[OneShoot] KyuMinji Story : I’m Pregnant

Author: Minji ^__^

● Cast: Cho Kyuhyun – Kang Minji – and Others Cameo ●

Length : Oneshoot ● Genre : Romance – Straight – NC


——————————————

DARI AWAL SAMPAI AKHIR MINJI POV YAAAH ^^

Namaku Kang Minji, seorang mahasiswi jurusan public relation di Universitas Kyunghee. Usiaku saat ini baru menginjak 20 tahun, dan tentunya aku belum menamatkan studiku. Saat ini aku sedang berada dalam masalah besar, berawal ketika tadi pagi aku memutuskan untuk menjawab rasa penasaran akan perubahan yang terjadi pada diriku selama dua minggu terakhir.

Entahlah, pikiran negatifku berkata hal inilah yang terjadi. Aku tidak mendapatkan haid seperti bulan-bulan sebelumnya, dan perutku seringkali mual padahal aku tidak merasa sudah salah memakan sesuatu. Pada awalnya aku sama sekali tidak berpikir jika hal buruk ini akan menimpaku. Namun mengingat peristiwa yang terjadi di malam perpisahan itu, rasanya aku terpuruk jauh ke sebuah tempat yang mengerikan yang bahkan tidak akan ada lagi orang yang mau menerimaku. Kuputuskan untuk mengecek sendiri tadi pagi di kamar mandi, dan rasanya penderitaanku lengkap sudah ketika alat tes kehamilan itu menunjukkan hasil positif.

Flashback-

“Kau tidak memberikanku hadiah perpisahan?” ia memandangku lekat dan bahkan jari-jarinya menggenggam tanganku erat.

“Maafkan aku, aku sama sekali tidak berpikir untuk memberimu hadiah. Aku bahkan bukan yeoja yang romantis.” Ujarku dengan perasaan bersalah.

Ia hanya tersenyum, menggelengkan kepalanya dan memandangku, tepat kedua bola mataku. Aku merasa canggung dipandang dengan cara seperti ini olehnya, padahal ia adalah namjaku sendiri. Sialnya semakin dewasa kadar ketampanannya semakin bertambah hingga membuatku nervous setiap  berada di dekatnya. Semua orang di kampus ini bahkan selalu menyoroti kami, pasangan yang tidak seimbang. Kyuhyun bahkan dicap sebagai seorang playboy karena begitu banyak yeoja yang menginginkannya. Ia yang notabene adalah seorang namja populer yang diinginkan semua yeoja di Kyunghee, justru memilihku yang  bahkan tanpa kelebihan apapun kecuali prestasi akademis dan IPKku yang selalu tertinggi tiap semester di jurusanku.

Hanya saja ia selalu bilang, aku gadis paling manis yang pernah ditemuinya. Ucapan itu selalu bisa menenangkanku.

“Besok sore aku langsung berangkat ke Amerika. Jadi hanya hari ini terakhir kali bisa bertemu.” Ucapnya sambil mencubit kedua pipiku yang sedikit chubby dengan kedua tangannya.

Mendengar itu hatiku bergetar, ingin rasanya menghabiskan semua air mata yang kupunya agar ia mengurungkan niatnya. Tapi Kyuhyun juga punya impian. Orangtuanya ingin agar ia melanjutkan pendidikan magister bisnisnya di negeri Paman Sam itu. Belum lagi ia berhasil mendapatkan beasiswa untuk itu.

Kurasakan air mataku menetes, melewati celah yang tersisa antara kacamata minusku dan juga kulitku. Ia mengusap air mata di pipiku, dan teman-teman Kyuhyun semuanya melihat ke arah kami berdua yang masih berdiri mematung di depan hotel tempat diadakannya acara perpisahan mahasiswa semester akhir ini.

“Kyu, bawa Minji ke apartemenku saja. Kalian bisa mengobrol sampai pagi karena aku tidak akan pulang malam ini. Aku akan menginap di apartemen Hanwoo.” Eunhyuk oppa mendekati kami dan memberikan kunci apartemennya.

Aku hanya diam, dan mengikut saja ketika Kyuhyun membawaku masuk ke mobilnya dan kami pun pergi ke apartemen Eunhyuk oppa. Ketika sampai, suasana tak juga berubah. Aku justru bingung apa yang harus kukatakan padanya mengingat malam ini adalah pertemuan terakhir kami. Aku semakin menyesali kebodohan dan ketidak pekaanku sebagai seorang gadis. Mengapa sampai tidak berpikir untuk memberikannya hadiah perpisahan?

Kami duduk dan Kyuhyun menyalakan televisi. Ia menggenggam tanganku dan memelukku. Saat itu aku benar-benar hanya memikirkan Kyuhyun, Kyuhyun, dan Kyuhyun. Besok-besok aku tidak akan melihatnya lagi di kampus. Namja tampan, tinggi, berhidung indah, berkulit putih dengan rambut sedikit bergelombang, dan tentunya aku tidak akan melihat senyum spesial yang hanya dimilikinya.

“Oppa, bagaimana setelah ini? Apa kita putus?” aku memecah keheningan.

Kyuhyun menghadap ke arahku dan menatapku.

“Aku tidak mau putus. Tunggu aku, aku janji akan selesai dalam waktu dua tahun bahkan kurang dari itu kalau perlu.” Ia berjanji.

Aku menatapnya, dan ia menciumku. Ciuman Kyuhyun kali ini begitu cepat, sedikit menuntut, dan ia terus merapatkan tubuhku ke arahnya. Aku melingkarkan kedua tanganku di lehernya, menikmati cumbuannya. Kyuhyun melepas kacamataku, menyusuri wajahku dengan jari-jarinya yang panjang lalu menciumku lagi. Berikutnya kurasakan tubuhku melayang dan ia menggendongku ke sebuah ruangan yang aku tahu pasti itu adalah kamar Eunhyuk oppa.

“Bolehkah sekali ini? Hanya malam ini..” ia berbisik di sela-sela hembusan nafasnya.

Belum sempat menjawab, ia telah lebih dulu menguasaiku dan melepas gaun pestaku, hingga aku tampil benar-benar polos di hadapannya. Ia terus menindihku, mencumbu sekujur tubuhku dan membuatku tidak bisa mengendalikan diri. Ia melepas jasnya dan juga kemeja pesta yang dikenakannya, berikut memposisikan dirinya tanpa busana sama sepertiku. Bersamaan dengan tanganku yang meraba dadanya tanpa penutup apapun, aku tahu aku juga menginginkan lebih. Hingga akhirnya aku duduk di pangkuannya, lalu kurasakan sesuatu memasuki tubuhku. Sangat sakit. Aku baru menyadari setelah rasa nikmat merasuki seluruh tubuhku, kami bercinta untuk pertama kalinya.

Flashback end-

Aku menangis, mengingat kejadian itu. Aku tidak membencinya tentu saja, karena aku pun menikmati malam itu. Tapi aku merindukannya. Seharusnya sekarang ia ada di sini. Seharusnya kami menghadapi ini bersama-sama. Kenyataannya saat ini adalah, hanya aku yang menyimpan rahasia ini sendirian sementara ia pasti sedang sibuk di sana.

Aku duduk, mencoba menenangkan diriku dan membuka laptop. Aku menunggu namanya muncul, menunggu Kyuhyun online lalu kami bisa chatting seperti hari-hari sebelumnya. Tapi entah ini kebetulan atau bagaimana, sudah dua hari ia tidak membalas chatku. Apakah Kyuhyun sibuk? Apakah ia sengaja melakukan ini terhadapku? Ataukah ia tahu semua ini akan menimpaku dan ia memutuskan untuk lepas tangan? Ya Tuhan. Aku percaya pada Kyuhyun. Ia memang kekanak-kanakan tapi setidaknya aku tahu Kyuhyun tulus mencintaiku dan tidak mungkin ia meninggalkanku  hanya karena hal ini. Ia memang dengan mudahnya bisa mendapatkan gadis manapun yang ia suka. Apa yang kupikirkan? Aku menangis lagi. Apa yang harus kulakukan? Haruskah aku memberitahu omma dan appaku? Lalu apa yang akan mereka katakan terhadap putri semata wayang yang bahkan belum bisa membanggakan mereka tapi justru membawa aib seperti ini?

—————————————

“Minji ah, maafkan Kyuhyun.” Ahra onnie memelukku.

Kami baru saja keluar dari ruang pemeriksaan. Ahra onnie adalah kakak perempuan Kyuhyun. Aku hanya mengenalnya di keluarga Kyuhyun, untuk itu kuputuskan untuk memberitahunya dan ia sendiri tidak percaya hingga akhirnya memutuskan untuk mengantarku ke dokter kandungan. Sesungguhnya aku berharap hasil yang diberikan dokter berbeda dengan alat tes kehamilan yang kuujikan beberapa waktu lalu. Namun kali ini rasanya aku benar-benar ingin bunuh diri, karena dokter mengatakan hal yang serupa terhadap diriku. Kandunganku bahkan akan memasuki bulan kedua, yang artinya nyawa lain memang telah hidup di dalam tubuhku.

“Berhentilah menangis. Aku akan mencoba menyampaikan masalah ini pada omma dan appa.” Ia mengusap-usap punggungku.

“Lalu bagaimana dengan orangtuaku, onnie? Aku takut. Aku bahkan belum meraih gelar sarjanaku.” Ujarku sambil terisak.

“Bersabarlah. Jika omma dan appa sudah tahu ini mereka pasti akan meminta Kyuhyun untuk pulang dan bertanggungjawab. Untuk masalah orangtuamu, serahkan saja pada keluarga kami. Yang jelas kalian harus menikah, apapun yang terjadi.”

Menikah katanya? Aku bahkan tidak pernah berpikir untuk menikah muda apalagi dikarenakan sebuah kelalaian. Apa kata orangtuaku? Apa kata teman-temanku? Apa pula pendapat dosen-dosen tentang aku? Mereka pasti tidak menyangka jika mahasiswi yang selama ini mereka sanjung dan bangga-banggakan hanya bisa membawa aib. Namun Ahra onnie terus menenangkanku dan aku pun menyerahkan semua masalah ini padanya.

————————————–

“Minji ah~ kau kenapa? Akhir-akhir ini selalu pulang cepat.” Minrin tiba-tiba duduk di depanku, membuatku kaget.

“Benar sekali. Kau bahkan tidak membalas pesan-pesan yang kukirimkan padamu. Padahal aku butuh bantuanmu. Kau tahu kan tugas menumpuk akhir-akhir ini..” Hanwoo menimpali.

Aku hanya bisa diam saat mereka mengelilingiku seperti ini. Bagaimana ini? Bagaimana jika mereka tahu?

“Hei, sepertinya Minji kehilangan setengah nyawanya sejak ditinggal Kyuhyun oppa..” Minrin kembali menggodaku.

“Tentu saja! Yeoja mana yang kuat berpisah lama-lama dengan namja setampan Kyuhyun oppa.. aku saja bosan melihat namjaku sendiri.” Hanwoo kembali berkomentar.

Tiba-tiba saja perutku kembali mual. Entah kenapa rasa mual ini selalu muncul jika aku merasa tidak nyaman. Mungkin calon anakku mulai mengerti perasaan ibunya. Ya Tuhan.. aku butuh Kyuhyun. Ia tak juga menghubungiku. Apakah orangtuanya sudah memberitahu hal ini? Ataukah jangan-jangan Ahra onnie belum menyampaikan masalah ini pada orangtuanya?

“Minji ah, kau kenapa? Gwaenchana?” Minrin menepuk punggungku. Ia memberiku sebotol air mineral.

“Gomawo..” ujarku dengan wajah pucat.

“Aneh sekali. Kau mual seperti orang hamil. Tapi bagaimana kau bisa hamil sementara Kyuhyun oppa sedang di Amerika?” Hanwoo mengucapkan sesuatu yang membuatku nyaris memuntahkan kembali air yang sedang kuminum.

“Yaaa! Kau jangan bicara sembarangan. Minji mana mungkin seperti itu. Kau kira gaya pacaran mereka sembarangan sepertimu.” Minrin mengatai Hanwoo. Gadis itu sedikit kesal namun cukup mengembalikan suasana. Aku benar-benar ingin segera pulang ke rumah. Tempat yang paling nyaman di saat-saat  seperti ini hanyalah kamarku.

——————————————————

Nafsu makanku lenyap. Bukan lantaran aku tidak lapar, tapi aku tidak bisa berada dalam keadaan seperti ini. Makan malam bersama kedua orangtuaku, dan mereka bertanya segala macam hal tentang aku. Tidak biasanya mereka seperti ini. Biasanya mereka hanya bertanya seputar kuliahku, namun mengapa tiba-tiba mereka bertanya tentang hubunganku dengan Kyuhyun? Aku tahu mereka belum memberikan lampu hijau sepenuhnya pada kami. Appa sangat protektif terhadapku, mungkin saja karena aku adalah anak perempuan satu-satunya. Untuk itulah waktu berkencanku dengan Kyuhyun sangat dibatasi dan diawasi. Bahkan saat aku pulang dari apartemen Eunhyuk oppa setelah malam perpisahan itu aku harus mengarang alasan hingga melibatkan Minrin agar orangtuaku percaya.

“Kyuhyun cukup pintar bisa mendapatkan beasiswa di sana. Kau juga harus lebih baik darinya. Jangan mau kalah.” Ujar appa.

Hatiku sangat terpukul. Appa tidak tahu apa yang sudah terjadi pada putri semata wayangnya ini.

“Mengapa makanmu sedikit sekali sayang?” Omma tiba-tiba berkomentar.

“Aniyo, aku tidak terlalu lapar.” Jawabku sambil tersenyum. Senyuman palsu.

“Tapi tidak kali ini saja kau seperti ini. Omma perhatikan nafsu makanmu menurun drastis. Kau juga jadi sangat pendiam. Apa kau sedang ada masalah?”

“Dia merindukan kekasihnya. Kau boleh saja berpacaran, tapi jangan sampai karena masalah cinta kau jadi mengabaikan hal lainnya.” Ucap appa.

Aku merasa tidak nyaman lagi. Rasa mual itu datang lagi. Sebelum ini kutunjukkan di depan orangtuaku, aku bergegas ke belakang tanpa menghiraukan panggilan omma. Kuharap omma tidak mengikutiku hingga ke kamar mandi.

Aku melihat bayanganku di cermin. Air mataku mengalir lagi. Kulepas kacamat minusku dan kubasuh wajahku. Kyuhyun sedang apa sekarang? Apa ia sudah tahu jika calon anaknya mulai tumbuh dalam perutku?

——————————————-

“Bogoshippo..” air mataku jatuh tanpa bisa kubendung saat mendengar suaranya. Kyuhyun menelponku, tidak biasanya ia menelpon karena jelas-jelas itu adalah pemborosan besar. Apalagi kami terbiasa chatting karena jauh lebih menghemat waktu dan biaya.

“Apa kabarmu?”

“Baik-baik saja. Maaf tidak memberimu kabar dua minggu terakhir. Aku sibuk mempersiapkan ujian pertamaku. Semua penerima beasiswa harus mengikuti ujian itu, dan.. sedikit merepotkan.” Ia menjelaskan. Hatiku sedikit lega mendengarnya, setidaknya Kyuhyun punya alasan.

“Oh, bagaimana Amerika?” tanyaku lagi, dengan suara pelan. Air mataku kembali menetes tanpa kusadari.

“Kau tidak rindu padaku? Bicarakanlah hal lain tentang kita. Aku tidak bisa sering-sering menelponmu..”

“……………”

“Minji ah?”

“Ah, ne..”

“Tidak ada hal penting yang ingin kau sampaikan padaku?”

Deg. Pertanyaannya membuatku kembali meluap. Sepertinya Kyuhyun belum mengetahui keadaanku. Lalu haruskah aku memberitahunya sekarang? Mengapa namja ini selalu punya firasat tajam? Apa dia justru sudah tahu namun sengaja memancingku untuk bicara?

“Oppa.. aku.. aku punya sebuah kabar yang ingin kusampaikan.” Ujarku akhirnya.

“Akhirnya.. kabar apa? Aku tidak sabar..”

“Aku.. sebenarnya saat ini aku..”

Tuut.. tuut.. tuut..

Mati. Tak kudengar lagi suaranya. Sambungan telepon terputus. Aku duduk lemas di atas tempat tidur dan memeluk lututku sendiri. Air matapun jatuh tanpa bisa kubendung lagi. Aku menangis bukan lantaran tidak sempat menyampaikan berita kehamilanku padanya, namun karena aku begitu merindukan namja itu. Mendengar suaranya tadi, seolah memberiku jutaan sel untuk hidup dan bersemangat. Setidaknya aku tahu Kyuhyun baik-baik saja di sana, dan itu berarti anak ini memang memiliki seorang ayah. Apa yang sebenarnya kupikirkan? Aku bahkan sudah berpikir terlalu jauh, padahal anak inilah penghancur kebahagiaanku. Ataukah naluri keibuanku mulai muncul tanpa kusadari?

————————————————

“Omma dan appa sudah mengetahuinya.”

Aku terdiam, menggigit bibirku sendiri.

“Lalu bagaimana? Pastinya mereka sangat marah.”

“Iya, mereka sangat marah terutama pada Kyuhyun.”

“Ya Tuhan.. lalu apa yang mereka lakukan pada Kyuhyun?”

“Belum ada. Kyuhyun belum mengetahui apapun. Kabar baiknya, mereka meminta Kyuhyun untuk segera pulang minggu depan. Kau pun harus datang ke rumah, dan kalian harus bicara bersama-sama dengan omma dan appa.”

Aku menelan ludahku pahit. Hampir dua tahun berkencan dengannya, aku hanya pernah bertemu orangtua Kyuhyun sekali. Lalu kini aku kembali menemui mereka namun dengan status sebagai penghancur masa depan putra tunggal mereka?

“Minji ah, semua masalah harus dihadapi. Orangtua hanya butuh penjelasan kalian. Mereka tidak akan membunuhmu ataupun memenjarakan Kyuhyun. Jadi jangan takut, karena hasilnya pasti akan baik-baik saja.”

———————————————-

Kyuhyun menggenggam tanganku erat. Jari-jari kami sama-sama basah karena keringat akibat terlalu gugup. Aku bisa merasakan ketakutan Kyuhyun, untuk pertama kalinya aku mencium kekhawatiran dari namja yang bahkan kukenal tidak pernah takut terhadap apapun. Ia hanya takut terhadap Tuhan dan orangtuanya. Wajar saja jika kali ini ia begitu gugup karena ia berurusan dengan kedua orangtuanya. Tapi lebih daripada itu, Kyuhyun memiliki beban tersendiri karena ia juga ingin melindungiku di depan mereka.

“Kau sangat mengecewakan kami. Apa kau pikir perbuatanmu itu benar?” appa Kyuhyun mulai angkat bicara, sementara ommanya menatap kami berdua meskipun dengan tatapan yang lebih menenangkan.

“Kami membesarkanmu untuk menjadi anak yang membanggakan. Memberikanmu fasilitas dan kebebasan bukan untuk disalahgunakan.” Lanjut tuan Cho lagi.

“Maafkan aku, aku khilaf. Aku salah..” kudengar Kyuhyun menjawab dengan suara bergetar, dan kurasakan genggamannya pada tanganku kian menguat. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan namja di sebelahku ini.

“Tentu saja kau salah. Sekarang coba pikirkan. Bagaimana kau akan menjalani kehidupan setelah ini, keputusan apa yang akan kau ambil.”

“Aku.. tentu saja aku akan bertanggung jawab, menikahi Minji.” Aku menoleh, menatap wajahnya yang begitu yakin mengatakan itu di depan kedua orangtuanya. Keringat mengalir di pelipis wajahnya, tentu saja tanda ia begitu nervous padahal jelas-jelas ruangan ini ber-AC.

“Hahahhaha, menikah katamu? Kau tahu bagaimana tanggung jawab seorang pria jika sudah menikah? Kau akan menjadi kepala keluarga. Kau akan membiayai istri dan anak-anakmu kelak. Lalu bagaimana kau bisa menghidupi mereka sementara untuk menghidupi dirimu sendiri saja kau masih bergantung pada kami, Cho Kyuhyun?”

Pertanyaan ini seolah sindiran dan hantaman keras bagi Kyuhyun. Aku bisa merasakan itu. Kyuhyun adalah tipe orang yang tidak suka jika tekad dan harga dirinya diinjak-injak oleh orang lain. Ia pasti akan memberontak dan melawan dengan cepat. Namun kali ini, justru kedua orangtuanya yang menghinanya seperti ini, dan anehnya apa yang mereka katakan memang benar.

Aku pun merasa sangat terpukul dengan pertanyaan ini meskipun tidak ditujukan padaku. Cho ahjussi benar. Kyuhyun akan menjadi kepala keluarga. Kyuhyun akan membiayai hidupku, bekerja untuk rumah tangga kami. Apa yang bisa kubantu? Jika saja posisinya sekarang aku sudah memiliki pekerjaan tetap, mungkin aku bisa sedikit membelanya. Bagaimanapun juga ini bukan kesalahan Kyuhyun sepenuhnya. Ini kesalahanku juga, karena kami melakukannya bersama-sama dan tanpa paksaan salah satu pihak.

Aku menatap Kyuhyun. Ia sepertinya memikirkan jawaban terbaik.

“Appa, omma.. aku meminta maaf sebesar-besarnya atas kelalaian ini.” ujarnya tegas. Sedetik kemudian ia menghirup nafas.

“Aku mencintai Minji. Mungkin bagi kalian ini terdengar sepele. Tapi aku yakin, cepat atau lambat aku akan menikahi gadis ini. Ini hanya masalah waktu, dan karena semuanya sudah terjadi, itu berarti Minji memang jodohku, dan aku harus menikahinya lebih cepat dari rencana awal yang kupunya.”

Aku tercengang mendengar jawabannya. Seumur hidup aku mengenal namja di sebelahku ini, belum pernah kudengar ia mengucapkan kalimat yang begitu bijaksana seperti tadi. Tuan dan Nyonya Cho masih menunggu kelanjutan putra mereka, terbukti mereka tidak memotong ucapan Kyuhyun.

“Aku sama sekali tidak berencana dengan sengaja membuatnya hamil, karena aku tahu Minji bahkan belum lulus dari studinya. Waktu itu aku hanya berpikir aku mencintainya, tanpa memikirkan akan seperti ini akibatnya, karena kami sendiri baru pertama kali melewati batas itu.” Kyuhyun kembali menghela nafasnya, dan pegangan tangannya sedikit mengendur.

“Dengan ini kurasa Tuhan sudah membuka jalan untuk masa depanku. Aku akan menikahi Minji. Aku akan melepas pendidikanku di sana, dan aku akan menetap di Seoul, bekerja dengan modal yang kumiliki sambil melanjutkan magisterku dengan lebih santai. Yang kuperlukan saat ini hanya restu kalian, dukungan kalian. Aku janji akan menjadi laki-laki yang lebih bertanggungjawab seperti harapan kalian.”

Setelah berkata demikian Kyuhyun bersujud di depan appa dan ommanya. Aku sangat tersentuh dengan pemandangan yang terjadi di hadapanku saat ini. Seorang tuan muda seperti Kyuhyun, yang dikenal selalu hidup dengan gampang oleh semua orang, kali ini sedang memperjuangkan sesuatu demi masa depannya.

“Baiklah. Kami memberikanmu restu untuk menikah. Kau juga bisa bekerja di perusahaanku, tapi dengan menjadi karyawan biasa. Aku tidak mau memperlakukanmu seperti anakku, agar kau bisa belajar dari karyawan lainnya. Kau harus merasakan bagaimana sulitnya mengumpulkan uang dan bertanggungjawab dengan hidup. Ini sebagai hukuman karena kau sudah mengecewakan kami.” Ucap tuan Cho.

—————————————

Masalah belum selesai. Untuk mendapatkan restu orangtuanya Kyuhyun bersedia hidup susah dan meniti karir dari bawah padahal ia bisa saja langsung mendapatkan posisi bagus jika saja ia menyelesaikan pendidikan magisternya. Kali ini ia kembali harus berhadapan dengan orangtuaku, dan jujur aku jauh lebih mengkhawatirkan hal ini dari apapun.

“Jadi, saya ingin menikahi putri anda..” ucap Kyuhyun tegas. Ia terlihat lebih santai, mungkin karena beban moral dan rasa bersalah terhadap orangtuanya sudah tidak ada. Namun kini giliranku yang spot jantung saat Kyuhyun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada kami hingga Kyuhyun meluruskan niat baiknya. Aku bahkan tidak berani memandang wajah appaku, hanya sempat kulihat omma menutup mulutnya dengan tangan saking kagetnya.

Suasana hening untuk beberapa saat, hingga kudengar appa menghela nafas.

“Jaminan apa yang bisa kau berikan pada kami, setidaknya kami yakin jika Minji akan hidup dengan baik saat keluar dari rumah ini.” ucap appa. Aku menatap wajah tegas yang sudah membesarkanku, dan rasanya air mataku ingin jatuh lagi. Aku tidak bisa membaca ekspresi wajah appa. Entah ia marah, kecewa, atau apa, yang jelas aku yakin ia tidak senang dengan ini.

“Appa.. mianhae..” ucapku dengan perasaan kacau balau.

“Jangan meminta maaf dulu, aku hanya ingin mendengar jawaban dari orang yang sudah berani menawarkan tanggungjawab terhadap putri semata wayangku.”

“Saya menjamin Minji akan bahagia dan ia tidak akan kelaparan. Saya sudah mendapatkan pekerjaan meskipun tidak dengan gaji yang besar, tapi setidaknya itu bisa menghidupi keluarga kecil kami.” Kyuhyun berkata dengan mantap. Entah darimana ia mendapatkan rasa percaya diri mengatakan itu.

“Apa kau tidak memikirkan masa depan Minji? Maksudku, dia belum menyelesaikan studinya. Ia belajar agar bisa menghidupi dirinya sendiri, bukan untuk menjadi seorang istri yang nantinya hanya bisa meminta pada suaminya.”

“Appa…” aku menangis saat appa mengatakan itu. Aku tahu ia sangat kecewa.

“Minji tidak akan berakhir sebagai ibu rumah tangga. Saya pastikan ia akan melanjutkan studinya dan lulus kemudian bekerja sesuai keinginannya. Saya tidak akan melarang cita-citanya.”

Apakah jawaban Kyuhyun bisa menenangkan appa? Apakah aku harus mengucapkan sesuatu agar appa percaya? Aku sudah mengecewakan orangtuaku hingga ke tahap seperti ini. Ini sungguh memalukan.

“Apa ada yang ingin kau sampaikan?” appa melirik ommaku. Omma hanya menggeleng pelan.

“Kami tidak bisa berkomentar banyak. Sekarang semua terserah pada Minji. Semua keputusan ada padamu, dan kami hanya berharap kau bisa memilih semua yang paling baik untuk kebaikanmu.” Ucap appa sambil menatapku.

Apakah aku sedang menghadapi ayahku? Orang yang begitu keras dan melindungiku, sekarang terlihat begitu lelah karena aku. Siapa yang akan merawat orangtuaku jika aku meninggalkan rumah ini? Tanpa bisa dibendung lagi aku menghambur ke pelukan orangtuaku. Hanya ingin meyakinkan mereka jika aku akan baik-baik saja.

——————————————

“Tak kusangka kalian akan menikah secepat ini.” ucap Eunhyuk oppa.

“Bagaimana bisa kau hamil hanya dengan sekali melakukannya?” Hanwoo turut menanggapi ucapan kekasihnya. Jujur aku sedikit malu karena gadis ini begitu blak-blakan. Aku takut tamu-tamu lain mendengar obrolan kami.

“Hahahha, tidakkah itu berarti aku namja paling hebat? Aku jauh lebih hebat darimu..” Kyuhyun meninju lengan kekar Eunhyuk.

“Aniyo- kurasa kalian memang berjodoh. Bermimpipun rasanya tidak mungkin Minji mengandung anakmu. Kau telah mencemari gadis polos sepertinya.” Sungmin oppa turut angkat bicara.

Kyuhyun menatapku. Ia tertawa begitu lepas, begitu bahagia. Mengapa aku masih merasa ini seperti mimpi? Mengabarkan berita bahagia ini dengan ekspresi kaget dari semua teman-teman dekatku dan mengenakan gaun pengantin begitu cepat. Aku menikah, dengan orang yang tepat namun di saat yang tidak tepat.

——————————–

“Mau kubukakan gaunmu?” Kyuhyun menyentuh bahuku saat aku duduk di depan meja rias melepas atribut yang memenuhi tubuhku hari ini.

“Aniyo. Aku bisa membukanya sendiri. Lebih baik kau segera mandi dan lekas tidur. Hari ini pasti melelahkan.” Aku mengelak, padahal jauh di dalam hati aku sangat malu menghadapinya.

“Kau malu? Jangan malu padaku. Setelah hari ini kita akan hidup bersama-sama.” Kyuhyun berkata sambil memelukku dari belakang. Ia mencium kulit leherku dengan bibir tebalnya dan kurasakan ia menghirup udara di sana. Semuanya membuatku bahagia. Sangat bahagia.

Ia menuruti perintahku untuk mandi terlebih dahulu. Kami mandi bergiliran dan suasana ini benar-benar terasa. Kyuhyun membeli apartemen kecil ini dengan uang tabungannya yang tersisa, benar-benar tanpa campur tangan orangtuanya. Meskipun hanya ada dua kamar tidur, setidaknya tempat ini bisa digunakan sampai anak pertama kami besar.

Aku berbaring di sebelahnya dan merasa sedikit kedinginan dengan AC yang menyala. Ia memelukku, kemudian meletakkan tangannya di perutku. Aku sama sekali tidak merasa risih, mungkin memang anak ini juga merindukan sentuhan appanya.

“Aku ingin lebih dekat lagi dengannya. Berapa usia kandunganmu?” Kyuhyun bertanya sambil memandangku.

“3 bulan. Tapi perutku masih datar-datar saja bukan?” sahutku.

Kyuhyun mengeluarkan senyum khasnya yang lebih nampak seperti seringaian. Ia mengambil posisi di atasku, mengusap wajahku dan mencium bibirku lembut.

“Aku ingin berkenalan lebih dekat. Bolehkah?” Kyuhyun berbisik dan menggigit daun telingaku. Aku mengerti apa yang dimaksudkannya. Kubiarkan saja tangannya menelusuri sekujur tubuhku hingga melepas piyama tidurku dengan mudah. Ia menciumku hingga turun ke perut, dan ia mendiamkan wajahnya cukup  lama di sana.

Bisa kurasakan ia mengecup setiap sisi perutku dengan penuh kasih sayang, kurasa ia ingin anaknya mengetahui itu. Setelah merasa cukup, ia kembali berkonsentrasi padaku, kedua tangannya mulai bergerak mencari kedua dadaku. Aku pasrah dengan semua yang dilakukannya, termasuk ketika kurasakan miliknya mulai menggesek pahaku meskipun masih tertutup kain.

Akhirnya Kyuhyun melepas pakaiannya sama sepertiku, dan ia melingkarkan kakiku di pinggangnya. Dengan perlahan disatukannya tubuh kami, seperti ketika malam perpisahan itu. Aku meremas rambutnya yang berantakan dan membenamkan wajahnya ke dadaku sebagai pelampiasan aku juga menikmatinya. Tak hanya sekali, kami melakukannya berkali-kali malam ini dengan posisi yang berbeda-beda dan pastinya aku merasa jauh lebih baik dari malam itu. Aku melepaskan semuanya, karena kami pun sudah menjadi suami istri saat ini. aku tak bisa mendengar suara apapun selain suara AC yag beradu dengan desahan kami berdua. Aku hanya melihat wajahnya yang berkeringat, selalu tersenyum padaku tiap kali ia akan melepaskan kenikmatannya. Kulit kami menyatu dan sama-sama lengket, namun ada cinta yang besar diantara kami.

“Meskipun bukan malam pertama kita, tapi aku senang malam ini tetap berkesan karenamu. Gomawo..” bisiknya sambil memelukku.

“Saranghae.. oppa..” Aku memeluk lehernya dan menciumnya masih dengan nafas yang tak beraturan.

“Nadoh..” Kyuhyun mencium puncak kepalaku. Kami pun tertidur karena sama-sama kelelahan, karena malam ini benar-benar melelahkan bagi kami.

——————————————-

Setahun kemudian…

“Minji ah~ cepatlah sedikit! Aku tidak tega melihatnya…” aku mendengar suara Kyuhyun dari dalam kamar diiringi dengan tangisan Jino.

Aku pun bergegas menyelesaikan masakanku, mematikan kompor, dan mencuci tangan. Tanpa menuju ke ruangan lain aku langsung melangkah ke kamar dan melihat bayi kecilku sedang menangis kencang sementara Kyuhyun terlihat sangat menyedihkan karena merasa tidak bisa membantu apapun. Dengan segera kuraih bayi mungil ini dan kubawa ke dalam gendonganku, memberikannya ASI. Kyuhyun hanya mengamatiku.

“Tak kusangka begitu cepat kau membuatnya berhenti menangis.” Kyuhyun duduk di sebelahku, sambil sesekali menyentuh pipi Jino yang merah karena terlalu kencang menangis.

“Itu tandanya ia lapar.. jika ia menangis karena popoknya basah, mungkin tidak akan serewel ini.” jawabku sambil tersenyum.

“Sampai kapan ia baru boleh menelan makanan lain selain ASI?” Tanya Kyuhyun. Wajahnya terlihat begitu sungguh-sungguh.

“Mengapa kau bertanya begitu?” aku menatapnya. Tidak biasanya ia seingintahu ini.

“Jika nanti ia menangis sementara kau tidak ada, aku bisa memberikannya paling tidak susu formula.” Jawabnya.

“Hahhaha, kau jangan khawatir. Sebelum ia berusia 12 bulan, aku akan tetap fokus merawatnya, tidak akan meninggalkannya kemanapun.”

Kyuhyun menatapku.

“Gomawo, kau sudah berkorban untukku, juga untuknya.” Ia berkata lagi.

“Kau ini bicara apa? Aku ini ibunya. Aku istrimu. Bukankah sudah seharusnya aku menjadi ibu yang baik dan mengurus anak serta suamiku?” aku tertawa.

“Aniyo. Aku hanya teringat akan janjiku pada kedua orangtuamu. Kapan kau akan kembali melanjutkan studimu?”

“Tentu saja aku akan melanjutkannya. Tapi nanti, setelah Jino berusia satu tahun dan ia sudah bisa berdiri dengan kakinya sendiri. Kau jangan khawatirkan aku.”

“Hmm, apa tidak sebaiknya kita mencari baby sitter atau pembantu untuk membantu mengurus rumah?”

Aku sedikit mengerutkan kening.

“Kau meragukanku, huh?”

“Aniyoo! Aku justru khawatir dengan kesehatanmu. Aku bekerja setiap hari dari pagi hingga sore sementara kau harus mengurus Jino, membersihkan rumah, dan memasak dalam waktu bersamaan. Tidakkah itu terlalu melelahkan?”

Aku mengamati Jino yang sudah mulai tertidur meskipun mulutnya masih saja meminum ASI. Perlahan kulepaskan bayi mungil ini dan meletakkannya di tempat tidurnya. Aku kembali menghampiri Kyuhyun.

“Sejauh ini aku masih merasa sanggup mengurus apartemen kecil ini. Aku bisa mengurus rumah ketika Jino tertidur, dan aku bisa beristirahat bersamanya saat semua pekerjaan selesai kuurus. Dan kau harus tahu. Hal itu sudah menjadi kebiasaanku dan itu membuatku sangat bahagia, terlebih ketika menyambutmu pulang dan kita makan malam bersama.” Aku tersenyum dan memeluknya.

“Benarkah? Kau bahagia dengan pernikahan kita dan hidup yang sederhana ini?” Kyuhyun menatapku.

“Ne. Aku bahagia dan tidak menyesali apapun. Mungkin ada baiknya menikah muda, kita jadi lebih sigap dalam apapun untuk menghadapi masa depan. Coba saja kau pikirkan, apa yang dipikirkan Hanwoo dan Eunhyuk oppa saat ini? Sementara kita sudah berpikir bagaimana agar besok Jino bisa tetap hidup dan tumbuh sehat. Bukankah itu menyenangkan?” aku tersenyum.

“Kau jadi banyak bicara semenjak menikah. Baiklah.. aku percaya padamu. Tapi jangan lupa dengan cita-citamu..” Kyuhyun mengusap-usap kepalaku.

“Akan ada saatnya aku kembali memikirkan diriku sendiri. Biarkan untuk saat ini aku mengalah dulu untuk membesarkan Jino. Mungkin nanti kau harus bersiap membantuku lebih keras dari ini.” ucapku sambil tersenyum dan mencium pipinya.

“Oh ya.. bagaimana dengan pekerjaanmu? Dan bagaimana dengan kuliahmu?” aku bertanya padanya. Kyuhyun memang bekerja sambil mengikuti program magisternya dari semenjak aku mengandung meskipun ia lebih sering menghadiri kelasnya secara online.

“Sejauh ini semuanya baik-baik saja. Doakan aku bisa cepat lulus dan appa bisa mempercayakan sebuah jabatan untukku.” Jawabnya.

Aku tersenyum dan memeluknya. Aku sangat suka memeluknya jika masih dalam balutan busana kantor seperti ini. Aroma parfumnya bisa kuhirup dengan jelas, dan hanya di saat-saat seperti ini aku bisa meyakinkan diriku bahwa Kyuhyun adalah milikku.

Kyuhyun menciumku dan membuatku merasa kegelian. Aku mulai melepas pelukannya namun ia menahanku. Rupanya ia ingin sedikit bermain-main sore ini.

“Jangan menggodaku.. kita bahkan belum makan malam.” Ujarku.

“Hei, sangat jarang kita bisa seperti ini. Ayolah, aku butuh sesuatu untuk melepaskan lelah sepulang bekerja.” Kyuhyun kembali merangkulku dan ia berhasil membaringkanku dengan sempurna. Tanpa basa-basi ia langsung menyerangku hingga aku merasa sesak nafas.

“Hoeeeeeeeeeeek…….”

Kami saling pandang saat mendengar suara tangisan Jino. Kyuhyun tersenyum dan melepasku.

“Kuharap anak ini akan cepat tumbuh besar dan ia bisa lebih mengerti perasaan ayahnya.” Ucap Kyuhyun.

Aku hanya tertawa lalu bangun dan menghampiri Jino yang menangis. Bahagia adalah ini, ketika kau dikelilingi oleh orang-orang yang sangat kau cintai.

END—

I’m sorry for long hiatuss~

Tapi mulai saat ini author Minji akan terus hadir dengan FF oneshoot yang merupakan sekuel dari KyuMinji story ini ^^

Mungkin FF ini terkesan gaje dan ceritanya uda biasa dan bisa ditemukan dimana-mana secara MBA kan uda trend yah kkk

Tapi aku cuma mau menyajikan story ini dengan cara aku sendiri, dan modalnya cuma ngayalin Kyuhyun doank xD

Jadi suka ga suka tetep komen yah~ kan seru tu namanya nongol jadi author bisa kenalan juga sama kalian-kalian yang suka baca FF di sini..

ThanKYU ^__^

Iklan

190 thoughts on “[OneShoot] KyuMinji Story : I’m Pregnant

  1. keren banget kyuhyun…terharuuuu….
    iya soh sempet awalnya mikir ada ff mirip.ini…tapi alur globalnya aja sih
    habis baca sweet namja kirain ff ini side story nya..jadi udah bayangin kyu jadi super.junior..ternyata bedaaa
    ditunggu kelanjuyan ff2 nya semuaaaaaa

    Suka

  2. miss you minji-ssi :*
    bener2 kangen ff kyuminji 🙂
    entahlah ya MBA emg udh pasaran tp aku seneng kalo castny kyu,hehehe apalagi author minji bahasa penulisannya sederhana tp berkesan 🙂

    oh iya ff yg come now inside my heart,yg pas kyu ultah kemarin dilanjutin lg gg ?aku penasaran soalnya.

    terus aku juga kangen sama cerita kyuminji yg dr cinderella boy..

    mian banyak komen..thankyu author minji atas ff nya yg DAEBAK 🙂

    Suka

    • cinderella boy soalnya bukan karangan aku hikss pdhal msh pngn ada lanjutannya.. apa aku ijin buat bikin sekuelnya yaak hehe
      tengkyuu yah uda suka 🙂

      Suka

  3. pengen nangiss .. T_T
    aduh tapi kenapa aku yg nangiss T_T
    onnie kyuhyunnyaa onn diolas , gimana yaa mungkin karena skrg ini aku lg syg2nya sama kyuhyun makanya jadi berasa banget …

    Aku suka !
    Karakter kyuhyunnya masuk ( sing ae ye ane ngae kurenanne) -___-”
    Trus aku mesti komment apa dongg ? Menyentuh , sederhana , tapi kena banget …

    Minji gadis polos ? Preeettt
    Aku suka hyuk-hanwoo nyaa wahahaa mreka mule buwang u,u

    Suka

  4. Kok berasa pendek ya padahal kemaren jelas2 liat berapa jumlah halamannya -,-

    apa iniiiiii…baaah..kyuminji maenannya kebablasan yah sekarang.
    Kurang lebih deh sama hanwoo..*eh

    kayanya disini konfliknya fokus ke acara minta restu yah..
    Kkkkk..
    N bolehkan saya cemburu lagi?
    Kata2 macam apa itu, yg di ucapin kyu buat ngeyakinin ortunya diaaaa…
    Aku mencintai minji, menikahinya lebih cepat dari yang kupunya?
    Huweeeeee…*lindes jin

    kyakyakya, jino debuuuut..
    Nyahahahaha
    kyu, bapak yg menyedihkan, gk bisa ngediemin anaknya yg koar2 nangis.. XD

    next sequel, konflik harus nambah n complicated pastinya.
    Nyahahahahaha

    Suka

  5. Saya mw kment bnyak nih~

    Gomawo minji~ya, sy sdah diselipin jg dsini. ㅋㅋㅋ . Gak heran y kalo kyuu skali tanjap langsung jd, orang hormnny daebak gt sh.

    Crtany smple, berkisar tntng restu ortu. Tp tp romansa cinta kyuminji yg bkin kesyem2 gemana gt bcanya. Kyuhyun bijaksana bgt.

    Ncny jg hot. Itu udah hamil 3bulan msh aja menyatukan diri -_-,
    Kebanyakan gaul ama hyuk tu, jdny yadong kyuu meningkat. Wkwkwk

    Kapan2 aq melali ke apartmen minji dah, ikut bantu ngempu Jino. (˘⌣˘)ε˘`)

    Ohh y bwt yg nanyain ff ultaq kyu, *td sempet liat dicment, itu bkal dlanjutin. Lg editing dkt. Dtnggu ajah.

    Suka

  6. Huaaaa…kyuhyun ku uda d ambil author duluan nie! Ngelirik donghae dlu aahhhh..kkkk
    Critanya bkin aku pngen pregnant jg(?) Byr cpt2 dinikahin..wkwkwk
    Author..me madu yuk???
    Lanjuuttt ff baru!!

    Suka

  7. image kyu emang beneran kaya di ni ff..heheheh minji juga image nya kaya gini pas baca ngebayanginnya..bener bener terbayang nyata..heheheheh enak bacanya,,,ommoooo kyuu,, aku juga mau hidup sederhana asal punya suami kaya kamu..heheheheh ,,,, di tunggu onn ff selanjutnya….daebaak 🙂

    Suka

  8. seharusnya akuyang comment pertama T_T karena sewaktu itu koneksi saya gak banget pas di kampus jadi g masuk koment saya T_T hiks.
    gpp deh yang penting sy skrg koment.

    ahahha ada pasangan eunwoo couple !!! thx onn.
    doohh kyu itu..
    disini author ingin menunjukkan keperkasaan suaminya yang ssungguhnya wakakka. itu terdapat pada kalimat waktu mereka udah minji udah ketahuan hamil.
    ckckckc. tidak pantas dicontoh mereka ini. yang patut dicontoh adalah eunwoo couple !!
    dan itu jinonyaaa….. hhkkkk… tante akan mencarimu nak. jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap bayi wkwkw.
    ehmm.. ehmm lagi satu tolong diralat yah..
    saya tidak akan pernah bosan terhadap pasangan saya, Lee Hyukjae. wkwkw. :p
    good job !

    Suka

    • lololololol
      jelas doonk cho kyuhyun suami saya..
      eunwoo tiak sehat wkwkwkk
      eh Jino tidak diijinkan dg tante2 girang macam anda -__-

      Suka

  9. aduh aku juga mau kyk minji kalo suaminya sekeren kyuhyun,
    bak bak cari namja yg sikapnya gak main” gtu ya ~ aduuhhh yobo !!! *panggil dongek*
    ahhh suka deh sama pasangan muda jadinya, labil gmn gtu tapi mantep(?)
    kyaa kyaa lanjutkan kang minji aseek 😀

    Suka

  10. Weeeiiittssss….Gitu klo KyuHyun jd bapak nanti…hhhhmmmm…Ayuukkk KYU akan kujadikan kau Bapak secepatnya… #Dicerai DongHAE#

    Ringan tp Feel nya Dapet!!!

    Suka

  11. suka sama cara kyuhyun tanggung jawab k minji n cara omongan y k ortu y n ortu minji daebak….
    siapa jg ygvngak akalan ngasih anak oerempuan y klo cwo y kyk kyuhyun kyk gini….

    Suka

  12. Seruuuu , sedih awalnya . kirain kyu ga bakal tanggung jawab .. tapi akhirnya nikah juga 😀 .
    tapi kecepetan eon , wkwk . kirain bakalan ceritain kisah hidup minji abis nikah, trnyata langsung lahir jino . wkwkk .. tapi seruuuu 🙂

    Suka

  13. kyuhyun laki banget (?) sekali buat langsung jadi. wkwkk 😀 untung dia mau tanggung jawab.. terharu banget kyuhyun berjuang kaya gitu. rela kerja dari nol. ckckk

    Suka

  14. Duhhh gtw dech mau koment apa..
    Boleh gak sih kyuhyunnya tak bawa pulang ajja eon??
    Huwaaaa dy manis bangetttt sumpah….
    Apalagi waktu minta restu..
    Kata”nya itu lhooo bener” buat meleleh..

    Ternyata nikah muda gak buruk juga..
    Kalau suaminya kayak kyuhyun..
    Hahay

    Suka

  15. Wuahhhh johaaaa..
    Simple tp manisss bgt :):)
    Jarang” bisa baca kyu transformasi jd malaikat gini..
    Duhhh bang itu kann tugasnya teuki oppa, tugas elu mahh jd setan penggoda..
    Yahh meski dg image inipun gk bkin nilai minus tp malah bikin nilai plus buat si bang epil..
    Good story 😀

    Suka

  16. salut sama ff ini mengangkat sisi positif dari nikah muda dan nggx pesimis atau berpikiran negatif tentang nikah muda
    orang tua mereka berdua juga tidak memanjakan mereka begitu saja
    apalagi ayahnya kyuhyun

    Suka

  17. wah kyuhyun romantis banget 😀
    yang paling sweet itu ketika kyuhyun minta restu sama kedua orang tua masing-masing 😀
    itu bener-bener gentle banget kyuhyun nya 😉 😀

    Suka

  18. Waaah. Aku udah sering baca kyuminji story tapi aku baru ketemu dan baru tau ini ff awal kyuminji story. Seru banget ya. Walaupun mba dan hidup dalam kesederhanaan tapi keluarga mereka bahagia bangett😱😍

    Suka

  19. Aku baca ulaaang~ aku suka Kyuhyun yang bertanggung jawab penuh atas semua kesalahannya, mau bersusah-susah jadi karyawan biasa demi menghidupi keluarga kecilnya. Aigoo~ mengharukan

    Suka

  20. Suka banget peran kyu disini. Sosok yg bertanggung jawab dan penuh cinta. Ah selamat dech buat kyuminji.. semoga selalu hidup bahagia.

    Suka

  21. Kyuuuuuuuuuuuu. ..
    Aq suka cara u memnta restu orang tua u n minji.
    Itu baru cowok.
    Berani berbuat juga harus berani tanggung jawab.

    Suka

  22. ngakak di note MBA udah jadi trend😂😂😂😂

    Kkkkk baguuuus. Ngalir….. Tenang2 aja bacanya…. Biasanya kalau tema MBA bacanya aku panas dingin. Yang ini sih adeeeem 😁

    Suka

  23. Akhirnya.. ketemu juga cerita kyuminji bermula. Aku suka idenya. Semua tentang tanggung jawab.. kyuhyun sebagai laki laki.. suami dan ayah.. dan minji tentang tanggung jwb nya sebgai istri dan ibu..

    Suka

  24. annyeong, reader baru disini… boleh baca ff nya kan ?
    ffnya sangat nice sekali, suka sama karakter kyu disini… bertanggung jawab dan penuh kasih sayang…. besar perjuangan kyu untuk membuat para orang tua untuk percaya sama kyuhyun, apalagi perjuangan kyu untuk membuat keluarganya bahagia… sweet kyu 🙂

    Suka

  25. Kyu gentleman bnget mau lngsung bertanggung jwab dan berani ngadapin ortu minji 🙂
    ini ff sosweet bnget, emang sih klu msalah MBA udh biasa tp menurutku ini berbeda ini luarbinasa(?) :v speechles

    Suka

  26. aqhu pikir akan ada sesi melahirkannya, eehh ternyata langsung satu tahun kemudian.. minji pengertian bngt ma bayinya, cntoh ibu yg baik..

    Suka

  27. Meskipun di awali dari kesalahan tp endingnya tetep bahagia dan romantis, salut sama sikap kyuhyun disini yg berjuang keras buat keluarga kecilnya, dan juga buat minji yg udah bersedia mengalah ^^

    Suka

  28. ga nyangka kyuhyun gentle abis, sifatnya dewasa bnget mau hidup seadanya… dan yg pasti sayang anak sayang istri
    pas awal baca aku kira kyu nemu cwek lain di amerika kan 2 mnggu g ngbarin ternyata di luar dugaan, sikap kyuhyun perfect bnget g ada cacat deh

    Suka

  29. suka banget story ini..udah baca berkali” tetep gx bosen..apalagi kyuhyun perfect banget lagi…bertanggung jawab atas apa yg dilakuin. minji juga masih niat banget jadi ibu rumah tangga kan belum jadi wanita karir..

    Suka

  30. kecelakaan yg membawa kebahagiaan(?) wkwk
    biasanya ff yg ada mba-nya gitu pasti byk konflik dan bikin tegang, tpi kalo yg ini entah knp walaupun kyu sempet di marahin orang tuanya rasanya adem2 aja gitu bacanya lol

    Suka

  31. baru tau wp ini dan ini ff pertama yg aku baca! huhuhu kyuhyun senangnyaaaa bijak bgt dan emg mau tanggung jawab hahah cari2 ff lain dulu yaaaaaa bye

    Suka

  32. Jujur aku salut pada kyuhyun, 😮 dia benar2 bertanggung jwb, dn dia rela melepas kuliah di luar negeri dmi minji, haduh mau dong jdi istri.a kyuhyun 😀
    jd penasaran lanjutannya, dgn keluarga kecil mrka, walau kisah awal.a kurang mengenakan gara2 hamil duluan, tp gk pp kalo mrka bisa bersatu mh, oke aku lanjut bca lg 😀

    Suka

  33. Haiiiiii! Balik lagi niihh. Habisbbaca yg chapter, trus lanjut deh ke KyuMinji Story.
    Cerita yg inii aku suka sifat Kyuhyun yg bener bener bertanggung jawab. Deg-degan nunggu keputisan dr orang tua masing masing-_- takutnya ga di restui kkk~
    Akhirnya happy ending dehhhh

    Suka

  34. sumpah kyu kau sungguh keren !!! ahh sekarang emang lagi banyak kasus MBA, untungnya sih kyu mau tanggung jawab, kalo gak bakalan aku talak 1, wkwk~

    Suka

  35. Memang crta ttg MBA sdh biasa, tp kakak nyajiinny dg cara yg …. Aku bingung gambarinny, pokoknya berbeda aja dan aku suka bgt. Aku bru baca 2 ff kakak dan disini kedapetan sosok kyuhyun yg lembut dan bertanggung jawab. Aku suka bgtt…
    Empat jempol buat kakak 🙂

    Suka

  36. Setelah baca ff ini jadi kepikiran nikah muda itu ga selalu berakhir dengan hal-hal negatif, tergantung dari pembawaan diri kita sendiri dan kedewasaan dari suami atau istri itu sendiri.
    Ff ini keren banget.
    Memberikan hal positif dari nikah muda.

    Suka

  37. Hihi, untungnya Kyu sayang sama Minji jadi dia mau tanggung jwab. Salut sama Minji, dia mau nerima Kyu apa adanya X)
    Hihi, Kyu so sweeeeeet XD

    Suka

  38. hallo kak, salam kenal. aku reader baru disini, maaf ya langsung nyelonong aja haha…
    mau kasih comment sedikit ya kak, kalo menurut aku alur ceritanya terlalu cepet, tapi tetep nyambung dan keren kok. pas awalnya aku masih agak bingung sih, yg ngadain pesta kelulusan itu berarti angkatannya kyuhyun ya? dan Minji belum lulus. aku kira mereka berdua udah sama-sama lulus… 😅

    Suka

  39. suka deh sama kyuhyun di disini dia menjadi namja yg bertanggung jawab sama apa yg dia lakukan deng minji yg menghasilkan seorang bayi…keluarga yg harmonis

    Suka

  40. baru mampir kesini, setelah baca rekomendasi blog sebelah….

    mulai baca dari oneshoot aja dulu ^_^

    suka bgt sama ceritanya, kyuhyun bijaksana bgt disini pas hadapin orang tuanya dan orang tua min ji

    Suka

  41. seneng liat kyu bijak banget ngambil keputusan untuk nikahin minji, ninggalin kulliahnga di luar negri dan hidup sederhana dengan hanya jadi karyawan biasa di perusahaan ayahnya
    sekali ngelakuin langsung jadi aja, untungnya minji ga nyembunyiin kehamilannya ke kyu

    Suka

  42. terharu sama pengorbanan ke-2nya dan mereka so sweettttt banget 😀
    aku suka sama ff ini karna menebarkan aura positif dan aku sukaaaa banget sama kyuhyun yang gentle mau bertanggung jawab atas apa yang telas dia perbuat 🙂

    Suka

  43. Buru buru hamil si Minji.. padahal cita citanya tinggi ya, sama Kyu juga. Kasihan sebenernya 😂 tapi salut sama Kyu kata2nya pas ngelamar Minji ke ayahnya. Awuh dah kereeen bangeeeet 😍 Ngebuktiin bener kalo cinta banget sama Minji 😉

    Suka

  44. ff pertama yang aku baca dan komen d wp ini… aku kira kyuhyun ga bakalan tanggung jawab daannn ternyata kyuhyun jauh dr pemikiran aku dia rela melepaskan cita-citanya unt hal yg memang harus d pertanggungjawaban aku suka dg couple ini dannn selamat datang baby cho jino dalam dunia khayal ku

    Suka

  45. Keren ceritanya
    Sempet kasihan liat minji harus putus kuliah demi ngurus anak suaminya
    Tp senyum2 sendiri ketika dapet fill roments ya ehhehe

    Suka

  46. Awalnya sih ngira ceritanya sedih. Rupnya enggak.
    Walaupun nasib minji diawal gak bagus tapi endingnya ia bahagia walaupun menikah muda.
    Suka sama sikap Kyuhyun yang gentle 😍

    Suka

  47. Salut ma kyu langsung mau tanggung jwb dan mau hidup sederhana tanpa fasilitas dr ortunya..da jga te2p ngijinin minji buat kuliah lg..malahan kyu yg ingetin minji ttg cita2nya..daebak da se cho

    Suka

  48. di awal sempet mikir kalo kyu bakalan lepas tanggung jawab udah bikin minji hamil…
    tapi pas di tengah cerita malah jadi kagum plus salut sama kyu…
    ternyata dia bener2 cinta sama minji…
    dia rela ngelepas beasiswanya demi tanggung jawab sama minji. bahkan dia rela kerja dari bawah buat nafkahin minji .. sifat tanggung jawab kyu patut di contoh…

    Suka

  49. aku pengen punya cwo kya karakternya kyuhyun dsni
    berani berbuat berani tanggung jawab
    wlwpun pas tau kyuhyun udh siap” ujian di amerika, tpi dia ttp pulng dan lepasin hasil jerih payah’a dsna buat nyelesain masalah brg minji
    apalagi mrk msh muda bgt, masih yg pengen kejar cita”, tpi kyuhyun brni nge yakinin org tua masing” kalo dia bsa, wlwpun hrus dari bawah tanpa bantuan org tua nya
    salut bgt..
    good job kyuhyun!

    Suka

  50. suka banget sama karakter kyuhyun diff ini.. dewasa dan engga egois.. meskipun dia anak org kaya tp dia ttp baik,engga sombong dan dingin…

    selain itu tata bahasa yg digunakan jga mudh dimengerti.. ahh suka baca ffnya…

    Suka

  51. jino-ya kkkkkkkkk aku fans pertamamu ahahah
    gak bisa bayangin gmn muka jino jika ini d kehidupan nyata.
    awal cerita aku pikir kyuhyun bakal ninggalin minji eh ternyata dia bertanggung jawab banget,
    seneng aja ngeliat 2 pasangan ini memulai kehidupan rumah tangga mereka dari nol
    awal mereka dri keluarga yg berada, tapi ortu mereka membuat mereka belajar kali hidup gak harus bertopang dru kekayaan ortu #curhat kkk
    ah, kyuhyun mah cwo terkeren pkokny the best hahaha
    fighting^^

    Suka

  52. Hai sista, reader baru izin baca. Ceritanya ringan tp gak lebai dan picisan, ada bbrp pelajaran juga yg bs kita petik. Walau pun alurnya maju mundur tp perpindahan setting waktunya mulus, jd yg baca ttp nyaman. Karakter kyu oppa sm minji cocok bgt bwt jd pasangan. Bikin penasaran terus sm kehidupan mereka. Di tunggu karya2 yg lain ya sist, semangat terus berkarya. Fighting

    Suka

  53. rada syerem jg pas awal” baca, coz mrk melakukan hal terlarang bfore married, pas tengah” mulai tuh konflik sebab akibat, dah mu ending baru dh hasil effort dr smua terlihat, alur’a ok! its mean ga smua perilaku buruk dampak’a buruk. dg solusi yg responsible equals god job!

    Suka

  54. nappeun eo.. yg penting kamu mau tanggung jawab itu point pentingnya. mengalah untuk tidak melanjutkan sekolah di negara yg jauh dri sang kekasih hati #ea haha dan mempertanggung jawabkan apa yg memang harus dipertanggung jawabkan adalah hal yg baik walaupun hal itu terjadi karna ‘kesengajaan’… the best lah kyu daddy

    Suka

  55. yay! paling seneng deh kalo ceritanya happy ending. kyuhyun romantis banget sih jadi iri aku sama minji.
    selain pintar, dan baik, kyuhyun jg org yg bertanggung jawab karena langsung mau nikahin minji setelah tau minji hamil.

    Suka

  56. Annyeong author ^^ aku readers baru disiniiii gk sengaja nemu blog author di google. Hehehe dannn aku suka banget sama ff iniii. Kyuhyun ber tanggung jawab banget dan bukan laki2 brengsek gk kaya di kebanyakan ff yg udh pernah aku baca. Dan akhirnya mereka bisa bersama dan Kyuhyun dengan cool Nya nikahin Minji dan membeli rumah lewat uang Nya sendiri :(( it’s really nice story ^^ izin baca kelanjutan series Nya ya :))

    Suka

  57. Huaaa perutku ngiluu wkwkw
    Sweet bgt siihhh, happy family bgttt>,,<duuhh, pen punya suami kea kyuhyun hohhooo
    Ditunggu ya next story nyaa^^

    Suka

  58. wahhhh gak nyangka kyuhyun bisa segentelmen itu keren banget, kyu berani bgt sama ortu ny, kata2 nya juga ngeh bgt hihihihh 4jempol deh buat kyuhyun oppa and semoga selalu bahagia setelah mereka menikah dan minji melahirkan jino ^^

    Suka

  59. Ijin baca ya ff nya…

    Pengen nangis pas baca… hamil di usia muda, pendidikan belum slesai, menikah hidup sederhan.. kyu keren gentelmen, smoga keluargamu bahagia selalu….

    Suka

  60. lupaa pernah komen apa ga? komen aja dehh tambah sering tambah bagus biar jd reader khusus heehee
    kyuhyun luar biasa y topcer sekali bikin langsung jd? *ini kue? haahaa minji juga hebat d usia yg masih sangat muda dan seharusnya masih bergelung dengan buku harus menjalani kehidupan rumah tangga yg semua d mulai dr awal bener” Sederhana welcome to the world my jino

    Suka

  61. hahaha apa ini kyuhyun sama minji kebablasan hahaha kyuhyun sih gak hati hati 😄😄

    jatuh cinta banget sama kyuminji apalagi sama cerita satu ini dalam sati cerita ada sedih, senang, romantis, sama agak mesum eh 😅😅

    Suka

  62. Aku suka dengan kata – kata penutupnya ” Bahagia adalah ini, ketika kau dikelilingi oleh orang-orang yang sangat kau cintai ”
    Diawal cerita aku mengira kalo minji akan membesarkan anaknya seorang diri tanpa memberitahukannya pada kyuhyun tapi ternyata perkiraanku salah,kyuhyun bahkan dengan gentle mengakui semua kesalahannya dan bertanggung jawab pada minji.

    Suka

  63. kyuhyun Ternyata sudah punya planning yaaa kedepannya ke minji
    duh baru sekali tapi sudah jadi akhirnya mereka nikah muda deh

    dan pada akhirnya juga kyu bisa menghidupi keluarga kecilnyaaa
    hmmmm…jinoya kamu tau ajja ngerusak momen pas ibu ayah mu lagi mesra nyaaa

    Suka

  64. baru baca yang my wife, dan ternyata ini asal muasalnya terbentuk jino wkwk 😀 gak nyangka kalo ternyata kyuhyun dan minji mampu berbuat demikian karena sifat minji yang polos mampu tercemari oleh khyuhyun haha… kyuhyun payah banget sih sebagai bapak masa nenangin anak nangis aja gak bisa. Btw aku suka banget sam aff yang genre nya marriage life yang so sweet tapi gak banyak konflik. semangat terus buat author-nim 🙂

    Suka

  65. banyak pesan moral yg aku dapatkan setelah membaca ini. salah satunya aku sebagai wanita harus was-was dan jangn lengah dengan membiarkan pacar untuk menyentuh lebih jauh.

    dan senangnya kyu bertanggung jawab

    Suka

  66. Minji masih 20thn di hamilin sama kyu kkkk dasar km kyu untung aja gk lepas tanggung jawab awalnya ngira kyu udh tau kalau minji hamil dan kyu gk mau tanggung jawab soalnya kan kyu udh gk berhubungan sama minji 2 minggu tp siapa yg ngira ternya dia gantle jg berani ngadepin ortunya apalagi wktu dia bilang ke appanya “Aku akan melepas pendidikanku di sana, dan aku akan menetap di Seoul, bekerja dengan modal yang kumiliki sambil melanjutkan magisterku dengan lebih santai. Yang kuperlukan saat ini hanya restu kalian, dukungan kalian. Aku janji akan menjadi laki-laki yang lebih bertanggungjawab seperti harapan kalian” serasa pengen meluk si kyu kkk >..<

    Suka

  67. Gw kira kyuhyun kgk mau tanggunf jwb ama minji, soalnya tiba2 ilang n pura2 engk tau,,,, eh trnyta Kyuhyun bertanggung jwb dg kesalahanny salut.
    Gw kira mreka jg engk dpt restu,

    Jino cpt tumbuh dewasa ya biar bsa ngertiin ortuny

    Suka

  68. Aaaahhh kyu so sweet banget si mau dong punya suami kaya kyuhyun kekeke….
    Huh dikira kyuhyun ga mau tanggung jawab tapi perkiraanku salah ternyata dia bertanggung jawab dan dengan gantle nya dia menghadap ke orang tua nya minji….

    Suka

  69. Udah beberapa kali baca ini ff tapi gak pernah bosen
    Semangat untuk authornya^^
    Seneng banget akhir-akhir ini udah mulai aktif lagi. Dulu mah bolak balik ke blog belum ada update-an hufft akhirnya baca lagi kyuminji story yg lama tp sekarang udah ada yg baru 😊
    Jangan pelit ya kalau aku minta pw hehehe aku mungkin mau daftar readers khusus aja kali ya 😁

    Suka

  70. ommo..omoo..jadi ini awal mula nya kyu-minji bersatu…

    ah, ngeri juga ya awalnya…
    tapi berhasil dilalui dengan baik, semoga ini bisa jadi pelajaran buat kita ttg bagaimana akibat sebuah kesalahan, tanggung jawab yg harus dipikul, dan perjuangan hidup…

    Suka

  71. Aku kira kyuhyun bakalan jadi laki2 brengsek yg enggak mau tanggung jawab. Ehh ternyata kyuhyun sosweet banget, dia benar2 cinta sma minji. . Kyuhyun oppa saranghaeee 😘😘😘😘

    Suka

  72. seneng liat kyuhyun yang mau bertanggung jawab sama minji dan mengorbankan beasiswanya..minji juga harus tunda pendidikannya apalagi setelah jino lahir..
    kyuhyun mah ga bisa jauh2 sama hal “itu”,uda tau minji lagi hamil 3bulan tetep aja pengen berkunjung hehe
    salut sama mereka berdua yang bisa ngejalani pernikahan muda apalagi dengan adanya jino justru buat mereka lebih bisa mandiri n lebih bersikap dewasa..

    Suka

  73. Kirain Kyuhyun ga bakan tanggung jawab sama Minji atau keluarga gak setuju mereka menikah muda. Ternyata di luar bayangan, kyuhyun be a gentleman. Selama ini selalu baca ff kyuhyun yg kurang ajar sih zzz
    Btw aku suka jalan ceritanya kak, penulisannya rapi, dan yg paling penting kata2nya mudah di pahami. semoga gak ada penghalang dlm rumah tangga mereka.

    Suka

  74. Owowowowowow tuh orang romantis amat . Nggak tau ya bini mudanya disini wkwkwkwkw #abaikan … oke oke ceritanya suka ….ya walaupun agak kecepetan si sebenernya tpi wajar karna kan ini oneshoot bukan longshoot atw chapter ..tpi ini ada sequelnya ya wkwwkk aseeeek dah sequel menunggu… 😀

    Suka

  75. G ada bosennya baca ff disini, apa lagi kyuji story, maaf thor biasanya aku cuma jd silent raeders, soalnya g pinter komen, semoga masih bisa terus baca ff disini, tq

    Suka

  76. padahal sempat pesimis kyuhyun bakal ninggalin minji yang sedang hamil. ternyata enggak, untunglah. keluarga bahagia. pengen liat perkembangan jino beserta kehidupan kyuji kedepannya. ga sabarkan pengen baca kelajutannya haha

    Suka

  77. Aaaah kyuhyunnya gentleman bgt! Suka!
    Untung kyuhyunnya mau ngakuin dan tanggung jawab ke minji ya, sempet curiga aja pas telponnya mati (waktu mereka telpon2an) si kyuhyun mau melarikan diri.
    Pas baca ini jadi keinget Heartstorming (udh baca Heartstorming tapi baru baca awal mula kyuminji hehe), di sini mereka akur bgt padahal awal2 pernikahan, biasanyakan (di ff) kalau nikahnya karena *mba* sering berantem gitu, tapi di sini mereka malah akur dan malah tambah dewasa setelah nikah dan punya anak.
    Izin baca lanjutannya yg lain ya thor ^^

    Suka

  78. Anyeong,,,reader baru lam kenal. Tema ceritanya mainstream tapi tetep menarik. Bedanya kyu baik & bertanggung jawab, real gentleman.biasanya lo ff tema mba kyu jadi cowo breng**k & berbelit belit buat tanggung jawab, kasihn kyu dinistain terus.?😆

    Suka

  79. wiii.. awalnyaa kukiraa minjii bakal besarinn tuu anak sendirii n tb2 kyuu muncul ngeliat dia punya anak…
    ternytaa sangat jauh larinyaa.. hahah…
    kerennn nihh.. tipee cowoo yg bertanggung jawabb..

    Suka

  80. Wiiih kyuhyun sgt dewasa n tanggungjwb sekali…. Tambah sayang deh sm tu evil..hhh
    Kedua piihak orang tua nya jg sgt bijaksana,
    Jadi kesimpulannya nikah muda g sll buruk yaa

    Oke..thanks

    Suka

  81. kren bnget dah
    trnyta kyu tdak main2 dgn hubungan dia dgn minji…
    untungnya kyu bertanggug jawab dan menikah dgn minji dan menjadi kluarga yg romantis walaupun hidup mreka dimulai dgn sederhana …. dan kedua ornag tua mreka memberikan restu ..

    Suka

  82. Huaaaaaa… Ff nya seru banget suka sama alur cerita nya. Entah kenapa jadi pengen nikah muda setelah baca ini hehe.. Untung Kyuhyun mau bertanggung jawab kalau engga gue bacok dia yaa hahaaha

    Suka

  83. Walaupun menikah karena kecelakaan, tapi mereka tetep berjuang untuk bisa h8dup dengan layak. Usaha kyuhyun luar biasa, mulai dari menghadapi kedua orangtuanya, orangtua Minji. Kehidupan sederhana, ohh ya ampun., sosweet sekaliii. Semangat untuk ff yg laen ya eonni

    Suka

  84. suka niiih karakter kyuminjinya
    kyuhyun keren bgt, bertanggungjawab.
    sempet takut ga direstui sama kedua orangtua mereka dan akhirnya direstui dehh ehehhee…

    Suka

  85. Ututu keren nih kak.
    Suka dengan karakter Kyuhyun disini, bertanggung jawab, tegas, dan ga kenal takut ya. Bayangin aja, udah bagus-bagus beasiswa magister di AS. Btw lanjut dulu ah baca lainnya, semangat terus kak. 🙂

    Suka

  86. Kyuhyun pria idaman bgttt 😍😍😍
    Terlepas dari MBA mereka yaa, jujur aja mereka so sweet bgt, apalagi dlm menyelesaikan masalah yg terjadi
    Fighting buat next post !!!

    Suka

  87. Kyu bisa tokcer banget, sekali buat langsung jadi. Kyu pria yg bertanggung jawab. Suka ma karakternya dia di sini. Jino cepatlah kamu gede biar appa eommaa bisa segera buat adik baru. Hhhh

    Suka

  88. Hai hai….
    Aq mau blg apa ya, eummmm apa ya,oy slm knl ajha nama aq jazz,aq bru loh sini tp sbnernya gk bru jg krn jauhh sblumnya aq udh sering nongol di blog ini,jaman blm pny email jd mau koment gk tau gmn dn lwat ap, slm knl buat admin aq bingung hrus manggil ap?
    Tuk sljutnya blhh donk aq baca2 ff qm,dn tuk mlm ini aq gk bs tdur mkanya ubek2 blog eh dpet ini ywdah lgsg capcuz.
    Ceritanya menarikk meski mreka msih terlalu muda namun jiwa tanggung jawabnya yg bikin aq salut dahh.
    Srmgat tetus dlm berkrya.
    Pai pai..

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s