Clown Man [Chapter 7]

jhsdjkshdjk

Author : Minji • Main Cast : Cho Kyuhyun – Kang Minji  •  Support Cast : Choi Hyojin – Lee Hyukjae – Shim Changmin – Henry Lau – Lee Donghae and others • Genre : Romance  • Length : Chapter

==================

 

Minji baru saja selesai berdandan dan menyemprotkan parfum ke tubuhnya ketika pintu kamarnya diketuk pagi itu. Ia melihat bayangan dirinya di cermin dan tersenyum kemudian melangkah untuk membuka pintu.

“Selamat pagi. Apa tidurmu semalam nyenyak?”

Minji tersenyum lebar dan segera menarik pria tampan yang berdiri di depan kamarnya, pria yang baru satu minggu ini menjadi kekasihnya. Cho Kyuhyun terlihat sedikit mencurigakan karena tangan kanan pria itu tersembunyi di balik punggungnya. Minji yang tangannya sudah mulai sembuh terlihat penasaran sambil berusaha menarik tangan kanan Kyuhyun namun selalu saja gagal karena Kyuhyun berhasil menghindar.

“Kau harus memberiku satu ciuman sebelum aku memberimu hadiah ini.” Kyuhyun terlihat menang. Minji memicingkan matanya dan sedikit mempoutkan bibirnya. Permintaan Kyuhyun tidaklah sulit untuk dikabulkan. Minji sedikit berjinjit untuk mencium pipi Kyuhyun.

“Bukan di situ Nona muda, kau salah tempat.”

Minji hanya tersenyum malu saat Kyuhyun memberi tanda agar gadis itu memberikan sebuah ciuman di bibirnya. Minji menuruti keinginan pria itu lalu menepuk pelan dada Kyuhyun.

“Oh. Jadi sekarang kau mulai suka mencari kesempatan? Jadi apa yang kau sembunyikan dariku? Seperti sebuah hadiah. Hari ini bukanlah hari ulang tahunku.” Kyuhyun hanya tersenyum menang lalu tanpa berkata apapun ia menarik tangan gadis itu dan membuat Minji duduk di pinggir ranjang. Kyuhyun yang sudah memakai kemeja berwarna hitam tanpa dasi kemudian setengah bersimpuh di depan gadisnya, membuka kotak berukuran besar yang sedari tadi ia sembunyikan di balik punggungnya.

Cho Kyuhyun mengeluarkan sepasang sepatu wanita berwarna merah. Minji terkejut sekaligus tersanjung saat tangan Kyuhyun menyentuh betis kakinya yang jenjang. Kyuhyun mengusap lembut kaki cantik itu dengan jemarinya sebelum menyatukannya dengan sepatu berheels cantik yang dibawanya.

“Bagaimana?” Tanya Kyuhyun. Ia menatap puas kedua kaki Minji setelah bersanding dengan sepasang sepatu darinya itu. Minji merasa terharu dan ia hanya bisa menatap pria yang setengah bersimpuh di depannya.

“Baru satu minggu dan kau sudah hapal ukuran kakiku tanpa bertanya padaku.”

“Itu berarti ukurannya pas?”

“Tidak hanya pas, tapi aku merasa sangat nyaman memakainya. Dan aku menyukai warna pilihanmu.” Minji meletakkan kedua tangannya di pundak Kyuhyun, menundukkan sedikit tubuhnya dan melingkarkan tangannya di leher pria itu. Kyuhyun yang masih bersimpuh sedikit mendongak dan tersenyum menatap gadisnya. Satu kecupan lagi ia dapatkan dari Kang Minji pagi itu.

“Sepertinya kau adalah pemuja wanita. Kau hapal ukuran kaki wanita tanpa bertanya terlebih dahulu.”

“Tidak begitu . Aku hanya suka melihat kaki wanita.” Kyuhyun menyeringai dengan polosnya.

“Semua pria seperti itu kurasa.”

“Oh ya?”

“Bukankah Hyojin juga menerima sepasang sepatu darimu di hari ulang tahunnya? Hmm, kelakuanmu terbaca, Cho Kyuhyun.” Minji seakan mengeksekusi Kyuhyun,menekan-nekan dahi pria itu dengan telunjuknya. Kyuhyun hanya terkekeh, mencoba memahami maksud kekasihnya. Minji cemburu dan mungkin ia tidak ingin disamakan. Kyuhyun hanya perlu memberikan sedikit pemahaman pada wanita tempramen ini.

“Bukankah sudah kubilang aku suka melihat kaki wanita? Saat itu aku hanya tidak tahu harus memberinya kado apa sehingga kuputuskan untuk membelikannya sepasang sepatu.” Minji sepertinya meragukan ucapan Kyuhyun. Gadis itu terlihat memutar bola matanya, seakan tidak puas dengan penjelasan Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai kecil, sedikit memajukan posisinya dan meletakkan kedua tangannya di pinggang Minji.

“Hei, aku sedang mencoba jujur padamu. Hadiah untuk Hyojin adalah hadiah untuk seorang sahabat. Tapi hadiah yang kupilihkan untukmu— aku sampai gugup karena khawatir kau tidak akan menyukainya. Aku menggunakan segenap perasaanku untuk memilih warna yang cocok dengan kakimu. Dan ternyata kakimu membutuhkan budget yang lebih tinggi. Hmm—”

“Tutup mulutmu. Apa kau tidak sadar sudah cukup banyak menggombal pagi ini?”

“Jangan mencurigaiku terus. Atau aku akan terus menggombal padamu.” Senyum Kyuhyun. Mereka kemudian sama-sama berdiri. Minji melihat kakinya yang memakai sepatu pemberian Kyuhyun. Ia benar-benar menyukai kejutan dari Kyuhyun.

“Terimakasih untuk hadiahnya, meskipun tidak ada momen spesial hari ini.” ujar Minji.

“Siapa bilang tidak ada momen spesial? Hari ini kau kembali ke kantor setelah sembuh. Aku ingin membuatmu bersemangat di hari pertamamu. Apalagi— sekarang kau sudah punya kekasih baru yang akan menemanimu di kantor..” Kyuhyun berbisik di telinga Minji saat mengucapkan kalimat terakhirnya. Wajah Minji benar-benar sukses dibuat merona oleh pria yang awalnya sangat mengesalkan baginya ini.

“Aku tidak tahu bahwa kau benar-benar pria romantis.” Minji berkata pelan lalu mengamit lengan Kyuhyun dengan lengannya.

“Dan aku juga baru tahu jika kau bisa menjadi gadis yang jinak seperti ini.” Balas Kyuhyun. Minji kembali tertawa kecil. Ia benar-benar bahagia dengan kehadiran Kyuhyun di sisinya. Mereka bertatapan sambil mengulum senyum di bibir masing-masing, lalu bersama-sama keluar dari kamar Minji untuk menikmati sarapan dan berangkat ke kantor.

—————————-

Hyojin terlihat murung dan pendiam. Ia hanya tersenyum sesekali dan bicara jika ada yang mengajaknya bicara. Changmin paham situasi gadis itu, apalagi kini suasana makan siang mereka menjadi sedikit berbeda karena kehadiran sang direktur di tengah-tengah mereka.

Ya, siang itu Minji ikut bergabung padahal gadis itu tidak terbiasa makan siang. Dan demi bisa menghabiskan waktu bersama Kyuhyun karena sejak tiba di kantor mereka berpisah karena kesibukan masing-masing, Minji yang merasa sedikit tidak nyaman bersedia ikut dan bersikap biasa-biasa saja pada yang lainnya. Ia dan Kyuhyun sama-sama tidak menunjukkan hal-hal yang memperlihatkan bahwa mereka adalah sepasang kekasih, seperti kontak fisik dan hal-hal manja yang biasa mereka lakukan di rumah. Namun tidak dipungkiri, kedekatan mereka semakin terlihat dan Hyojin tahu betul Cho Kyuhyun tidak sedikitpun melepaskan konsentrasi dan perhatiannya sekalipun Kang Minji duduk berseberangan dengannya.

Changmin dan Eunhyuk juga merasakan itu. Tidak ada sama sekali aura permusuhan atau pertengkaran yang biasanya akan terjadi jika Kyuhyun berdekatan dengan Minji. Terutama Eunhyuk, ia berpikir mungkin kecelakaan itu telah mengubah Minji menjadi baik pada Kyuhyun karena hanya pria itu yang terus menjaga dan merawatnya selama sakit. Changmin yang tahu betul terjadi sesuatu di antara Kyuhyun dan Minji masih memilih bungkam, ia hanya akan menunggu Kyuhyun berkata jujur padanya, apalagi pria itu sudah terang-terangan menunjukkan sikap jika ia memang menyukai Minji.

“Hyojin ah, kau makan sedikit sekali. Kau mau kentang milikku?” Tanpa mendengar persetujuan Hyojin Kyuhyun sudah memindahkan kentangnya ke piring Hyojin, membuat gadis yang lebih banyak melamun itu cukup terkejut. Kyuhyun hanya tersenyum dan sedikit melirik Minji di seberangnya. Gadis itu terlihat cuek dan tidak berkomentar. Dalam hati Kyuhyun terkekeh geli. Mungkin Minji akan mengajukan protes setelah mereka pulang nanti.

**

Setibanya di kantor setelah kembali dari makan siang, Minji menerima sebuket bunga mawar merah yang diberikan oleh petugas resepsionis di lobi. Setelah membaca pesan yang tertera pada buket bunga itu, Minji merasa penasaran karena buket bunga itu tidak mencantumkan nama pengirim. Tanpa Minji sadari, Kyuhyun menatapnya dengan tatapan heran. Tempo hari Minji menerima paket tanpa nama berisikan boneka dari Henry, dan kini gadis itu menerima sebuket bunga. Pria mana lagi yang kini menaruh hati dan minat pada gadisnya? Mungkinkah ini juga ulah Henry? Bukankah pria itu seharusnya sudah kembali ke Amerika?

Minji menoleh handphonenya yang bergetar.

Yoboseyo. Donghae ssi?”

“………………..”

“Benarkah? Ah, aku sudah menerimanya. Bunga yang cantik.”

“………………………”

“Terimakasih karena sudah peduli padaku. Ya, aku akan bekerja dengan baik.”

Masih sambil mengobrol di telepon, Minji mengisyaratkan agar Kyuhyun dan yang lainnya kembali ke atas lebih dulu. Kyuhyun terlihat memicingkan matanya ke arah Minji sebelum ia masuk ke dalam lift bersama yang lainnya. Gadis itu terlihat begitu gembira menerima kiriman bunga dari pria lain, membuat Kyuhyun sedikit terganggu.

“Hei, kurasa Donghae ssi menyukai Direktur. Untuk apa ia mengirim bunga mawar?” Eunhyuk membuka obrolan di dalam lift. Kyuhyun terlihat tenang, sementara Changmin melihat Kyuhyun dan Hyojin bergantian.

“Apapun urusan mereka jelas bukan urusan kita. Kecuali jika menyangkut pekerjaan dan Direktur membutuhkan bantuan kita.” Respon Changmin positif.

Tapi itu menjadi urusanku.” Gumam Kyuhyun dalam hati.

“Hmm, tapi tidak ada yang salah jika mereka benar-benar dekat. Direktur membutuhkan sosok pria yang sepadan dengannya seperti Donghae ssi. Karyawan seperti kita apalagi mereka-mereka yang bekerja di bawah kita mana pantas bersanding dengannya.” Mulut Eunhyuk masih terus berbicara. Kyuhyun terlihat menggaruk daun telinganya.

“Eunhyuk ah. Pembicaraan ini membuatku sakit perut. Aku akan ke toilet dulu.” Ujar Kyuhyun. Bersamaan dengan itu, mereka berempat ke luar dari lift. Hyojin merasa sedikit terhibur dengan kiriman bunga dari Donghae itu, tapi ia merasa terganggu dengan fakta Kyuhyun yang menyukai Minji. Apa yang kira-kira dirasakan Kyuhyun ketika gadis pujaannya menerima bunga dari pria lain? Bagaimana sebenarnya perasaan Minji terhadap Kyuhyun? Hyojin sungguh penasaran akan hal itu, meskipun ia memilih lebih baik untuk tidak tahu.

“Hei. Apa dia cemburu? Sepertinya dia tidak suka aku membahas soal bunga itu. Hyojin juga diam saja. Kenapa dengan semua orang?” Eunhyuk menyenggol lengan Changmin sambil berjalan.

“Entahlah.” Changmin menjawab singkat.

“Aneh sekali. Biasanya Kyuhyun selalu bersemangat membicarakan Direktur. Tapi belakangan ia semakin aneh saja. Apa jangan-jangan dia sekarang benar-benar sedang jatuh cinta? Hahahahhaa, ini akan sangat menarik.” Lanjut Eunhyuk tanpa mendapat respon dari Changmin.

——————————

Pukul 11 malam. Kyuhyun membuka pintu kamarnya dan mendapati seorang gadis dengan celana piyama serta kaos mickey mouse putih lengan panjang tengah berdiri dan menyeringai lebar di hadapannya. Gadis itu bahkan membawa teddy bear besar yang ia sendiri belum tahu siapa pengirimnya, memeluk benda itu di dadanya. Rambutnya yang digerai sedikit berantakan, membuat Kyuhyun gemas dan ingin mengacak-acaknya.

“Masih marah?” Tanya Minji. Kyuhyun terlihat menyatukan alisnya. Insiden buket bunga mawar itu membuat mereka memiliki sedikit masalah kecil dan Kyuhyun memilih untuk berpura-pura kesal meskipun faktanya ia tidak benar-benar kesal. Kyuhyun hanya ingin Minji memperhatikannya dengan berpura-pura cemburu dan sedikit cuek saat mereka pulang bersama hingga terlibat sedikit perang mulut.

“Masih. Belum 24 jam jadi kesalku belum hilang.” ujar Kyuhyun.

Aish. Kau bisa perhatian pada Hyojin tapi aku hanya menerima kiriman bunga dan kau sudah bersikap begini.”

“Aku malas berdebat hal yang sama. Tidur sana. Apa yang kau lakukan di sini?”

“Mencari kehangatan.” Jawab Minji polos.

“Peluk boneka itu. Atau diam di depan kompor.” Jawab Kyuhyun asal. Minji mempoutkan bibirnya kesal. Gadis itu melangkah maju, menubruk tubuh tegap Kyuhyun dengan boneka di pelukannya.

“Di luar hujan deras. Ada petir. Aku tidak berani tidur di atas sendirian. Aku mau tidur di sini saja denganmu.” Minji mendongak menatap Kyuhyun, mengungkapkan keinginannya.

Kyuhyun, pria itu tercengang. Tidur di sini katanya? Tidakkah gadis itu paham bahwa hal itu cukup berbahaya? Selama ini Kyuhyun sudah cukup menahan dirinya untuk tidak bertingkah melanggar batas karena ia menghormati Minji sebagai putri orang yang diseganinya. Namun selama beberapa hari terakhir sejak Minji sakit, Kyuhyun memang memanjakan gadis itu dan kerap menemani gadis itu di kamarnya hingga Minji benar-benar menutup matanya. Mungkin hal itulah yang membuat Minji merasa terbiasa dengannya.

Minji sudah melangkah mendekati tempat tidur Kyuhyun dan duduk di sana sebelum Kyuhyun sempat mencegahnya. Gadis itu bahkan membaringkan teddy bear di sebelahnya.

“Apa yang sedang kau kerjakan?” Minji mengamati laptop Kyuhyun yang menyala di atas meja, memperdengarkan suara musik DJ hasil aransemennya sendiri. Kyuhyun menghela nafasnya lalu menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Pria itu menutup pintu kamarnya, khawatir pelayan akan berpikiran aneh meskipun mereka sudah tahu bahwa Kyuhyun dan Minji sudah menjalin kasih.

Kyuhyun mematikan laptopnya, membuat Minji mengerutkan alisnya tidak suka.

“Mengapa dimatikan?”

“Kau bilang tidak begitu suka musik DJ.”

“Tapi aku tidak menyuruhmu mematikannya.”

“Kang Minji, kau mau tidur kan? Kembali ke kamarmu, aku akan menemanimu sampai kau tidur.” Kyuhyun mengulurkan tangannya, bermaksud membawa gadis itu kembali ke asalnya. Bukannya bangun dan menyambut tangan Kyuhyun, Minji justru berbaring dan memeluk teddy bearnya.

“Aku tidak mau. Aku mau tidur di sini saja. Boleh ya?”

“Astaga. Tidak boleh. Kau seperti gadis kecil yang bahkan terlihat lebih kekanakan dari Yoora.”

“Mengapa tidak boleh?”

“Pokoknya tidak boleh. Tidak baik bagiku—” Minji tersenyum, mengerti apa yang sedang dipikirkan Kyuhyun. Gadis itu kemudian menyingkirkan teddy bearnya ke sisi kirinya, lalu menepuk tempat di sisi kanannya, memberi isyarat agar Kyuhyun berbaring di sana.

Kyuhyun menarik nafasnya, ia tidak punya pilihan. Minji tidak akan terusir olehnya. Kyuhyun membaringkan tubuhnya di atas ranjang king size dengan seprai biru muda miliknya, dan segera setelah itu ia merasakan tubuh Minji merapat dan memeluknya. Minji menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun, dan tersenyum. Kyuhyun meminjamkan lengannya dan memainkan rambut gadisnya.

“Benar kan, lebih hangat. Berdekatan denganmu selalu membuatku merasa lebih hangat.” Gumam Minji.
Kyuhyun menarik selimut degan ujung kakinya, membuat benda tebal itu menutupi tubuh mereka berdua sebatas dada. Tidak hanya itu, Kyuhyun juga membelitkan tungkai kakinya dengan Minji, membuat gadis itu terkekeh geli.

“Bagaimana? Lebih hangat lagi kan?” tanya Kyuhyun dengan nada mengejek. Minji mendongak, menyentuh tulang pipi Kyuhyun dengan sebelah tangannya.

“Bisakah aku tidur di sini setiap malam?” gumam Minji.

Yaaa, Paman bisa membunuhku jika hal itu benar-benar terjadi. Kali ini aku mengijinkanmu tidur di sini, tapi tidak lain kali.”

“Kenapa? Aku kan cuma ingin tidur di dekatmu.”

“Pokoknya tidak. Hal lain bisa saja terjadi. Kau jangan mencari masalah denganku, Nona.” Kyuhyun memperingatkan gadisnya.

“Seperti ini?”

Kyuhyun memejamkan matanya. Sialan. Kang Minji apa yang kau lakukan? Bibir gadis itu kini menempel di lehernya, dan Kyuhyun bisa merasakan hisapan dan sedikit gigitan di area itu. Minji melepasnya kemudian tertawa, merasa puas karena bisa mengerjai Kyuhyun yang kini terlihat mengatur nafasnya.

“Aku ingin melihat sejauh mana kau akan bertahan.” Bisik Minji lalu tertawa kecil.

Kyuhyun menatap gadis yang terlihat menang di pelukannya. Sungguh, ia bisa saja menyerang Minji dan melupakan etika di rumah ini, tapi setiap kali bayangan Kang Jihyuk merasuki pikirannya, Kyuhyun akan menemukan pertahanan dirinya kembali.

Ciumlah ia sepuasmu Cho Kyuhyun.”

“Cium hingga gadis ini kehabisan nafas.”

“Tapi jangan setubuhi dia sebelum waktunya tiba.

Malaikat baik seakan merecoki Kyuhyun, membuat pria itu menyeringai. Kali ini, ia benar-benar melihat Minji seperti benda berharga miliknya, sesuatu yang harus ia jaga. Kyuhyun sedikit mensejajarkan wajahnya dengan Minji, menatap bola mata gadis rupawan yang juga sedang menatapnya dengan lembut.

Kyuhyun merengkuh wajah Minji, lalu mendaratkan sebuah ciuman lembut, mencecap bibir atas dan bawah gadis itu bergantian kemudian melepasnya.

“Aku hanya akan menciummu, dan kumohon jangan membuatku bertindak lebih jauh.” Lirih Kyuhyun.

“Kenapa? Aku ingin kau melakukan lebih jauh—”

“Sssst. Kita akan melakukannya, tapi tidak sekarang. Dan tidak di sini.”

“Kyu—” Wajah Minji merona. Apa yang sedang mereka bicarakan  sebenarnya?

“Aku tidak mau menjadi penjahat. Ini rumah Paman Kang, dan aku menghormatinya. Sekalipun anak gadisnya kini ada di pelukanku. Aku tidak mau memperlakukanmu semudah itu.” Ucapan Kyuhyun yang terdengar serius membuat Minji sedikit kecewa.

“Kau aneh. Kau menolakku sementara aku tidak tahu sudah berapa banyak gadis di luar sana yang pernah tidur di pelukanmu—”

“Kumohon. Jangan menentangku. Sekarang kau boleh menilaiku munafik. Kau sangat spesial dan aku benar-benar menyayangimu. Sebelum Paman menyetujui hubungan kita, tidurlah di pelukanku dalam artian yang sebenarnya.”
Minji menatap mata Kyuhyun dan ia melihat kesungguhan serta ketulusan. Minji tahu, pria ini menginginkannya. Lihatlah, betapa murahan dirinya karena telah menyodorkan tubuhnya pada seorang pria, kekasihnya sendiri. Bodohnya, pria itu bahkan menolaknya.

“Kau membuatku merasa malu. Awas jika kau mencari kesenangan dari wanita lain lagi.” ancam Minji. Kyuhyun merapikan anak rambut Minji yang jatuh menutupi kening gadis itu sambil tersenyum.

“Ucapanmu seperti seorang istri yang memperingatkan suaminya untuk tidak berselingkuh saja.”

“Terserah apa katamu. Aku akan jadi istrimu nanti. Jadi terbiasalah mulai sekarang.”

“Ya Tuhan, kita bahkan belum satu bulan berpacaran.”

Aish.” Minji merasa kesal dan malu, lalu membalikkan tubuhnya membelakangi Kyuhyun, memeluk teddy bear besarnya. Apa yang sebenarnya ia lakukan sejak tadi? Kyuhyun bukan pria waras. Menolak dirinya yang begini cantik dan membuatnya seperti wanita dengan nafsu besar yang tidak terpuaskan. Huh— Minji rasanya ingin kembali ke kamarnya saja, tidak peduli dengan ketakutannya akan suara petir yang masih sesekali terdengar. Ia kesal pada Kyuhyun. Sangat kesal. Memangnya kenapa kalau belum satu bulan? Apa menurut Kyuhyun hubungan mereka masih tahap main-main saja?

Pikiran buruk gadis itu terusir begitu saja saat tangan Kyuhyun melingkar di perutnya, mengurungnya dari belakang. Kyuhyun kembali membelitkan tungkai kaki mereka, dan Minji merasakan dagu pria itu bertengger manis di atas kepalanya. Cho Kyuhyun tengah mengurung tubuhnya, memberinya kehangatan, seperti yang ia inginkan sebelumnya.

“Perawanku, tidurlah yang nyenyak.” Gumam Kyuhyun.

Sial. Benar-benar sial. Kang Minji, kau lebih baik mengubur dirimu hidup-hidup sekarang. Pria ini bahkan memanggilmu perawan. Sungguh memalukan. Bahkan hal yang baik dan positif terlihat sebagai hal memalukan saat ini. Terkutuklah semua mantan kekasihnya termasuk Henry karena masih menjadikannya seorang perawan hingga detik ini.

“Bajingan. Kau seharusnya bersyukur sedang memeluk seorang perawan.” Rutuk Minji. Ia bisa mendengar kekehan Kyuhyun di belakangnya.

“Aku bersyukur. Sangat bersyukur.” gumam Kyuhyun memejamkan matanya. Ia mempererat pelukannya pada tubuh gadis itu, memberikan kehangatan yang Minji inginkan darinya.

Setelah itu, tak ada lagi dialog di antara mereka. Minji memejamkan matanya dan tersenyum. Tangannya memegang tangan Kyuhyun yang melingkar di perutnya. Ia tidak pernah menyangka, dirinya akan benar-benar bertekuk lutut di hadapan pria ini.

——————————–

“Shin Nayoung.”

Wanita cantik yang berusia hampir 50 tahun itu menoleh ketika mendengar seseorang memanggil namanya. Nayoung terkejut ketika seorang pria mendekatinya dan kini berdiri tepat di sebelahnya. Pria itu tersenyum, memberikan sapaan setelah sekian tahun lamanya tidak bertemu.

“Tidak kusangka akan bertemu denganmu di pameran ini. Dan ternyata kau sudah kembali ke Korea. Apa kabar, Nayoung ah?” Lee Yongshin tersenyum. Nyonya cantik itu terlihat senang karena bertemu seorang teman lama. Setidaknya ia tidak akan sendirian di acara pameran lukisan yang diselenggarakan dua tahun sekali di gedung pusat kebudayaan Seoul itu. Nayoung memang penikmat seni, dan semasa masih tinggal di Korea dulu ia memang tidak pernah absen datang ke acara pameran lukisan ini. Nayoung bahkan bisa membeli lukisan dengan harga mahal jika ia memang sudah terpikat.

“Yongshin Oppa— Kabarku baik. Ada beberapa urusan yang harus kuselesaikan di Korea. Kau sendiri apa kabar?”

“Seperti yang kau lihat. Aku baik-baik saja. Ngomong-ngomong, apakah kau pulang karena Jihyuk sedang sakit? ataukah karena kecelakaan putrimu?” Nayoung sedikit terkejut karena Yongshin terlihat mengetahui banyak soal keluarganya.

“Oh— tidak. Oppa, kau tahu aku dan Jihyuk Oppa sudah berakhir dan kami tidak memiliki keterkaitan lagi. Aku sudah ada di sini jauh sebelum putriku mengalami kecelakaan. Jadi aku tidak datang secara tiba-tiba.”

“Ah, maafkan aku. Aku selalu lupa bahwa kalian telah bercerai. Sebuah fakta yang sulit kupercaya hingga kini, mengingat Kang Jihyuk sangat mencintai istrinya.” Nayoung tersenyum mendengar perkataan Yongshin.

“Banyak yang tidak kau tahu, Oppa. Dan kurasa apa yang terlihat di luar, tidaklah seperti kenyataannya.” Nayoung tersenyum kecil, senyum khas dirinya yang misterius.

“Ya, kau benar. Mungkin kalian memang punya masalah sendiri. Maafkan aku sekali lagi jika perkataanku menyinggung perasaanmu. Sudah berapa tahun ya, kita tidak bertemu?”

“Sudah bertahun-tahun. Aku bahkan sudah bertemu putramu lebih dulu.”

“Benarkah? Donghae, kau sudah bertemu dengan Donghae?” Nayoung tersenyum.

“Anak tampan itu. Sama seperti ayahnya. Kami bertemu ketika Donghae menjenguk putriku di rumah sakit.”

“Ah, anak itu. Dia mengapa tidak bercerita telah bertemu denganmu.”

“Putramu mungkin lupa karena kami juga tidak sempat mengobrol dan berkenalan panjang. Saat aku datang, Minji memintanya untuk pulang.”

“Hahahhaha. Nayoung ah, Donghaeku.. anak itu sepertinya menyukai putrimu. Aku tidak heran Minji benar-benar memikat karena ia adalah putri dari Shin Nayoung.”

“Benarkah? Tapi memang terlihat jika Donghae perhatian pada Minjiku.”

“Bagaimana jika kita menjodohkan mereka?”

“Hahahahhaha. Oppa, kurasa Minji memiliki banyak pria yang mengejarnya. Aku tidak akan ikut campur untuk urusan itu. Mintalah Donghae untuk berusaha lebih keras lagi.” Nayoung tertawa renyah.

“Aku semakin merasakan kemiripan kalian. Ah— khas Shin Nayoung sewaktu muda.” Yongshin menggeleng-gelengkan kepalanya. Nayoung hanya tersenyum.

“Ngomong-ngomong, begitu banyak yang sudah terjadi. Jihyuk sangat sibuk mengurus bisnisnya dan kami pun hanya bertemu sesekali. Mantan suamimu itu, aku tidak menyangka ia akan jatuh sakit seperti sekarang. Aku dengar operasinya berjalan lancar di Jerman. Kau tentu mengharapkan kesembuhannya juga bukan?”

Nayoung terdiam. Mengapa Lee Yongshin masih saja membahas soal mantan suaminya. Apakah mereka tidak memiliki topik lain untuk diobrolkan?

“Kami memang bercerai tapi aku bukan wanita yang kejam. Tentu saja aku ingin ia sembuh. Minji, sekarang ia bahkan terlihat lebih dekat dengan ayahnya dibandingkan aku. Jika dipikirkan lagi, ah— sudahlah.”

“Nayoung ah. Kudengar dari putrimu bahwa ibunya masih tidak menikah. Kau masih mencintai Jihyuk. Ia bahkan juga tidak menikah lagi dan hidup sendirian. Kalian adalah pasangan yang serasi sejak dulu. Seharusnya kau kembali ke sisinya.”

“Tidak menikah lagi bukan berarti kami masih saling mencintai. Oppa, kumohon berhentilah membahasnya. Bisakah kita membahas hal lain saja?” Yongshin melihat wajah Nayoung. Pria itu tahu ada sesuatu yang mungkin cukup rumit hingga Nayoung tidak bisa mengungkapkannya.

—————————

Siang itu kembali diadakan rapat besar yang melibatkan para investor. Dalam rapat kali ini Discovery Group akan melaporkan sejauh mana perkembangan proyek Ilsan dan juga membahas beberapa kendala umum yang patut diketahui juga oleh para investor. Rapat seperti ini adalah ide Kyuhyun, karena pria itu mengingat beginilah Presdir bekerja ketika beliau menangani proyek-proyek besar sebelumnya. Kata presdir, rapat besar dengan melibatkan investor seperti ini bertujuan untuk transparansi sehingga klien tidak akan meragukan kinerja perusahaan. Setidaknya untuk perusahaan besar sekelas Discovery Group, para investor yang terlibat biasanya adalah mereka-mereka yang sudah memiliki nama besar di dunia bisnis.

Minji terlihat lebih gugup padahal ini bukan pertama kalinya ia mengadakan rapat dengan investor. Ia hanya khawatir terjadi masalah di lapangan yang tidak bisa ia atasi. Ia masih sangat muda sementara para investor kebanyakan adalah orang-orang berpengalaman. Namun sejauh ini, kehadiran orang-orang hebat di sisinya seperti manajer Jang yang sudah berpengalaman, kemudian Kyuhyun yang cekatan dan staff lainnya yang cerdas dan bertanggungjawab terhadap jobdesknya membuat Minji merasa sangat terbantu dan lebih bersemangat juga berhati-hati.

Di ruangan rapat saat itu belum begitu banyak yang hadir. Para investor belum datang. Terlihat Kyuhyun, Minji, manajer Jang, juga Changmin dan beberapa staff lain yang berjumlah tiga orang. Yang lainnya masih belum tiba dan masih mengurus kelengkapan lainnya. Minji yang sedang berdiri dengan sedikit menunduk di pojok ruangan memeriksa sekali lagi laporan keuangan yang ada di atas meja. Gadis itu terkejut ketika merasakan di belakangnya seperti ada seseorang, sangat dekat dengannya. Minji sedikit terbatuk ketika menyadari orang itu adalah Kyuhyun, dan pria itu menyeringai lebar.

“Kau mengagetkanku.”

“Jangan terlalu tegang, Bu Direktur. Kecantikanmu bisa hilang—” Kyuhyun sedikit berbisik mengucapkan kalimat terakhirnya. Wajah Minji menjadi sedikit panas. Gadis itu belum sempat membalas ucapan Kyuhyun karena ia merasa gugup sebab Kyuhyun meletakkan kedua tangannya di pinggang Minji. Gadis itu kembali terkejut karena ia merasakan posisi rok pensil yang dipakainya sedikit merosot, tepat di pinggulnya. Cho Kyuhyun menariknya.

“Dasar gila, apa yang baru saja kau lakukan?” Minji meredam suaranya dengan menggeram pada Kyuhyun. Pria itu hanya tertawa kecil.

“Rokmu terlalu tinggi. Semua pria bisa berganti fokus jika tidak kubereskan dengan segera. Kau sengaja ya?”

Kyuhyun terlihat memasang wajah protes. Minji merasa berdebar. Bisa-bisanya pria ini mengomentari penampilannya. Minji memang terlihat sangat cantik hari ini. Apalagi sepatu dari Kyuhyun juga mempercantik kakinya, serasi dengan rok pensil hitam dan atasan kemeja berwarna merah muda yang lengannya digulung hingga siku. Minji memang memakai roknya sedikit lebih tinggi hingga memperlihatkan sedikit kecantikan di atas lututnya.

“Aku akan mengawasimu.” Ujar Kyuhyun. Minji kembali merasakan getaran karena Kyuhyun sempat menepuk halus bokongnya sebelum pria itu melenggang pergi.

“Cih, dasar munafik. Padahal ia selalu mencari kesempatan.” Umpat Minji dalam hati, meskipun tidak dipungkiri ia merasa sangat senang karena Kyuhyun memperhatikannya.

**

Rapat berlangsung dengan baik dan Minji menerima banyak sekali perhatian dari para investor karena mendengar berita kecelakaan yang menimpa gadis itu beberapa waktu lalu. Di antara para investor yang sebagian besar adalah pria berusia 40tahunan itu, terselip wajah tampan Lee Donghae yang sedari tadi memperhatikan Minji dengan sabar. Ia akan menunggu giliran untuk bisa menghampiri gadis itu. Saat Minji masih di rumah sakit, ia hanya punya sedikit kesempatan untuk menjenguk gadis itu karena Minji tidak mengijinkannya untuk sering-sering datang dengan alasan gadis itu ingin beristirahat. Donghae cukup lega karena akhirnya wanita yang menarik perhatiannya itu kini sudah  sembuh dan terlihat lebih baik.

“Sepertinya ada hal yang aku lewatkan. Yaa! Apakah terjadi hal besar beberapa waktu terakhir?” Changmin menyadarkan Kyuhyun yang terlihat begitu larut memperhatikan Direktur mereka yang sedang mengobrol santai dengan beberapa investor. Mata tajamnya terutama mengawasi putra pemilik grup Yongshin, karena Lee Donghae masih belum meninggalkan ruangan dan mengobrol dengan seorang pengusaha wanita. Kyuhyun seketika menoleh saat Changmin menepuk lengannya. Ia tersenyum aneh pada Changmin.

“Kau pikir aku tidak melihat kedekatan kalian belakangan? Berangkat dan pulang dengan satu mobil, dan sebelum rapat ini dimulai, kau menghampirinya dengan cara yang tidak biasa. Aku memperhatikanmu.” Kyuhyun kembali tersenyum namun kali ini lebih lebar. Mungkin sudah saatnya ia mulai jujur dan mengawalinya dengan Changmin.

“Sial. Kau menatapnya terus.” Ujar Changmin.

“Pacarku cantik sekali, Changmin ah.”

“Waah. Sudah ada klaim dalam kalimatmu. Baiklah. Kurasa aku paham sekarang. Jangan bermain-main dengan gadis mahal sepertinya. Kau bisa kerepotan sendiri nanti.” Changmin sedikit berbisik dan menepuk pundak Kyuhyun. Ia senang dengan fakta baru ini, meskipun terkadang sedikit tidak adil untuk beberapa orang.

Sementara itu, Donghae akhirnya memiliki kesempatan untuk menghampiri Minji setelah menunggu dengan sabar hingga klien-klien lainnya pulang. Minji tersenyum mendapati Donghae di dekatnya. Pria itu memberikan senyum segarisnya.

“Donghae ssi, kau belum pulang rupanya.”

“Aku harus menyapamu dulu. Senang sekali melihatmu sudah sembuh. Apa semuanya baik-baik saja?”

“Seperti yang kau lihat. Aku sangat baik. Kau jangan khawatir. Ngomong-ngomong, Paman Lee apa kabar? Mengapa ia selalu memintamu untuk mewakilkannya? Apa ia benar-benar sangat sibuk belakangan?” Donghae terlihat sedikit kikuk. Ayahnya memang sudah menyerahkan sepenuhnya urusan kerjasama dengan Discovery Group padanya karena Donghae sendiri yang memintanya.

“Ah, ya. Itu— appa sudah sepenuhnya memberikan tanggungjawab padaku untuk urusan ini. Ia harus mengurus banyak hal lain. Kau tidak masalah bukan, bekerja sama denganku?”

“Tentu saja tidak.” Minji tersenyum.

“Minji ssi—”

“Ya?”

“Ah. Jika kau ada waktu, bisakah kita pergi untuk makan malam?”

“Dengan Paman Lee juga?”

“Tidak. Kali ini hanya denganku saja. Ah, aku tidak akan memaksamu sekarang. Tapi jika nanti kau memiliki waktu, kuharap kita bisa mengobrol di luar bisnis, sebagai teman. Aku merasa, sepertinya kita memiliki kesamaan dalam beberapa hal. Belakangan aku merasa terlalu serius dalam bisnis dan kurasa aku hampir tidak punya teman yang masih muda sama denganku. Melihatmu serius dalam bisnis, aku jadi merasa memiliki teman.” Donghae mencoba terlihat santai. Ia mengerti Minji merasa sedikit tidak nyaman dengan ajakannya untuk itu ia mencoba memberikan alasan yang masuk akal. Wajah Minji terlihat senang. Gadis itu tersenyum padanya.

“Ah, tentu saja. Kurasa kita memang memiliki kesamaan. Aku bahkan tidak punya banyak teman di sini. Mungkin memang kita perlu bertukar pikiran.” Ujar Minji. Ia menghormati Donghae karena pria itu adalah partner bisnis dan juga anak teman ayahnya. Saat akan mengantar Donghae keluar ruangan, Minji sempat bertatapan dengan Kyuhyun. Pria itu terlihat sedang bersama staff lainnya membereskan ruang rapat, tapi Minji tahu Kyuhyun pasti mengawasi gerak-geriknya sejak tadi.

————————-

“Kau yakin?”

“Ya, Nyonya. Sepertinya mereka memang berkencan. Anda bisa melihat beberapa foto yang diambil oleh orang suruhan kami. Foto ini diambil di luar kantor dan beberapa di café yang mereka datangi bersama. Memang tidak ada yang kami tanyakan soal ini. Tapi melihat kedekatan mereka, sepertinya mereka berkencan belum lama ini, karena sebelumnya Nona muda dan pria ini berangkat dengan menggunakan kendaraan yang berbeda. Namun setelah Nona muda sembuh, mereka selalu berangkat bersama-sama.”

Nayoung memperhatikan beberapa foto yang menunjukkan Minji dan Kyuhyun. Ya, mereka terlihat sangat bahagia menghabiskan waktu bersama, meskipun tidak ada foto yang terlihat begitu intim. Tidak ada hal yang mengganggu bagi Nayoung, karena sepertinya Kyuhyun adalah pria yang baik dan bertanggungjawab setelah ia sempat bertatap muka beberapa kali dengan anak itu.

“Baiklah. Tapi kau masih belum mendapatkan asal-usulnya?”

“Belum, Nyonya. Ia tidak terlihat pergi ke luar kota atau kemanapun belakangan ini. Kami akan memastikan hal ini sekali lagi. Tapi sepertinya, anak ini bukan pria yang jahat. Kami sempat mengikutinya beberapa kali di malam hari, dan ia memiliki profesi lain sebagai seorang DJ di beberapa klub malam yang membayarnya. Selebihnya ia memang bekerja di perusahaan. Tidak ada hal yang aneh, dan sejak Nona muda mengalami kecelakaan, ia tidak pernah terlihat pergi ke klub. Jadi tidak banyak yang bisa kami awasi.”

Nayoung cukup puas dengan informasi yang didapatnya. Ia pun membiarkan asisten pribadinya untuk pergi. Wanita itu kini mengamati beberapa foto yang ada di tangannya. Nayoung memperhatikan dengan lebih detail salah satu foto yang memperlihatkan Kyuhyun lebih dekat.

Wajah itu. Wajah Kyuhyun seperti tidak asing baginya. Nayoung memang merasakan hal yang berbeda saat bertemu dengan Kyuhyun, hanya saja ia selalu mengabaikan perasaan itu. Wajah yang tampan dan tegas, dengan kepribadian yang sopan dan cerdas. Sesungguhnya Nayoung tidak punya alasan untuk tidak menyetujui jika memang benar pria muda ini mengencani putrinya.

————————–

Menjelang sore sebelum jam pulang, Hyojin terlihat sibuk di ruangan direktur. Gadis itu sedang membantu Minji merapikan berkas-berkas lama yang begitu banyak jumlahnya, dan beberapa di antaranya dibutuhkan kembali oleh Minji karena ada beberapa masalah yang harus dibereskan.

Aish, ini sungguh banyak. Maaf jika harus merepotkanmu untuk menyusunnya kembali dengan baik, Hyojin ssi.”

“Presdir memang tidak suka jika file-filenya tidak disimpan dengan rapi. Beliau sering mengeluh bahwa sekretaris yang sebelumnya selalu membuatnya kerepotan ketika memerlukan file lama seperti ini. Aku belum sempat merapikan untuk yang ini, hanya ketika sejak aku mulai bekerja saja.” jawab Hyojin.

“Ya Tuhan, ini bahkan sudah  jam pulang. Aku tidak mungkin menahanmu lembur hanya untuk membantu menemukan berkas-berkas ini.”

“Apakah masih banyak? Kalau begitu kita lanjutkan saja besok. Anda juga harus pulang dan beristirahat.”

“Tidak, Hyojin ssi. Aku membutuhkannya karena ada yang harus aku urus besok pagi. Terutama untuk berkas milik Tuan Seo Kangji, transaksi tiga tahun lalu bulan Januari. Paling tidak aku menemukan miliknya, karena dibutuhkan besok pagi.”

Tak berapa lama, Kyuhyun masuk ke dalam ruangan Direktur. Ia terkejut ketika melihat dua gadis cantik itu masih sibuk berkutat dengan kumpulan kertas-kertas. Melihat kemunculan Kyuhyun, Hyojin merasa tidak nyaman. Minji pun sedikit terbatuk, dan ia mencoba bersikap biasa saja.

“Ini sudah lewat jam pulang. Apa yang sedang kalian lakukan? Apa tidak sebaiknya pulang saja dan dilanjutkan besok?” Tanya Kyuhyun. Ia masuk ke ruangan karena Minji tidak kunjung muncul. Kyuhyun menunggu gadis itu untuk pulang bersama.

“Direktur, lebih baik anda pulang saja. Manager Cho sudah menunggu. Aku akan melanjutkan mencarinya. Jika tidak, akan kucoba memeriksa datanya kembali di komputer lama dan akan kuberikan print outnya besok pagi.” Ujar Hyojin.

“Hyojin ssi, sebaiknya kau saja yang pulang. Aku bisa meminta tolong manager Cho untuk membantu karena kebetulan ia sudah di sini. Tidak apa-apa. Kau sudah cukup banyak merapikan file berantakan ini.”

“Hyojin ah, pulanglah. Biar aku saja.” Kyuhyun berbicara dengan lembut dan menatap Hyojin. Gadis itu seakan merasa bahwa Kyuhyun sedang mengusirnya pergi secara halus, agar pria itu bisa leluasa berduaan dengan gadis yang disukainya. Hyojin mengerti, dan ia pun memutuskan untuk tidak mengganggu kesenangan Kyuhyun meskipun di dalam hati ia merasa seakan diiris-iris pisau.

“Berhati-hatilah. Di luar sedang mendung. Fokuslah saat mengemudi. ” Kyuhyun tersenyum sebelum Hyojin benar-benar keluar ruangan. Gadis itu keluar dan menutup pintu dengan berat hati.

Akhir-akhir ini, Hyojin merasa Kyuhyun sudah berubah dan sangat jauh darinya. Kyuhyun hanya fokus pada Minji dan melupakan dirinya. Kedua orang itu terlihat semakin dekat, bahkan Minji bersedia berangkat dan pulang bersama Kyuhyun dengan nyaman tidak seperti sebelumnya. Wajah Kyuhyun pun selalu terlihat cerah setiap kali keluar dari ruangan direktur. Hyojin bahkan menghitung, Kyuhyun menghabiskan waktu sedikit lebih lama setiap kali ia memiliki keperluan ke ruangan Minji. Hyojin mengamati itu semua. Mungkinkah ia telah melewatkan sesuatu?

Sementara itu, di dalam Kyuhyun mulai membantu Minji merapikan berkas-berkas lama yang masih tersisa. Minji terlihat sedikit berantakan, gadis itu bahkan telah mengikat tinggi rambutnya. Kyuhyun tersenyum memperhatikan kesibukan gadisnya. Sepertinya Minji benar-benar memerlukan file yang belum ditemukan itu.

“File milik siapa dan kapan?” Tanya Kyuhyun

“Tuan Seo Kangjin. Pembelian dua unit apartemen bersebelahan di Gangnam. Transaksinya bulan januari tiga tahun yang lalu.”

“Kurasa aku memiliki data aslinya. Klien ini bermasalah jadi aku sangat ingat cerita presdir meskipun saat itu aku belum ada di sini. Presdir pernah memberikannya padaku dulu. Ada di rumah.” Kyuhyun berkata santai. Minji kini menatap Kyuhyun sambil berkacak pinggang.

“Mengapa kau baru berkata sekarang?”

“Kau tidak meminta bantuanku.”

“Oh— sudahlah. Kukira kau tidak tahu dan Hyojinlah yang familiar dengan  berkas-berkas ini.” Minji menepuk keningnya kemudian bersiap merapikan berkas sisa itu untuk di masukkan kembali.

Kyuhyun mendekat, merangkul tubuh ramping gadisnya dari belakang. Saat Minji berbalik, Kyuhyun tersenyum dan sedikit mengangkat tubuh gadis itu, mendudukkannya di atas meja kaca milik direktur. Minji meletakkan kedua tangannya di bahu Kyuhyun, sementara tangan pria itu bertengger di kedua pinggang gadisnya. Mereka saling menatap hingga Kyuhyun meniup kening Minji dan membuat poni gadis itu sedikit terangkat.

“Ayo makan di luar setelah ini. Kau mau makan apa? Aku akan telepon bibi Hwang agar tidak memasak.” Ujar Kyuhyun.

“Apa saja. Tapi aku mau minum soju.” Jawab Minji dengan sedikit manja.

“Baiklah. Kita makan dan minum soju. Tapi kau tidak boleh mabuk.” Minji tertawa kecil mendengar syarat yang diajukan Kyuhyun. Ia pun menarik tubuh Kyuhyun lebih dekat dan memeluknya. Meletakkan dagunya di bahu lebar pria itu.

“Apa Hyojin tahu soal kita?”

“Kurasa belum. Namun aku sempat memberitahunya bahwa aku menyukaimu.”
Minji mengulum senyum di balik itu. Jadi Hyojin tahu bahwa Kyuhyun menyukai dirinya? Kapan kira-kira Kyuhyun memberitahu Hyojin hal itu?

“Apa dia baik-baik saja setelah kau memberitahunya?” Tanya Minji. Ia menatap wajah Kyuhyun.
“Tidak ada yang salah. Memangnya kenapa? Aku justru merasa malu, karena untuk pertama kali aku bercerita padanya soal— menyukai seorang gadis.”

“Tidak. Aku hanya— kadang aku merasa ia menyukaimu. Kalian sangat dekat, dan aku sempat khawatir dengan kedekatan kalian sebelumnya.”

Kyuhyun tertawa. Ia sepertinya merasa sangat senang karena Minji merasa cemburu. Ternyata gadis itu memang sudah menyukainya sebelum ini.

“Beruntunglah kau karena muncul sebelum aku menjadikan Hyojin lebih dari sekedar teman.”

“Lalu siapa wanita-wanita itu? Mengapa kau mencium dan memeluk mereka seperti itu? “

“Sudah berulang kali kukatakan, mereka bukan siapa-siapa.”

Nappeun!”

“Tidak lagi, aku sudah menemukan milikku sekarang.” Ucapan Kyuhyun membuat Minji merona lagi, dan ia menyambut ciuman dari Kyuhyun. Kedua tangannya bergerak bebas menyusupi rambut Kyuhyun, sementara pria itu masih merengkuh pinggangnya. Minji menarik nafas saat ciuman mereka terlepas.

“Bagaimana jika ada yang masuk tiba-tiba—” Minji sepertinya menyadari sesuatu. Dari tadi ia terlarut dan hampir lupa jika mereka masih berada di kantor dan pintu ruangannya tidak terkunci.

“Lantai ini sudah kosong, Nona. Dan tidak ada CCTV yang akan merekam adegan tadi. Kenapa? Kau takut? Akan berbahaya jika kita berciuman di ruanganku.” Ujar Kyuhyun. Minji menepuk lengan pria itu agak keras, membuat Kyuhyun tertawa. Kyuhyun rupa-rupanya memang sudah tahu jika di ruangannya telah dipasangi CCTV.

————————–

“Tuan, bagaimana kabar anda hari ini? Apa terasa lebih baik?” Sekretaris Kim menyapa Jihyuk pagi itu. Meskipun masih merasakan sakit dan belum bisa berjalan dengan normal, Jihyuk terlihat lebih sehat pasca operasi besar yang dilaluinya. Nafsu makannya sudah normal dan wajahnya sudah mulai terlihat cerah. Pria itu setiap harinya hanya membaca buku di atas ranjang rumah sakit dan ia benar-benar ingin segera pulang ke Korea bertemu dengan putri kesayangannya.

Tiga hari lagi, Nayoung mantan istrinya berulang tahun yang ke 50. Saat mengetahui Minji ada di sisi wanita itu, Jihyuk tidak pernah begitu mengkhawatirkan ulang tahun Nayoung, sepanjang ada orang terdekat yang menemani wanita angkuh itu melewati hari spesialnya. Namun kini Minji berada di Korea, dan Jihyuk masih berpikir bahwa Nayoung berada di Amerika. Setahu Jihyuk, wanita itu tidak menyukai kesepian. Namun bukan lagi haknya untuk mengkhawatirkan wanita itu. Ia pasti memiliki teman-teman yang peduli padanya.

“Aku merasa jauh lebih baik. Apa ada kabar dari Korea? Akhir-akhir ini Minji jarang meneleponku. Apa dia sudah mulai melupakan ayahnya ini?” gumam Jihyuk. Sekretaris Kim tersenyum.

“Mungkin Nona muda sibuk dengan perusahaan, Tuan. Sepertinya ia mulai terlarut dan menikmati perannya.”

“Junghoon ah, apa kepulanganku tidak bisa dipercepat? Aku bosan di sini. Aku merindukan Minji.”

“Tunggu dua minggu lagi, Tuan. Anda harus terus menunjukkan perkembangan yang baik agar pengobatan bisa dilanjutkan di Seoul.”

“Berikan telepon padaku. Aku ingin menghubungi gadis nakal itu.” Ujar Jihyuk. Tiba-tiba saja ia ingin menelepon Minji, dan ia bermaksud mengingatkan gadis itu bahwa ibunya berulang tahun. Bisa saja, Minji melupakan ulang tahun ibu kandungnya sendiri karena kesibukan barunya di perusahaan.

—————————

Minji duduk di salah satu meja yang sudah dipesan oleh ibunya pada sebuah restoran China mewah di kawasan Myeongdong. Hari ini adalah hari ulang tahun ibunya, dan Minji memenuhi permintaan Nayoung untuk datang menemaninya merayakan hari jadinya yang ke-50. Minji juga terkejut karena ayahnya juga mengingatkannya soal ulang tahun ibunya. Dalam hati Minji merasa cukup senang karena ternyata ayahnya masih mengingat ulang tahun ibunya.

Nayoung belum datang. Minji sendiri diantar oleh Kyuhyun sementara pria itu meninggalkannya di restoran dan menunggu Minji di apartemen Changmin. Minji bahkan membawa sebuah cake berukuran kecil, vanilla cheese cake dengan buah kiwi sebagai topingnya. Ia juga sudah menyiapkan sebuah kado untuk ibunya. Ajaibnya, ide membawa kue dan memberi kado ini adalah saran dari Kyuhyun. Minji sejujurnya merasa cukup hanya dengan ucapan saja karena ia merasa hubungannya dengan sang ibu terasa lebih aneh semenjak mereka bertengkar di Amerika. Setiap kali membayangkan pria asing yang bermesraan dengan ibunya, Minji rasanya ingin mencuci otaknya. Entah kini ibunya masih berhubungan dengan pria asing itu atau tidak, Minji sungguh tidak lagi peduli.

Pukul setengah delapan, Nayoung akhirnya muncul dan tersenyum melihat putrinya yang cantik sudah duduk manis menunggunya. Hati wanita paruh baya itu menghangat setelah mengetahui Minji benar-benar datang untuknya. Ia tidak butuh siapapun lagi untuk merayakan ulang tahunnya, karena miliknya yang paling berharga sudah ada di sini untuknya.

“Sayang, maafkan keterlambatanku.”

“Sesungguhnya kau menyita waktuku. Tapi aku tidak akan merusak suasana karena hari ini adalah hari ulang tahunmu. Selamat Ulang tahun, Omma. Kau harus hidup lama dan bahagia.” Minji mengucapkan ucapan selamat pada Nayoung dan gadis cantik itu tersenyum kecil. Tanpa Nayoung sadari, Minji mengeluarkan cake dan lilin di depan ibunya, menyalakannya, dan membuat Nayoung merasa sangat terharu.

“Terimakasih, Sayang. Aku sangat bahagia hari ini.” Nayoung tersenyum senang setelah meniup lilinnya dan memeluk Minji. Gadis itupun merasa cukup senang karena bisa membuat ibunya tersenyum di hari spesialnya.

“Kau datang sendiri?” Tanya Nayoung saat mereka menikmati makan malam.

“Tidak, aku diantar.”

“Kyuhyun ssi?”

“Hmm..”

“Kemana dia? Mengapa kau tidak ajak dia untuk bergabung?”

“Aku pikir kau tidak akan suka jika ada orang lain di acaramu. Jadi kuminta dia untuk pergi dan menjemputku lagi.” Jawab Minji dengan santai.

“Kyuhyun, dia kekasihmu?”

“Dia dekat denganku.”

“Apa susahnya mengatakan padaku kalau dia adalah kekasihmu? Kau menyukainya kan? Kau pasti menyukainya. Jika tidak, bukan Donghae ssi yang meninggalkan rumah sakit waktu itu.”

“Terserah kau saja. Aku tidak ingin kau ikut campur urusan pribadiku.”

“Baiklah. Kusimpulkan dia adalah kekasihmu. Seleramu boleh juga. Sebagai wanita yang sudah melahirkan dan merawatmu hingga secantik ini, aku tidak akan merasa rugi jika kau akan bersama laki-laki itu.”

Dalam hati Minji merasa lega. Ia sudah mengantongi restu dari ibunya, dan itu artinya ia hanya tinggal menunggu kepulangan Jihyuk yang entah mengapa Minji yakin ayahnya tidak akan keberatan sama sekali. Jika saja Nayoung tahu siapa Kyuhyun, Minji yakin wanita itu akan sangat setuju dan mendukung mereka. Minji pikir ibunya mengenal Kyuhyun sebelumnya. Mungkin memang Nayoung tidak menyadari Kyuhyun karena pria itu tidak pernah ikut ke Seoul sebelum-sebelumnya selain di hari ulang tahun Minji dulu. Mungkin Nayoung tidak mengingat Kyuhyun kecil, meskipun sedikit aneh ibunya itu tidak mengenali anak-anak dari sahabat baiknya. Minji pun tidak familiar dan lupa jika ia bahkan pernah bertemu Kyuhyun sebelumnya, sewaktu mereka kecil.

Omma, bukalah kadonya.”

Nayoung menghentikan sejenak acara makannya. Ia pun membuka kotak kecil yang diberikan Minji. Sebuah liontin, dan Nayoung melihat foto dirinya dengan Minji di dalam situ, foto yang mereka ambil sewaktu di Amerika, pose kedekatan mereka yang paling disukai Minji dimana Minji memeluk ibunya dan menempelkan wajah mereka berdua sambil tersenyum lebar. Benda ini mengigatkannya pada sesuatu. Liontin ini, ia mengenalnya dengan baik. Ini adalah lionti milik Jihyuk, dan ia sempat mengembalikannya pada pria itu ketika mereka bercerai. Kini liontin itu kembali ke tangannya lagi, hanya saja foto di dalamnya diganti. Awalnya liontin itu berisikan foto Nayoung dan Jihyuk, namun kini menjadi foto dirinya dan Minji.

“Darimana kau dapatkan benda ini—”

“Kau tidak boleh mengembalikannya lagi padaku karena ini adalah hadiah dariku.” Minji berkata dengan tegas. Nayoung menatap liontin itu.

“Aku tahu kau mungkin tidak mau lagi berhubungan dengan appa. Tapi, kau masih menyayangiku kan? Aku adalah anakmu dengan appa, dan itu tidak akan tergantikan oleh apapun. Jadi aku hanya mengganti fotonya saja. Liontin milik appa ini akan melindungi foto kita di dalamnya.” Nayoung tercengang dengan penuturan putrinya. Wanita itu bahkan diam tak bisa berkata-kata.

Minji tersenyum. Sesungguhnya liontin ini diberikan oleh Kyuhyun. Jihyuk memberikan liontin ini pada Kyuhyun untuk menyimpannya, dan tiba-tiba saja Kyuhyun mengusulkan pada Minji agar ia memberikan liontin itu kembali sebagai hadiah. Minji bahkan tidak tahu sejarah liontin itu, tapi Kyuhyun mengetahuinya karena kata Kyuhyun, Jihyuk seringkali bercerita pada Kyuhyun soal mantan istrinya, termasuk soal liontin itu.

Setelah selesai makan malam, Minji dan Nayoung berjalan bersama keluar dari restoran. Saat berada di depan restoran, seorang anak kecil menabrak Minji dan membuat tas gadis itu yang tidak tertutup terjatuh hingga membuat beberapa isinya berserakan di luar. Orangtua anak kecil itu meminta maaf pada Minji dan Nayoung.

“Ah, sial. Handphoneku pasti lecet.” Minji meringis saat mendapati handphonenya juga terjatuh dan mengetahui layarnya sedikit retak. Gadis itu bahkan mengabaikan barang-barangnya yang lain. Ia sibuk meratapi handphonenya.

Perhatian Nayoung tiba-tiba teralihkan oleh sebuah benda yang juga keluar dari dalam tas Minji. Nayoung ikut bersimpuh dan mengambil selembar foto yang dilihatnya.

“Minji ya, foto ini— darimana kau mendapatkannya?” Nayoung menatap Minji dan gadis itu terkejut karena malu ibunya melihat foto itu, foto ketika dirinya menangis dan ada Kyuhyun kecil di dekatnya.
“I—itu,”

“K—Kau.. apa kau tahu, siapa anak laki-laki yang ada di foto itu bersamamu?

“Tentu saja aku tahu. Dia Kyuhyun. Omma cepat kembalikan padaku sebelum Kyuhyun tahu aku menyimpan foto ini.” Minji menarik foto itu dari tangan Nayoung.

“Darimana kau mendapatkan foto itu?”

“Aku memintanya dari album foto milik Paman Daejung di Sokcho saat merayakan natal di sana. Adik kandung Kyuhyun yang memberikannya padaku. Katanya aku boleh mengambil foto ini untuk disimpan.”

Tiba-tiba  Nayoung menyadari sesuatu. Kyuhyun. Cho Kyuhyun. Pria itu. Mengapa ia bisa dengan bodohnya melupakan hal sepenting itu? Cho Daejung memang memiliki seorang anak laki-laki yang pernah ia bawa ke Seoul saat merayakan ulang tahun Minji waktu itu. Nanyoung memang tidak pernah mengingat betul nama anak itu. Kyuhyun. Ya, Cho Kyuhyun. Dia adalah anak laki-laki Cho Daejung. Pantas saja, Kyuhyun mengingatkannya pada sesuatu.

Omma, kau kenapa?” Minji keheranan karena ibunya tiba-tiba terdiam, bahkan wajahnya sedikit pucat.

Omma..”

“Minji ya~ Nyonya Shin. Kalian tidak apa-apa? Apa yang terjadi?” Minji dan Nayoung menoleh dan sosok Kyuhyun sudah muncul di dekat mereka. Pria itu ikut berjongkok, membantu Minji merapikan barang-barangnya yang masih berserakan. Minji buru-buru menyembunyikan foto masa kecilnya dan Kyuhyun, merasa malu jika Kyuhyun akan mengetahuinya.

Nayoung menatap wajah Kyuhyun tanpa berkedip. Wanita itu terduduk begitu saja di bawah. Cho Kyuhyun. Dia putra Cho Daejung.

 

TBC

Maaf karena dua minggu ngaret ngepostnya >_____<

Aku agak sibuk huhuhu

semoga belum lupa sama cerita sebelumnya~

ThanKYU buat yang masih ngikutin fanfic ini

see you on next part 🙂

Iklan

211 thoughts on “Clown Man [Chapter 7]

  1. aaa first kah?
    ngestalk wp ini terus akhirnya di post juga part 7 nya :”D
    kenapa kyuhyun?? jangan sampe ibunya minji punya skandal sama ayahnya kyuhyun :’)
    jangan pisahin minji sama kyu pleaseee
    udah cinta banget sama pasangan ini :’)
    kasian mereka juga butuh bahagia /?
    ditunggu next part ^^
    fighting author-nim-!!~ ^^

    Suka

  2. nggak lupa kok kak. seneng banget akhirnya bisa baca lanjutannya.
    scene awal part ini emang nunjukin kalo ada sesuatu tentang masa lalu ibunya minji sama kyuhyun. kebukti kalo dia nggak asing sama wajahnya kyuhyun.
    waduh, jangan jangan kyuhyun anaknya ibunya minji. oh no! jangaaan. mending kalo ibunya minji punya main belakang sama ayah kyuhyun, kan masih bisa nikah si kyuminji.
    kak, yg happy ending yaaah. aku udah cinta bgt sama ff ini.. jangan hancurkan hatiku ;3

    Suka

  3. akhirnya d’post jga ff ini…aaah seneng’y

    kyu dan minji bener2 kelihatan bahagia. Bnyak yg juriga dg hubungan mereka, apa lgi hyojin. Klo dy tau hubungan kyu dan minji kira2 apa yg akan terjadi yah…

    Nayeong kenapa tuh, knpa dy begitu shock mengetahui klo kyu anak dari cho daejung, apa dulu terjadi sesuatu? Hmmm jdi penasaran nih…

    Suka

  4. huuu aku nungguin banget ini fanfict. yatuhan kyuminji makin bikin iri para sparkyu yg jomblo,makin bikin ngarep!!!ini ada apa sama eomma nya minji dan appa nya kyu???penasaran aku nya!!!
    kasian hyojin..sabar yaaah hyojin himnae kamu pasti akan dapet hati nya kyuhyun di fanfict lain,hehehe 😉

    Suka

  5. loh……
    koq mamany minji kaget sma kyuhyun setelah mngetahui kyu secara pribadi
    ada apa ien…?
    ato mngkin kyuhyun itu ankny,?
    ato mereka di tukar,?
    ato mereka adek kakak?
    o andweeee
    jngn donk oen,
    mereka kn pasangan yg romantis,q aja ke bawa ngebayangin romantisny mereka saat bersama

    Suka

  6. Aduhhhh kakak cho koq bisa kamu so sweet g2…
    Beruntung banget kang minji bisa dapetin kamu..
    Eonnie pokoknya mereka gak boleh dipisahkan..
    Apapun alasannya..

    Aku koq jadi sedikit curiga ya sama ommanya minji??
    Ada hubungan apa dy sama ayah kyuhyun??
    Koq dy kelihatan kaget g2…
    Jangan bilang kalau kyuhyun anaknya dy sama cho daejung…
    Gak mungkinkan??
    Tapi bisa jadi juga kalau eomma minji punya masa lalu yg kelam sama ayah kyuhyun..
    Maka dari itu dy terpaksa harus berpisah sama jihyuk..
    Padahal mreka masih kelihatan sama2 saling mencintai..
    Apa itu juga yg jadi alasan jihyuk mau merwat kyuhyun selama ini??
    Wahhh kalau begini aku jadi ragu jihyuk ngasi restu ke kyuminji..

    Ditunggu next partnya ya eon.
    Jangan molor lagi…
    Hehehehe

    Suka

  7. huhu…. jangan2 dulu ini ibunya minji punya hubungan special sma ayahnya Kyuhyun waktu muda. keinget Cerita ayahnya minji dulu yg bilang nggak beruntung dlm hal cinta. kayaknya ada cinta sepihak…. kan orang tua Kyuhyun lebih dulu menikah sebelum nayoung dan jihyuk #mulaiBerimajinasi LOL…… Ohoho.. sedikit ngerasa aneh krna nayoung yg kelihatan nggak suka sma jihyuk.. dan kalo Bener Duhhhh kasihan si nayoung ditinggal married sma paman badut. huhu.. semoga dulu nikahnya nggak kepaksa ya sma jihyuk. kkkkkkkkkk….

    ini imajinasiku makin berkembang liar aja duhh. tapi tapi tapi Eonni…. pokoknya happy ending yaa okay sipp!! #maksa T.T

    Suka

  8. Ada apa ya ?
    Jgn sampek kyu ad iktan sdra ma minji
    Andweee pokok.nya apapun yg terjadi mereka hrus bersatu…
    Happy end dech…
    Semangat buat nulis lnjutannya eon…

    Suka

  9. pasti ada yg sesuatu yg terjd antara orang tua kyuhyun dan minji. mgkn itu penyebabnya mereka bercerai… abis ini pasti hubungan mereka ditentang sm nayoung… nebak aja niii

    Suka

  10. Akhirnya dipost juga kak, tiap hari gak pernah absen buat cek wp kakak ini loh hehe
    Gak papa kak, sebagai reader aku malah harus bilang makasih karena kakak dah mau lanjut cerita ini. Soalnya banyak author yg ngegantung cerita, dan gak konsisten, padahal ff mereka bagus bagus.. Maaf kak jadi curcol
    Wah kak, ada masalah apa antara ibunya minji sm ayahnya kyuhyun yaa ? Semoga masalahnya gak rumit lah kak ya. Aku kyuminji hard shipper nih, pokoknya mereka harus jadi jodoh di ff ini hihi
    Thankiss buat part ini, semangat buat next part :*

    Suka

  11. akhirnya dipost jg..nungguinnya lama soalnya pnsaran bgd ma konflik yg bkalan dateng yah wlpn tryta di part ini jg baru tanda2 tuh ada apa ibunya minji ma ayahnya kyu??updatenya cpetan yah thor..heheheee…g sbar

    Suka

  12. Saya ngebut baca. 3 part skaligus stlah sblumnya hiatus tnpa ff. Dn maaf ak komentarnya didirect di part ini. ak snyum2 bca part awlx mereka serasi bgt. Apalgi kyu yang kliatn syg dn ngejaga minji. Tpi knapa aku kug was2 sma ibux minji. Sprti kaget bgt pas tau kyu ankx daejung. Authornim jg smpe mereka kpisah sya. Kya g rela bgt klau tbakanku kyuhyun itu ankx nayoung dn itu brrti dia .dn minji adl sodara tiri. JANGAANN PLISS. Tapi apapun itu smua ad dtngn author. Yg psti ak nantikan happy endingny.

    Suka

  13. ada apa sama cho daejung sma nyonya shin.?? jengjengjengejeng~~
    maapkeun aku kaka author krna bru komen di part ini hihiihihihih tp sejauh ini konfliknya ga terlalu menyayat hati dan aku suka 😀

    Suka

  14. Waahh jgn blg ayah.y kyuhyun punya scandal sma ibu.y minji?! Wahh jgn sampe itu terjadii.. thor jgn pisahin merekaaaa.. next part.. author daebak

    Terkirim dari Samsung Mobile

    Suka

  15. Ya ampun, ada apa ini? Perasaanku koq tidak enak, ya. Kayak ada sesuatu antara Nayoung dan ayah Kyu Hyun dimasa lalu. Kalau affair antara mereka sich tidak apa-apa, tapi jangan sampai Minji anaknya Cho Daejung. Sepertinya konflik yang sesungguhnya sudah dimulai.

    Suka

  16. Aku jadi tertekan gini bacay duuuuh jadi ketakutan nih. Please eon happy ending. Karna ngga tau kenapa aku ngerasain ada sesuatu disini adududududu eon please be happy ending yayayayayayaya????

    Suka

  17. Kenapa umma’y minji mesti shock tau kyuhyun anak’y cho daejung jebal thor jangan dibikin yg aneh” dong jgn pisahin mereka baru aja dimulai tu hubungan semoga mulus aja deh hubungan kyuhyun minji

    Suka

  18. Ehhh ada apa antara bapaknya kyu dan ibuknya minji?? Cinta segitiga lahh?? Trus gmna pandangan ibuknya minji abis ini ke kyu??
    Duhhh semoga hubungan mreka ttp lncar, uda seneng bgt liat mesra-konyol(?) nya KyuMin

    Suka

  19. ahh suka banget waktu kyuhyun udah bareng minji. apalagi waktu kyuhyun narik turun rok pensil minji, sampe segitunya hoho. kasian juga liat hyojin, gmna coba kalau dia tau kyuhyun sama minji udah menjalin hubungan, pasti sedih banget. kenapa coba reaksi ibu nya minji kyak gitu waktu dia tau kyuhyun putra daejung. ada apa sebenarnya. penasaran. ditunggu kelanjutannya

    Suka

  20. Banyak banget teka-tekinyaa~ capek yang mau menerka2 xD abis tiap nebak ngga pernah bener. Puciinggg xp
    Ini lagi muncul ibunya minji lgsg mendadak pusing gara2 tau siapa ayah ckh.
    Jangan sampe gara2 itu ckh sama minji ngga bisa bersatu huhu 😦
    Ditunggu next partnya ^^

    Suka

  21. akhirnya d’post juga stlah srkian lama mnunggu….#lebay

    ya ampun tdinya aq ga bakalan ngmong tebakan aq,trnyata yg lain pda komen jga kya gtu aq juga nyangka kyu ama mnji itu sodaraan ahhhhhh ga mau sedihh bget nntinya. udah dbkin trbang ama kromantisan mereka ga bisa byangin klo mreka sodaraan : ‘(
    harus bner2 siapin hati,perasaan ama tissue buat part slanjutnya spertinya konflik akan segera di mulai…..

    Suka

  22. heiii,,,
    ap hubungannya nayoung dgn daejung??
    jangan2 fakta ini bs membuat nanyoung membatalkan restunyaa..
    oh big noo…
    jangan ampee yaa onn

    Suka

  23. Wow..
    Bagian ini sweet dan kereeeeen

    Mulai muncul konflik inti..moga gak ada hal2 kayak hubungan terlarajng atau apapun itu..
    Hahahhahah

    Suka

  24. Woahhh kyuhyun nakal colek2 pantat minji di ruang rapat,,
    Kita akan melakukannya tapi tidak disini dan tidak sekarang,, di rencanainn banget kyuhyun hihihihih

    Ada apa dengan cho daejung dan ibu minji ?? Banyak teka-tekinya. Jangan katakan kalo kyuhyun anaknya ibu minji ahhh tidak bisa membayangkan.
    Jangan, jangan plis janagn.

    Suka

  25. Yeye udh dpt rstu dr ibunya, tnggal bpaknya doang 😀
    Tpi ad ap dngn ekspresi ny.shin saat tau kbnrn soal kyuhyun?
    Mkin seru aja hehehe 😀

    Suka

  26. mreka pasangan yag smkin so sweet,, kyuji,,hehe knpa omma,a kyuhyun kaet gtu kalo kyu ank dri cho dayeong,, duhh pensaran,, 😀 next next eonni,,

    Suka

  27. penasaran banget sebenarnya ada hubungan apa ya ibu minji sama ayah kyu. ah semoga bukan sesuatu yg buruk yg akan memisahkan kyuji. ah lv suka”nya lihat keromantisan mereka.

    Suka

  28. Ada apa dg ibu ne minji?
    Knp dia kaget bnget wktu sdar kyu anknya daejung?
    Jangan2 ibu ne minji n pak daejung dlu pny hubngan gelap?
    Aduh gmn ini….
    Trs gmn klnjutn hbungannya kyu ma minji?
    Ach moga aja g knp2

    Suka

  29. Huaaaaaa romantis bgt aduh>< kebanyakan romantis bisa bikin gulai naik ini lol Eommanya minji knp ya? Munkinkah kenal sama kyu atau itu anak kandung dia o.O

    Suka

  30. cie cie kyuminji makin so sweet aja… hahaha
    tapi ada apa dengan ibunya minji, kok terkejut gitu kalau kyuhyun anaknya cho daejung ? ada apa sebenarnya di antara mereka ?

    Suka

  31. Mau juga dong tidur ddlam pelukan yesung sampai pagi *wakkss

    Makin terbang bca part ini,, wkkwkwk

    Ada apa dgn eommanya minji? Knapa shock gtu setalah tau siapa kyumbul?? Ohh makin kepo sma part spanjutnyaa

    Bava dlu ya 😀

    Suka

  32. Wuhu ini romantis sekaleee 😀
    Minji protektif yeth sama Buncit, ya suka2 mbaknya lah orang Buncit punyanya dia juga, ngga masalah
    Hyojin patah hatilah dia. Sukanya aku sama ibunya kali ini karena dia ngga nerima gitu aja permintaan perjodohan antara Dongek sm Minji, itu baik looo, kirain bakalan setuju..
    Sekarang apa lagi? ada apa dengan ibu Minji dengan kenyataan Kyuhyun adalah anak dari sahabat suaminya?
    Adakah rahasia lain?

    Suka

  33. hello…… aq readers baru disini,aq baru nemu blog atau lbh tepatx ff ini tadi siang.aq baca ff part 5,dan merasa sangat tertarik pd ff ini,dan rupax ff ini memang benar2 menarik,sangat menarik.
    karna aq trtinggal jauh baca ff ini,aq lbh mmilih ngebut kdepan drpd mundur kblkg.jd aq tdk baca part 1-4 😀

    Suka

  34. Oh my… Jangan-jangan omma minji itu cerai karna mencintai appa kyuhyun???? Kalo bener rumit donggggg??? Tapi moga ajh ga

    Suka

  35. ibunya minji berusaha keras buat njadiin minji sama donghae, apa kelihatannya dia gak suka sama kyuhyun. Pasti ada sesuatu yang bikin eommanya minji seperti itu ke kyuhyun.

    Suka

  36. Sumpah sukaaaaaa pake banget sama romantisnya kyuhyun minji, meskipun hyojin harus terluka hehehe

    Sebenernya ada apa sih diantara keluarga kyuhyun sama minji, knp ibunya shock gtu deh

    Suka

  37. Makin romantis saja pasangan kyuminji ini. Kenapa reaksi ommanya minji begitu ya ketemu kyuhyun jangan jangan ommanya minji ga setuju lagi ama hubungan kyuminji

    Suka

  38. aigo makin seru aja, tp kasihan hyojin dan donghae ya. Kayaknya ini mau menuju konflik ya. Aduh udah bahagia gini, jangan pisahkan mereka..haha

    Suka

  39. kyuhyun harus kuat iman nih, apalagi minji demen bgt nempel2 begitu haha
    wayoloo ada hubungan apa ibunya minji sama appanya kyu? kenapa? mengapa? siapa?~

    Suka

  40. Kyuhyun harus kuat iman nih, Minji nempel mulu tiap hari, bener-bener nguji iman 😀

    Nayoung kenapa tetiba pucat setelah tau asal usul Kyuhyun? Apa di masa lalu Nayoung ada sesuatu sama appanya Kyuhyun?

    Suka

  41. Lucuu pas dibagian Kyuhyun manggil Minji dgn sebutan ‘perawanku’ aku ngakak disituu wkwkw..
    Aduuhh, ada masalah apa lagi nihh antara ibunya Minji sama Kyuhyun.
    Lanjut ya thorr ke part 8!!

    Suka

  42. jangan2 nayoung ada main lg sm daejung….smoga aj ga,,,kalau iya bisa2 kyuhyun sm minji terancam.
    mereka manis tpi agak sengklek,sma2 mesum juga #lol

    Suka

  43. Wwaaahhhh pasangan ini bener-bener romantis bangetttt jdi iri ngebacanya 😀 -_-
    But, OMG sprtinya konflik baru akan sgra muncul dilihat dri gerak-gerik eommanya minji, sebenarnya apa yg telah terjdi dimasalalu????????? Penasran bangetttttt

    Suka

  44. Ping balik: rekoemndasi ff kyuhyun | choihyunyoo

  45. Haduhhh,….
    Ada apa ini, kira-kira ada hubungan apa antara nyonya Shin sm Tuan Cho dimasalalu,…???
    Apapun masalah mereka dimasalalu mudah-mudahan gk bakal berdampak buruk sm hubungan Minji sm Kyuhyun kedepannya. Mereka kan, baru aja bersama masak bakal ada masalah.

    Penasaran banget, kayaknya konfliknya udah mulai muncul.
    Gk sabar pengen baca kelanjutan FF Clown man.
    Mau lanjut baca FF Clown man chapter 8 dulu. ^^

    Suka

  46. Pertama kali baca aku ga smpet komen karna saking serunya langsung dibaca skaligus smp end dan sekarang ngulang baca lg karna saking sukanya
    Apalg sm karakter minji
    Yg super cantik sexy
    Semangat ya min bikin byk ff dgn karakter minji sprt ini 👏👏👌

    Suka

  47. Hihi, couple ini mah romantis+ngeselin hihi :3
    But wait! Ada apa dngan ibunya Minji?! Kenapa diaaaaaaa …….
    Aah! Pkoknya penasaran!
    Critanya makin menarik, apa konflik akan segera dmulai? XD

    Suka

  48. waahh knp tuh eommanya si minji? tba” kaget kek gtu. udah curiga ad hub antara pisahny orangtua minji sma kluarga Kyuhyun . mnrutku.. hmmm ..

    Suka

  49. Waduuuu ada apa niiih sama kyuhyun…..semoga bukan yang buruk deh yaaa:((( Aaaaaaaa tapi mereka sosweet bangettttt ketawatawa sendiribniih bacanyaa:”)))

    Suka

  50. kok ibnya mni syok gitu pas tau siapa kyuhyun, hubungan apa yg dimiliki orang tua minji dan kyuhyun dulu, jangan” penyebab pencaraian orang tua minji juga

    Suka

  51. ko..reaksinya nayoung gitu bgt ya….
    pa jangan” ada rahasia lagi yang blum kebongkar…
    waduhh..jan sampe jadi penghalang hubungan minji dan kyu….😭
    next chap kak…daebakkk

    Suka

  52. so sweet banget kyu sama minji
    kyu protejtif banget sama minji sampe sampe ngelorotin (?) rok minji biar ga terlalu atas dan mengekspos kakinya
    kenapa ibunya minji sanpe syok gitu tau kyu anaknya cho daejung, semoga ga terjadi apa apa sama hubungan nya kyu sama minji

    Suka

  53. oh yeah
    si Kyuhyun jadi terang2an ngungkapin keberatan dia atas penampilan Minji wkwkwkwk
    sampe sengaja diturunkan agi
    aduuh cari kesempatan juga nih si Cho ><
    oh wow emaknya Minji tau sekarang kalau Kyuhyun anak teman mantan suaminya
    yoooooo Hyojin belum tau kalau Kyuhyun uda jadi pacarnya Minji
    iiissssssh mereka ni gak sadar tempat mau ciuman hahahaha

    Suka

  54. mereka sweet banget sumpahh kyuhyun nya juga romantis bangett aku seneng lihat kyuhyun begitu menghargai minji dan ga mau melakukan begituan sebelum dapat restu dari tuan kang… ada apa dg eomma minji kenapa klo kyuhyun anaknya cho daejung? penasaran mudah”an ga pelik y

    Suka

  55. Yatuhan, Ujian besar buat Kyuhyun, tapi dia bisa tahan gitu ya wkwk
    Aku lebih suka pacaran diem” kaya mereka gitu, kesannya lebih romantis gitu 😀
    Emaknya Minji kenapa lagi dah? Apa hubungan ama paman Badut? Perasaan ga enak :v
    Nextttt yuhuuuuu ^^

    Suka

  56. Makin penasarannn
    Kyuminji nambah romantis. Yang bikin penasaran itu Eomma nya minji sebenarnya dia nyembuin apa sih?
    Uuh gakk saabarr mau lanjut baca 😆

    Suka

  57. duhhh, kyuhyun sosweet banget, dia perhatian.
    tapi itu kenapa ibunya minji shock gtu? ada apa sebenernya? jangan sampe ada hal buruk yang terjadi? jangan bilang kyuhyun anaknya jga? aaahhh! penasarannnnnnn!!!

    Suka

  58. duhhh, kyuhyun sosweet banget, dia perhatian.
    tapi itu kenapa ibunya minji shock gtu? ada apa sebenernya? jangan sampe ada hal buruk yang terjadi? jangan bilang kyuhyun anaknya jga? aaahhh! penasarannnnnnn!!! huahhh

    Suka

  59. Uhhhh,,knp aku jdi cemas dgn nayoung ya???apa yg sbnarnya trjadi dgn nayoung,,knp dy sbgtu trkejutnya mndapati kyu anaknya daejong????apa mrka ada hbngan yg rumit dmasa lalu????
    Good job!!

    Suka

  60. aaaa..indahnyaaa minji kyuhyun udah jadi kekasih dan
    ibunyaaa minji kenapa???

    kok dia agak aneh pas tau kyuhyun

    aaaaa….teryata hubungan minji + kyu anteng anteng saja yaaaaa

    Suka

  61. mereka so sweet banget si, jd ngiri pas bacanya
    sebenernya ada apa si? kok ommanya minji kaget gitu pas tahu kyuhyun anaknya cho daejun
    jadi tambah penasaran

    Suka

  62. Minji ini cemburuan banget deh tp wajar sih cowok seganteng kyu hahaha, ini kayaknya ada something antara ortunya minji sama keluarganya kyuhyun,ibunya syok banget tau kyuhyun anaknya cho daejung

    Suka

  63. sepertinya mereka menjadi pasangan yg sangat panas,,dikit2 ciuman,,,,itu td kyu pake nepuk pantat segala,,,,minji bener2 ya?kalau kyu gk ingat itu putri tuan kang,mungkin dia udah nidurin minji,,,suka banget pas kyu ngasih hadiah sepatu,,,,,

    Suka

  64. changmin kepo yaaa hahaha lucu ya mereka pacarannya hihihi apalagi mereka saling cemburu gitu, kyuhyun perlakuannya ke minji so sweeettt
    aku harap sih walaupun hyojin patah hati semoga dia gak jahat ya
    wah kenapa reaksi eomma minji gitu ya saat tau kyuhyun anak daejung? penasaran. peanasaran juga sama alasan ortu minji pisah, hmmm
    hwaiting authornim!!! ^^

    Suka

  65. kenapa nayoung (mama minji) kaget pas tahu kyu anak dari cho daeyoung? Apakah dia ada masalah sama keluarga cho? Sudahlah, yg penting dia udah restuin kyu-minji tapi gak tahu sampe bertahan lama karena lihat dia mulai berpikir ulang tentang kebenaran kyu… Huft~

    Lanjut

    Suka

  66. mwoya… sesuatu disembunyiin nih sama eommanya minji… pasti ada sesuatu nih di masa lalu jihyuk nayoung sama daejung… ahh.. cerita ini makin bikin aku penasaraan

    Suka

  67. mwoya… kenapa eomma minji bisa sekaget ituu?? sesuatu disembunyiin nih sama eommanya minji… pasti ada sesuatu nih di masa lalu jihyuk nayoung sama daejung… ahh.. cerita ini makin bikin aku penasaraan

    Suka

  68. aduh mereka ini (kyuhyun-minji) bikin iri aja, so sweet… appa nya minji belum tau aja kelakuan anakya di korea, coba kalo dia tau anaknya lg pacaran ama kyuhyun. gimana itu reaksinya

    ini kenapa? kenapa pas denger cho daejung ibunya minji langsung berubah gitu? dia udah setuju padahal, sayang banget kalo tiba-tiba ngga ngerestuin lagi hub.kyuhyun ama minji.
    ok fux, ini bikin penasaran.

    Suka

  69. emang ya kelakuan couple ini bener2 bikin greget aje, manis banget bikin diabetes bacanya.. mentang2 jinhyuk ga ada udh berani mesra2an gitu ckckck
    kayanya ada yg ga beres deh, soalnya pas dengen nama cho daejung nayoung lngsng berubah gitu

    Suka

  70. Makin sweet aja nii couple, bikin reader jd ngiri. Wah ada apa ya sm ommanya minji, jd penasaran. Harus di baca nih next part nya cepet2 biar penasarannya bs terobati, Semangat

    Suka

  71. Sbenernya kasian sama hyojin, tapi gimana lagi kyuhyun sama minji saling cinta 😁
    eomma nya minji kok kaya kaget gitu pas tau appa nya kyuhyun, semoga apapun hubungan mereka di masa lalu gak mempengaruhi hubungan kyuhyun sama minji^^

    Suka

  72. restu dari eommanya minji udah dikantongi. tapi sepertinya ada masalah baru. kenapa nyonya shin kayak punya masalah sama daejung atau bahkan kyuhyun

    Suka

  73. Ah mereka makin kesini makin so sweet..
    Oh ada rahasia lagi di balik ibu nya minji yg tau kalo kyuhyun anaknya cho daehjun..
    Makin penasaran jadinya sama penyebab cerainya eomma appa nya minji..

    Suka

  74. Konflik antar orang tua ini kyk nya bakal bikin kyuhyun dan minji bisa rusak, oh admin tlg jgn ya…..
    Kyak nya ini kesalahpahaman ibunya minji aja yg sifatnya egois

    Suka

  75. Ada masalalu apakah orangtua minji sma orangtua kyuhyun. . Tpi smoga aja itu enggak mempngaruhi hubungan kyuminji ya. . Kasian jga lihat hyojin, tpi ya udh gpp dripda minji yg sakit hati hahahahahah

    Suka

  76. Memangnya ada apa? kenapa ibunya minji seperti itu? apa jangan-jangan… semoga apa yang ada dipikiranku tidak benar..

    author sangat bisa membuatku jadi penasarannnnn….

    good luck thor.

    Suka

  77. Aduh kenapa ya kenapa ny.shin langsung pucat pas tau kyuhyun anak cho daejung ,,ada yang mencurigakan ,semoga itu bukan sesuatu yang nisa menghancurka hubungan mereka ,,udah seneg banget mereka romantis2san walaupun ada sedikit perdebatan kecil

    Suka

  78. Kenapa eommanya Minji kayak shock bgt wkt tau kalo Kyuhyun itu anaknya Daejung? Apa jgn bener dugaan awalku kalo perceraian orangtuanya Minji itu ada kaitannya dengan keluarga Kyuhyun?
    Fighting buat next post !!!

    Suka

  79. kasian hyojin, tp ada changmin yg care buat dia. sementara donghae?? sejauh yg aku baca sampe part ini, blm ada aksi yg mungkin bikin hubungan kyuji runyam nanti nya..

    Suka

  80. Selamat Ultah Nyonya shin Moga Panjang umur Dan Hidup Bahagia…….Sepertinya Kang Jihyun dan Shin Nayoung Masih Saling Menyayangi Dehhh Tapi Apa penyebab Mereka Cerai?
    Ada apa dengan ibunya minji kok Dia langsung Berubah Gitu Saat tau kyu anaknya paman daejung?
    Wahhh KayaX ada sesuatu Nhe jdi penasran gue Sma kelanjutan ceritanya

    Suka

  81. aku penasaran sama akhir cerita mama sama papa nya kang minji. dan sebenernya kenapa cb si kyu bisa tinggal di rumah bapa nya minji.. dan masa lalu mama sama papa nya minji tuh kek mana?? kok bisa cerai??

    Suka

  82. Kyuminji bikin iri deh semakin kesini makin so sweet. Kenapa respon eommanya minji kaget kaya gitu ya apa ada rahasia di balik it semua. Jangan sampai kareba kejadian ini hubungan kyuhyun sama minji jadi terancam semoga aja engga

    Suka

  83. nah,, kan kalo lgi akur enak tu baca nya,, jgn brntem mulu ih,,, hahaha
    Jdi bingung,, awalnya setujju-setuju aja ama hubungan mereka,, tpi kok ini gitu bget reaksinya..
    Kya ada rahasia gitu…
    Kalo itu masa lalu,, udh lah,, biarin aja.. Toh anak mu bhagia ini minji eomma….
    Hmmmm

    Suka

  84. Cieee akhirnya kyuhyun ngaku ke changmin, ke hyojinnya kapan yah ?? Sekalian aja go public biar nggak ada yg berani deketin kyuminji lagi.

    Penasaran sma ibunya minji, sepertinya ada sesuatu antara orang tua kyuhyun & minji yg belum terungkap, tp apapun itu semoga gak berpengaruh sm hubungan kyuminji.

    Suka

  85. Kyuhyun-minji makin mesra, minji jd manja banget haha
    Baru aja dapet restu dari nayoung, tapi kenapa nayoung shock liat foto itu? Kayanya dipart selanjutnya bakal ada konflik

    Suka

  86. njiiirrrrrr ngakak pas kyu ngomong “perawanku, tidurlah yang nyenyak” wkwkwkwk
    senyum-senyum sendiri bacanya ..
    dan untuk bagian akhirnya, cuma satu yang nyangkut dikepala saya
    kenapa? kenapa? ada masalah apa sama ibu minji dan ayah kyuhyun??????
    hmm.. semoga yang ada difikiran saya bukan yang sebenarnya..
    ok next chapt..

    Suka

  87. Kyu minji makin manis… itu kenapa coba ibu minji kaget banget tau kyu anaknya daejun. Jangan bilang kyu ma minji adik kakak. Buyar deh buyar kalau kyuji sampai beneran adik kakak.

    Suka

  88. makin romantis Minji dapat hadiah sepatu yang cantik dari Kyu siapa yang g bakalan meleleh dapat peralkuan yang manis. Minji seperti memancing hasrat Kyu malah tidur bersama tapi pertahanan Kyu cukup kokoh tidak ingin merusak hal yang berharga dari Minji. aneh ada apa dengan Nayoung kok shock begitu pas tau Kyu adalah kekasih Minji.

    Suka

  89. Mskin lengket mereka, untung kyuhyun bisa nahan diri dr keagresifan minji ahah…

    Sepertinya bakal masuk ke konflik baru ini, waktu liat sikap ibunya minji waktu tahu siapa kyuhyun

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s