Clown Man [Chapter 5]

jung

Author : Minji • Main Cast : Cho Kyuhyun – Kang Minji  •  Support Cast : Choi Hyojin – Lee Hyukjae – Shim Changmin – Henry Lau – Lee Donghae and others • Genre : Romance  • Length : Chapter

=====================

Tiga hari berlalu sejak peristiwa mengejutkan yang hingga kini masih mengguncang kejiwaan Kang Minji. Peristiwa di mana seorang pria yang bukan berstatus kekasihnya telah dengan kurang ajar merampas ciuman dari bibir gadis itu. Cho Kyuhyun. Dialah pelakunya, hingga detik ini mengakibatkan hubungan mereka semakin memburuk seolah tidak saling mengenal kendatipun mereka berada di lingkungan pekerjaan yang sama bahkan tinggal satu atap.

Kyuhyun yang biasa setiap harinya selalu saja memiliki urusan dengan direktur tidak pernah lagi masuk ke ruangan yang kini ditempati gadis cantik itu. Segala berkas penting selalu ia titipkan pada Hyojin, sekretaris Minji. Kyuhyun juga selalu pulang larut meskipun ia tidak memiliki jadwal pertunjukan DJ di klub-klub malam yang biasa membayarnya. Entahlah, pria itu merasa tidak siap menghadapi Minji, padahal biasanya ia selalu bisa bersikap santai separah apapun pertengkaran mereka sebelumnya.

Namun kali ini, Kyuhyun tidak yakin dirinya dan Minji terlibat pertengkaran. Kyuhyun sendiri kurang paham apa yang terjadi pada dirinya dan juga hubungannya dengan gadis itu. Yang jelas, Kyuhyun menyesal karena telah mencium gadis itu dan mengatakan alasan bodoh yang tidak masuk akal.

Kyuhyun tergoda pada Minji maka dari itu ia mencium gadis itu.

Setiap mengingat fakta yang sudah berlalu itu, Kyuhyun selalu merasa jantungnya berdebar sangat cepat dan kepalanya seakan ditusuk ribuan jarum. Perasaan yang ia miliki antara malu dan gengsi. Malu dengan perlakuannya pada Minji, serta gengsi untuk meminta maaf pada gadis itu. Bagaimanapun, kejadian saat mereka pulang dari tinjau lokasi di Ilsan adalah kesalahannya. Seharusnya, Kyuhyun menahan dirinya untuk tidak terlalu ikut campur urusan Minji. Dan beginilah akibatnya, ketika ia tidak bisa mengendalikan dirinya.

————————-

Oppa, tolong jawab dengan jujur. Apa kau dan Minji ssi bertengkar?” pertanyaan Hyojin yang tiba-tiba itu membuat Kyuhyun berhenti mengunyah. Mereka berdua sedang makan siang dan pria itu menelan paksa makanan yang belum sempurna dikunyahnya, segera meminum air putih karena nyaris tersedak. Hyojin hanya mengamati tingkah pria di hadapannya.

“Apa begitu terlihat? Kami tidak bertengkar. Hanya saja, kami tidak saling bicara.” Jawab Kyuhyun akhirnya. Ia memang tidak bisa berkilah jika sedang berbicara pada Hyojin. Gadis cantik itu sudah cukup tahu bagaimana Kyuhyun, dan pria itu terbiasa bercerita apapun pada Hyojin melebihi Changmin dan Eunhyuk. Bagi Kyuhyun, Hyojin adalah orang yang paling tepat yang bisa mendengar sekaligus memberikan nasehat jika dirinya sedang merasa kebingungan.

“Apa bedanya bertengkar dengan tidak saling bicara? Pasti ada penyebab mengapa kalian tidak saling bicara. Akhir-akhir ini kau selalu menitipkan semua berkasmu padaku untuk diserahkan padanya. Minji ssi juga tidak pernah memanggilmu untuk ke ruangannya, dan ia lebih banyak berkomunikasi dengan Manager Jang serta Changmin dan Eunhyuk oppa. Kau pikir situasi itu tidak aneh bagiku? Terlebih kalian tinggal serumah—”

“Aku juga tidak tahu apa yang terjadi padaku dan pada hubungan kami belakangan ini.” Hyojin menarik nafasnya setelah Kyuhyun memotong ucapannya. Pria itu terlihat sedikit frustasi, dan Hyojin benci memikirkan fakta bahwa penyebab Kyuhyun menjadi seperti itu adalah karena Kang Minji, gadis angkuh yang menjadi atasan mereka.

“Apa sesuatu terjadi ketika kalian pulang dari Ilsan?” Hyojin bertanya lagi. Kyuhyun terlihat berpikir sejenak lalu menggaruk-garuk kepalanya. Hyojin semakin bingung dibuatnya. Gadis itu sangat khawatir. Seharusnya saat itu ia ikut pulang saja dengan mereka, jadi ia bisa tahu apa yang terjadi.

“Terjadi sedikit pertengkaran. Ia sepertinya sangat marah padaku waktu itu.”

Oppa, jujur saja, tindakanmu waktu itu sangat aneh. Apa jangan-jangan.., k—kau.. menyukai Minji ssi?”

“Apa? Menyukainya? Tentu saja tidak. Mengapa kau jadi ikut berpikiran yang tidak-tidak?“ Kyuhyun sedikit gugup, dan ia mencoba meredam kepanikannya sendiri.

Menyukai Kang Minji?

Apa itu masuk akal?

Mereka ibarat anjing dan kucing. Hahahaha. Kyuhyun ingin mentertawakan dirinya sendiri. Baiklah Cho Kyuhyun, sekarang carilah alasan mengapa kau begitu kesal pria lain mengomentari tubuh gadis itu. Carilah motif mengapa kau bertindak begitu protektif waktu itu.

Kyuhyun mengerang dalam hati. Kang Jihyuk. Ya, pria itulah alasannya. Kyuhyun berkewajiban menjaga putri presdir selama pria tua itu tidak ada. Bukankah sikapnya yang protektif terhadap Minji tempo hari adalah salah satu bentuk tanggung jawabnya untuk menjaga gadis itu?

“Kalau bukan karena hal itu, mengapa kau bertindak tidak sopan seperti itu? Minji ssi sedang bersama Lee Donghae, klien besar yang harus kita tunjukkan banyak hal baik pada orang penting seperti dirinya. Dan kau menerobos begitu saja dengan tindakanmu yang tidak masuk akal. Wajar saja jika ia marah padamu karena sikap anehmu itu.”

“Astaga, apa itu tidak masuk akal?” Kyuhyun bertanya seperti orang bodoh, seolah ia tidak menyadari perbuatannya waktu itu. Hyojin terlihat kesal. Ia seolah tidak mengenal Cho Kyuhyun yang sedang berbicara dengannya. Sikap pria itu benar-benar aneh dan mengkhawatirkan Hyojin. Gadis itu menegak minumannya kemudian berdiri hendak meninggalkan Kyuhyun lebih dulu.

“Oppa, aku kesal padamu. Aku akan kembali lebih dulu.”

Yaa! Kau kenapa jadi marah padaku?” Kyuhyun ikut berdiri dan mencegah tangan Hyojin.

“Kau tidak mau berterus terang. Sudahlah, lupakan saja.” Hyojin terlihat kesal lalu gadis itu benar-benar berlalu.

————————–

Changmin mengemudi dengan hati-hati. Pria itu merasa canggung karena ini adalah pertama kalinya ia keluar hanya berdua dengan Kang Minji untuk urusan pekerjaan. Siang ini Minji meminta Changmin untuk menemaninya memenuhi undangan makan siang sekaligus bertemu investor yang merupakan orang Jepang. Changmin memang sedikit memahami bahasa negeri sakura itu, sehingga hal itu juga menjadi motif kuat bagi Minji untuk menyeret Changmin bersamanya.

Seharusnya yang pergi adalah Cho Kyuhyun.” Changmin membatin. Dari segi tanggung jawab, Kyuhyun lebih berhak menghandle tugas ini apalagi ialah yang paling dekat dengan Minji dibandingkan semua staff lain yang juga memahami proyek ini.

Changmin menoleh, memperhatikan Minji yang terlihat melamun memandangi jalanan. Suasana di dalam mobil benar-benar mati, dan Changmin tidak tahu ia harus memulai obrolan darimana. Ia belum pernah mengobrol dekat dengan wanita galak itu satu kalipun.

“Nona—”

“Panggil saja namaku. Di luar kantor kita bisa berteman.” Minji berkata datar. Changmin menelan ludahnya. Belum apa-apa, tapi ia sudah melakukan kesalahan hanya dengan cara memanggil wanita itu.

“B—baiklah, Minji ssi. Kau baik-baik saja?” Minji menolehkan kepalanya, menatap pria tinggi juga tampan yang sedang mengemudi untuknya.

“Apa aku terlihat tidak baik-baik saja?”

“Oh— bukan. Maksudku, apa.. Kau dan Kyuhyun ada masalah? Kalian, ah. Maafkan aku, mungkin ini adalah masalah pribadi, tapi kerenggangan di antara kalian terlalu mencolok bagi kami.” Entah mendapatkan keberanian darimana, Changmin melontarkan pertanyaan yang memang belakangan menghantuinya begitu juga Eunhyuk dan Hyojin.
Di luar dugaan, Minji tersenyum. Changmin sama sekali tidak menyangka itulah respon yang akan diberikan wanita itu.

“Changmin ssi, kau teman dekatnya bukan? Sekiranya itulah yang kudengar.” Changmin tidak mengerti mengapa ia justru diberikan pertanyaan balik. Namun pria itu hanya mengangguk mengiyakan.

“Kyuhyun ssi. Dia— orang yang seperti apa?”

“Seperti apa? Apa yang ingin kau ketahui darinya?” Changmin sedikit terkejut, menatap gadis di sebelahnya curiga. Minji kembali tersenyum.

“Appaku selalu bilang Kyuhyun adalah pria yang baik dan bertanggungjawab sampai-sampai ia sangat percaya padanya. Tapi, entah mengapa belakangan aku merasa ia bukan pria yang bertanggungjawab. Ia pria yang egois.”

“Maafkan jika aku lancang. Tapi, kau bertanya seperti ini, apakah mengenai pekerjaan ataukah ada hal lain? Maksudku, hubungan kalian di luar pekerjaan.” Minji kembali tersenyum. Changmin semakin tidak mengerti dibuatnya. Ia benar-benar melihat sisi lain dari seorang Kang Minji sekarang.

“Aku tidak punya teman di Korea. Untuk pertama kalinya, Kyuhyun membuatku nyaman dan merasa terlindungi. Aku ingin berteman dengannya. Tapi—”

“Tapi?”

“Ah, sebaiknya lupakan saja apa yang ingin kutanyakan padamu. Kami mungkin tidak akan bisa berteman. Pertengkaran mungkin lebih cocok bagi kami. Ketika aku mencoba menjadikannya teman, kami justru tidak saling bicara. Bukankah ini aneh?”

“Minji ssi, apa kalian bertengkar sepulang dari Ilsan?” Changmin akhirnya memberanikan diri untuk bertanya pada pokok permasalahan. Mengingat hal itu, Minji kembali merasa berdebar. Ya, mereka bertengkar, dan setelah itu berciuman. Lalu berakhir dengan tidak saling bicara. Shim Changmin mungkin akan menabrak pohon jika Minji mengungkapkan kejadian yang sebenarnya.

“Ya, kami bertengkar. Kami bertengkar karena hal konyol yang hingga kini tidak kumengerti. Kami bertengkar karena soal penampilanku yang menurutnya kurang pantas. Aku tidak tahu sejak kapan Cho Kyuhyun punya pikiran mengatur cara berpakaianku seperti itu. Ia bahkan belum lama mengenalku.” Changmin terdiam setelah mencerna penjelasan tersirat dari Minji. Ya, Changmin mungkin bisa menarik kesimpulan sementara.

—————————-

Operasi akan dilakukan besok. Berdoalah untuk keberhasilan operasi ini, Nona. Tuan besar sudah benar-benar siap secara fisik maupun mental. Beliau ingin Nona mendoakannya dan Tuan besar menyampaikan pesan bahwa beliau sangat mencintai anda, Nona. Tunggulah kepulangannya segera setelah kondisinya membaik.

Minji benar-benar kacau. Malam ini adalah malam pergantian tahun. Makan malam yang disiapkan pelayan sama sekali tidak disentuhnya, dan gadis itu sudah menghabiskan waktu satu jam di meja makan tanpa menelan apapun. Minji memikirkan telepon dari sekretaris Kim yang mengabari situasi terakhir ayahnya. Ia sangat khawatir, dan tak ada hal lain yang ingin ia lakukan selain terbang ke Jerman untuk menemani operasi cangkok ginjal ayahnya.

Tanpa ia sadari, air mata menetes lagi dari sudut mata gadis cantik itu. Ia benar-benar kesepian tanpa ayahnya. Biasanya ia akan makan malam bersama pria itu di meja ini. Namun kini, ia sendirian. Cho Kyuhyun tidak pernah mempedulikannya beberapa waktu terakhir. Pria itu seolah hanya menumpang tinggal gratis di rumahnya tanpa mengingat kewajibannya untuk menjaga Minji.

Teringat soal Kyuhyun, Minji kembali merasakan perasaan aneh yang mencengkeram dadanya. Perasaan yang belakangan selalu muncul setiap kali mereka bersama, dan ciuman itu.

Ciuman yang hanya beberapa detik tapi meninggalkan banyak pertanyaan bagi Minji. Ada perasaan marah karena Kyuhyun memperlakukannya seperti gadis murahan, dan Minji merasa butuh pertanggungjawaban dari pria itu. Minji butuh penjelasan, dan ia tidak mau diperlakukan seperti gadis murahan.

Apa Cho Kyuhyun memang pria yang seperti itu? Ia akrab dengan dunia malam, dan Minji cukup yakin Kyuhyun telah bertemu banyak wanita cantik dan seksi di sana. Apakah pria itu suka bermain wanita? Jika saja semua isi pikirannya benar, Minji tidak bisa membayangkan bahwa dirinya disamakan dengan wanita-wanita murahan itu oleh Kyuhyun.

Jika saja ayahnya ada di rumah ini, Kyuhyun tidak akan berani memperlakukannya serendah itu. Pria itu bahkan kini menghindarinya, ah tidak— mereka tepatnya saling menghindari. Ya Tuhan, Minji ingin menangis keras-keras. Gadis itu merasa hidupnya sangat berat belakangan.

Dikhianati ibu kandungnya, berpisah dengan kekasihnya yang ternyata seorang gay, mengetahui kenyataan ayahnya yang sakit parah, dan yang terakhir berciuman dengan pria yang tidak memiliki status jelas dengannya.

**

Kyuhyun tiba di rumah pukul sembilan malam. Entah mengapa ia tidak begitu bersemangat merayakan malam pergantian tahun di luar rumah. Kyuhyun juga menolak tawaran job di klub dan bar yang hampir semuanya mengadakan acara spesial dalam rangka malam pergantian tahun. Setelah menerima telepon dari Jerman baru saja, Kyuhyun mengkhawatirkan sesuatu. Ia mengkhawatirkan seseorang yang pasti jauh lebih khawatir daripada dirinya.
Kyuhyun mengurungkan niatnya untuk langsung masuk ke dalam kamarnya. Pria itu melangkah ke dalam karena ia melihat bayangan seseorang di ruang makan. Kang Minji tengah duduk melamun sendirian dengan makan malam di atas meja yang sepertinya belum disentuh sama sekali oleh gadis itu.

Mendekat, atau tidak.

Kyuhyun berpikir keras. Ia tidak tahu apa respon yang akan diberikan gadis itu ketika Kyuhyun muncul di hadapannya apalagi tiba-tiba mengajaknya bicara. Oh, apa dia sudah punya bahan pembicaraan? Kyuhyun semakin bimbang. Apapun yang ingin ia bicarakan, tetap saja ia harus mengawalinya dengan sebuah kata maaf. Maaf karena telah bersikap tidak sopan. Sangat tidak sopan. Mencium seorang gadis yang bukan kekasihnya dengan cara semenggebu itu, Kyuhyun merasa dirinya seperti binatang liar. Kang Minji bukanlah gadis-gadis malam yang biasa ia temui di bar dan klub malam. Gadis itu adalah wanita bermartabat dan punya harga diri tinggi.

Kyuhyun nyaris akan mengurungkan niatnya, membalik tubuhnya dan memilih kembali saja ke dalam kamar. Sikap pengecutnya itu terpaksa harus dibatalkan karena suara seorang wanita membuatnya tidak bisa kemana-mana.

“Kyuhyun ssi, kau sudah pulang? Apa sudah makan malam? Aku memasak sangat banyak. Makanlah dulu karena sepertinya Nona muda tidak bernafsu makan. Temanilah dia makan dan kau harus habiskan semua yang kumasak.”

“Oh— Bibi. Hmm, tidak. Aku sudah kenyang.” Kyuhyun terlihat kikuk, apalagi sepasang mata yang beberapa hari terakhir dihindarinya kini sedang menatap ke arahnya karena kemunculan Bibi Hwang yang menginterupsi rencana kaburnya dari situasi itu.

Mereka saling menatap. Untuk beberapa saat.

Minji mengalihkan wajahnya. Gadis itu kemudian beranjak dari tempatnya, melangkahkan kakinya menuju tangga dan Kyuhyun tahu gadis itu pasti memutuskan untuk kembali ke kamar demi menghindarinya.

“Nona muda tidak mau makan lagi. Biasanya ia makan sedikit, tapi malam ini ia bahkan belum makan apapun. Kyuhyun ssi, sebaiknya kau makan di rumah, agar ada yang memakan masakanku.” Kyuhyun tidak menghiraukan curahan hati Bibi Hwang. Pria itu memutuskan kembali ke kamarnya, dan memikirkan satu hal.

Bagaimana cara untuk meminta maaf.

**

Kyuhyun berbaring tapi ia tidak bisa memejamkan mata. Melihat Kang Minji dan beradu pandang dengan gadis itu meskipun hanya sebentar membuat pikirannya kembali kacau. Pria itu mengambil ponselnya. Sebaiknya ia mengirimkan Minji ucapan selamat tahun baru. Tidak. Kyuhyun sebaiknya mengirim permintaan maaf terlebih dulu.

“Arrrgh!!! Sial. Meminta maaf lewat pesan seperti ini hanya dilakukan laki-laki pengecut.” Kesal Kyuhyun. Ia melempar ponselnya sembarang. Berada di dekat benda itu hanya akan memicunya untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak masuk akal.

Kyuhyun menghela nafasnya. Kesalahan yang ia lakukan memang terlalu berat dan memalukan. Gadis baik-baik mana yang akan memaafkan perbuatan tak tahu sopan santun seperti itu. Kyuhyun menyesal, sangat menyesal. Bagaimana jika Kang Minji mengadu pada ayahnya tentang hal itu? Kyuhyun rasa ia akan habis dan malu pada Kang Jihyuk. Namun jauh di dalam lubuk hatinya, Kyuhyun lebih takut tidak bisa menerima pengampunan dari Minji daripada menerima amarah Kang Jihyuk.

Lamunan pria itu terhenti ketika mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar. Dengan malas ia membuka pintu dan betapa terkejutnya Kyuhyun setelah melihat siapa yang tengah mengetuk pintu kamarnya. Gadis yang tengah menyiksa pikirannya sedang berdiri dengan polosnya.

“Aku mau lihat kembang api.”

Kyuhyun masih berdiri dengan bodoh sambil mengerjap-ngerjapkan matanya ketika Minji telah mengucapkan sebaris kalimat yang tentu saja ditujukan padanya. Gadis itu terlihat polos dengan wajah tanpa make upnya, kedua tangan halusnya bersembunyi di balik saku mantel berwarna pink yang melekat di tubuhnya. Minji juga mengenakan beanie berwarna hitam. Apa gadis itu mau keluar rumah?

“Mengapa kau diam saja? Kau mau menumpang tinggal gratis di rumah ini tanpa melakukan kewajibanmu? Bukankah appa memintamu untuk menjaga dan menemaniku? Sekarang aku mau kau menemaniku. Aku mau lihat kembang api.”

“Eo? Ah. Maaf, aku sedikit mengantuk. Baiklah. Tunggu aku sebentar saja. Aku akan mengganti pakaianku.”

**

Kyuhyun dan Minji sama-sama diam, tak banyak obrolan di antara mereka. Suasana menjadi begitu canggung apalagi mereka berjalan kaki atas permintaan Minji karena memang letak taman kota hanya sekitar 500 meter dari rumah. Kini mereka sudah tiba di taman kota, dan cukup banyak warga yang juga datang untuk menikmati suasana pergantian tahun. Banyak anak-anak bersama keluarganya yang bermain salju, dan ada juga yang sekedar duduk-duduk menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat sambil menunggu pesta kembang api dimulai.
Kyuhyun dan Minji memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang agak menyepi karena bangku itu kosong. Kedua insan itu sama-sama berpikir apa yang harus mereka obrolkan. Suasana benar-benar canggung, hingga akhirnya Kyuhyun terbatuk dan mengucapkan sesuatu lebih dulu.

“Soal kejadian tempo hari, Aku—”

“Jangan membahas itu lagi aku sudah melupakannya.” Minji seketika menutup telinganya dengan kedua tangan. Kyuhyun cukup terkejut melihat respon gadis itu. Ia seperti anak kecil saja. Entah mendapatkan keberanian darimana, Kyuhyun merasa sesuatu akan dipermudah. Pria itu memberanikan diri menyentuh kedua tangan Minji, membuat gadis itu membuka telinganya. Minji terdiam menatap Kyuhyun dan kini pria itu tersenyum padanya.

“Aku harus meminta maaf. Itu hal yang memalukan dan tidak sopan yang sudah kulakukan terhadap gadis baik-baik sepertimu. Aku tidak bisa mengendalikan diriku waktu itu. Aku kesal padamu.” Kyuhyun mencoba menyampaikan apa yang ingin ia katakan, meskipun kalimat-kalimat itu tidak direncanakannya.

Cho Kyuhyun kesal padanya dan menciumnya. Cara pria ini melampiaskan kesal sungguh unik. Begitulah pikir Minji. Gadis itu terbatuk kecil. ia juga harus menyiapkan respon atas permintaan maaf Kyuhyun.

“Hmm, sesungguhnya aku tidak butuh permintaan maaf. Aku lebih butuh pertanggungjawaban.”

“A—apa?”

“Ya, kau menciumku dan kau harus bertanggungjawab atas perbuatanmu. Seperti yang kau katakan tadi. Kau mencium gadis baik-baik dan gadis itu bukanlah kekasihmu.”

“Aku tidak mengerti maksudmu. Maksudku, bentuk pertanggungjawaban seperti apa yang kau inginkan?”
Minji rasanya ingin melompat ke jurang mendengar respon Kyuhyun. Ya, Kyuhyun benar. Pertanggungjawaban seperti apa yang dia inginkan dari pria itu? Kang Minji, kau bahkan tidak hamil hanya karena ciuman beberapa detik itu.

“Kau pernah mencium Hyojin?”

Mwoya?”

“Jawab saja pertanyaanku.”

“Tentu saja tidak. Kau ini mengapa selalu mengaitkan apapun dengan Hyojin—“

“Lalu gadis mana yang pernah kau cium sebelumnya?”

“Kau ini kenapa sih. T—tentu saja kekasihku.”

“Lalu mengapa kau menciumku, Cho Kyuhyun?”

Kyuhyun merasa tersudut. Hanya meminta maaf dan pembicaraan menjadi begini rumit. Kyuhyun terdiam, memikirkan jawabannya. Mengapa ia mencium Minji. Kesal? Marah? Ya. ia marah karena gadis itu membiarkan tubuhnya menjadi konsumsi pria lain. Sial. Jadi kesimpulannya adalah karena ia egois? Ia egois terhadap diri gadis itu? Lalu apa kata yang tepat untuk menjabarkan itu? Cemburu? Ya Tuhan. Kyuhyun mengalami dilema. Mengapa harus cemburu jika Minji bukanlah miliknya?

“A—aku.. aku khilaf. Bukankah sudah kukatakan aku tergoda karenamu. Aku laki-laki normal. Semua orang membicarakanmu dan itu membuatku juga berpikir bahwa— yah. Kau memang seksi. Maafkan aku telah berpikiran seperti itu terhadapmu. Aku mungkin terlihat mesum bagimu tapi— yah. Itulah yang terjadi waktu itu. Aku benar-benar minta maaf.”

Minji tersenyum miris, lebih pada dirinya sendiri. Entah mengapa ia kecewa dengan jawaban Kyuhyun. Minji menyadari, ia menginginkan jawaban yang lebih baik dari itu. Tapi sepertinya memang tidak mungkin.

“Ya sudah. Aku memaafkanmu. Itu mungkin juga salahku. Aku mengerti setiap pria memiliki masalah dengan itu.” Minji mencoba tersenyum dan berpikir logis atas jawabannya. Entah mengapa sifat pemarahnya menjadi lenyap dan ia tidak bisa memaki pria ini karena kekurangajarannya.

“Terimakasih. Kau ternyata gadis yang pemaaf. Aku sangat lega karena akhirnya kita berbaikan.” Kyuhyun tersenyum. Suasana kembali hening.

“Minji ssi, kau baik-baik saja? Besok operasinya akan dilakukan.” Kyuhyun akhirnya menanyakan kekhawatirannya. Kyuhyun yakin Minji sudah menerima kabar dari sekretaris Kim. Gadis itu menatap Kyuhyun dan tersenyum kecil.

“Tentu saja aku sangat khawatir. Tapi dia sudah berjanji padaku, dia tidak akan mati cepat. Jika appa melanggar janjinya, ia akan berurusan denganku di akhirat nanti.”

Kyuhyun menelan ludahnya. Ucapan gadis ini sungguh menyeramkan.

“Yaa, kau ini bicara apa? Tidak baik membicarakan soal kematian di saat-saat kritis seseorang.”

“Kyuhyun ssi, aku ingin ke Jerman. Aku ingin menemani appa. Ia pasti akan punya kekuatan lebih besar jika aku ada di sana.”

Kyuhyun mengerti. Ia sangat mengerti apa yang dirasakan gadis itu. ia pernah mengalami hal seperti ini, hanya saja situasinya lebih buruk dan Kyuhyun sangat terlambat untuk sekedar menyesalinya.

“Ayo berdoa untuk kesembuhan Paman. Kudengar dokter di sana sangat ahli, dan paman juga sudah ditangani tim rumah sakit terbaik. Donor ginjal yang ia dapat juga sehat dan cocok dengan Paman. Yang perlu kita lakukan hanyalah menyerahkan sepenuhnya pada Tuhan dan berdoa. Kuberitahu, dalam operasi ini, kemungkinan berhasil jauh lebih besar daripada gagal.” Kyuhyun berkata dengan pelan, mencoba menenangkan gadis itu.

“Kyuhyun ssi, bolehkah aku memelukmu? “ Kyuhyun terkejut dengan permintaan tiba-tiba gadis itu. Minji sepertinya mengerti akan respon pria itu.

“Aku kesepian. Aku hanya ingin merasakan punya teman dengan dipeluk oleh seseorang di sisiku. Dan untuk saat ini, kaulah satu-satunya teman yang kumiliki.”

“Oh, ya. lakukanlah. Selama itu bisa membuatmu merasa nyaman.” Kyuhyun tersenyum canggung. Tak berapa lama ia merasakan tubuhnya menghangat karena Minji memeluknya. Gadis itu mengurung tubuhnya dan menyandarkan wajahnya di bahu Kyuhyun, membuat pria itu berdebar tidak karuan. Perlahan tangan Kyuhyun naik dan merangkul bahu gadis itu, mengusap-usapnya pelan.

Minji tersenyum menatap malam penghujung tahun. Hatinya menghangat, sehangat tubuhnya kini karena berdekatan dengan Kyuhyun. Minji merasa sangat nyaman dan aroma tubuh Kyuhyun membuatnya tenang.

Ya Tuhan. Di tahun mendatang ini, aku ingin kau memberikan kesembuhan pada appa. Pertemukanlah aku dengan jodohku, dan jika bisa.. Aku ingin pria inilah yang menjadi tujuanku. Amen.”

Minji tersenyum setelah mengucapkan dalam hati doa dan harapannya untuk tahun mendatang. Tak lama setelah itu, langit yang gelap mulai dipenuhi dengan letupan-letupan yang berpijar warna-warni.

“Kembang apinya sudah mulai.” Kyuhyun seperti ingin bergerak dan berdiri tapi Minji menahan tubuh pria itu dengan mengeratkan pelukannya.

“Begini saja. Dari sini saja melihat kembang apinya. Lebih indah.” Gumam Minji dengan nada sedikit manja. Kyuhyun menolehkan wajahnya ke bawah, ingin melihat wajah gadis itu tapi terhalang karena Minji memakai beanie. Sudahlah. Biarkan saja seperti ini. Kyuhyun juga sudah merasa nyaman dipeluk oleh gadis yang belum lama dikenalnya ini. Bibir pria itu perlahan menyunggingkan senyumnya.

“Minji ssi, selamat tahun baru.” ucap Kyuhyun pelan. Tidak ada jawaban, tapi Kyuhyun merasakan pelukan gadis itu semakin merapat dan kuat pada tubuhnya.

————————

Hari itu mood Minji terlihat sangat bagus. Sejak baru datang, gadis itu menyapa dan mengucapkan selamat tahun baru pada setiap karyawan yang berpapasan dengannya. Minji yang biasanya selalu memakai rok pensil ketat selutut kini terlihat elegan dengan celana panjang kain berwarna hitam dan atasan kemeja berwarna peach tapi tetap memperlihatkan keanggunan dan kecantikannya.

Hari ini akan diadakan rapat besar di gedung Discovery group karena seluruh investor untuk proyek Ilsan akan hadir pada rapat penting yang akan dimulai sekitar pukul 10 pagi itu. Minji dan beberapa staff pentingnya terlihat sibuk di ruangan mempersiapkan segala sesuatunya. Orang-orang terdekatnya cukup heran melihat perubahan penampilan Direktur mereka. Tidak ada kesan seksi lagi, tapi kang Minji menjelma menjadi wanita cantik dengan intelektual tinggi.

Kyuhyun tersenyum diam-diam menatap sang direktur yang terlihat berbicara dengan manager Jang. Kemarin Kyuhyun pergi bersama Minji ke pusat perbelanjaan dan menemani gadis itu memilih beberapa pakaian baru untuk busana kantornya. Yang membuat Kyuhyun tersenyum adalah, Minji memakai busana pilihan Kyuhyun.

Minji yang kemudian tanpa sengaja menoleh ke arah para staff pentingnya bertemu mata dengan Kyuhyun. Pria itu tersenyum padanya membuat Minji semakin percaya diri sekaligus berdebar. Tidak ingin membohongi apa yang dirasakannya, Cho Kyuhyun menjadi pria baik di sisinya sejak malam pergantian tahun. Kecanggungan di antara mereka karena insiden ciuman itu tidak lagi membuat Minji merasa terganggu. Cho Kyuhyun kembali bersikap terlampau santai baginya hingga membuat gadis itu tidak lagi menghindarinya.

Eunhyuk yang menyadari arah tatapan Kyuhyun seolah kegirangan karena menemukan sebuah fakta baru. Cho Kyuhyun dan Kang Minji sedang mencuri pandang dan tersenyum satu sama lain. Eunhyuk pun menyenggol Changmin yang sedang membantu Hyojin menyiapkan berkas-berkas untuk peserta rapat.

“Lihatlah, sepertinya badai kemarin membawa kemajuan.” Ujar Eunhyuk.

“Kurasa mereka sudah berbaikan.” Gumam Changmin seadanya.

“Hmm, aku yakin sesuatu sedang terjadi di antara mereka. Pertengkaran kemarin hanyalah sebuah tanda. Tanda jika mereka sesungguhnya saling menyukai. Bukankah hal-hal buruk selalu terjadi sebelum hal paling baik terjadi?” Eunhyuk telah menarik kesimpulannya sendiri. Changmin melirik Hyojin. Gadis itu juga tengah menatap Kyuhyun dengan tatapan kosong. Hyojin tentu mendengar semua pembicaraannya dengan Eunhyuk, dan Changmin tahu, gadis itu kecewa.

Rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam itu akhirnya selesai. Discovery Group yang diwakilkan oleh Manager Jang telah memberikan laporan terakhir dari proyek Ilsan yang sudah mulai berjalan. Minji dan juga jajaran staff penting lainnya terlihat sibuk mengantarkan para investor yang satu-persatu mulai meninggalkan ruangan. Lee Donghae, putra sulung pemilik Grup Yongshin menjadi undangan terakhir yang keluar dari ruangan itu. Ia kembali mewakilkan ayahnya yang berhalangan hadir. Minji terlihat ramah dan mengantarkan pria tampan yang masih muda itu keluar ruangan.

“Nona Kang, jika tidak keberatan maukah kau menemaniku makan siang di sekitar sini?” Ujar Lee Donghae. Minji sedikit terkejut dengan ajakan itu, apalagi Donghae terang-terangan mengajaknya di hadapan para staff yang lain. Minji terlihat gugup, tidak tahu harus mengiyakan ataukah menolak ajakan Donghae. Gadis itu tiba-tiba melihat Kyuhyun. Pria itu kedapatan sedang menatapnya tapi dengan segera Kyuhyun kembali menyibukkan dirinya dengan membereskan meja rapat.

“Oh, b—baiklah Tuan Lee. Anda ingin makan apa? Mungkin aku bisa menanyakan rekomendasi restoran yang enak di sekitar sini pada karyawan.”

————————

Minji tersenyum sambil memegang dadanya. Air mata haru menetes dari sudut matanya ketika ia menerima telepon dari sekretaris Kim yang mengabarkan bahwa operasi Kang Jihyuk berjalan dengan lancar dan kini pria itu sudah siuman. Minji sangat ingin bicara dengan ayahnya tapi sekretaris Kim melarangnya karena Jihyuk masih berada di ruang perawatan intensif dan belum diperbolehkan untuk banyak bicara dan bergerak termasuk menerima telepon. Setidaknya, doanya terkabul karena operasi itu berhasil.

Minji sangat senang dan ia bingung ingin mengabari siapa kabar baik itu. Orang pertama yang diingatnya adalah ibunya, tapi Minji mengurungkan niatnya untuk menelepon wanita itu. Ibunya bahkan mungkin tidak mengetahui jika kini ayahnya sedang menjalani major operasi di Jerman. Shin Nayoung adalah wanita yang tidak berperasaan. Minji merasa sangat sedih mengingat fakta kedua orangtuanya telah bercerai.

Minji melirik jam di dinding kamarnya. Sudah pukul 11 lewat, tapi Cho Kyuhyun belum pulang. Tidak biasanya ia pulang begitu larut kecuali ketika Minji memergoki pria itu pulang dalam keadaan mabuk waktu itu. Minji sangat ingin membagi kabar bahagia ini dengan Kyuhyun, karena pria itulah satu-satunya orang yang mengetahui betul perasaannya dan juga memberinya semangat untuk terus berdoa dan berpikir positif.

“Kau di mana?
Aku ingin memberitahumu sesuatu.
Cepatlah pulang.”

30 menit berlalu dan Kyuhyun tidak juga membalas pesannya. Kini Minji berada di ruang tengah menunggu kepulangan pria itu. Semua pelayan bahkan sudah tidur. Minji jadi khawatir sesuatu terjadi pada Kyuhyun.

Tak berapa lama, suara mobil terdengar berhenti di luar sana. Minji mengintip dari CCTV dan melihat Cho Kyuhyun sedang bersama seorang wanita cantik. Wanita itu hanya mengenakan gaun malam pendek yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Kyuhyun tampak berpelukan dengan wanita itu, dan Minji menutup mulutnya ketika melihat kedua insan itu berciuman di depan rumah.

Siapa wanita itu? Apakah kekasih Kyuhyun? Jadi Cho Kyuhyun punya kekasih? Tapi wanita itu kemudian pergi dengan mobil yang membawa mereka, dan Minji tahu itu bukan mobil Kyuhyun. Lalu kemana mobil miliknya? Cho Kyuhyun terlihat membuka pintu gerbang dan pria itu masuk ke dalam. Minji segera membuka pintu dan menyambut pria itu. Kyuhyun sepertinya mabuk.

“K—kau, mengapa.. belum tidur?” Kyuhyun sepertinya cukup terkejut melihat Minji membukakan pintu untuknya. Minji menatap pria di hadapannya. Bau alkohol dan rokok kembali menguar dari tubuh Kyuhyun. Mata pria itu sedikit merah tapi kesadarannya masih lebih baik dari waktu itu. Mata Minji terasa perih. Rasanya ia ingin menangis apalagi mengingat ciuman Kyuhyun dengan wanita asing tadi.

“Kau darimana saja? Apa kau merokok?” Minji mencoba menormalkan suaranya. Kyuhyun mengendusi pakaiannya. Pria itu tertawa kecil.

“Ah, aku dari klub malam. Jangan salah paham. Aku tidak merokok, tapi aromanya memang selalu seperti ini karena semua teman-temanku merokok. Hmm.. kepalaku pusing sekali. Aku minum terlalu banyak. Sudah ya, aku mau tidur. Kau juga sebaiknya tidur. Selamat malam..” Kyuhyun menepuk bahu Minji kemudian masuk melewati gadis itu begitu saja. Minji merasa sangat kesal dan tidak dihormati. Ingin rasanya ia berteriak dan marah di wajah Kyuhyun.

Kyuhyun telah masuk ke dalam kamarnya. Minji menutup pintu dengan perasaan kacau. Cho Kyuhyun. Pria itu menyakitinya lagi. Mengapa rasanya ia sesakit ini? Selama beberapa hari terakhir Kyuhyun bersikap baik padanya, membuat Minji mengharapkan sesuatu dari hubungan mereka. Hubungan seperti apa? Hubungan macam apa yang mungkin timbul dari seorang pria dan wanita lajang yang tinggal serumah tanpa ikatan keluarga? Mereka bahkan berciuman, meskipun akhirnya sepakat bahwa ciuman itu hanyalah sebuah kesalahan karena Kyuhyun tergoda. Ya, sangat sederhana cara Kyuhyun menjelaskan dan memandang kesalahan itu. Mungkin, mungkin saja Kyuhyun memang pria brengsek yang tidak pernah menganggap serius keberadaan wanita-wanita di sekelilingnya.

—————————

Hyojin berjalan canggung di sebelah wanita yang merupakan atasannya. Minji mengajak Hyojin keluar setelah jam kerja dan mereka sedang berada di sebuah butik rekomendasi Hyojin. Minji berkata ia ingin mencari sebuah gaun formal untuk memenuhi sebuah undangan makan malam dan juga membeli sepasang sepatu yang cantik. Hyojin sesungguhnya cukup terkejut karena ia tidak pernah memiliki hubungan di luar pekerjaan dengan gadis yang kini baginya adalah rival. Rival dalam menarik perhatian Cho Kyuhyun.

“Ngomong-ngomong, sepatu yang sedang kau pakai ini adalah hadiah dari Kyuhyun ssi bukan? Aku tidak tahu jika ia benar-benar memiliki selera yang bagus dalam memilih barang-barang wanita.” Minji berbasa-basi sambil mencoba beberapa sepatu di kakinya. Hyojin hanya tersenyum menanggapi hal itu. Dalam hati gadis itu merasa bangga karena setidaknya ia memiliki barang pemberian Kyuhyun.

“Dia memang tahu ukuran kakiku dan juga warna favoritku. Jadi kurasa tidak masalah baginya untuk sekadar memilihkan sepasang sepatu.” Senyum Hyojin.

“Oh ya? Kalian begitu dekat. Mengapa tidak pacaran saja? Kau cantik dan lembut. Kau, pasti menyukainya bukan? Aku melihat perbedaan sikapmu pada Kyuhyun, Changmin dan Eunhyuk.” Hyojin tersenyum. Ia merasa tertantang dengan ucapan Minji.

“Ya. Aku menyukainya. Lagipula untuk sosok pria seperti dirinya, wanita mana yang tidak akan menyukainya? Kurasa anda juga pasti menyukainya. Apalagi kalian tinggal satu rumah. Anda akan lebih sering melihatnya dan menghadapinya. Hubungan kalian yang dulunya sedikit buruk, sepertinya juga sudah membaik.” Giliran Minji yang tersenyum. Kini gadis itu terjebak dalam topik yang ia ciptakan sendiri. Ia tidak menyangka Hyojin akan berani berbicara seperti itu padanya.

“Oh, aku tidak begitu mengenal Cho Kyuhyun. Tapi menurut ucapanmu dan dari apa yang kulihat, sepertinya dia adalah pria yang populer di kalangan wanita. Mengingat dia adalah pria yang akrab dengan dunia malam, apa itu berarti ia adalah tipe pria yang hobi mengencani banyak wanita?” Minji mencoba mencari tahu lebih dalam. Hyojin mungkin tahu sesuatu.

“Aku tidak tahu masalah itu. Tapi aku percaya, dia adalah pria yang baik. ia bertanggungjawab dan sangat menyayangi keluarga juga orang-orang terdekatnya. Kurasa, Kyuhyun oppa tidak gampang jatuh cinta. Ah, tidak seharusnya aku mengatakan hal ini pada anda. Tapi begitulah kenyataannya. Gadis yang sudah cukup lama mengenal baik dirinya bahkan belum tentu bisa meluluhkan hatinya. aku tidak yakin ia akan berkencan dengan banyak wanita. Mungkin, wanita yang benar-benar bisa membuatnya jatuh cinta nanti adalah wanita yang hebat dan sangat beruntung.”

“Oh, begitu ya. Ah.. jika kau mengatakan soal tanggungjawab, mungkin ada benarnya karena appaku begitu mempercayainya.” Minji berkomentar seadanya. Setidaknya, itulah pengakuan Hyojin. Apa mungkin Hyojin tidak cukup tahu kebiasaan Kyuhyun tanpa sepengetahuannya? Namun entah mengapa, Minji merasa setuju dengan ucapan Hyojin. Ataukah persamaan cara pandang ini muncul karena mereka menyukai pria yang sama?

———————————

Malam itu Minji menerima ajakan makan malam dari Lee Yongshin, pemilik grup Yongshin. Donghae berkata bahwa ayahnya ingin bertemu dengan Minji, apalagi setelah mengetahui bahwa Kang Jihyuk, ayah gadis itu baru saja menjalani proses operasi ginjal. Lee Yongshin memang memiliki hubungan bisnis yang baik dengan Jihyuk, dan hubungan pertemanan mereka juga cukup baik meskipun mereka jarang bertemu.

“Kau cantik seperti ibumu. Aku sangat iri pada Kang Jihyuk. Wanita-wanita cantik selalu mengelilinginya sejak dulu. Hahahhaha.” Lee Yongshin terlihat senang. Minji hanya tersenyum dan Lee Donghae tak bisa berhenti memperhatikan gadis yang duduk di hadapannya.

“Appa, kau memujinya seperti anak muda saja. Aku akan mengadukanmu pada Omma.” Donghae mengajukan protesnya. Lee Yongshin tertawa lagi.

“Nona Kang, sepertinya putraku sangat menyukaimu. Ia sampai cemburu pada ayahnya sendiri. Hahahahha.”

“Appa kau bicara apa? Ah, Minji ssi, tidak usah dipikirkan ucapan ayahku. Ia memang suka banyak bicara.”

“Tidak apa-apa. Aku tahu Paman hanya bercanda.” Minji tersenyum. Donghae semakin terpesona saja. Sejak bertemu gadis ini, ia merasa dirinya jadi lebih bersemangat. Sebelumnya bisnis sangat menjemukan baginya, tapi menemukan seorang bidadari di lingkungan kerja membuat Donghae lebih bersemangat. Ia bahkan menawarkan diri pada ayahnya untuk menghandle kerjasama dengan Discovery Group, perusahaan keluarga Minji. Lee Yongshin tahu, putranya sedang menemukan kesenangannya. Makan malam inipun sesungguhnya adalah bagian dari rencananya untuk mendekatkan Donghae dan Minji, karena putranya itu terlalu pemalu untuk sekedar mengajak gadis secantik Minji makan malam bersama.

**

Kyuhyun keluar dari dalam mobilnya ketika mendapati sebuah mobil mewah menghalangi pintu gerbang rumah keluarga Kang. Kyuhyun merasa seperti disiram air es saja ketika mengetahui siapa yang berada di luar mobil tersebut.

Lee Donghae dan Kang Minji.

Darimana mereka? Apa mereka benar-benar berkencan?

Minji melirik mobil Kyuhyun ketika menyadari pria itu juga baru saja tiba di rumah. Minji tersenyum pada Donghae dan mengucapkan beberapa hal. Pria bermarga Lee itu kemudian segera meninggalkan rumah dan Minji pun masuk ke dalam layaknya seorang putri.

**

“Donghae ssi, ia tidak mau mampir dulu?” tanya Kyuhyun berbasa-basi. Ia dan Minji sama-sama sedang berada di dapur, mengambil soft drink pada lemari es.

“Ia hanya mengantarku pulang. Tidak ada hal penting lain yang harus kami bicarakan.” Jawab Minji datar.

“Sepertinya kau menemukan pengganti Henry lebih cepat. Kau menerima ajakan makan siangnya, dan kini makan malam.” Ujar Kyuhyun.

“Kami tidak berkencan. Hanya relasi kerja. Lee Donghae bukan tipeku.” Minji sedikit ketus. Kyuhyun tersenyum. Sudah cukup lama ia tidak mendengar nada ketus dari gadis ini.

“Mengapa tidak kau persilakan masuk saja? Kalian bisa mengobrol lebih nyaman.”

“Malam itu kau juga pulang diantar seorang wanita. Mengapa tidak diajak masuk juga?” Kyuhyun hampir tersedak. Bagaimana Minji bisa tahu jika ia diantar seorang wanita?

“Ah.. Minyoung. Dia temanku dan gadis itu sering pergi ke bar. Kebetulan kami bertemu malam itu. Ini bukan rumahku, tidak baik jika aku membawa temanku masuk ke dalam bukan? Aku tentu harus menghormatimu sebagai tuan rumah.”

“Kau yakin kalian hanya berteman? Teman seperti apa? Hahahhaha, kurasa semua teman wanitamu pasti ingin jadi pacarmu. Kalian bahkan berciuman sebelum berpisah.” Minji menegak soft drinknya lalu tersenyum. Kyuhyun terkejut dengan pernyataan Minji.

“K—Kau melihatnya?”

“Maaf, aku tidak sengaja. Saat itu aku hanya melihat ke CCTV dan itulah yang tertangkap kamera.”

“Itu tidak seperti yang kau pikirkan. M—Minyoung bukan kekasihku tapi—”

“Gadis malam? Kekasih satu malam maksudmu?”

“Kang Minji ssi

“Tidak usah beralasan di depanku. Katakan saja sejujurnya, aku juga akan menghormati privasimu. Kau jangan pernah berpikir aku akan mengadukan hal-hal remeh seperti ini pada appa. Aku bukan anak kecil, dan aku sudah tidak membencimu lagi. Bukankah kita sudah berteman? Kau sudah banyak membantuku dan juga—”

“Gadis itu bukan kekasihku! Aku… hanya sedikit mabuk waktu itu.” Kyuhyun membela dirinya, lalu menundukkan wajahnya. Ia tidak berani menatap gadis di depannya. Minji mencerna ucapan Kyuhyun. Terdengar salah di telinga gadis itu.

“Oh, jadi kau menciumnya karena mabuk. B—baiklah. Aku mengerti. Aku tidak akan berkomentar apapun lagi.” Minji berbicara pelan. Entah mengapa tiba-tiba ada sesuatu yang mencengkeram dadanya kuat. Rasanya begitu sakit. Minji tidak akan sanggup jika ia berada lebih lama lagi di hadapan Kyuhyun. Gadis itu meletakkan kaleng soft drinknya, lalu keluar dari dapur, meninggalkan Cho Kyuhyun seorang diri.

**

Kyuhyun tidak bisa tidur. Ia memikirkan Minji, memikirkan bagaimana penilaian gadis itu terhadapnya saat ini. Entah mengapa, Kyuhyun melihat ada ekspresi kecewa di wajah Minji ketika berbicara dengannya tadi.

Cho Kyuhyun adalah pria yang dengan gampangnya mencium gadis manapun hanya karena ia tergoda, atau ketika ia mabuk.

Well— Kyuhyun telah dengan sukses menghancurkan imagenya di mata gadis itu. Yang mengherankan baginya, sebelumnya ia tidak pernah terlalu memikirkan pendapat orang lain tentang dirinya. Namun ia benar-benar tidak ingin Kang Minji berpikiran buruk dan salah paham terhadapnya. Bukan. Bukan karena ia takut diadukan pada Kang Jihyuk. Namun Kyuhyun sangat khawatir akan satu hal.

Kang Minji melihatnya mencium gadis lain.

Fakta itu seolah menampar Kyuhyun begitu keras. Apa Kang Minji bahkan peduli padanya? Persetan. Dirinyalah yang kini peduli pada gadis itu. Bayangan ketika mereka berciuman waktu itu masih menghantui malam-malam Kyuhyun. Meskipun singkat, Kyuhyun masih bisa merasakan manisnya bibir gadis itu. Lalu pelukan yang Minji berikan padanya di malam tahun baru, Kyuhyun tidak pernah merasakan perasaan senyaman itu. Semua bagian dari diri gadis itu telah berpengaruh besar padanya. Sial. Inilah dampaknya jika ia terlalu sering bersama gadis itu.

———————–

Cho Kyuhyun. Pria itu tinggal di rumah Tuan Kang sudah sejak lama dan ia memang bekerja untuk perusahaan. Menurut informasi yang kami dapatkan, ia bukanlah orang Seoul. Kami belum mendapatkan informasi lagi mengenai apakah pria itu memiliki hubungan khusus dengan nona muda atau tidak.

Shin Nayoung semakin penasaran. Setelah menerima laporan dari orang suruhannya yang dibayar untuk mencari informasi soal Kyuhyun, Nayoung semakin khawatir dan cemas. Kyuhyun sepertinya cukup dekat dengan putrinya. Dan kini ia tidak bisa tenang mengetahui putrinya tinggal satu rumah dengan pria yang bukan keluarganya. Jika saja saat itu Nayoung tidak melihat Minji berjalan kaki dengan Kyuhyun di malam tahun baru, Nayoung mungkin tidak akan mencari tahu siapa Kyuhyun lebih dalam.

“Apa dia sudah putus dengan Henry?” gumam Nayoung.

Dari penampilan luarnya, Cho Kyuhyun memang terlihat sebagai pria yang supel dan baik. Anak itu juga tampan dan terlihat cerdas. Jika Nayoung mengikuti naluri wanitanya, Cho Kyuhyun adalah sosok sempurna yang pantas bersanding dengan putrinya. Baginya, Kyuhyun terlihat jauh lebih baik dari Henry. Yang membuat wanita itu sedikit curiga adalah mengapa Kyuhyun bisa tinggal bersama mantan suaminya.

————————-

Malam itu, Minji memberanikan dirinya, mengikuti Kyuhyun ke salah satu klub malam tempat pria itu melakukan pertunjukan DJnya. Gadis itu tidak bisa menahan rasa ingin tahunya. Ia benar-benar ingin mengetahui sisi lain dari seorang Cho Kyuhyun, pria yang belakangan telah memenuhi pikiran dan jiwanya. Jika sebelumnya ia mengikuti Kyuhyun karena ingin menangkap basah pria itu, kini ia datang karena ingin mengenal lebih dalam pria seperti apa yang telah dengan lancangnya merusak ketenangan hatinya.

Minji duduk di salah satu tempat duduk yang cukup terpencil namun ia tetap bisa memantau Kyuhyun di tempatnya. Demi keamanannya Minji sengaja memakai celana jins kasual dan juga hoodie berwarna gelap. Hatinya mulai berdebar ketika Kyuhyun muncul dan beberapa gadis terlihat menyeru-nyerukan nama pria itu.

Yah, inilah sisi lain dari Cho Kyuhyun. Mungkin ia tahu bagaimana memanfaatkan wajah tampannya dan juga bakat terpendam yang dimilikinya. Minji kurang begitu menikmati pertunjukan tersebut karena ia memang tidak begitu menyukai musik seperti itu. Hingga pertunjukan berakhir, Minji hanya terfokus pada sosok pria yang memakai kaos berwarna biru donker itu.

Mata Minji terus mengikuti Kyuhyun hingga pria itu turun dari panggung. Minji sedikit panik karena ia kehilangan sosok pria itu. Suasana bar telah berubah menjadi lantai disco, dan kini ia tersesat di antara kumpulan orang-orang yang sedang menggerakkan tubuh mereka, bersenang-senang mengikuti irama musik yang diputar.
Minji terus memperhatikan sekelilingnya. Gadis itu merasa sangat asing, tanpa teman dan tanpa orang lain yang menemaninya.

Kemana perginya Cho Kyuhyun?

Dan mengapa dirinya dengan bodoh berdiri di sini?

Minji merasa kepalanya pusing, apalagi beberapa orang menyenggolnya entah karena sengaja atau tidak.
Itu dia.

Minji menemukannya. Cho Kyuhyun sedang bersama seorang wanita, tapi Minji rasa itu wanita yang berbeda dari malam itu karena rambut wanita ini dipotong pendek. Keduanya terlihat asik berbicara sambil merapat kerumunan, mungkin mereka juga akan menari bersama. Kyuhyun kini ada sekitar lima meter dari tempat Minji berdiri.

Mata Minji rasanya perih. Wanita cantik berambut pendek tadi terlihat mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun, lalu mereka menari bersama sambil tertawa. Kyuhyun terlihat tertawa ketika wanita itu seperti membisikkan sesuatu pada telinganya. Posisi wanita itu membelakangi Minji, dan lebih menyakitkan karena ia berhadapan dengan wajah tampan Kyuhyun. Tangan pria itu bahkan berada di pinggang si wanita. Wanita yang cantik, terlihat lebih baik dari wanita sebelumnya, dan pakaiannya pun masih lebih pantas meskipun tetap minim.

Jantung Minji seakan berhenti berdetak ketika matanya bertemu dengan mata pria itu. Cho Kyuhyun terdiam di tempatnya. Senyum senang pria itu menghilang, digantikan dengan ekspresi wajah yang mengeras. Tidak murung, tidak juga terlihat marah. Minji menarik nafasnya dan menahan air matanya agar tidak terjatuh. Gadis itu menutup kepalanya dengan hoodie lalu segera menghilang menyusup keluar dari tempat itu.

Kyuhyun terhenyak. Ia seolah sedang berhalusinasi melihat Minji di tempat yang sama dengannya. Ia terlalu memikirkan gadis itu belakangan hingga berhalusinasi separah ini. Ia melihat Kang Minji menatapnya dengan wajah sedih. Gadis itu tiba-tiba saja berlari keluar dari kerumunan, dan Kyuhyun tersadar jika ia tidak sedang berhalusinasi. Kang Minji ada di sini.

Oppa— kau kenapa?” Tanya si wanita heran karena Kyuhyun tiba-tiba melepaskan tangan gadis itu dari lehernya.

“Aku harus pergi. Katakan pada yang lain aku langsung pulang.” Dan Kyuhyun segera berlari pergi begitu saja,

membuat wanita yang bersamanya itu mendengus kesal.

**

“Kang Minji!”

Kyuhyun sedikit berteriak ketika ia menemukan gadis itu beberapa meter di depannya, sedang berjalan cepat di trotoar jalanan yang mulai sepi pejalan kaki. Kyuhyun semakin yakin bahwa gadis itu adalah Minji, karena begitu Kyuhyun menyerukan namanya gadis itu berlari tanpa menoleh padanya, membuat Kyuhyun terpaksa harus ikut berlari. Mereka sudah semakin dekat dan Kyuhyun berhasil menangkap tangan gadis yang menutupi kepalanya dengan hoodie itu. Kyuhyun berhasil membuat gadis itu berhadapan dengannya.

Nafas Minji terengah, dan ia menundukkan wajahnya. Ia tidak tahu harus mengatakan apa karena Kyuhyun telah menangkap basah dirinya kali ini. Jika waktu itu ia bisa beralasan karena tanpa sengaja bertemu Henry, kini Minji tidak akan punya alasan lagi.

Kyuhyun mengatur nafasnya. Perlahan ia membuka hoodie yang menutupi kepala gadis itu. Udara malam sangat dingin, dan Kyuhyun bahkan tidak sempat memakai jaketnya. Berlari mengejar Minji membuatnya cukup panas, dan ia bersyukur tidak turun salju malam ini.

“Apa— yang kau lakukan, Minji ssi?” Suara Kyuhyun terdengar dalam dan pelan. Gadis itu akhirnya menatapnya.

Mata Minji terlihat berkaca-kaca. Apa gadis itu menangis? Lalu karena apa? Tidak mungkin karena dirinya bukan? begitulah pikir Kyuhyun.

“Maaf. Aku telah mengikutimu.. Maafkan aku, Kyuhyun ssi..” pengakuan Minji terdengar berat dan suaranya bergetar. Ia telah membuang harga dirinya untuk mengakui hal itu di depan Kyuhyun. Kyuhyun terdiam sejenak. Ia tidak habis pikir mengapa Minji berbuat senekat ini.

“Untuk apa? Apa yang ingin kau tahu?” Kyuhyun mencoba bersabar. Ia tidak ingin membuat gadis ini dalam emosi yang buruk. Kyuhyun pun tidak tahu bagaimana ia harus menghadapi gadis ini, dan bagaimana untuk mengendalikan dirinya akhir-akhir ini jika berurusan dengan Minji.

Minji tidak menjawab. Kedua matanyalah yang berbicara, menatap Kyuhyun dengan tajam tapi tetap tidak bisa membuat pria itu membaca apa yang ada dalam pikiran Minji. Gadis itu maju satu langkah, membuat wajahnya semakin dekat dengan Kyuhyun.

Kyuhyun tidak sempat berpikir ketika kedua tangan halus gadis itu menangkup rahangnya. Gadis itu sedikit berjinjit lalu mengecup bibir Kyuhyun. Hanya kecupan, tapi itu mampu membuat Kyuhyun membeku di tempat.

“Aku tergoda padamu. Aku tidak bisa mengendalikan diriku ketika berada di dekatmu. Dan aku tidak suka jika ada gadis lain yang memeluk dan menciummu.”

Kang Minji kemudian berlari pergi, meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung di tempatnya. Setelah berhasil mengumpulkan akal sehatnya, Kyuhyun hendak mengejar Minji tapi gadis itu beruntung karena menemukan satu unit taksi yang kebetulan melintas di dekat sana.

Keadaan kini menjadi lebih sulit. Kyuhyun bahkan tidak tahu apakah ia masih memiliki keberanian untuk pulang dan bertemu gadis itu di rumahnya.

 

TBC-

Maaf agak lama >____<

Janji deh next part lebih memuaskan.

Tetep kutunggu komentar kalian ya

reader yg budiman ^^

thanKYU ^^

Iklan

203 thoughts on “Clown Man [Chapter 5]

  1. wuhuuuuu giliran minji yg bener bener nggak bisa nahan. siapa sih yg nggak jengkel lihat kyuhyun kek begitu.
    skinshipnya udah mulai muncul nih, perasaan aneh, gugup juga udah muncul. tinggal kesadaran kalo mereka saling suka aja yg belom.
    haduh.. jangan jangan donghae bakal jadi penghalang nih. semoga aja ibunya minji nggak ngehalangin hubungan kyuhyun minji ya.
    suka sukaaa

    Suka

  2. Ahh kyuhyun bikin greget nih. Di kelilingin cewek mulu dah. Sekarang giliran minji yang tergoda? Mereka udah mulai ngerasa perasaan gugup dan jantung yang berdetak kencang kalau lagi berdua, sayang nya belum sadar kalau saling suka. Donghae mulai tertarik sama minji, seneng waktu kyuhyun cemburu gitu. Penasaran sama hubungan kyuhyun-minji selanjutnya. Ditunggu kelanjutannya

    Suka

  3. maaf baru komen dipart ini aku juga baru baca ceritannya soalnya jadi nanggung banget kalo baca disetiap partnya 🙂

    hmm ceritannya seruuu banget dan cukup memuaskan banget menurut aku bikin geregetan dan penasaran sendiri 😉

    Suka

  4. Waahh waahh kayanya kyuminji bakal jadian ni wkwkww.. minjii daebak bisa ngungkapin perasaan.y chukkae. Semangat author

    Terkirim dari Samsung Mobile

    Suka

  5. Gregetan sama kyuhyun ya ampunn. Kyuhyun jelas jelas suka sama minji, kenapa dia itu lambat sih aaaaa
    Keren kak, part ini bikin perasaan readers campur aduk hihi
    Ditunggu next part ya kak. Semangat 🙂
    Semoga di next part kyuhyun bisa sadar sama perasaannya ke minji :v

    Suka

  6. haaaahhhh…. mereka (kyuhyun & minji) itu rumit, punya perasaan yg rumit, dan hubungan yg rumit.., gak tw lah musti komentar apalgi tentang mereka…

    gak sabar part selanjutnya..

    Suka

  7. I hate tbc
    daebak oen,dari awal bca ampe tbc smua ceritanya tersusun rapi,
    kurang panjang ceritanya,:)
    oen aq tnggu part selanjutny yya,ya,ya 🙂
    mga di next mereka gk gengsian lagi mngakui perasaanya,ralat bukan mereka tpi kyu,coz mimji udah jujur tdi,
    figthing oen:)

    Suka

  8. Ishhh koq jadi tambah rumit ya hubungan mereka..
    kyuhyunnya sihh gak peka banget jadi orang..
    Sampai2 minji harus menurunkan harga dirinya untuk mengakui apa yg dy rasakan..
    Haduhhh cho kyu cho kyu..
    Sebenernya orang seperti apa sih dirimu itu??
    Sama perasaan sendiri ajja gak bisa jujur..
    Awass ntar keburu minji direbut donghae…

    Waduhhhh ada maksud apa ya eommanya minji nyelidikin kyu g2??

    Suka

  9. Akhirnya publis juga….kyuhyun masa g peka sama perasaan sendiri bikin minji bingung akan persaan kyuhyun.hyojin berani bgt yg bilng suka ma kyuhyun kykny hyojin ma donghae kn jd penghalang hubungan kyuminji.ditunggu next partny ya semoga bs cpt…..

    Suka

  10. Yeayyyy akhiry dipost juga hihihi. Makin seru. Ciyeee yg habis ciuman trus deg2an trus mencoba menghindari… si kyu macem anak abg yg baru ciuman wkqkqkqkwk ditunggu eon kelanjutannya…. kyu udah dapet lampu hijau kayay dr nayoung …. semangat ya kyu semoga part selanjuty mereka makin deket horeeeeeee!!!!!

    Suka

  11. thor boleh ngasih saran??aku suka banget sama ini ff tapi menurutku,ini kog terlalu slow gitu ya thor alurnya *cuman berpendapat saja* untungnya kejadian” di ff ini ga ngebosenin dan bikin dag dig dug 🙂 tetap semangat sajalah 🙂 aku juga bakal tetep mantengin ini ff kog 😀

    Suka

  12. Whoaaaah, aku nggak menyangka kalau Minji bakalan nyium Kyu Hyun. Tapi mau gimana lagi ya, udah terlanjur ketahuan, jadi sekalian saja dicium. Wkwkwkwk… Cho Kyu juga bikin greget nich karena mengelar terus dari perasaannya ckckck… Tidak apa-apa deh kalau Dong Hae suka ma Minji, buat memanas-manasi Kyu Hyun. Tapi sampai jadian, karena Lee Dong Hae cuma milik Cho Yoora. Kekeke…

    Suka

  13. Whoaaaah, aku nggak menyangka kalau Minji bakalan nyium Kyu Hyun. Tapi mau gimana lagi ya, udah terlanjur ketahuan, jadi sekalian saja dicium. Wkwkwkwk… Cho Kyu juga bikin greget nich karena mengelak terus dari perasaannya. Ckckck… Tidak apa-apa deh kalau Dong Hae suka ma Minji buat memanas-manasi Kyu Hyun. Tapi jangan sampai mereka jadian, karena Lee Dong Hae cuma milik Cho Yoora. Kekeke…

    Suka

  14. ah akhirnya ada kyuminji series dgn crita baru lg ♥♥♥
    baguuus ceritanya… gak sabar ma lanjutannya, tiap hari ada chapter baru dong kkkkk *dikeplak authornya 😀

    Suka

  15. betapa senang nya liat updatean ff ini!! pdhl aku blom baca yg ke 4 eh udh muncul part 5 nya. jd makin penasaran sama kyu nya. minji udh berani ngungkapin apa yg dia rasa. karakter kyu tuh bikin megap2 karna ngebayangin dia jd agak ‘bad’ sulit . tp aku selalu suka kok ff nya author minji mau karakter kyu kayak apa juga. btw ini hyojin ama minji bakal perang terang2an ga yah ngerebutin kyuhyun….

    Suka

  16. wahhhhh minji agresif jg trnnyata, tuhh kyu dia udah mnytakan persaannya dluan itu secara tdk langsung,tpi knapa ikh kmu mh ga peka gtu byak pmikiran bnget, jdi kesyellll kan saya

    Suka

  17. wiihhh,, scraa gak langsung dy ngakuin kalo suka am kyuu donkk…
    hahahah…
    sekarang tinggal kyuu nii yg gmnaa
    masaa mw diem ajaa kyk pengecut…
    omg…
    kyuu lakukanlah sesuatuuu

    Suka

  18. klo aq jdi minji jga bakaln marah,,kyuhyun bsa ciuman sma siapa aja krna dia mabuk n tergoda,, ishhh kyu nyebelin,, n diakhr”,,giliran minji yg nyium kyuhyun,,waahhhhh gg nyangka bgt,,hehehe nextnext eonni

    Suka

  19. benar kata hyojin siapa sich yg tidak tertarik dengan cho kyuhyun. kyu benar” dikeliingi wanita . akhirnya minji bilang rasa ketidaksukaanya melihat kyu bersama wanita lain. ayolah kyu mengerti minji menyukaimu

    Suka

  20. AHAHAHAHAHAHAHA
    KK KTEMU LG YAYYYYYYYY …. AK MULAI SUKA SM MREKA BRDUA MINJI KYU MKSDNYA BKAN KYU HYOJINNN wkwkwkw

    Kk ak suka bgt sm ff kk wkwkwkwk . See u in the next part kak ♥

    Suka

  21. Aaaaaaaaaaaah aq bingung mw komen apaan tpi seneeeeeeeeeeeeeng akhire minji mw ngakuin persaannya walo secara tdak lngsung.

    Moga di part slnjunya mereka bisa lbh terbuka,g da rahsia,n g da slh pham lgi.

    Trs itu td knp ibune minji byar orng buat mata2i kyu yaaaa
    Akankh ada konflik bru?

    Suka

  22. Hadeehhh bingung sama kyuhyun. dia itu playboy ato engga sihhh.
    setiap malem keliatan sama cewe yang beda terus..

    minji semangat, semoga pengakuan kamu dapet jawaban yg memuaskan dari kyuhyun….
    ayoooo buat kyuhyun jangan mau kalah sama minji.
    whahahahah

    Suka

  23. Kyu aneh gt ya di satu sisi pria baik ramah tanggung jwb tp disatu sisi suka ke club mabuk2an malah kalo mabuk sampe cium perempuan-_- kasian minri cemburu bgt pasti dia. Kenapa minri ga jdiin donghae pelarian buat manas2in kyu ya? Ekekekekek

    Suka

  24. minji gadis yang berani…..
    hahahah ngga terbayang kalau minji bisa melakukan itu terhadap kyuhyun…
    bagaimana kabarnya nanti ketika mereka ketemu dirumah…. penasarannnnn…

    Suka

  25. pdhl minji udah senang ehh mlh liat kyu ciuman sm cewe lain lg..trs itu yg bagian akhir minji liat kyu sm cewe yg lain lagi..minji udh bilang suka tp si kyu msh bengong ahhh smga pasangan ni cpt bersatu..

    Suka

  26. Oughhh, mereka sudah saling memaafkan syukurlah, tapi ucapan Kyuhyun bikin nyesek ya kadang2, tergoda dia bilang, ckckckck…
    Sial, baca past Buncit nyium cewe lain nyesek ka, Ya Tuha, gimana Minji coba, pingin gampar si Buncit rasanya.
    Owh dan inilah, semakin-lam-semkain membuat hati pensaran, mereka saling menyukai!
    Hyojin pun, susah kalo udah ada orang ketiga.
    Hahahaha Minji lima jempol untuk anda, seperti itulah cara menaklukan hati pria, buat dia bertanya-tanya, trs goda muahaha 😀 sekarang situasi berpitar balik eoh 😀
    Rsakan anda Buncit, bagaimana pesoan mbak sekseh ini, luar biasa bukam? muhahahahaha 😀

    Suka

  27. Di part 4 kyuhyun yg nyosor gak pake pamit fi lart ini malah ibu direktur seksi yg main nyosor… sama2 pada hobi nyosor terus pergi gak ngasih penjelasan.. cocok banget

    Suka

  28. Aaaaaaaaa. Udah lama gak teriak2 ditengah2 baca ff …..duhhhhh….. Ff ini brner2 aduuuuuh….. Pernah gitu ga sih kak. Teriak2 gara2 scene yg kita baca == aku ngerasa tenggelam bgt kalau udah sampai gituuuuu.
    Sampai speechless gini ;;;;;
    Uhhhhhh. Aku suka deskripsi kyuhyun yg liar aaaaaaa. Bayangan dia joged2 gitu ya ampun. Jadi panassssss 😂😂😂😂😂 you rock kak you rock >_<

    Suka

  29. Adddduuuuuuuhhhh…
    Ni 2 orang ya apa susahnya tinggal bilang aku cemburu??? Kan akan selalu bertengkar hal-hal yg sepele, uuh suasananya jadi panas #kipas-kipas dulu 😀

    Suka

  30. gak nyangka minji udah jatuh cinta sama kyuhyun, tapi kyuhyun gak peka sama sekali. Masa ciuman di sepan minji. Eh ada lee donghae yang suka sama minji pasti tambah seru ini. Berharap kyuhyun sama minji jadian

    Suka

  31. Auwwww minji blg tergoda sama abang kyu, emg sih aku jg tergoda karena dia seksi hahaha (entah seksi darimananya, mungkin perutnya wkwk)

    Duh kyuuuu cepet sadar sama perasaan sendiri dong biar minji ga tersiksa.. dan ya ampunnnn hyojin terus terang ke minji klo dia suka sama kyuhyun kerennnnn mulai ada peperangan nih haha

    Suka

  32. Wow!!! Minji ngungkapin perasaannya ke Kyuhyun. Benar2 kemajuan! 😭
    Ayo dongggg cepetan jadiannya ❤️❤️❤️

    Lanjut baca next part —–>

    Suka

  33. hi hiii dina lagi pengangguran di kantor udah selese gawean n nuggu jam vulangs jadi bayar utang dikit ye wkakakaka
    le sigh…inti masalah chapter ini itu cemburu….waktu ini dina baca entah dimana lupa kalo cemburu itu ‘feel gak suka orang lain deket2 sama orang yang kita pengen but belum or gak kita miliki’ ouch burn HAHAHAHAHAHAHHA /kaburs
    that’s why seems emang kayanya walopun minji is mebi banyak yg nilai agresif pake kissu kyuhyun n kalimat minji di akhir itu harusnya ‘nyiram’ kyuhyun dikit lah ya jeg kalo suka ya suka kalo gak ya gak gak usah bikin hyojjin merana nunggu2 mulu tp ujung2nya php -3-
    mb: btw dina mebi komennya selang seling yo since ini baca ngebut yeheeeyyyy

    Suka

  34. cie udah mulai makin banyak nih skinshipnya~ astaga kyu jadi cowok ga peka bgt jadi gemes sendiri liatnya..walaupun minji udah jujur tapi kayaknya kyu masih belum ngeh tuh

    Suka

  35. karena udah baca spoilernya yg ternyata emg kaya minji yg terlalu cinta kyuhyun, ternyata emg keliatan dari sini kalo dia emg yg lebih cinta huwaahh ckck lanjuuuuuuutt

    Suka

  36. ya ampun maafkan aku yang baru muncul di list komentar part 5. aku dengan segala rasa penasaran ku berusaha ngebut biar semua nya cepet terkuak tapi aku masih curiga dan heran. kenapa nayoung mencurigai kak kyuhyun

    Suka

  37. ya ampun maafkan aku yang baru muncul di list komentar part 5. aku dengan segala rasa penasaran ku berusaha ngebut biar semua nya cepet terkuak tapi aku masih curiga dan heran. kenapa nayoung mencurigai kak kyuhyun?

    Suka

  38. Aaaaaa bingung mau komen apaannn!!
    Sumpaahh aku suka pas dibagian malam pergantian tahun. Disitu aku greget gigit jarii!!!
    Aku langsung ke part 6 yahhh….

    Suka

  39. Akh suka banget sma sifat minji di part ini
    Pengen kedepan nya sifatnya minji juga kaya gini
    Kyuhyun kamu ^_^
    Makin asik alur ceritanya

    Suka

  40. Wwaaahhh Minji nyium kyuhyun duluan??? Dgan keadaan sadar pula??? apakah secara tdak langsung minji mengakui perasaannya pada kyuhyunnnn…..
    Waaahhh tambahhh suka smaaa couple iniii (y) (y) (y)

    Suka

  41. Akhirnya salah satu dari mereka ada yg mau ngungkapin perasaannya juga.
    Mereka tuh, sebenernya udah mulai suka tapi cuma pada blm peka aja.
    Cuma berharap next chapter hubungan Kyuhyun sm Minji semakin membaik.
    Dan semoga Kyuhyun lebih peka. Disini kok, malah Minji yg lebih agresif. Kyuhyun nya malah gk peka sm perasaan Minji ke dia.
    Huh,…
    Ceritanya makin seru aja, walaupun blm ada konflik.

    Gimana ya, sm hubungan Kyuhyun sm Minji, setelah pengakuan perasaan Minji ke Kyuhyun.
    Apa mereka bakalan semakin deket dan semakin membaik atau malah hubungan mereka semakin memburuk dan malah saling diem-dieman kayak waktu itu,…???
    Penasaran sm kelanjutan FF ini.
    Mau lanjut baca FF Clown man chapter 6. ^^

    Suka

  42. Ping balik: rekoemndasi ff kyuhyun | choihyunyoo

  43. Keberanian mengungkapakan perasaan minji pantas untuk dibanggakan.
    gak nyangka kalo minji seperti ini hahahha.
    sudah cukup hyojin jadi orang ketiga jangan ditambah lagi dengan donghae.

    Suka

  44. Akhirnya, ayah Minji bisa melalui operasinya. :))
    Ternyata ibunya Minji masih peduli sama Minji walaupun kadang didepan Minji dia rada jaim-______-
    Ohmy! Akhirnya Minji mulai rada agresif XD
    Critanya makin menarik! ;;

    Suka

  45. Waaaaah minji nyium kyu. ..makin seru ceritanya.
    kyuhyun gk nydar2 akn prsaannya sndri, nnti minji nya sm donghae baru nysell lo …~
    ibunya minji kyk nya diam2 mmperhtiakn minji deh…
    fighting!!!…

    Suka

  46. Nah lo…ciuman lagi,sekarang minji sudah sadar dengan perasaannya pada kyuhyun tinggal kyuhyun lagi menyadari bagaimana perasaannya pada minji,masih mau mengelak juga kah?

    Suka

  47. greget banget lliat kyu sama minji
    salut sama minji yg ngerendahin harga dirinya buat ngakuin perasaannya ke kyuhyun tapi kyu nya ga peka banget

    Suka

  48. Waw si kyuhyun ga peka banget si padahal kan minji udah bilang dia tergoda sama kyuhyun jadi greget sama kyuhyun dia ga peka-peka sama perasaannys minji…

    Suka

    • terpotong lagi .. wow
      Gantian Kang Minji yang tergoda
      wah wah wah emaknya Minji bakal ikut campur dan nyingkirin Kyuhyun huh
      aigooooo >< .. aku juga pengen nyium Kyuhyun #duak hahahaahaha … si Kyuhyun memang lah

      Suka

  49. alasan kyuhyun mencium minji ga banget seolah” dia bad boy banget apalagi d tambh pas minji lihat dia mencium wanita dg alasan mabuk? bad boy banget kesanya.. minji kayakny udah dalam bgt perasaan ny k kyuhyun sampai ngikutin dan sedih lihat kyuhyun bersama wanita lain dannn apalagi ini minji cium kyuhyun duluan? semoga kyuhyun sadar dg maksud minji sebenarnya ya

    Suka

  50. Sebenarnya baca part yg ini sudah semalam,maaf baru meninggalkan jejak ya min,,
    Minji dan kyuhyun kok jadi diem2an gt..lg pada canggung nih.hehe,,nayoung mulai menyelidiki kyuhyun nih,..sebel sama ibunya minji.
    Weyyy,minji mulai blak2an dengan isi hatinya,betul tu minji mana mau lihat kyuhyun dipegang dan dekat2an sama banyak wanita.
    Huh kyuhyun ga peka,ga langsung ngejar minji.#maaf terbawa suasana min😁👍👍

    Suka

  51. So, ada apa dg Kyuhyun? kenapa dia begitu?
    Part ini nguras emosi, feelnya dapet banget soalnya.
    Ayo dong, Minji jujur deh sama perasaan kamu huhu
    Oke, next next next :’D

    Suka

  52. tuh kan….bneran minji yg cinta dluan…yah…tpi yaudalah..ikut kak author aja..msih bnyak gni chapnya yg blm kbca..huakkaka…jd msih bnyak hrapan klo minji gak gmpang cinta sma kyuhuun..ngareppp..
    keep healty kka..

    Suka

  53. Aigooo…salut sm minji yg brani mngakui klo dy tergoda jg sma kyu…..smakin mndekat,,pi kyu msh bingung dgn perasaanya sndri!! Sbnarnya sperti apa prgaulan kyu dn tman2 dunia mlmnya?????? Sosok nayoung msh mnimbulkan prtanyaan…knp dy mnyelidiki cho kyu???dn knp dy brsikap kasar pda minji pdahal sbnarnya dy pduli????

    Suka

  54. minji & kyuhyun semakin dekat aja kkkk
    salut ama minji nyataiin perasaannya k kyuhyun. tp kyuhyun kok malah bengong gitu si? greget banget sama hubungan kyuhyun & minji

    Suka

  55. Daebak, kena banget feelnya. Kyu ayoo jujur sama perasaanmu masa kalah sama minji yang berani bilang kalau dia tertarik sm kamu. Sebenernya nayoung ini knp kok kepo banget sm kyuhyun ?

    Suka

  56. kyuhyun koq gitu?suka main2 sama banyak wanita,,mentang2 jadi DJ.main cium &peluk wanita sembarangan.kasihan minji nya tau,kyuhyun knpa kamu gk peka sich,,,,minji aja sampe manjatuhkan harga dirinya,gregetan ama kyuhyun

    Suka

  57. aahh.. kyuhyun terlalu bebas makanya suka kaya gituu.. kyuhyun susah bgt sadar sama perasaannyaa. yg aku takutin hyojin nih sama donghae..

    Suka

  58. ishhh… makin gemes deh sama mereka. udah baikan dan deket, pada jauh jauhan lagi.
    sifat kyuhyun disini aku masih bingung hehe, dia itu bisa berubah jadi pria baik, sopan kadang dia jg bisa jadi astgfrlsg beragajul(?) nyebelin gitu ish.

    owowww ada kemajuan, minji sekarang udah mulai terbuka sama cuyun dan blak blakan secara tidak langsung bilang suka dan cemburu

    Suka

  59. abis baikan berantem lagi ckckck gitu aja terus sampe kyuhyun punya abs kkkkk
    mereka ni kya kucing2an gitu ya (?) sama gengsi ngungkapin perasaan satu sama lain

    Suka

  60. wow,trnyta mama minji stuju kalo di minji sma si kyu dibedain juga sama si Henry.and ohmygodd minji nyium si kyu duluan wow😅😅

    Suka

  61. Minji keren banget, berani ngomong langsung ke kyu oppa. Salut aq, yah bagus sih dr pada berlarut2 dan di pendam terus kan mending di ungkapin. Semangat terus sista, di tinggu next2 ff nya

    Suka

  62. minji aku suka gayamu!! gpp kok bilang gitu, gausah lari dan jadi malu. yang penting bukan nawarin diri, cuman nyatain perasaan aja

    Suka

  63. Apa mmg gt gaya hidup kyuhyun saat jd DJ? dansa sm sesuka cewk, cium cwk saat mabuk? Apa DJ hrs sllu mabuk?
    Kok bs minji suka sm kyuhyun? Klu cm krn perhatiannya bs sm donghae minji,
    Aku ngerasa kyuhyun tipe cowk suka mainin cwk kok,
    Smga aja yg terbaik untk mrka

    Suka

  64. Tuhkan taringnya hyojin mulai keliatan.. 😡
    Wow minji kerennn.. 😁😆 itu namanya emanaipasi wanita wkwkkw
    Yah kyuhyunnya mah gak pekaa.. 😑😖
    Udah di kodein dari kemaren” sama minji..
    Semoga di part selanjutnya mereka udah pacaran.😆

    Suka

  65. Kyaaaa semakin seru aja. . Sifat kyuhyun kadang2 bikin kesal jga ya. . Tpi smoga aja kyuhyun cpat sadar klau dia itu sbnar.n suka sma minji. . 😍😍😍😍 next part

    Suka

  66. ommoo.. minji agresif sekarang. kyuhyun jadi terbengong.. mampus lo kyu, moga aja nanti minji deket ama donghae, jadi kyu bakalan jealous truz..

    for author, hwaiting!!

    Suka

  67. Aduh emng kyuhyun aturan peka .. minji udh suka ama kyuhyun .. tpi ngeliat sikap kyuhyun …
    Aduh ibunya minji nyangka kyuhyun ada niat jahat .. ampe nyekidikin siapa kyuhyun..
    Lanjut

    Suka

  68. ya ampun tadi minji ceritanya ngungkapin perasaannya gitu sama kyuhyun, kyuhyun tega banget buat minji sedih, gimana ya kisah cinta mereka selanjutnya? eh tapi kenapa ibu minji kayaknya gak suka gitu sama kyuhyun ada apa ya

    Suka

  69. Akhirnya minji Mengakui perasaan nya ke kyu oppa. Hihihi Hyojin dapat rival yang kuat nih buat ngerebut hatinya kyu oppa. Tapi Sepertinya kyu oppa lebih suka sama minji

    Suka

  70. wow,, daebak.
    aq jg kdang ska bngung sma sifatnya kyu, kdang bijaksana tp kl lg d club kya cwo nakal gitu, hemmm tp yg pntng udah ada titik terang bt hbungam mereka ke depannya, bkal makin menarik aja ni cerita

    Suka

  71. Alhamdullilah ayahnya minji operasinya berjalan lancar semoga cepat sembuh ya Tuan kang…..Kyuhyun Kalau Siank Menjadi Pria baik Ehhhh malamnya kaya pria playboy Gitu ckckck Gue Sebel sama Kyuhyun….Minji udah mulai brani tu Pake cium Kyuhyun Lagi….buingbuing

    Suka

  72. Hubungan mereka makin rumit ya ampun kalau memang suka kenapa ga ungkapin aja sih bener” bikin gemes deh. Mereka saling cemburu, mereka saling suka tapi belum sadar.

    Suka

  73. khinya dpaet restu juga.. Walaupun dari ibunya…
    Tpi kok aku ngerasa ada yg bda gitu ama ibunya ke kyu,, hmmm

    Ditunggu moment nya,, jgn berntem mulu ihhh
    Dan itu minji,, waw… Salut,, dia bner” tergoda ama seten gembul kita 😀

    Suka

  74. Wah minji akhirnya mengakui perasaannya sama Kyuhyun yg ga bs dy tahan lg tp kyuhyun nya himana ?
    Apa dy jg udah pny perasaan yg sama ke minji atau dy mah bingung yah blm ngerti sm perasaan yg dy rasain buat minji…

    Suka

  75. Kemarin kyu yg main nyosor anak orang, skarng giliran minjinya yg ganti nyosor. Minji udah ngungkapin perasaanya meski secara gak langsung. Sbenarnya kyu jg suka minji, tp dianya aja yg gk peka sama perasaan sendiri.

    Suka

  76. aaa minji kayanya udah cinta bgt sama kyuhyun sampe ngikutin ke club lg. kyu jg sebenernya udah suka cuman di ga nyadar aja mnrtku, kyu jg ngapain main cium cewe lain dah, hubungan mrk rumit ya. lanjut next part

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s