku menghadapnya. Ia menarik wajahku agar aku menatap ke arahnya. Kenapa jadi sok romantis begini? Biasanya dia langsung kurang ajar tanpa banyak basa-basi. Oh, mungkin memang dia sedang tidak berniat untuk mencumbuku.

“Kenapa kau tidak percaya padaku?” sekali lagi Kyuhyun bertanya padaku.

“Bagaimana bisa? Kau berbohong, dan aku harus percaya setelah apa yang kulihat barusan? Cordymu itu perhatian sekali padamu.” Kutatap lekat-lekat kedua matanya. Ada sedikit kelelahan di situ. Aku bisa melihatnya.

Ia tak menjawab ucapanku, namun ia mencium bibirku dengan kasar. Kontan saja aku melepaskannya dan mendorong tubuhnya.

“Sejak kapan kau menciumku dengan cara sekasar ini? Itu yang biasa kau lakukan pada gadis itu ya?” kurasakan nadaku sedikit meninggi. Rasanya ingin menangis.

“Untuk apa kau datang kemari jika memang kau tak mau mendengarkan penjelasanku?”

“Apa? Kau bahkan tak menjelaskan apapun.”

“Oh, aku mengerti. Kau mau ikut kemari pasti supaya bisa dekat dengan Jungmo kan? Baguslah, akhirnya kau bisa berkenalan dan menarik perhatiannya.”

“Aish! Bahkan sekarang kau menuduhku balik. Sudahlah, aku rasa datang kesini adalah keputusan yang salah. Aku salah besar.”

Setelah berkata demikian kutinggalkan Kyuhyun sendirian. Dia tidak boleh melihatku menangis. Aku menyesal sekali sudah membuang-buang waktuku untuk menemui pria yang keras kepala dan pengecut seperti dia. Jika memang tak terjadi apa-apa antara dia dengan gadis itu, semestinya ia menjelaskan semuanya padaku kan?

……………….

Kyuhyun pov

Rehearsal. Rasanya seperti dirajam dengan benda tajam. Bisa dibayangkan, orang yang selama ini sangat ingin kupeluk, ada di tempat yang sama denganku, namun sama sekali tak bisa kusentuh. Minji ada di Vietnam. Namun ia tidak ikut menemani kami rehearsal . Yang kudengar Minji pergi belanja bersama seorang staff. Sebenarnya mudah saja. Tapi setelah apa yang terjadi kemarin malam, dia menolakku. Kalian mengerti kan apa yang dimaksud dengan gengsi? Aku rasa semua orang memiliki itu, apalagi seorang Cho Kyuhyun.

“Kyu, giliranmu. Ayo cepat. Jangan bengong terus.” Produser menegurku.

“Hyung, pikirannya sedang dibawa kabur seorang gadis. Hanya nyawanya saja yang di sini..” Eunhyuk mulai menghinaku.

“Hyung. Ini semua gara-gara kau. Jika bukan karena kau mengatakan semuanya waktu itu di telepon, dia pasti tidak akan berpikir aneh-aneh terhadapku!”

Ya, Minji tidak pernah secemburu ini padaku. Mungkin dia memang benar-benar tidak kuat berpisah lama dariku hingga rasa protektif juga muncul dalam dirinya.

……………………………

Cuaca tidak mendukung. Jujur aku lebih menyukai venue indoor daripada outdoor seperti ini. Suasana di belakang panggung juga sungguh tidak mengenakkan. Ada petir dan semua hyung-hyungku berteriak dengan berisiknya. Hah, aku sedang tidak berniat untuk berteriak-teriak seperti mereka. Mataku mencari-cari sosok gadis itu. Kata Teukie hyung, Minji tidak menonton namun  dia akan diam di backstage. Awas saja jika sampai aku menemukannya tebar pesona pada Jungmo hyung. Kupastikan live stage don’t-don’t tidak akan berlangsung dengan semestinya!

“Kalian semua sudah siap?? Ayo kita berdoa dulu!” Teukie Hyung menyemangati kami semua seperti biasa. Sebentar lagi kami akan naik panggung untuk stage terakhir Super Show 3.

Minji Pov

Konser sudah dimulai. Dengan sabar aku duduk dan menunggu. Entah apa yang bisa kukerjakan lagi. Mataku sibuk mengawasi semua orang yang lalu lalang di sekelilingku. Termasuk gadis itu. Yah, aku melihat gadis itu namun ia sama sekali tidak menunjukkan gelagat apapun di depanku. Ingin sekali aku bertanya sesuatu dan memperkenalkan jika aku ini adalah kekasih Cho Kyuhyun. Hah, namun kurasa aku terlalu kekanak-kanakan jika menyikapi permasalahan seperti itu. Lagipula dia sedang sibuk bekerja. Ia sedang sibuk mengurusi semua keperluan oppadeul dan pastinya segala yang menyangkut Kyuhyun.

“Kenapa kau tidak menonton saja?” Jungmo oppa tiba-tiba sudah muncul di belakangku. Ia tampak keren. Sebentar lagi adalah lagu don’t don’t dimana ia juga akan tampil untuk memperindah live lagu itu.

“Oppa kau keren sekali. Menonton apa? Bukankah aku ke sini menemuinya? Begitu kan seharusnya?”

“Tapi aku tak melihat hal yang berarti dari kemarin.” Jungmo oppa menepuk pundakku.

“Sudah kukatakan Kyuhyun tetap saja Kyuhyun. Ia tidak akan mungkin berubah menjadi Donghae oppa dalam sekejap, lalu meminta maaf sambil menitikkan air mata di depanku.”

Jungmo oppa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Bersamaan dengan itu, Kyuhyun datang sendirian. Pertanda sebentar lagi don’t don’t stage. Bisa kurasakan, anak itu menatapku dengan sorot mata tajam dan aku tak bisa mengerti apa maknanya. Aku tak berniat lagi melihatnya lebih lama, karena cordy kesayangannya sudah keburu menghampirinya dan merapikan Kyuhyun untuk perform selanjutnya.

Kyuhyun Pov

Akhirnya berakhir sudah semuanya. Super Show yang melelahkan ini akhirnya menjumpai episode terakhirnya. Aku benar-benar malu dan agak menyesal tadi sempat menangis saat penampilan soloku. Entah kenapa aku teringat pada Minji, hingga aku tidak bisa menahan emosi saat menyanyi. Saat hendak masuk ke mobil, aku kembali disuguhi pemandangan yang membuatku benar-benar ingin memecahkan kaca mobil.

“Oppa, penampilanmu tadi benar-benar memukau. Meski hanya sebentar, tapi berkesan sekali.”

Begitulah kira-kira Minji memuji Jungmo. Haih, aku juga selalu tampil hanya beberapa detik di don’t don’t, namun belum pernah sekalipun ia memuji penampilanku.

“Haha, itu dia kenapa aku sangat menyukai pria yang piawai memainkan gitar.” Kudengar lagi suara Minji.

JLEB. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Meskipun di sana juga ada hyung-hyungku yang lain, namun aku benar-benar merasa cemburu. Aku memang tidak terlalu bisa memainkan gitar. Dan aku tahu persis, Minji sangat suka pria yang bisa bermain gitar. Dulu dia pernah mengatakan hal itu padaku, dan kali ini dia memuji Jungmo terang-terangan di depan kami semua. Aku tidak tahu lagi bagaimana harus melampiaskan kekesalanku ini. Kulihat Gyuri bergegas akan masuk ke mobil di sebelahku. Tiba-tiba sebuah ide brilliant muncul di kepalaku.

“Gyuri~ah..” kupanggil namanya hingga ia menoleh.

Minji Pov

Lihat saja. Dia sama sekali tidak mempedulikanku. Jadi tidak ada alasan lagi baginya untuk protes jika aku lebih memperhatikan hyung-hyungnya. Untuk apa aku sibuk memikirkannya sementara di sini Teukie dan Yesung oppa bisa membuatku tertawa terbahak-bahak? Jungmo oppa mengusap-usap kepalaku karena aku memuji keahlian gitarnya. Baru saja kami akan masuk ke mobil, dan sebuah pemandangan membuatku ingin mati saat itu juga. Kulihat Kyuhyun menghampiri cordynya yang baru akan masuk ke dalam mobil. Ia melepas jaketnya dan memakaikan jaket itu pada si gadis yang hanya mengenakan kaos tipis. Tak hanya itu, Kyuhyun juga memberikan pelukan hangat dan mencium kepala gadis cordy itu. Aku rasa tak hanya aku yang shock. Semua member yang melihat kejadian singkat itu akhirnya menatap Kyuhyun dengan pandangan heran.

“Aish sinca anak itu menggali nerakanya sendiri.” Aku hanya bisa menangkap dan mendengar itu dari mulut Teukie oppa.

Selebihnya aku tak tahu lagi apa yang aku pikirkan. Aku hanya merasakan Jungmo oppa segera merangkulku menuju mobil bersama Teukie, Heechul, Shindong dan Yesung oppa beserta beberapa staff.

……………………………..

“Yoboseyo…untuk apa menelponku. Lebih baik kau tidur saja.” kudengar suara Kyuhyun dingin. Semestinya aku bisa menemuinya saat ini juga. Namun aku sudah tidak punya tenaga lagi untuk menemuinya.

Kutarik nafas sebelum aku benar-benar bersuara. Aku mencoba untuk menahan agar suaraku akan tetap stabil nantinya.

“A.. aku tidak akan menganggumu. Aku pulang malam ini juga, dan sudah jelas semuanya kan? Kau lebih memilih gadis itu. Aku menyerah.”

Kumatikan telepon sebelum nantinya tangisku pecah karena mendengar tanggapannya. Aku segera keluar dari toilet dan bergegas mencari mereka semua yang sudah siap menunggu pesawat ke Korea. Kulihat ponselku. Nama Kyuhyun terus memanggil untuk kujawab. Segera kumatikan ponselku dan kumasukkan ke dalam tas.

“Minji ah, gwaenchana? Jika kau masih belum ingin pulang, kembali saja besok. Selesaikan semuanya sekarang.” Jungmo oppa melihatku khawatir.

“Ani. Aku tidak mungkin pulang sendirian kan? Aku tidak berani.” Jawabku mencoba tersenyum.

“Sudahlah. Nanti kita bicarakan lagi setibanya di Korea. Ini semua pasti salah paham.” Teukie oppa mengusap-usap pundakku tanda peduli.

“Ada yang bisa menjelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi?” Yesung oppa turut angkat bicara. Sepertinya memang ia belum paham semuanya.

Setelah itu tak ada suara lagi. Semua bergegas karena pesawat kami berangkat sebentar lagi. Cho Kyuhyun, kuakui kau memang jenius. Bahkan dalam hal menyakiti perasaanku seperti ini.

TBC-

Huaaa mianhae sekali yah, jadi seperti ini ceritanya. Jungmo jadi korban.. habisnya dia unyu sekali waktu SS3 Vietnam *plaak*

Konfliknya terlalu aneh ya?

Pokoknya dibaca aja yaa.. semoga bisa dimengerti.. dan saya tetap tunggu commentnya..

Bukan apa-apa sih, tapi kasihanilah saya udah lelah ngetiknya (?)

Pokoknya yang komen dapet pahala dan disayang biasnya.. yang gak comment ke laut aja ya cari hiu, ga ketemu biasnya di situ.. hihi..

ThanKYU ^^

Iklan

76 thoughts on “[2] How to Keep Loving You

  1. Mian onn baru komen yg disini…
    Kkk~~
    Dapet banget onn feel ny!
    Ngenak dihati.. Hahahaha
    gr” baca ff ini,, aku jadi kesel sama kyupa!
    Gampang banget dy nyosor” sii nona” cordy…
    Rawr~~ minta di cakar.. Kkk~~
    Hehe..
    Onn.. Kapan” bikinin je aku ff onn.. Bareng kangpa.. Hihihi X) yaa? Yaa??

    Suka

    • hehe makasi parr uda baca.. hihi
      okelah kapan2 kalo dpt feel kangin onn coba buat yaak :))

      eh uda baca yg seblumnya dr cerita ini kan?

      Suka

  2. Emjong! I do really want to kill Song Gyuri sumpah!
    Ini yeoja , errrr..
    Kyuhyun ny lagi, brengsek juga!

    Sudahlah, Kang MinJi, kau bersama bang Jungmo unyu2 aj daripada sama Kyu.
    ^ nada #gaknyantai smua

    Sorry onn, emosi abis. Aq baca td sampe hape jd korban tak banting berulang2 u,u kasian hp aq (?)
    okelah, d tunggu next part ny 😉

    Suka

  3. Onnie…
    Benar2 mantap dah. Ini paling ku tunggu2..
    Sekali lagi, TBCnya kok cepat amat. Aku belum puas bacanya..

    Yaaa!!! Kyuhyun Baboooo!!! Pengen getok kepalanya! Kasian Minji. Udah jauh2 datang malah ngeliat ‘kemesraan’ buat2annya si babo huh 😦
    Tapi Jungmo oppa emang keren banget *eh?
    Aku tunggu next chapternya onnie. Penasaran banget. Boleh ga, tar kalo udah the end, ceritanya dijadiin satu dari awal, onnie? Buat dibaca ulang dari awal. Hehehe. Ini keren banget. I’m your biggest fan lah onnie 😀

    Suka

    • hehe iyah Jungmo itu itu keren asli wiik :))
      selain Teukie, dy sosok kakak yg asik bgt buat onnie.. *curcol*

      haha ayo jitak yeobo!
      tp jaim 2 couple ini sm2 gede bgt sih~
      huaaa jgn bilang big fans lah..
      jd blushing lagi *nyengir

      Suka

  4. sumpah demi apa pngen nguluh song gyuri detik ini juga!!! iyuhhh..bener2 muka tebal tu cordy!!

    oh y bo..ngakak guling2 aku ngebayangin oppadeul teriak2 dback stage ngeliat petir..pasti deh rusuh habissss

    Suka

    • BUAKAKKAKAKA!!
      sumpah aku baca komenmu lebih ngakak lagi boo..
      haha
      iyah tar di next part minji nendang gyuri ke neraka (?)
      haha yg petir itu matah asli boo..

      Suka

  5. aahh onnieee ditengah2 kegenggesan yang terjadi kenapa harus TBC ???
    gyyyaaaaa yang namanya Song Gyuri itu ydah pernah keselek TV lcd di mitra blm yaa???
    rawwwrrrr esmosiiiiii canggg, mau apa deket2 kyu hah?
    kyuhyunnya lagiii nyak nyak gen adegan romantis2 itu…
    ini meja berapa kali kena pukul…

    ituu SUPERJUNIOR , ada petir ajaa keluar campinanya hahahaa

    sama2 gengsii yaudah kyuhyunnya buat Yoora aja deh ! *plak
    dan itu suami saya, sebegitu cengengnya kah dia??
    ahh tetep ajaa aku cinta -ganyambung-

    ayookk onn lanjuttannya 😀

    Suka

  6. onnie, boleh aku bunuh itu yobo?
    Kok seenaknya aja dia nyium2 gt!!!
    Kuhhhleeeee!!!
    Sialan tu anak!!!
    Gw cincang abis ntr dia ampe rumah!!!
    Eeerrrrrr!!

    Suka

  7. ahhh.. sumpah deh.. kyumin couple (kyuhyun-minji) satu ni selalu aj bikin gemes!!!! kemren2 gemes karna gombal2annya, skrg gemesin karna gengsinyaaaa!!!! pengen tak kunciin berdua deh dikamar biar balikan lg! >,<
    Btw jd pnasaran, gmana y klo da cast victoria dimasukin ke ff ni?? hehe *dijitak minji* 😛
    owhh.. oppa siwon q ngiri ma kyu??? tenang oppa.. i'm here for u! u,u *tepuk2 kpala siwon wlo sambil jinjit*
    lanjut next part na yuuuu..! 🙂

    Suka

    • kunciin onn??
      mauuuuuuu *nyerahin diri polos brg kyu*

      haha vic ga boleh ganggu couple ini~
      itu urusan balik layar (?)

      siwon resem ihh..
      onnie jinjit ngapain? wkwkwkwk

      Suka

  8. padahal ud baca FF ini dr kmrn2….tp masih siapin mental buat comment…habis suebel pisan ma Gyuri….ne Ff bner2 kerasa dah emosinya sampe sy ikut2an emosi…#halah#
    hufth….d tunggu lanjutannya chingu…keren FFnya

    Suka

  9. OHHH ni sekuel dari 1+1=..??keren keren…
    tp masih blom mudeng deh dngan 1+1=..???tu mksud’y pa???ahhh abaikan…
    langsung meluncur ahh ke part 3.,

    Suka

  10. seriusan deh, sakitnya tu di sini /nunjuk hati/
    kyuhyun kalo mau bikin cemburu jangan kelewatan gitu dong, siapa coba yang nggak sakit hati kalo pacarnya malah begituan sama cewek yg digosipin deket sama dia =.=
    feelnya keren dah! bisa ikut terhanyut

    Suka

  11. Aigoooooooo aigo…. Itu kyu nyebelin bgt… Arrrrgh… Dan bner2 ya rasanya pingin aku pites tuh… Judulnya bner2 cocok sesuai sm perasaan yg muncul klu baca ff ini…

    Suka

  12. astaga si kyuhyyn malah memperburuk keadaan. udh tau minji lagi marah sama dia, malah dibuat panas… kyu kyu
    ntah kayak mana hubungan orang nih nanti, apakah nanti berpisah ???
    gara gara kyu nih, padahal minji udh capek capek ke vietnam untuk mendengarkan penjelasan kyuhyun tapi apa yg di dapatnya.. minji malah di cuekin dan malah dekat ama cordy nya….

    Suka

  13. astaga si kyuhyun malah memperburuk keadaan. udh tau minji lagi marah sama dia, malah dibuat panas… kyu kyu
    ntah kayak mana hubungan orang nih nanti, apakah nanti berpisah ???
    gara gara kyu nih, padahal minji udh capek capek ke vietnam untuk mendengarkan penjelasan kyuhyun tapi apa yg di dapatnya.. minji malah di cuekin dan malah dekat ama cordy nya….

    Suka

  14. Konflik lagi …
    Entah kenapa dari awal kesel banget sama Gyuri 😒
    Ini si Kyu malah memperburuk keadaan,pake deket2 sama si Gyuri 😩
    Semoga part selanjutnya hubungan mereka membaik yaaaa 😍😍😍

    Suka

  15. hahaha sama2 saling manas2in mah gakan ada abisnyaaaa wkwk lucu bgt sih ih kyuhyun liatin aja namti kena batunya sendiriii sengaja bikin cemburu gitu mah haha lanjuuuuttt

    Suka

  16. Brawal dari salah faham, dilanjut saling manas”in pasangan sndri, dan berakhir dngan? Hmm
    Aku juga rada kesemsem pas liat Jungmo pas lg di SS3 lagu Don’t Don XD
    Nah, jadi mereka break?
    Masih penasaran, sumpah aku ikut nyesek ih pas si Kyu ngelakuin coordy nya kaya gtu. 😐
    Fighting for Author-nim! ❤

    Suka

  17. si kyuhyun bner2 kelewatan bkin minji cemburu, sampe ada cium puncak kepala segala, pdhl minji cma muji jungmo dikit doang
    minji jgn nyerahh, jgn biarin si gyuri dket2 sma kyuhyun, ga rela klo gyuri seneng gra2 minji dan kyuhyun da masalah gtu

    Suka

  18. ga nyaka kyu memperakukan gyuri kayak gitu cuman buat bales perlakuannya minji yang deket sama jungmo
    kayaknya gyuri bener bener suka deh sama kyu dan emang berniat ngerusak hubungan kyu sama minji

    Suka

  19. Aku mewek baca ff ini ?
    Hahahaha akhir2 ini aku jd cengeng ..
    Sukaa eon sma ff ni, apalagi sma pasangan kyuminji ..
    Akankah konfliknya besar ? Apalagi mereka sma2 gengsian … huhuhu
    Pengen liat lgsg ending, tp gak mau jugaa .. pengen liat per chapternya ..

    Suka

  20. ihhhh pingin ketok pke linggis tu kepalanya kyu biar sadar……
    sebel bener deh….
    kasih pelajaran minji biar kyu sadar…. pke acara manis2 ama cordy bikin masalah baru aja

    Suka

  21. Bener2 deh, Kyuhyun menggali kuburannya sendiri.. Ngapain juga membalas Minji sampe segitunya..
    Nggak heran kalo Minji sampai menyerah dan nangis kaya gitu.
    Sebel bgt sama Kyuhyun dan Gyuri.

    Suka

  22. Ini masalh bermula dari song gyuri dia pasti sengaja hapus log panggilan dari minji biar kyuhyun ngga tau kalo minji telepon dia ,, dasar nenek sihir ,halus banget rencananya

    Suka

  23. kyuhyun kok gitu sih bukannya minta maaf malah nambah minji tambah kesel gitu…

    gyuri juga kayaknya sengaja banget manas2in minji… dia bener2 punya niatan buat ngerebut kyuhyun dari minji kayaknya…

    dan kyuhyun nya juga kenapa gak bisa ngeliat kalo gyuri tuh suka sama dia…

    ya ampun kasihan banget minji ampe nangis hiks.. hiks…

    Suka

  24. cemburu sih boleh.. tapi kalo pada saling diem-dieman gitu gimana masalah mau selesai..
    wahh berarti si gyuri ngapus daftar riwayat panggilan dari minji yah… bener setan tu orang ckckck
    feel nya dapet…
    jjang..
    next chapt..

    Suka

  25. Kyu pabo malah memperkeruh suasana. Salahpaham yg makin panjang urusannya. Kyuji pada keras kepala semua gak ada yg mau mengalah. Aku bener2 gemes ma cordy kyu, diam2 menghanyutkan.

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s