Clown Man [Chapter 6]

690419810

Author : Minji • Main Cast : Cho Kyuhyun – Kang Minji  •  Support Cast : Choi Hyojin – Lee Hyukjae – Shim Changmin – Henry Lau – Lee Donghae and others • Genre : Romance  • Length : Chapter

======================

Aku udah baca komentar kalian di part-part sebelumnya. Maaf ya belum bisa balesin semuanya. Makasi banyak buat yang udah ngasi saran masukan dan lain-lainnya. Alurnya memang terkesan lambat, dan mungkin aja kalian jadi agak bosen bacanya. Tapi memang aku sengaja bikin begitu karena ada beberapa scene yang harus dijelasin agak detail. Semoga part ini bisa bikin kalian lebih puas ya 🙂

Happy Reading!

————————-

Kyuhyun membuka mata sambil memijiti pelipisnya. Ia mengerjap-ngerjap berusaha mengumpulkan kesadaran. Kyuhyun menatap sekeliling dan mendapati dirinya tertidur di atas sofa dengan selimut yang masih menutupi tubuhnya. Pria itu perlahan terduduk dan mencium aroma masakan yang membuat perutnya lapar. Tentu saja aroma itu cukup mengusik penciumannya, karena letak dapur persis di sebelah ruangan tempat ia tertidur.

“Kau sudah bangun rupanya. Baru saja ingin kubangunkan. Sarapan dulu. Aku memasak sesuatu.” Changmin duduk di sofa dan menatap pria yang terlihat lusuh karena baru saja bangun dari tidurnya.

“Terimakasih. Aku akan mencuci wajah terlebih dahulu.” Kyuhyun kemudian bangkit dari duduknya.

Semalam, Kyuhyun tidak pulang ke rumah keluarga Kang. Ia tidak tahu bagaimana menghadapi Kang Minji, karena hari ini adalah hari minggu dan gadis itu pasti juga akan berada di rumah seharian. Kyuhyun memutuskan untuk ke apartemen Changmin dan menginap di sana dengan beberapa alasan. Changmin tahu, sesuatu mungkin terjadi lagi di antara Kyuhyun dan Minji.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Semalam kau sedikit mabuk dan langsung tertidur begitu saja saat tiba di sini.” Changmin mulai mengintrogasi sahabatnya. Bagaimanapun setahu Changmin, sewaktu Kang Jihyuk masih berada di rumah itu Kyuhyun hampir selalu pulang sekalipun ia mabuk. Mendengar pertanyaan Changmin, Kyuhyun hanya diam dan menghabiskan suapan terakhir nasi goreng kimchi buatan Changmin.

“Kalian bertengkar lagi?”

“Aku tidak tahu. Kurasa kami tidak bertengkar. Kemarin malam— Minji ada di bar. Aku tidak tahu apa yang pastinya ia lakukan di sana, tapi ia seorang diri dan terlihat mencurigakan. Saat aku melihatnya, ia berlari keluar dan—”

“Kau mengejarnya bukan?”

“Kurasa ia datang karena mengikutiku. Saat aku berhasil mengejarnya, Ia seperti akan menangis. Tiba-tiba saja, aku merasa bersalah padanya. Entahlah. Sebelumnya aku tidak pernah merasa seperti ini.” Kyuhyun terlihat bersandar dan menatap piring kosong di depannya.

“Mengapa kau merasa bersalah?”

“Aku—aku sedang bersama Jihyun waktu itu. Kami akan menari dan saat itulah aku melihatnya di antara orang-orang. Dan saat itu.. ia sedang menatapku.” Changmin mulai memahami kemana arah pembicaraan Kyuhyun.

“Kyuhyun ah, apa kau menyukainya?” Ditanya seperti itu, Kyuhyun menghela nafasnya. Terlihat jelas keraguan di wajah pria tampan itu.

“Aku tidak tahu. Aku tidak tahu apa yang kurasakan terhadapnya.”

“Kau menyukainya. Jelas sekali kau menyukainya. Kau hanya mencoba mengelak dari kenyataan dengan tidak mengakuinya.”

“Mengapa kau bicara seperti itu?”

“Sikapmu menunjukkannya. Awal dia muncul, kau memang tidak memiliki perasaan terhadapnya. Tapi seiring waktu berjalan, kau terlihat lebih memperhatikannya. Kau menjaganya, dan di Ilsan waktu itu—”

“Sial. Aku memang bodoh. Apa itu menjelaskan semuanya?”

“Kau hanya tidak bisa menahan dirimu.”

“Jika saja kau dan Eunhyuk berhenti membahas tentang dia,”

“Kau marah pada kami waktu itu bukan? Kau tidak suka pria lain membicarakannya.” Kyuhyun terlihat mencerna ucapan Changmin.

“Mungkin.. Kurasa begitu.”

“Akuilah kau menyukainya.” Kyuhyun mengusap wajahnya, mencoba menyegarkan pikirannya sendiri. Berbicara dengan Changmin membuatnya gila dan ingin mengatakan hal-hal lain yang ia rasakan selama ini. Apakah Changmin cukup baik sebagai pendengarnya? Namun hanya Changmin yang berani menebaknya sejauh ini.

“Presdir Kang. Dia asalah sahabat baik ayah. Aku tidak tahu mengapa ia begitu baik dan menganggap kami seperti keluarganya sendiri. Ia selalu berkata padaku bahwa mendiang ayah adalah saudara baginya.” Changmin tidak memotong ucapan Kyuhyun. Ia membiarkan pria itu melanjutkan ceritanya.

“Kau tahu mengapa aku sangat membenci ayahku? Ia berhutang besar untuk mendirikan sanggar di saat perekonomian keluarga kami sedang buruk. Ibuku ikut membanting tulang untuk membantunya melunasi hutang-hutang itu. Hingga ayah meninggal, ibu masih bekerja keras untuk melunasi hutang-hutang itu. Saat keluargaku sangat terpuruk, presdir Kang datang dan membantu keluargaku. Ia melunasi sisa hutang ayah dan membawaku bersamanya.” Wajah Kyuhyun terlihat murung. Changmin cukup terkejut mendengar pengakuan sahabatnya itu.

“Aku tidak tahu ada cerita seperti ini di balik kedekatanmu dengan presdir.”

“Aku berhutang budi pada Presdir. Dan kehadiran Minji, aku— aku merasa sangat tidak pantas jika aku juga menginginkan putrinya. Minji bisa mendapatkan pria yang jauh lebih baik dan pantas untuknya. Belakangan aku bertahan di sisinya untuk menjalankan pesan Presdir agar menjaganya, tapi— gadis itu terlalu manis untuk kuabaikan begitu saja. Ia gadis yang kesepian, membuatku sangat bersimpati terhadapnya.”

“Dengan kata lain rasa simpati itu telah membuatmu jatuh cinta padanya.”

Kyuhyun tersenyum miris. Benarkah yang dikatakan Changmin, bahwa dirinya mencintai gadis itu? Kyuhyun memiliki banyak teman wanita di luar sana tapi belum pernah ada gadis yang membuatnya khawatir hingga seperti ini. Baiklah, Kyuhyun mulai membandingkan perasaannya pada Minji ke Hyojin. Ia juga menyayangi Hyojin, tapi Kyuhyun tidak merasakan perasaan aneh yang membuatnya berdebar ketika berada di dekat Hyojin. Perasaannya ke Hyojin sama seperti apa yang ia rasakan ketika berhadapan dengan Yoora, adiknya. Sementara Minji, gadis itu selalu bisa membuatnya kesal, berdebar, dan kadang terbakar.

“Tidak, Changmin ah. Aku akan menahannya. Mungkin ini hanya perasaan sesaat karena kami tinggal satu rumah. Mungkin ini terasa sedikit aneh karena Presdir sedang tidak ada. Aku yakin jika presdir sudah kembali, keadaan akan kembali seperti semula.”

“Hahahahha. Kau sangat baik, terlalu baik. Atau kau sedang berpura-pura polos di depanku? Jadi begini ketika kau sedang serius menyukai seorang gadis?”

“Jangan terus menyudutkanku, Changmin ah. Aku sedang bingung.”

“Bagaimana jika Minji juga memiliki perasaan yang sama terhadapmu?”

Aku tergoda padamu. Aku tidak bisa mengendalikan diriku ketika berada di dekatmu. Dan aku tidak suka jika ada gadis lain yang memeluk dan menciummu.”

Kyuhyun memejamkan matanya, teringat kata-kata terakhir yang diucapkan gadis itu sebelum ia kabur dengan menumpang taksi. Apakah kalimat itu berarti bahwa Minji— menyukainya?

Oh tidak. Gadis itu bahkan menciumnya. Ya, Minji menciumnya lebih dulu, dan Kyuhyun bersumpah jika saja ia sedang sadar dengan tindakan cepat gadis itu, ia pasti akan menahan gadis itu agar tidak terlepas darinya. Kyuhyun ingin merasakan bibir itu lagi, dengan cara yang benar.

—————————

Minji terus menggonta-ganti channel televisi. Seharian gadis itu mengurung diri di dalam kamar. Ia enggan keluar dari zona pribadinya karena takut bertemu dengan Cho Kyuhyun. Memang, sejak kemarin malam Kyuhyun belum menampakkan batang hidungnya di rumah itu bahkan berkali-kali Minji bertanya pada pelayan lewat telepon di kamarnya, Cho Kyuhyun masih belum pulang padahal waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore.

“Pria brengsek. Bagus. Kau memang tidak seharusnya muncul karena sudah mempermalukanku. Aku sudah menjatuhkan harga diriku. Ya Tuhan.. apa yang sudah kulakukan semalam? Kau terlihat seperti gadis yang sangat labil dan murahan, Kang Minji.” Minji memukul-mukul bantal guling di pangkuannya.

Berbagai macam pikiran kini terlintas di benak gadis itu. Mungkin saja setelah ia pergi Kyuhyun kembali ke bar menemui wanitanya dan ia menginap ditempat wanita itu. Huh- membayangkannya saja sudah membuat Minji muak. Rasanya lebih menyakitkan daripada mengetahui kenyataan Henry yang seorang gay.

“Bodoh. Seharusnya tidak mengatakan apapun semalam. Kau tahu jelas ia tidak berminat denganmu. Kang Minji bodoh! Hanya karena ciuman waktu itu kau berpikir ia menyukaimu? Ia hanya tergoda. Bukankah ia sudah mengatakannya?” Minji kembali memukul dan meremas bantal gulingnya.

**

Kyuhyun akhirnya memutuskan untuk pulang dan ia sudah bertekad akan menghadapi Kang Minji apapun yang terjadi. Tidak ada gunanya terus menghindar, toh esok hari mereka tetap akan bertemu di kantor. Kyuhyun sangat bersyukur karena kamar tidurnya tidak begitu masuk ke dalam sehingga ia tidak usah takut melewati area rumah di mana ia bisa saja bertemu gadis itu.

Saat menginjakkan kaki di depan pintu, Kyuhyun melihat pelayan menerima sebuah paket yang isinya boneka teddy bear yang sangat besar, setengah dari tubuhnya. Teddy bear itu dikemas dalam plastik yang dipita dan sangat cantik.

“Paket untuk siapa?” tanya Kyuhyun pada pelayan yang berusia sekitar 30 tahun itu.

“Untuk Nona muda.”

Kyuhyun segera mendekat dan memeriksa paket itu. Kyuhyun mencari-cari siapa pengirim paket itu tapi tidak ada petunjuk yang memberitahu hal itu. Namun Kyuhyun yakin, paket ini berasal dari seorang pria. Hanya ada selembar pesan tanpa tulisan, hanya simbol jantung yang besar.

Lee Donghae?

Tiba-tiba saja ada perasaan tidak suka dan tersaingi dalam diri Kyuhyun. Sedekat apa hubungan mereka kini? Hanya Lee Donghae yang terlintas dalam pikirannya. Kyuhyun bahkan bisa tahu boneka ini berharga sangat mahal.

“Ah, Nona muda. Kebetulan anda turun. Ada paket untuk anda.”

Kyuhyun terkejut. Ia buru-buru menyerahkan bungkusan berisikan teddy bear besar itu ke tangan pelayan dan kini aura canggung kembali menyelimuti mereka. Minji juga menghindari kontak mata dengan pria itu, mencoba mengabaikan Kyuhyun dan ia segera mengambil paket miliknya dari tangan pelayan. Gadis itu membukanya, dan membaca pesan romantis misterius dengan tanda jantung di kertas berwarna biru muda yang tertempel di situ. Kyuhyun mengamati gerak-gerik gadis itu diam-diam.

Minji tersenyum, dan ia memeluk teddy bear besar itu. Tanpa berkata apapun lagi, gadis itu segera berlalu naik ke kamarnya. Ia bahkan tidak memedulikan Kyuhyun, membuat pria itu merasa kesal secara tidak langsung.

Gadis itu baru saja menerima sebuah paket dan ia tersenyum. Cho Kyuhyun, sebaiknya kau memang harus berhenti berpikiran aneh.

————————

Kyuhyun duduk di ruangannya sambil memeriksa beberapa berkas yang baru saja diserahkan oleh divisi lapangan. Mengingat jika ia harus menyerahkan berkas ini pada direktur setelah jam makan siang, membuat Kyuhyun merasa gelisah tidak karuan. Tidak mungkin juga menitipkannya pada Hyojin, karena gadis itu pasti akan kesal lagi terhadapnya.

Kyuhyun melempar pena di tangannya begitu saja. Pria itu memegang kepalanya, menatap sudut ruangan. Ia dan Minji kembali tidak saling bicara. Jika waktu itu Kyuhyun bersalah penuh maka ia sadar harus meminta maaf, kini Kyuhyun tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk berbicara dengan Kang Minji. Apa ia harus meminta maaf lagi? Untuk apa? Bukankah malam itu Minji yang lebih dulu menciumnya? Tapi Kyuhyun merasa bersalah. Ia merasa bersalah karena membuat gadis itu melihatnya bermesraan dengan wanita lain.

Mata Kyuhyun tiba-tiba saja terfokus pada sesuatu. Pria itu berdiri dari tempat duduknya, kemudian memposisikan dirinya tepat di sudut ruangan yang berseberangan dengan meja kerjanya. Kyuhyun menatap tajam ke atas.

CCTV.

Sejak kapan di ruangannya ada CCTV? Bentuknya bahkan cukup aneh, cukup tersamar hingga Kyuhyun tidak menyadari keberadaan benda itu di ruangannya. Seingatnya, presdir memang tidak memasang CCTV di ruangannya. Apa gadis itu yang melakukan ini padanya? Kyuhyun tertawa gusar. Kang Minji memang sudah memiliki masalah sejak awal dengannya. Gadis itu mungkin memang belum begitu mempercayai Kyuhyun.

—————————

“Kyuhyun ssi!”

Cho Kyuhyun memicingkan matanya ketika seorang pria tampan berkulit pucat mendekat ke arahnya. Kyuhyun meletakkan gelas berisikan wine yang diminumnya, dan ia menyadari siapa pria yang sedang mendekatinya ini.

“Henry ssi. Apa kabar?” Kyuhyun mencoba bersikap ramah dan mempersilakan pria itu duduk di sebelahnya. Henry memesan minuman yang sama dengan Kyuhyun pada bartender kemudian mulai memfokuskan dirinya pada Kyuhyun. Ada yang berbeda dengan Henry. Kyuhyun tidak lagi merasa risih berdekatan dengan Henry seperti ketika mereka pertama kali bertemu waktu acara makan malam itu. Henry tidak lagi menatapnya dengan cara yang membuat Kyuhyun merinding. Senyum pria itupun terlihat normal baginya.

“Senang sekali bisa bertemu denganmu di sini, Kyuhyun ssi. Apa kau baru saja melakukan pertunjukan?”

“Tidak. Aku datang memang untuk minum.” Jawab Kyuhyun.

“Oh ya. Minji ssi, dia baik-baik saja bukan? Aku membaca SNSnya, ayahnya sedang melakukan operasi. Aku mengiriminya sebuah boneka teddy bear besar agar ia terhibur. Apakah ia sudah menerimanya?” Henry terlihat antusias.

Rupanya kau pelakunya.” Gumam Kyuhyun dalam hati.

“Oh, paket tanpa nama itu? Ya, dia sudah menerimanya.”

“Benarkah? Dia terlihat baik-baik saja ketika menerimanya? Dia menyukainya kan? Aku sengaja tidak menuliskan nama pengirim karena jika dia tahu aku yang mengirimkannya, kurasa ia akan membuangnya. Dengan adanya teddy bear itu, aku yakin ia akan punya teman untuk tidur.” Kyuhyun terlihat sedikit kesal. Pria ini masih saja mencari perhatian Minji.

“Henry ssi, kau masih menyukainya?” Tanya Kyuhyun.

“Sejujurnya, iya. Aku masih mencintainya. Tapi kurasa ia sudah tidak mau lagi mengenalku. Kau mungkin sudah mendengar tentang aku darinya. Aku telah menyakitinya. Jika saja ia mengijinkanku tetap menjadi temannya, aku akan dengan senang hati menjadi temannya sekalipun ia tidak bisa lagi menerimaku. Aku tahu pria hina sepertiku tidak lagi pantas bersanding dengan seorang putri cantik seperti dirinya.” Henry tersenyum kecil. Kyuhyun merasa kasihan juga pada pria itu. Henry terlihat tulus dan pria itu sangat menyesal.

“Minji ssi, ia benar-benar seorang putri bagiku. Ia wanita yang berbeda dari semua wanita yang ada di dunia. Aku sangat menyesal karena dari sedikit teman yang ia percaya, aku justru mengurangi jumlah teman yang ia punya.”

“Kau, terlihat sangat mengenalnya baik.”

“Ia selalu menceritakan apapun masalahnya padaku. Perceraian orangtuanya, pertengkarannya dengan ayah dan juga ibunya, begitu juga hal-hal yang ia sukai dan ia benci.” Kyuhyun mendengarkan dengan baik cerita Henry.

“Minji ssi, ia seperti anak kecil. Menyukai film kartun, boneka, balon, dan ia akan sangat senang jika diajak pergi ke taman hiburan. Meskipun sifatnya keras dan ketus, ia adalah gadis yang sangat manis dan baik hati. Ia akan sangat bergantung pada orang-orang yang membuatnya nyaman, dan dia— dia sangat membenci pengkhianatan. Aku menyesal karena telah menjadi salah satu pengkhianat baginya.”

“Begitukah? Kau benar-benar mengenal nona angkuh itu dengan baik. Mungkin aku bisa belajar menghadapinya dari penjelasanmu.” Kyuhyun tersenyum. Ia mengajak Henry bersulang.

“Kyuhyun ssi, kau sudah punya kekasih?”

“Oh? Mengapa kau bertanya seperti itu? Aku belum memiliki kekasih.”

“Hahahahha. Tenanglah. Aku hanya sedang berpikir, bagaimana jika kau dan Minji berkencan. Apa kau tidak tertarik padanya? Percaya padaku, ia tidak akan pernah mengkhianatimu.”

“A—apa yang sedang kau katakan, Henry ssi? Bagaimana bisa kau menawarkanku gadis yang kau cintai?” Henry tertawa lagi. Pria yang aneh.

“Mungkin aku akan membunuhmu jika suatu saat kalian berkencan. Mungkin. Hahaha.. tapi aku hanya ingin melihat tuan putriku bahagia. Jika ia menemukan pria penggantiku, aku akan turut senang.”

“Kau benar-benar aneh. Tapi kurasa, suatu saat ia mungkin saja akan memaafkanmu.” Kyuhyun tersenyum.

“Aku akan sangat senang jika hal itu benar-benar terjadi. Tapi sayang sekali karena lusa aku akan kembali ke Amerika. Mungkin kami tidak akan pernah bertemu lagi. Kyuhyun ssi, bisakah kau menjaganya? Ia sangat kesepian. Kurasa akhir-akhir ini ia dirundung kesedihan.”

“Oh— ya. Tentu. Kau tidak perlu khawatir.”

“Dan satu lagi. Kumohon jangan beritahu dia soal boneka yang kukirimkan. Ia mungkin akan membuangnya jika ia tahu aku pengirimnya.”

————————

“Direktur baru saja pergi setelah jam makan siang. Ia datang ke kantor grup Yongshin karena sebuah urusan mendadak.” Jelas Hyojin pada Kyuhyun dan juga seorang staff lain yang memiliki keperluan dengan Minji.

Kyuhyun mengerutkan keningnya. Urusan mendadak seperti apa? Mengapa Minji tidak memberitahunya jika ini menyangkut masalah pekerjaan? Oh— ia nyaris lupa mereka masih perang dingin, tidak saling bicara. Ahh, Kyuhyun bahkan baru saja berniat akan mengakhiri perang dingin itu dengan masuk ke ruangan direktur untuk meminta tanda tangan. Namun tidak dipungkiri, grup Yongshin mengingatkannya pada Lee Donghae. Minji pasti akan bertemu pria itu di sana. Mungkinkah Donghae yang memintanya untuk datang?

“Apa direktur pergi sendirian?” Tanya Kyuhyun.

“Ya. Dia sendirian, membawa mobil pribadinya. Aku tidak tahu jam berapa ia akan kembali. Ia tidak mengatakannya padaku.” Jawab Hyojin lagi. Gadis itu memperhatikan Kyuhyun. Pria itu terlihat kecewa dan berjalan kembali ke ruangannya, begitu juga dengan staff lainnya.

Hyojin menatap punggung pria itu yang terus menjauh, punggung favoritnya. Hubungan mereka akhir-akhir ini merenggang, entah karena apa. Hyojin merasa Kyuhyun berubah terhadapnya. Sejak kejadian di Ilsan di mana ia menyaksikan sendiri sikap Kyuhyun yang mengejutkan banyak orang, Hyojin sudah memiliki kekhawatiran.
Kyuhyun mungkin sedang jatuh cinta.

Ya, pria itu mungkin sedang jatuh cinta, dan sayangnya bukan padanya. Hyojin sangat merindukan Kyuhyun, suasana makan siang mereka, dan juga obrolan-obrolannya dengan pria itu. Kyuhyun bahkan tidak menghubunginya beberapa waktu belakangan, dan Hyojin tahu pria itu seperti tengah memiliki masalah. Hyojin sangat ingin menghampiri Kyuhyun dan mendengar keluhannya, hanya saja Hyojin takut mendengar hal yang tidak ingin didengarnya.

Sebenarnya, apa yang sedang terjadi antara direktur Kang dan pria itu?

**

“Nona muda belum kembali. Bukankah biasanya ia pulang lebih awal darimu?” Bibi Hwang yang sedang menyiapkan bahan makan malam menjelaskan pada Kyuhyun ketika pria itu baru saja sampai di rumah. Kang Minji belum kembali sejak usai jam makan siang itu. Kyuhyun mulai sedikit khawatir. Ia ingin menghubungi gadis itu, tapi rasanya sangat canggung.

Bagaimana jika saat ini ia sedang bersama Lee Donghae? Mungkin saja seusai membahas masalah bisnis mereka memutuskan untuk makan malam bersama. Ya, bisa jadi seperti itu. Tapi rasanya aneh juga karena Minji bahkan tidak mengabari Hyojin. Ketidakmunculannya yang tanpa keterangan itu membuat banyak berkas dan laporan harus menunggu untuk mendapatkan persetujuan gadis itu.

Dua jam berlalu. Gadis itu belum juga pulang. Kyuhyun duduk sendirian di meja makan menikmati makan malamnya. Tiba-tiba saja seorang pelayan nampak tergesa berjalan cepat ke arahnya.

“Ada telpon dari rumah sakit. Nona muda kecelakaan.”

—————————-

Minji membuka matanya. Seluruh badannya terasa sakit, mulai dari kepala hingga kakinya. Gadis itu merasa sangat berat untuk bergerak. Kedua matanya menatap langit-langit di atasnya, kemudian ia menoleh ke sisi kanannya. Minji sadar ia berada di rumah sakit, bukan di kamarnya.

Pandangan gadis itu teralihkan ketika melihat sesosok pria tertidur dengan posisi bersandar di sofa. Mata pria itu terpejam dan kedua tangannya terlipat di dada.

Cho Kyuhyun yang menungguinya. Ya Tuhan, Minji bahkan hampir lupa bahwa ia tidak punya siapa-siapa lagi. Ayahnya sedang berada jauh darinya, dan ibunya mungkin tidak tahu keadaannya. Minji memang tidak memiliki kerabat lain lagi. Kakek neneknya sudah meninggal, dan bibinya yang merupakan adik kandung ayahnya satu-satunya sudah menikah dan menetap di Jeju bersama keluarga barunya. Kesimpulannya, Ia mungkin harus bersyukur karena setidaknya masih ada Kyuhyun yang tinggal bersamanya.

“K—Kyuhyun ssi..” Suara gadis itu terdengar lemah dan parau. Pria yang ia panggil belum juga membuka matanya.

“Kyuhyun ssi!” Minji mencoba berseru. Gadis itu merasakan sakit pada tangan kanannya. Minji baru menyadari sesuatu terjadi pada tangannya. Ya, tangan kanannya sepertinya patah.

Kyuhyun membuka matanya. Ia segera menghampiri gadis yang terlihat mencoba bergerak, merubah posisinya. Kyuhyun membantu gadis itu agar ia bisa bersandar. Minji terlihat pucat. Keningnya dipasang perban karena benturan dan tangan kanannya dipasang gips.

“Kau baik-baik saja? Apa kau merasa pusing?” Tanya Kyuhyun lembut.

“Ya. kepalaku pusing dan tubuhku rasanya sakit semua. Apakah keadaanku parah? Apa dokter mengoperasiku?” Tanya Minji dengan polos. Kyuhyun tersenyum kecil. Ia segera mengambil botol minuman berisi air mineral, kemudian mencoba membantu gadis itu untuk minum.

“Minumlah dulu. Aku akan menjelaskannya setelah kau minum.” Ujar Kyuhyun. Minji meminum air yang diberikan Kyuhyun padanya. Setelah selesai, Kyuhyun duduk di sebelah tempat tidurnya, dan menatap gadis itu.

“Kau tidak dioperasi berat. Hanya saja tangan kananmu sedikit tergeser. Kepalamu mengalami benturan hebat pada stir kemudi. Dokter tidak mengatakan hal-hal buruk lainnya. Jadi beristirahatlah agar kau cepat pulih.”

“Maafkan aku. Aku tidak ingat apa yang terjadi. Semuanya begitu cepat dan—”

“Sudahlah. Aku tidak memintamu untuk menjelaskan kronologi kecelakaan itu. Yang terpenting bagiku adalah kau selamat dan sekarang kau sudah sadar.” Kyuhyun tersenyum menatap Minji. Pipi gadis itu merona karena Kyuhyun bersikap dan berbicara sangat lembut padanya. Apalagi kini pria itu tidak melepaskan pandangan darinya. Sepertinya Kyuhyun sangat khawatir terhadapnya.

“Apa kau memberitahu appa soal ini?” Kyuhyun menggeleng.

“Tidak akan pernah, Kau dan aku bisa sama-sama dalam masalah jika ia tahu putri kesayangannya mengalami kecelakaan. Kau mungkin akan memperlambat kesembuhannya jika sampai ia mengetahui kabar ini.”

“Begitu ya. Sebaiknya memang jangan memberitahunya. Kyuhyun ssi, terimakasih karena sudah menjagaku. Maafkan aku karena hanya bisa merepotkan.” Kyuhyun tersenyum. Keduanya sama-sama merasa lega, karena tiba-tiba saja mereka kembali berbicara seolah tidak ada masalah apapun sebelumnya.

————————–

“Kau melamun. Apa yang sedang kau pikirkan?” Hyojin menatap Changmin yang tiba-tiba muncul di mejanya. Gadis itu hanya diam saja dan tersenyum. Hyojin tetap terlihat melanjutkan mengetik sesuatu di komputernya.

“Kau terlihat aneh belakangan.” Ujar Changmin lagi.

“Oh ya? Hanya kau yang menyadari keanehanku, Oppa.”

“Ini semua pasti karena Kyuhyun. Aku tahu kau merasa kesulitan atas situasi ini. Jangan dipendam sendirian. Bukankah kau terbiasa bercerita padaku. Mau minum kopi sebentar?”

**

“Perasaan manusia tidak bisa dikendalikan. Bahkan oleh si pemilik perasaan itu sendiri. Begitu pula kita. Kita tidak bisa mengendalikan perasaan Kyuhyun.” Hyojin tersenyum mendengar penjelasan Changmin. Mereka sedang berada di atap gedung, mengobrol sambil meminum kopi instan, duduk menghadap pemandangan kota Seoul.

“Aku tahu itu. Kau ingin mengatakan bahwa Kyuhyun oppa sedang jatuh cinta bukan? Ia bahkan tidak masuk hari ini karena menunggui Direktur.” Changmin tahu, Hyojin pasti sudah lebih tahu karena ialah yang merasakannya.

“Hyojin ah, sungguh. Jika aku bisa, aku ingin Kyuhyun memilihmu. Kau gadis yang baik dan kau sangat mengenalnya baik.”

“Kau sepertinya akan mengatakan hal-hal yang tidak ingin kudengar. Apa ia memberitahumu sesuatu?” tanya Hyojin.

“Tidak pasti. Hanya saja aku bisa membaca sikap dan pikirannya. Dan sepertinya, cintanya tidak akan bertepuk sebelah tangan. Mereka, kedua orang itu. Kurasa mereka saling membutuhkan.”

“Kasihan sekali diriku. Aku tidak pernah berpikir akan bersaing dengan atasanku sendiri untuk mendapatkan cinta seorang pria. Dan kurasa aku kalah.”

“Satu hal yang ingin kutanyakan padamu. Mengapa kau tidak pernah mencoba mengatakan perasaanmu padanya? Kyuhyun adalah pria yang pemurah dan kurasa tidak akan sulit bagimu untuk masuk ketika ia sedang bebas.”

“Karena aku tahu ia tidak pernah menganggapku sebagai wanita. Baginya, aku hanya seorang sahabat, mungkin lebih seperti adiknya. Tapi tidak munafik, aku selalu menyimpan harapan suatu saat ia akan melihatku lebih dari itu. Aku tahu banyak gadis yang dekat dengannya. Tapi aku tidak pernah khawatir sebelumnya, karena aku tahu ia tidak akan jatuh cinta semudah itu. Ia pria yang pemilih. Aku bertahan di sisinya untuk bisa memenuhi kriteria gadis yang ia inginkan.”

“Hyojin ah—”

“Tapi aku tidak menyangka, ia sudah lebih dulu jatuh cinta pada gadis lain sebelum ia menemukan sosok itu pada diriku. Aku masih tidak percaya, ia sudah menemukan seorang gadis yang benar-benar membuatnya kebingungan seperti sekarang. Oppa, aku harus bagaimana sekarang?” suara Hyojin bergetar. Mata gadis itu berkaca-kaca. Hyojin menatap Changmin, dan pria itu merasa sangat kasihan. Perlahan ia memeluk pundak Hyojin, mengusap-usapnya lembut.

————————-

Minji memandang bergantian dua orang pria yang kini tengah menungguinya. Cho Kyuhyun dan Lee Donghae. Kyuhyun duduk di sofa sambil membaca buku, sementara Donghae terlihat menyuapi gadis itu makan siang. Minji benar-benar tidak bisa makan sendirian karena tangan kanannya yang patah.

“Lain kali kau jangan lagi membawa mobil sendiri. Apa yang sebenarnya kau pikirkan di perjalanan? Meskipun kecelakaan tunggal, itu tetap saja membahayakan nyawamu. Seharusnya aku mengantarmu pulang kemarin sore. Maafkan aku.”

“Ah, Donghae ssi ini bukan salahmu. Aku sedikit mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan. Lain kali hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.”

“Tapi aku tetap khawatir. Kau tidak mempekerjakan supir?”

“Kalau kau ingin Direktur Kang diantar jemput ke kantor, kau tidak usah khawatir. Aku bisa melakukannya. Kami tinggal serumah dan bekerja di tempat yang sama. Itu tidak akan menjadi masalah. Kau bersedia kan berangkat bersama denganku?” Kyuhyun melihat ke arah Minji. Gadis itu terlihat kaget dengan respon Kyuhyun yang tiba-tiba. Tentu saja. Ia sama sekali tidak keberatan jika harus berangkat dan pulang bersama dengan Kyuhyun.

“Oh— ya. Kyuhyun ssi bisa melakukan itu. Kau tidak usah khawatir.” Minji tersenyum pada Donghae.

“Oh, begitu rupanya. Ya, Kyuhyun ssi, kalau begitu aku mohon kau bersedia melakukannya dan menjaga Nona Kang.” Donghae tersenyum canggung.

“Itu sudah menjadi tugasku, Donghae ssi. Presdir Kang memang menitipkan Direktur padaku selama beliau menjalani pengobatan. Jadi aku memang harus melakukan itu.” Balas Kyuhyun.

Donghae sejujurnya merasa terganggu dengan kehadiran pria ini ketika ia datang menjenguk Minji. Kyuhyun bahkan tidak sedikitpun meninggalkan ruangan tempat Minji dirawat sejak Donghae berada di sana. Meskipun tadinya pria itu hanya diam dan duduk membaca buku, tapi Donghae merasa terganggu. Donghae bahkan menjadi khawatir setelah tahu bahwa Kyuhyun tinggal satu rumah dengan Minji, gadis yang saat ini tengah mengisi hatinya.

Sementara itu, seorang wanita berhenti di depan pintu kamar bernomorkan 203. Wanita itu, Shin Nayoung. Ia sangat khawatir setelah mendengar kabar dari orang suruhannya bahwa putri semata wayangnya baru saja mengalami kecelakaan. Kini Nayoung sudah berada di depan kamar rawat Minji. Dengan lebih mementingkan naluri keibuannya, wanita itupun akhirnya membuka pintu dan masuk ke dalam.

**

Minji hanya diam saja ketika sosok ibu kandungnya muncul di hadapannya. Kini Minji hanya berdua dengan ibunya. Kedatangan Nayoung telah berhasil membuat Kyuhyun dan Donghae keluar dari ruangan itu. Donghae pulang karena Minji yang meminta pria itu untuk pulang. Sementara Kyuhyun, ia memilih untuk memberikan waktu pada ibu dan anak itu untuk bicara.

“Terimakasih karena kau sudah datang menjengukku. Aku tidak tahu kau mengetahui keadaanku. Entah siapa yang memberitahumu.” Minji membuka obrolan.

“Aku ibumu. Kau tidak akan pernah tahu seberapa besar rasa cinta yang kumiliki untuk putriku, melebihi rasa cintaku pada diriku sendiri. Tidak penting darimana aku mengetahui kabar kecelakaanmu.”

“Kau menyuruh orang untuk menguntitku?”

“Tidak usah mendebatku. Bagaimana keadaanmu? Apa kau sudah merasa lebih baik? Bagaimana bisa kau mematahkan lengan cantik ini?” Nayoung kini duduk di sebelah putrinya. Minji tidak menyahut perkataan ibunya. Sejujurnya, ia merasa cukup senang karena ibunya ada di sini. Setidaknya Minji merasa ia memiliki lebih banyak orang lagi yang peduli padanya. Setelah Kyuhyun dan Donghae, kini ibunya.

“Ngomong-ngomong, kau benar-benar hebat. Aku cukup terkejut melihat dua orang pria tampan berada di ruangan ini ketika aku datang. Apa salah satu dari mereka adalah kekasihmu?”

“Bukan sesuatu yang harus kau tahu.”

“Bagaimana aku tidak harus tahu? Jika memang benar, aku harus mengenal lebih dalam pria yang berani mendekati putri kesayanganku. Aku sudah pernah bertemu pria yang duduk di sofa. Lalu siapa pria yang berada di dekatmu tadi? Apa diakah orangnya?”

“Namanya Lee Donghae. Dia putra tunggal pemilik Yongshin group. Kami hanya berteman dan belum lama kenal. Jika kau berharap dia akan menjadi menantumu, aku minta maaf karena aku tidak menyukainya.”

“Sudah kuduga dia bukan sembarang orang. Apa yang kurang darinya? Dia tampan dan putra pengusaha sukses. Aku lihat dia menyukaimu. Tidak mungkin dia berada di sini jika ia tidak peduli padamu.”

“Kau tidak perlu ikut campur masalah perasaanku. Aku sudah memiliki orang yang kusukai.”

“Apakah pria satu lagi? Pria asing yang menjadi General Manager di perusahaan dan juga tinggal di rumahmu?” Minji menatap ibunya tajam. Darimana wanita itu tahu jika Kyuhyun tinggal serumah dengannya? Ibunya sepertinya belum tahu siapa Kyuhyun. Mungkin wanita itu bisa bersikap lebih baik jika ia tahu siapa Kyuhyun.

“Bukan dia. Sudahlah, Omma. Kau tidak perlu tahu. Dan dia— dia bukanlah pria asing. Dia orang kepercayaan appa. Bukankah kau tidak mau ikut campur urusan appa?” Sindir Minji. Nayoung hanya bisa menghela nafas sabar. Sifat keras kepala dan ketusnya memang seratus persen menurun pada putrinya.

—————————

Setelah satu minggu dirawat, hari itu akhirnya Minji diperbolehkan pulang. Meskipun luka di kepalanya sudah mulai sembuh, tangan gadis itu belum sembuh total dan masih harus digips. Minji juga harus banyak beristirahat. Ia sangat senang karena Kyuhyun menungguinya setiap hari sewaktu di rumah sakit meskipun pria itu juga harus bolak-balik kantor karena menggantikan pekerjaannya. Ibunya juga sempat beberapa kali datang dan membuat gadis itu merasa lebih baik.

Kyuhyun membantu Minji berjalan hingga sampai di kamarnya. Kyuhyun membukakan pintu untuk Minji, dan ini adalah kali kedua ia masuk ke kamar gadis itu. Kyuhyun melihat teddy bear besar teronggok di headboard tempat tidur Minji. Kyuhyun tersenyum lega, setidaknya ia tahu sejarah boneka besar itu dan tentu saja karena itu bukanlah pemberian dari Lee Donghae. Biarlah rahasia boneka itu hanya dia dan Henry yang tahu.

“Mengapa kau tersenyum? Apa ada yang lucu?” tanya Minji curiga. Ia baru saja menjatuhkan tubuhnya di atas ranjangnya sendiri. Ia sangat merindukan tempat tidurnya.

“Ah, tidak. Teddy bear itu besar sekali. Ngomong-ngomong, apa kau sudah tahu siapa pengirimnya?” tanya Kyuhyun. Pria itu dengan santai ikut duduk di pinggir tempat tidur Minji. Sejak Minji kecelakaan, mereka memang menjadi jauh lebih dekat.

“Tidak tahu. Mungkin penggemar rahasiaku. Mungkin saja salah satu karyawan di kantor? Kau bilang aku populer dan banyak yang menyukaiku. Mungkin saja ini dari mereka bukan? Tapi aku akan menyimpannya karena aku menyukai boneka ini.” Minji meraih teddy bear itu dengan tangan kirinya. Kyuhyun tersenyum melihat sisi manja dari wanita ini. Henry benar. Minji sangat manis dan kekanakan.

“Beristirahatlah. Aku akan kembali ke kamar. Aku ingin membersihkan diri dan mengerjakan beberapa laporan.”

“Kyuhyun ssi tunggu—”

Tangan kiri Minji dengan refleks menahan tangan pria itu. Kyuhyun menatap gadis yang sedang menatapnya. Ada yang aneh dengan gadis itu.

“Ada apa?”

“Tidak. Aku hanya ingin mengatakan, sering-seringlah menemaniku di sini. Kau— kau juga bisa mengerjakan laporanmu di sini. Bukankah aku juga harus tahu perkembangan perusahaan?” Minji terlihat merona. Kyuhyun sangat senang dengan undangan gadis itu.

“Siap, Bu Direktur. Jika itu yang kau inginkan.” Kyuhyun tersenyum lebar.

———————–

Rapat tanpa Minji baru saja selesai diadakan. Kyuhyunlah yang memimpin rapat internal bulanan yang membahas seluruh aset perusahaan itu. Semua staff sudah meninggalkan ruangan, kecuali Kyuhyun dan Hyojin yang masih membereskan beberapa hal.

Oppa, apa Minji ssi sudah lebih baik?” Tanya Hyojin. Kyuhyun menoleh pada gadis itu. Akhir-akhir ini ia juga merasa cukup jauh dengan Hyojin karena ia sibuk mengurus Minji. Kyuhyun tersenyum mengetahui gadis itu bicara dengannya.

“Ia sudah lebih baik. Hanya menunggu penyembuhan tangannya saja. Mungkin minggu depan Direktur bisa kembali ke kantor.”

“Syukurlah. Oppa, kau pasti menjaganya sangat baik. Kudengar dari Changmin Oppa kau bahkan tidak pergi ke klub beberapa hari terakhir karena menjaganya.”

“Seperti itulah. Aku— aku mengkhawatirkannya. Mungkin ucapanmu tempo hari benar adanya. Kurasa, sekarang aku sudah tahu apa yang terjadi pada diriku. Maaf, jika sikapku sebelumnya membuatmu kesal.”

Hyojin seakan ditenggelamkan ke dasar laut oleh pria yang ia cintai ini. Apakah kini Kyuhyun sedang berusaha jujur padanya? Hyojin tahu, Kyuhyun selalu bercerita apapun padanya dan gadis ini bisa dengan senang hati mendengarkan ceritanya. Hanya saja untuk masalah ini, Hyojin tidak tahu apa ia akan siap mendengarkannya langsung dari mulut Kyuhyun. Namun, rasa penasaran kini lebih menguasai Hyojin.

“A—apa yang terjadi padamu, Oppa?” Hyojin mencoba terlihat biasa saja.

“Hyojin ah. Kurasa, aku menyukainya. Aku menyukai Minji ssi. Aku tidak pernah merasa senyaman ini dengan seorang gadis. Maksudku, perasaan nyaman dan ingin selalu berada di dekat seorang gadis.”

“Oh— jadi begitu ya. K—kau.. sudah mengatakan perasaanmu— padanya?”

“Belum. Aku masih tidak percaya diri. Aku tidak tahu perasaannya terhadapku, dan aku tidak yakin untuk mengikatnya. Aku— aku merasa malu pada presdir. Hyojin ah, apa menurutmu.. aku harus mengatakan perasaanku padanya?”

————————

Minji sedang duduk di atas sofa ruang tengah, sedikit berbaring sambil menonton dvd baru yang dibawakan Kyuhyun untuknya. Sementara itu, Kyuhyun duduk di atas karpet di bawahnya, tengah mengerjakan laporan kantor yang sebenarnya merupakan pekerjaan Minji.

Minji mengamati pria itu dari samping. Kyuhyun sungguh tampan, dan pria itu telah sukses membuat hatinya semakin berdebar karena kedekatan mereka beberapa hari terakhir sejak Minji mengalami kecelakaan. Kadang Minji bersyukur ia mengalami musibah ini, karena Cho Kyuhyun selalu menempel padanya. Pria itu bahkan tidak pergi ke klub dan menolak semua tawaran pertunjukkannya, hanya untuk menemani Minji jikalau saja gadis itu membutuhkan sesuatu. Memang di rumah itu ada pelayan, tapi Minji sengaja meminta Kyuhyun membantunya kecuali untuk urusan mandi dan berganti pakaian.

“Kyuhyun ssi—”

Suara lembut Minji membuat pria itu menoleh. Minji yang berbaring di sofa dengan bantal di kepalanya, sedang tersenyum menatapnya. Gadis itu sangat cantik. Kyuhyun telah jatuh cinta sepenuhnya pada gadis ini.

“Ada apa? Kau mengantuk? Ingin kembali ke kamar?” Tanya Kyuhyun.

“Kemarilah.”

Kyuhyun mendekat setelah gadis itu mengisyaratkannya untuk duduk di sofa yang ia tiduri. Kini Kyuhyun berada di sebelahnya, menunggu perintah darinya. Minji memandang wajah Kyuhyun di atasnya, dan pria itu tersenyum menatapnya.

“Kau kenapa? Apa kau lapar?” Tanya Kyuhyun lagi. Minji hanya tertawa sambil menggeleng pelan. Tangan kiri gadis itu yang bebas kemudian menjulur menyentuh rahang Kyuhyun. Minji mendiamkan tangannya di sana, mengusap kulit halus pria itu.

Kyuhyun berdebar lagi. Gadis ini menyentuhnya, membuatnya terbakar apalagi dengan wajah gadis itu yang terus menatapnya dan tersenyum. Kyuhyun mati-matian mencoba menahan dirinya untuk tidak bertindak bodoh lagi, tapi sepertinya senyum gadis ini membuatnya menyerah. Tangan Kyuhyun kini turut menggenggam tangan halus Minji yang ada di wajahnya, dan tangan lainnya mulai mengusap rambut gadis itu. Minji merasa sangat nyaman dengan belaian Kyuhyun pada kepalanya.

“Kyuhyun ssi. Sebelumnya, di awal pertemuan kita, kau pernah memperingatkanku bahwa aku harus berhati-hati. Bisa saja nanti, aku akan jatuh cinta padamu. Apa kau ingat pernah berkata seperti itu padaku?”

“Tentu saja. Aku hanya bercanda waktu itu.”

“Bagaimana jika kini, aku— aku benar-benar jatuh cinta padamu? Apa kau akan menolakku?”

“Apa yang sesungguhnya ingin kau katakan, Nona muda?” Kyuhyun bertanya lembut. Mata mereka saling menatap, mencoba menyelami pikiran masing-masing. Minji menarik tengkuk pria itu, membuat wajah Kyuhyun kini hanya beberapa senti dari wajahnya. Dan hal itu membuat Kyuhyun tidak bisa lagi menahan dirinya. Ia menjatuhkan bibirnya di bibir gadis itu, memainkan bibir atas dan bawahnya bergantian. Hanya pagutan singkat, karena sesaat kemudian Kyuhyun menghentikannya.

Mereka kembali bertatapan. Kyuhyun bersumpah, Minji benar-benar seorang putri seperti yang dikatakan oleh Henry. Putri itu kini di bawah kuasanya, menatapnya nanar dan tidak sabar dengan bibir mungilnya yang terbuka.

“Apa kau mencintaiku? Kau sudah dua kali menciumku. Dan aku bukan gadis murahan. Kau harus mempertanggungjawabkan perbuatanmu.” lirih gadis itu. Ayolah Cho Kyuhyun. Apalagi yang kau tunggu? Kau jelas-jelas tahu apa yang diinginkan gadis ini darimu.

“Apa kau lupa? Kau juga pernah menciumku. Kalau begitu kita harus sama-sama mempertanggungjawabkan perbuatan kita.” Kyuhyun menyeringai kecil. Demi apapun, Mulai detik ini Minji berjanji ia akan menjadikan pemilik seringaian tampan itu sebagai miliknya.

Kyuhyun kembali melumat bibir gadis itu. Ya, kali ini ia ingin melakukannya dengan cara yang benar, dengan menggunakan segenap perasaannya. Kyuhyun menjaga agar tubuhnya tidak menindih tangan kanan Minji yang sakit. Kedua tangan lebarnya menangkup wajah Minji, dengan tangan kiri gadis itu yang mengait di leher Kyuhyun. Keduanya sama-sama memejamkan mata, merasakan penyatuan bibir keduanya karena kali ini, mereka sama-sama menyetujui hal ini. Mereka sama-sama menyadarinya. Keduanya seakan tidak peduli jika ciuman mereka menimbulkan suara decapan yang memenuhi ruang tengah. Kyuhyun masa bodoh, toh para pelayan sudah tidur dan mereka pasti lebih mendengar suara film yang diputar dari dvd daripada suara-suara aneh akibat ciuman itu.

**

Minji berbaring di sofa dengan selimut di atas tubuhnya. Sementara itu Kyuhyun juga berbaring di bawah sofa, dengan bantal dan selimut yang juga membungkus tubuhnya. Tangan kiri Minji terjuntai ke bawah, menggenggam tangan pria yang ia cintai. Kyuhyun tersenyum menatap gadis di atasnya yang juga tengah tersenyum padanya.

“Kau tidak mengantuk?” tanya Kyuhyun.

“Jika kau sudah mengantuk, tidurlah lebih dulu. Besok kau harus ke kantor bukan? Tapi ijinkan aku tetap menggenggam tanganmu.” Pinta Minji.

“Tidak, aku akan menjagamu dan melihatmu sampai kau tertidur.”

“Sepertinya aku tidak akan bisa tidur. Aku terlalu bahagia malam ini, karena kini aku punya seorang kekasih yang akan menjagaku.” Ujar Minji. Ia menatap Kyuhyun.

“Aku juga sepertinya tidak akan bisa tidur karena wajah cantik kekasihku terus menatapku seperti ini.” balas Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun,”

“Hmm..”

“Berjanjilah padaku, kau tidak akan bergaul dengan sembarang gadis lagi. Kau hanya boleh melihatku, memelukku, dan menciumku. Awas jika sampai aku mengetahui kau masih bergaul dengan gadis-gadis di klub..” Kyuhyun tersenyum dan meremas tangan Minji yang ada di genggamannya. Ternyata ia baru saja memacari wanita yang protektif. Kyuhyun bahkan kini siap terikat demi gadisnya.

“Bagaimana dengan gadis-gadis di luar klub—”

“Juga tidak boleh! Termasuk Hyojin ssi, jangan terlalu dekat dengannya.”

“Ia temanku, Sayang. Sahabatku. Tapi aku tidak akan macam-macam. Aku hanya akan memelukmu dan menciummu. Seperti permintaanmu.”

“Bagus. Kau harus menepati janjimu.”

Kyuhyun tiba-tiba bangun dari tidurnya. Pria itu mengambil sesuatu yang ada di laci bawah televisi. Ia mengambil spidol. Kyuhyun kemudian duduk di sofa, mengambil tangan Minji yang digips. Kyuhyun menuliskan sesuatu di situ.

Minji ya,

Saranghae

Minji tersenyum menatap tulisan tangan Kyuhyun di situ. Gadis itu merasa sangat terharu. Kyuhyun ternyata adalah pria romantis. Kyuhyun mencium kening Minji beberapa saat, membuat Minji berdebar tidak karuan.

“Tidurlah. Aku serius. Ini sudah larut malam. Kau harus beristirahat. Simpan bahagiamu untuk besok dan seterusnya.” Ujar Kyuhyun sambil membenarkan selimut yang menutupi tubuh gadisnya.

Kyuhyun berbaring di bawah. Minji masih menatapnya. Tangan mereka kembali saling menggenggam. Kyuhyun baru bisa benar-benar tidur setelah gadis itu memejamkan mata dan nafasnya mulai teratur.

 

TBC-

 

Lebih pendek dan udah aku banyakin Kyuhyun dan Minjinya.

Next ada apa ya? ditunggu aja.

Simpan penasaran kalian untuk part berikutnya yaaah~

Nanti aku kasiin bonus deh kalo jadi.

Tentunya buat reader yang selalu ngesuport FF ini hihi

ThanKYU ^^

 

Iklan

214 thoughts on “Clown Man [Chapter 6]

  1. yes! Akhirnya mereka mengungkap’n perasaan mereka masing”. Semoga ini awal d’mulai k’bahagian mereka…
    Dan buat donghae & hyojin semoga mereka tidak merusak hubungan kyu & minji…

    Gax sabar nunggu part selanjutnya…

    Suka

  2. Ommoe ommoeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
    aku gemes,aduh aduh bingung mau ngomong apa..pokoknya aku suka aku suka
    apa lagi ya..intinya pertahankan,perbanyak moment kyuminji

    pokok daebakkk
    selalu nunggu ini ff…
    update kilat pleas
    P.S skinshipnya di tingkatkan lagi heeheheheh

    Suka

  3. gila gila gila gila. yaampun aku ketawa tawa sendiri hahaha xD
    aku ikut deg dega haaaak merekakhirnya jadian. mesra bgt yaampuuuun sukaaaaaa kyuhyun yaampuuuun
    kayaknya itu kecelakaan membawa berkah ya hahaha
    semoga mereka lancar ya. kalopun ada yg menghalangi, semoga bisa dilewati dgn baik.

    Suka

  4. ayuuuuuuu apa apaan itu ‘jadiannya’ ??? romantis banget mau nangis sanking romantis nya.halah dua orang ini emang paling2 deh yaw selalu bikin berbunga bunga klo udh romantis2an 😉 ada apa nih next nya apa hubungan nya ga disetujuin? plisss jgn dikasih rintangan dulu mau liat mereka pacaran bahagia romantis2an berdua dulu baru deh yaa boleh disiksa, ㅋㅋㅋㅋㅋ ….

    Suka

  5. Ya ampun aku ikutan bahagia, akhirnya mereka saling mengungkapkan perasaan masing² dan sekarang udah resmi jadi sepasang kekasih. Suka liat minji yg protektif ke kyuhyun. Ditunggu kelanjutannya

    Suka

  6. Akhirny dah jadian….memangnya part 7 ada ap…apa udah mau ada konflik…jngn dulu donk kan masih baru jadian…ok ditunggu next partny

    Suka

  7. Kyaaaaaa akhirnya akhirnya…
    Jadi ikut berdebar2 juga bacanya..
    Rasanya bahagia banget lihat mreka bersatu sekarang..
    Nahh g2 donkkk kyu kalau suka ya diungkapin ajja jangan disangkal2 lagi…
    Ini yg namanya anugerah ditengah musibah..
    Hahhahahaha

    Duhhh koq jadi kasian banget ya sama hyojinnya..
    Udah lama nunggu kyuhyun ehh tetep ajja ndak bisa dapetin kyu..
    Cari yg lain ajja hyojin-ahh…
    Masih banyak namja tampan nan baik hati melebihi si guik..
    ㅋㅋㅋㅋ

    Suka

  8. Huaaa, suka banget sama part ini ;-;
    Kyuminji akhirnya bareng jugaa, makasih ya kakak author hihi
    Tinggal nunggu konflik nih kak, hyojin atau donghae ya ? Apa malah ibunya minji ? Aaa terserah kakak aja deh wkwk
    Semangat ya kak buat next part, aku seneng banget sm kakak soalnya ngepost ff nya gak kelamaan jadi readers ga pada lupa hehe
    Thankiss kak buat part ini :*

    Suka

  9. Yeayyy hahahaha trimakasih eon posty cepet aku jadi ngga lupa jalan ceritay…. ciye yg baru jadian hihihihi…. itu aku kasian sm henry…. dia udh jasi normal sepertiy….. dan gimana dengan donhae???? Duuuh banyak bgt yg suka sm minji dan kyi >.<

    Suka

  10. terlalu banyak kata ‘akhirnya’ di part ini 🙂 akhirnya hyojin tau dan sakit hati,akhirnya kyuhyun tau perasaannya,dan akhirnya mereka jadian 😀 tapi karna selama ini belum ada konflik yg ‘ngeh’ (?) pasti bakal ada ntar kalau pas mereka seneng”nya *sotoy..tapi apapun konfliknya aku harap ga terlalu berlarut dan tak berujung *ciecie 😀 next part sangat ditunggu thor 😀

    Suka

  11. yeeeeeeee akhirnya mreka jdian juga ahhh so sweet itu wktu adegan di kursi itu,ahhhh minji protectif sukaaaa dh..krakter minji unik bgt ikh kadang arogan dingin tapi manja ahhhh keren…

    ya ampun bkin prnasaran aja ada apakah d’next partnya

    Suka

  12. Yeayyyy….
    Akhirnya datang juga, ehh??
    Okay, chemistry nya udah keren. Bener sih, kalo cinta yg kuat itu nggak ada yg instan. Semuanya perlu proses.. Dan itu gak bisa cepet2.

    Dan karna ini gak datar seperti biasanya yang aku suka.. Jadi bikin dag dig dug…. Hhahaha….
    Fighting!!

    Suka

  13. Akhirnya jadiaaaaaaan

    Sweet bgt meskipun pendek..
    Part ini malah rada kecepetan authorrr..
    Tiba2 udh jadian aja
    Jangan terpengaruh komentar reader..termasuk aku authorr..hahahhahahaha

    Tetep thumbs up!!

    Suka

  14. Duhhh bisa kena diabet dehh abis baca ini.. Manis sekaliiiii kelakuannya 😀
    Semoga cobaannya gk bgitu bikin syok dann.. Langsung nikahin aja dehh kyu.. Hehehe
    di tunggu next partnya 🙂

    Suka

  15. Ih eonieee.. sumpah parahhhhh aku sukaaaa binggoooo!!!! Ihh lembut bgt rasanyaaaa(?). *plak* ah aku suka kyu bgt cara dia menjalin kekasih sm kang minji. Ih ada gunanya jg yaaa minji kecelakaan wkwkkwkwkwk…… ah udh ga sabart part slnjutnyaaa.. eonnie tambahh romantisnya lg yahhh :* muahhh

    Suka

  16. wahhh…
    akhirny mereka bersatu,
    saling mngungkapkan perasaan,
    tnggal gmna mereka mnghdpi hyojin,lee donghe,appa ny minji
    mga aja hub mereka mmbawa hub minji ma ibuny jd baik,
    oke oen d tnggu part 7 ny ya 🙂
    figthing 🙂

    Suka

  17. ff paling ditunggu nihhh ;3 cie akhirnya jadian juga merekaaa
    suka banget adegan manis di akhir partnya
    semoga hyojin sama donghae ga jadi penghalang hubungan mereka berdua
    apalagi ibunya minji..
    nanti pas ayahnya minji tau pasti seneng banget tuhhh
    next part ditunggu bangettt author-nim ;3

    Suka

  18. kyaaaa.. sweeeetttt abisss onn…
    im spechless….
    cant say anythimg..
    aku bcaa ini senyum2 ndirii dlm kamar onn…
    gak nyangka mrekaa jd couple bnerannn…

    Suka

  19. Yeahhhh akhirnya mereka pacarannnn,,
    Ahhh suka suka suka ,, minji yg ngungkapin perasaan duluan, kalo minji ga nyentuh rahang kyuhyun mungkin mereka ga akan pacran kali yahhh hahaha

    Suka

  20. kyuhyun sma minji romantis bgt,, ikut deg”an pas ciuman mreka disofa tu,,hahhaha kyuhyun emnk top,, mnji jga gg tanggung”,,hahahha
    ypi kasihan sma hyojin pas dia cerita sma changmin,,rsa.a pengen ikut nangis,,smga hyojin dt pria yg lebih baik dari kyu,,sma changmin mngkn,,hehehe lanjut eonni,,

    Suka

  21. yeayyyy akhirnya kyuji jadian ah senengnya.. kasihan jg hyojin sich tp semoga dy mendapatkan namja yg baik. Ah cuman satu tantangan yaitu lee donghae.. kira” reaksinya gimana ya kalo tau minji sm kyu udah pacaran. kasihan jg sich padahal baru mau PDKT tp udah patah hati.

    Suka

  22. Thor….
    Aq gilaaaa krn snyum2 sndiri bca akhr dr part ini.
    Akhirnya mereka mw ngakui persaan masing2…
    Aq seneeeeeeeeeeeeeng….

    Suka

  23. Akhirnya jadian juga…

    ngomong ngomong hyojin gimana yah perasaannya???
    Sama changmin aja deh..
    ga usah ganggu KyuJi couple
    huahahaha
    /evillaugh/

    Suka

  24. Hahahahahaaaa lucu bgt pas kyu donghae minri satu ruangan pasti kyu cemburu:p Yaaaaaa kan kan kan jadian kan kan kan>< sweet bgt si digipsnya ditulis kaya gt aaaaaaaa kyu so sweet T.T

    Suka

  25. yeahhhhhh akhirnya mereka jadi sepasang kekasih. hahahaha dan itu semua minji duluan yg ngungkapin isi hatinya…..
    tapi gimana reaksi hyojin mengetahui kabar itu, pasti dia sedih. secara dia suka sama kyu…
    dan aku juga menganggap ibunya minji tidak seburuk yg di pikirkan… buktinya dia juga memantau anaknya dari jauh… dan dari itu aku berharap sih semuanya berjalan dengan baik…

    Suka

  26. Oh my yesung, kasian mochi oppa udh brubah tapi ttap gk bs lanjut sma minji :(,, yahh uri nemo harus bertepuk sbelah tngan jga rupanya -.-,, yg sbar ya oppa elfishy msih bnyak yg jones kok 😀

    Cckckkck akhirnya kyumbul menyerah dan mengaku wkkwkwkwk
    Sweet bgt mreka brdua d part ini ;), gl sbar bca yg slanjutnya 🙂

    Suka

  27. Aigooo….Aigooo….Aigooo ❤
    Mereka…mereka akhirnya ya ampyunnnnn, saya mringis2 sndri ini, betapa manisnya mereka 😀
    Mereka saling mempertanggungjawabkan perbuatan mereka masing2 dengan baik..
    Yeay, mereka jadian 😀 ahaiy kkkk~
    Semoga kalian langgeng nak, adik merestui kalian 😉

    Suka

  28. huwaaa seneng banget akhirnya mereka jadiaan, gimana ya reaksi appanya minji kalau tau, pasti seneng banget. gua ketawa2 bacanya

    Suka

  29. Kyaaaaa akhirnyaaaa 🎉🎉🎉 sebenernya ekspetasi ku gak kyk gini 😅 setelah se jauh ini aku baca ‘alur kecepetannya’ di bagian mereka nyatunya. Terlalu cpt berubah situasinya. Apa lagi itu udah ada sayang2 an 😂

    Tapi lepas dari itu, ttp wonderful kok rasanya. Cuma kalau nilik ke belalang rada ganjil aja.

    Suka

  30. Huh hah,. Nembaknya kecepetan trus juga masa udh langsung manggil sayang??? Tapi yg lainnya its oke 😀 tetep keran daebakkk

    Suka

  31. akhirnya mereka jadian. Astaga senyum” sendiri baca part ini. Kalau changmin tidak berkata seperti itu dan minji kecelakaan mungkin keduanya masih akan memendam perasaan masing masing. Seru ff nya

    Suka

  32. Demi apa part ini berakhir sweetttttttt suka sama keromantisan si kyuhyun disini hehehe

    Hyojinnya sedih dan terluka, baru jg kyuhyun blg klo dia suka sama minji, nanti gmn tanggapannya tuh klo mrk udah pacaran gtu

    Hadeuhhhh itu emaknya hyejin kira2 bakal jd pengganggu ga yah? Takut aja klo tiba2 dia mihak si donghae

    Suka

  33. Wah akhirnya mereka mengungkapkan perasaan mereka juga. Tenyata kecelakaan itu ada hikmahnya. Siap siap ada yg cemburu nih dengan adanya hubungan kyuminji

    Suka

  34. Yeayyy!!! Akhirnya jadian jugaaa😱😱😱
    Seneng banget liat momen kebersamaan mereka ❤️❤️❤️ romantis banget bikin ngiri 😭😭😭
    Tapi gimana dengan Hyojin yaa ?
    Gak sabar baca next partnya💙💙💙

    Lanjut baca next part ——>

    Suka

  35. yeeaaay akhirnya mereka bersatu jugaa, lucu plus romantis bgt pula cara ngungkapinnya, nah gitu kek dari kemaren kemaren, ada berkahnya juga dibalik kecelakaannya minji wkwk
    jadi penasaran gimana reaksinya hyonji dan dongek..poor hyonji padahal udah lama ngincer kyu :”

    Suka

  36. Sosweeeettt~ akhirnya mereka jadian jugaaa.. Aaak ikut seneng, terharu bahagia :’3

    tuh kan bener, akhirnya Minji banting harga juga! 😀

    oh jadi itu alasan Kyuhyun sekarang ikut tinggal bersama Kang Jihyuk, berawal dari keluarga yg terlilit hutang jadi dapet tuan putri Kang ❤

    Suka

  37. Ahhh soswite bangetttt
    Manis banget kisah cinta nya
    Tapi kalo part 6 aja udah pada soswite an gini pasti nanti di tengah tengah part oh konfliknya 😦
    Di tunggu selanjutnya

    Suka

  38. ciie….ciie…..
    mungkin minji dh ga than kli ya smpe2 dia yg ngungkapin perasaan.a …ya wlpun scra ga langsung ,..kkk
    smoga hyojin ga terjun ke jurang #tarikchangmin
    chukkae buat kyuhyun minji,,,,smoga tn.kang ga shock klu tba2 plang trus dia liat anak.a lgi mesra2.an sma pcar bru.a #lol

    Suka

  39. Kyyyaaaaaaaaaaa’ akhirnya setelah penantian yang agak lama merekaaa jadiaann jugaaaa yeee seneng banget, tapi apa ini ngga trllu cpat yaa?? Hhhh moga ajaaa nggaaa ad gangguan, kyyuuu romantis bangettt jdiii senyam-senyum sendri bcanya……
    HyoJin kamuu smaa Changmin ajaaa yaa!!!!!

    Ngga sabar baca part selanjutnya
    Love You author (y) 😀 🙂 😉

    Suka

  40. Ping balik: rekoemndasi ff kyuhyun | choihyunyoo

  41. Akhirnya mereka jadian juga.
    Walaupun yg nyatain duluan Minji, Kyuhyun jadi cowok lambat dan gk peka. Tapi Kyuhyun juga cowok yg perhatian dan bertanggung jawab.
    Seneng banget akhirnya mereka udah mulai jujur sm perasaan masing-masing. Mudah-mudahan ini menjadi awal yg baik buat hubungan mereka kedepannya nanti. Kayaknya permintaan Minji pas malam taun baru terkabul.

    Gk sabar pengen tau kelanjutan FF Clown man.
    Maau lanjut baca FF Clown man chapter 7. ^^

    Suka

  42. Kyaaaaaaa akhirnua saay yang ditunggu dateng juga. Part ini lebih favorite hihi. Mereka berdua jjang~ suka banget. Sumpah alurnya pas menurut aku. Jadi ngena banget hihi. Hmm mungkin next part bakal ada konflik lain. Aku harus baca ^^

    Suka

  43. Udah jadian mereka,,,seneng baca.a…
    Kirain salah paham.a akan lama lgi tp ternyata,,,,
    Curiga sma ibu.a minji nih takut d apa-apain gtu kyuhyun oppa.a apalagi dya kya.a suka sma donghae oppa…

    Suka

  44. yeay..akhirnya pacaran juga…duhhh..so sweet bgt sihh
    wahhhh…pasti setelah mereka pacaran…banyak bgt..rintanganya…
    hweheeee..asikk..
    keren kak..next chap ya?

    Suka

  45. akhirnya kyu sama minji ngungkapin perasaan mereka masing masing
    senyum senyum sendiri bacanya
    kyu so sweet banget sampe kepikiran nulis di gips nya minji

    Suka

  46. Aaaaaaaaaaaaaa………………………………
    Akhirnya, mereka jadi couple jugaa!!!!!!!!!!!!!! >< Udah greget banget sama sikap kyuhyun-minji disini, dan akhirnya mereka ngungkapin perasaan nya masing2 😀 😀 *cie yg jadian cie, m2m atuh mbul 😀 😀 *digoroksetan :V *ini ngomong apa -_-
    Oke2, sebelumnya maaf ya thor aku baru komen di part ini 😀 soalnya ngebut nih thor, gasabar buat tau kelanjutannya 😀 😀 aku sukaaa ff ini, bener2 ngfeel dan buat emosi aku naik turun 😀 sukses buat author nya, keep writing!!!!!
    *o ya, aku udh ngirim email nya thor, harap dibls yaa :") makasiih 🙂

    Suka

  47. aku mau kayak gitu juga … aih romantos kampretos kali si cho kyuhyun huhuhu … aduuuh kasian Henry #pukpukHenry ,,, Hyojin ehm apa ya ?? kasian sih tapi mau gimana lagi .. cho kyuhyun bodoh itu jatuh cintanya sama Minji wkwkwkwk … Chwangs tolong tenangin Hyojin hehehehe … ibunya Minji heeeeem .. aduuuh saingan Kyu selalu Hae Oppa,, tapi sayang ya Hae Oppa, Minji udah jatuh cinta duluan sama si gemboul Cho Kyuhyun wkwkwk

    Suka

  48. tidak ada yg lbh menggembirakan dr kabar ini finally akhirnya mereka yg jadian haahaa berkat k agresifan minji deh kayaknya haahaa berkah juga ternyata kecelakaan minji mereka jd saling sapa dan berdekatan kembali dannn jadiannnn haahaa

    Suka

  49. Penyesalan aku adalah baru tau keberadaan ff ini, seharusnya juga bisa bantu nyupport kakak pas ff ini masih on going
    Dan kenapa Kyuhyun bisa manis begitu, finally mereka saling jujur. Banyak banget yang potek ya hahaha
    Seperti biasa, lanjut next chaapppp xD

    Suka

  50. Akhirnyaaa seetelah ditunggu akhirnyaa mereka pacaran juga..
    Minji bener setelah Kyu jadi berrsikap manis. .
    Makin sukaa..
    Alurnya emang agak sedikit lambat part sebelumnya. tapi gak terlalu lambat banget kok. Ini udh sesuai porsi(?) Apaa gua yaa hahah

    Suka

  51. Yeyy, mereka officially ngedate. Kecelakaan yg mendatangkan berkah ya.. wkwkkw
    Makin kesini makin penasaran gmna ending dri clown man ini. Walaupun udh end, tapi aku tetep mau ngikutin alurnya aja dlu.. keren kak.

    Suka

  52. heboohhh..ada yg jadian euuuyyyyy…
    manis..manis..semanis gula kapas…
    tpi kok bau..bau konflik bntr lagi hueheheh

    gaem sok tau nieee

    keep healty kak…

    Suka

  53. Yey…finaly kyu sm minji jadian jg,,,hehehehehehhee…pasti bakaln seru dn tambah rumit jg pastinya!!hehheeheheheee
    gmn reaksi tuan kang klo tau??????bkin penasaran….
    Good job!!

    Suka

  54. akhirnyaaa mereka sudah bilang saling mencintai

    aaaaaa..senangnyaaa mereka jadian

    ternyata bonekanya dari henry sii
    aaaa..mas jomblo lagi deh

    Hyojin pupus deh soalnya kyu cuma nganggep adik

    Suka

  55. akhirnya mereka jadian juga, aku turut berbahagia haha
    sebenernya kasihan jg si hyojin, di ikhlasin aja lah kyuhyunnya sama minji

    Suka

  56. Yaampun mereka berdua so sweet sumpah,kyuhyun keliatan banget pdahal kalau uda suka sm minji walaupun minji yg bilang suka duluan. Hyojin kamu sabar ya inget omongan changmin kalau perasaan org g bisa d paksa

    Suka

  57. ciee…..cieee mereka jadian!!!akhirnya pada ngaku kan kalau mereka sama2 tergoda,,tp ngomong2 kasihan jg sama hyojin nich,ya gmna lg cinta memang gk bisa di paksa juga,,sepertinya kyuhyun akan mnjd pria yg romantis.

    Suka

  58. aaaaa akhirnya setelah sekian lama nunggu kapan mereka jadian akhirnya, minji sama kyuhyun so sweet bangrt sampe baper dibuatnya 😂😂😂

    Suka

  59. sempet curiga tadi pas minji kecelakaan dikira dijahatin sama seseorang
    wah akhirnya mereka jadian jugaaa lucu ya cara jadiannya kkkk ^^
    makin penasaran nih sama kelanjutannya terutama kehidupan pacaran kyuhyun minji kkkkk

    Suka

  60. aahhhh… akhirnya mereka jd sepasang kekasiihh… 🙂 semoga gaada rintangan yg bikin mereka pisah deh yaa.. semoga dapet restu dr kang jihyuk

    Suka

  61. itu mereka yg ciuman kan? mereka yg saling nyatain cinta kan? kenapa jadi aku yg deg degan wkwkwk ini gaje saking ngebayanginnya
    pokoknya congrats buat kyuhyun-minji supaya langgeng ya hubungannya dan semoga pas pulang dari Jerman bapaknya minji ngga shock denger anaknya pacaran ama kyuhyun

    Suka

  62. yeyy akhirnya mereka udah resmi, selamat yaa.. gitu dong kan enak kalo ga berantem2 lagi ckckck
    dan kayanya jinhyuk bakalan merestui mereka deh, kan ayahnya minji itu suka kalo minji sama kyuhyun

    Suka

  63. So sweet, reader jd ngiri. semoga pasangan nii gak ada masalah langgeng terus, tp kalo liat dr panjang nya part kyae gak mungkin mulus2 deh. Semangat

    Suka

  64. emmm… kyuhyun gak peka wkwkwkwk, feel nya dapett eonn… kurang panjang lebih panjangin lagi eon… bingung komen apalagi keseluruhan bagus lahh

    Suka

  65. untuk minji kecelakaan, jadi bisa ngomong lagi deh mereka LOL
    ciye ciyee akhirnya jadian wkwk. duhh manisnya mereka berdua
    jadi penasaran apa yg terjadi di part selanjutnya

    Suka

  66. Akhirnya mereka jadian juga. Kyuhyun ternyata bisa romantis juga ke minji dan minji terlalu protektif ke kyuhyun biar kyuhyunnya gak ngelirik yeoja lain

    Suka

  67. Yess, akhirnya mereka pacaraaaa..
    Huwaaaa part ini bikin baperrr..
    Haduh romantisnyaaaaa bikin melted.. 😂 mau bgt punya pacar kayak kyuhyun..
    Duh sunggub author sukses bikin yg baca hatinya ikut terhanyut (?) 😆😁
    Wuhuuuu makin sukaa sukaa sukaaa sama ini ceritaa..
    Sukses selalu author.!!

    Suka

  68. manisnya couple ini.. jdi pengen punya cemewew.. moga aja kisah mereka bakal dipanjangin lagi dan dimanisin lagi. kalau perlu tambahin gula sebanyak-banyaknya.. #eh?

    for author, hwaiting. moga aja jari anda gak sakit, jadi bisa buat ff berkualitas lainnya. 😉

    Suka

  69. Yesss mereka pacaran ,, akhirya kyuhyun gentle juga ngakuin perasaanya je minji walaupun harus ada yabg tersakiti ,,tapi perjalanan mereka masih panjang

    Suka

  70. Yess, akhirnya jadian juga mereka kekeke, cuman aku bingung, changmin tu perhatian banget sama hyojin, gegara suka apa cuma karna mereka sahabatan?

    Suka

  71. yesss ahirnya mereka jadian juga haha
    smoga kdepannya walupun ada konflik ga ada hbungannya sama hubungan mereka ya hihihi
    kren ffnya smngat trus authorr..

    Suka

  72. Akhirnyaaa mereka ngakuin perasaannya masing2 dan jadian lagi. Uuugghh gemes sendiri baca sweet momentnya mereka
    Next part bakal ada konflik kah?
    Fighting buat next post !!!

    Suka

  73. Wah akhirnya mereka jadian juga, seneng deh liat mereka kaya anak remaja gitu malu” kucing. Tapi vuat next part apa yg terjadi ya apakah hal buruk atau hal baik? Apakah kalau tn. Kang tau bakalan setuju sama hubungan mereka?

    Suka

  74. Bahagia deh akhirnya mereka saling mengakui perasaan masing2 dan akhirnya mereka jg pacaran..
    ternyata kecelakaan minji malah jd jalan buat mereka berdua jd semakin dekat

    Suka

  75. Kyuhyun jadi orang blangsak juga,,,, kekekkekek^^ bibirmu cho….

    heran juga sama minji seneng seneng banget cari gara2 ma kyuhyun,,

    maaf ya gak bisa coment di tiap part soalnya sinyal ngadat.

    so fighting, ,,,

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s