Clown Man [Chapter 10]

hghgjhj

Author : Minji • Main Cast : Cho Kyuhyun – Kang Minji  •  Support Cast : Choi Hyojin – Lee Hyukjae – Shim Changmin – Henry Lau – Lee Donghae and others • Genre : Romance  • Length : Chapter

==================

Maaf lama ngepostnya. Aku lagi banyak kesibukan. Terimakasih ya yang masih mau baca dan masih bertanya-tanya tentang konfliknya meskipun udah ada yang ngedapetin letak konfliknya di mana.

Meskipun FF ini baru masuk klimaks, aku ga bakalan bikin panjang karena konfliknya juga ga dilematik banget. Di part ini mungkin kalian bisa ngerasain, dan aku udah berusaha bikin supaya tetep dapet momen Kyuminjinya. Jadi tolong banget ya buat kalian yang masih jadi silent reader sempetin donk buat nulis komentar kalian habis baca. Jangan kaya pencuri gitu aja. Kalo ga bisa di sini kan masih ada facebook ato twitter kita ^^

Maaf jadi ada curcolnya. Langsung dibaca aja ya semoga kalian enjoy sama part ini ^^

————————

Minji mencoba menyamankan dirinya dengan duduk di atas sofa berwarna merah maroon, tepat di sebelah Kyuhyun. Ia merasa cukup was-was karena sejak memasuki klub malam ter-elite di daerah Gangnam itu ia sudah melihat banyak wanita yang menyapa ramah dan tersenyum pada Kyuhyun. Yang mengesalkan, Kyuhyun membalas sapaan mereka semua tanpa terkecuali dengan senyum yang bisa memikat wanita manapun untuk mendekat padanya.

Beruntung sejak turun dari mobil Kyuhyun tak melepaskan genggaman tangannya pada Minji hingga membuat para wanita itu berakhir kecewa karena harus menghadapi kenyataan bahwa Kyuhyun datang dengan membawa seorang gadis yang kemungkinan adalah wanita spesialnya. Hal itu membuat Minji terlihat sangat berbeda dengan semua kaum hawa yang ada di tempat itu.

Dengan cara itu, Kyuhyun ingin menunjukkan pada dunia bahwa Minji adalah miliknya, wanita yang ia cintai. Genggaman tangan Kyuhyun menunjukkan klaim pria itu atas Minji yang jelas-jelas membuat semua pria mengurungkan niatnya untuk mendekati wanita itu. Singkat kata, suasana klub malam menjadi sedikit heboh karena kemunculan Kyuhyun dan juga wanita barunya.

“Kyuhyun, kekasihmu sangat cantik.”

“Di mana kau mengenalnya?”

“Pantas saja kau menghilang. Rupanya ada yang mengalihkan hidupmu.”

Minji merasa begitu gugup sekaligus senang mendengar komentar beberapa orang yang mengenal Kyuhyun di tempat itu. Sementara teman-teman dekat Kyuhyun yang bergabung bersama, mereka juga terlihat antusias dengan kehadiran Minji terutama teman-teman prianya. Ya, hanya teman-teman prianya, sementara tiga orang wanita selain dirinya yang bergabung di sofa itu terlihat kurang menyukainya. Meskipun mereka tersenyum, Minji bisa merasakan kesinisan para wanita itu terhadapnya. Mungkin mereka merasa marah karena Kyuhyun adalah miliknya sekarang.

“Sayang, aku akan menemui temanku. Tinggalah di sini, teman-temanku akan menjagamu.” Kyuhyun mendekatkan bibirnya ke telinga Minji. Minji merasakan bibir tebal itu mengecup pipinya singkat sebelum Kyuhyun beranjak dari tempat duduknya. Minji sempat menahan tangan Kyuhyun dan menunjukkan wajah tidak nyamannya.

“Hanya sebentar. Jika kau ikut, mereka akan mengincarmu. Aku tidak ingin kau disamakan dengan gadis-gadis yang ada di sini.” Wajah Minji memanas, dan sialnya rasa senangnya itu harus ia simpan karena tatapan sinis tiga wanita tadi. Mereka mendengarnya, dan Kyuhyun jelas-jelas seperti merendahkan semua wanita di bar dengan perkataannya tadi.

“Minji ssi, akhirnya aku bisa bertemu denganmu juga. Tidak heran jika Kyuhyun menghilang. Rupa-rupanya seorang bidadari telah mengalihkan pikirannya.” Jonghyun, salah satu pria yang rambutnya blonde tersenyum pada Minji.

“Aku— ah. Kau terlalu berlebihan. Aku tidak pernah menahannya seperti itu.” Minji tersenyum, merona malu.

“Hmm, kalian tinggal satu rumah. Hubungan kalian pasti sudah sangat intim dan dekat.” Sangmi, salah satu teman wanita Kyuhyun berkomentar.

“Benar sekali. Kyuhyun sangat beruntung karena sekarang mendapatkan seorang wanita yang akan selalu ada ketika ia membutuhkannya. Apakah kalian tidur di kamar yang sama?” Mirae, wanita yang berpakaian cukup terbuka juga mulai mengintrogasinya.

Minji terlihat tidak senang dengan komentar para wanita ini. Jonghyun dan Minho juga merasa tidak enak dengan Minji, karena sepertinya mereka mengerti Minji bukanlah gadis seperti yang mereka pikirkan. Apalagi Kyuhyun dan Minji tinggal dengan orangtua Minji. Ya, wanita-wanita ini hanya ingin memojokkan Minji.

“Mirae ya~ itu tidak sopan. Mana mungkin mereka tidur dalam satu kamar. Bukankah ayah Minji ssi juga tinggal di sana?” sela Jonghyun.

Yaaa~ kau bijak sekali. Kami hanya ingin tahu. Lagipula kau seperti tidak mengenal Kyuhyun saja. Aku juga penasaran bagaimana ia menjalin hubungan dengan wanita yang tinggal satu rumah dengannya. Sex every night? Hahahhahaha” Kai, salah satu pria yang terlihat sedikit urakan dan bad boy menimpali. Hal itu membuat Minji semakin tidak enak. Begitukah mereka melihat sosok Kyuhyun?

“Wow. Yoon Bora. Sepertinya malam ini akan sangat menarik.” Mirae, wanita itu kembali berkomentar. Semua mata kini mengikuti arah pandang Mirae. Seorang wanita cantik dan bertubuh seksi, berdiri tepat di sebelah Kyuhyun dan well— mereka mengobrol. Tak hanya itu, Minji merasa kesal dan terabaikan karena wanita yang tidak bisa dibilang lebih buruk darinya itu kini memeluk Cho Kyuhyun, kekasihnya.

“Wah, jika Bora ssi tahu Kyuhyun sudah punya wanita baru kira-kira akan seperti apa responnya? Aku penasaran.” Ujar Mirae lagi.

“Benar sekali. Aku bahkan tidak menyangka Bora akan datang.” Ujar Minah, wanita yang satu lagi.

“Kudengar Bora baru saja selesai mengikuti acara fashion show di Jepang. Jadi dia kembali untuk berlibur.” Sangmi menimpali.

Sementara ketiga wanita itu mengobrol tanpa mengikutsertakannya, hati dan wajah Minji memanas. Air matanya terasa begitu dekat dan berkumpul di sudut matanya. Minji memperhatikan sekelilingnya. Kai yang terlihat menyeringai ke arah Kyuhyun dan Bora, Minho yang terlihat antusias, dan Jonghyun yang terlihat mencemaskannya. Ya, hanya pria itu yang memperhatikan Minji dan tersenyum canggung.

Kyuhyun sialan.

Minji berusaha menahan emosinya. Ia benar-benar tidak bisa menerima sikap Kyuhyun yang terlampau santai pada semua wanita. Minji bahkan tidak melihat sosok wanita yang pernah ia lihat di depan rumah maupun di bar ketika ia membuntuti Kyuhyun beberapa waktu dulu. Sungguh. Ada berapa wanita di sekitar Kyuhyun? Mengapa selalu bermunculan wajah-wajah baru?

“Minji ssi, gadis yang berdiri di sebelah Kyuhyun itu adalah mantan kekasih Kyuhyun sebelum dirimu. Dia seorang model. Dia cantik bukan? Hmm.. tapi kau tidak usah merasa cemburu karena menurutku pribadi kau jauh lebih menarik darinya. Tak heran Kyuhyun lebih memilihmu.” Kai berkata membuyarkan lamunan Minji, membuat gadis itu merasa semakin menderita. Jonghyun dan Minho terlihat pasrah dan tidak enak.

Minji meremas kain dress selututnya dengan marah. Tidak bisakah Kyuhyun kembali ke tempat duduknya dan meninggalkan wanita itu?

Baiklah. Mereka datang. Kyuhyun dan wanita bernama Bora itu. Minji menarik nafas, mengatur emosinya. Bagaimana bisa kekasihnya tidak tertarik dengan wanita bertubuh proporsional yang memakai party dress ketat kekurangan bahan seperti itu? Wanita itu memang cantik, dan itu membuat Minji muak. Kulitnya sedikit lebih gelap dari kulit Minji yang bersih, membuat wanita itu terlihat sensual. Rambut hitamnya lurus dan jatuh melewati bahu. Dan tolong, bisakah wanita itu menjauhkan tangannya dari lengan Kyuhyun.

“Bora ya~ ini Minji. Kekasihku.” Kyuhyun melepaskan pegangan Bora pada tangannya secara spontan lalu menarik Minji dan merengkuh pinggang wanita itu.

Senyum di wajah Bora menghilang, dan Minji yang perasaannya sangat kacau mencoba tersenyum. Senyum yang dipaksakan. Ia merasa seperti barang baru milik Kyuhyun yang sedang dipamerkan, dan teman-teman Kyuhyun bisa memberikan penilaian. Manakah yang lebih menarik? Barang lama ataukah yang baru?

Wanita bernama Bora itu menatap Minji tidak suka. Tatapan yang jauh lebih mengintimidasi dibandingkan tiga wanita tadi. Bora seolah menatap bahwa Minji tidak lebih baik darinya.

“Kyuhyun ah. Aku ingin bicara.”

Dan Minji merasa ingin mengubur dirinya ketika dengan tidak tahu malunya wanita itu menarik Kyuhyun menjauh dari mereka. Sialnya, Kyuhyun mengikutinya.

**

Pukul 12 malam.

Minji membanting pintu mobil dan langsung berjalan cepat masuk ke dalam rumah tanpa mempedulikan Kyuhyun. Pria itu segera menyusul Minji tanpa mengunci mobilnya, mengambil langkah lebar-lebar untuk meraih wanita itu. Minji menatap marah ketika tangan Kyuhyun berhasil mencengkeram lengan kecilnya, tepat di depan kamar Kyuhyun.

“Kumohon. Aku bermaksud baik. Hanya ingin memperkenalkan mereka padamu.” Tatapan Kyuhyun terlihat meminta.

“Dan sayang sekali aku tidak menyukai caramu. Lepaskan. Kini aku mempertimbangkan hubungan ini.” Minji berkata ketus, menepis tangan Kyuhyun pada lengannya. Wajah Minji sudah dikotori oleh bekas air mata yang mengering.

Ya, mereka bertengkar selama perjalanan pulang. Karena wanita itu. Karena Yoon Bora. Dan juga ditambah beberapa wanita lainnya.

Kyuhyun menarik tubuh Minji tiba-tiba, membawa gadis itu masuk ke dalam kamarnya. Kyuhyun mengunci pintunya cepat sambil menahan Minji di sisinya, memojokkan tubuh wanita itu ke dinding, mencium Minj dengan brutal dan kasar.

Minji meronta, memukul-mukul dada dan bahu Kyuhyun sia-sia. Ia tidak bisa mengimbangi dan menikmati ciuman Kyuhyun. wanita itu menangis, terisak, membuat Kyuhyun berhenti dan memeluk tubuh lemah Minji dengan nafas terengah, menenggelamkan wajahnya di lekukan leher gadisnya.

“Maafkan aku.” Bisik Kyuhyun.

“Dan aku sangat membencimu.” Balas Minji.

“Percayalah padaku. Mengapa sangat sulit mempercayaiku? Kau satu-satunya. Dulu aku seperti itu karena aku tidak terikat. Tapi sekarang, kaulah yang berhak penuh terhadapku.”

Minji tersenyum miris mendengar ucapan Kyuhyun. Bagaimana bisa ia berpikir tenang setelah mendengar begitu banyak hal-hal yang menyudutkan.

“Percayalah. Bora hanyalah masa lalu. Aku bahkan tidak berpikir bahwa aku mencintainya. Hubungan kami seperti teman dan dia hanya—”

“Partnermu saat bercinta? Mereka membahas hal seperti itu di depanku apa kau pikir aku baik-baik saja? Bisa sebejat apalagi dirimu Cho Kyuhyun? Apa sosokmu ini hanya khayalan di depanku?” Suara Minji tertahan tangisannya. Ia tidak ingin berteriak dan membuat ayahnya terbangun begitu juga semua orang di rumah itu.

“Maafkan aku.”

“Tidak menutup kemungkinan kau akan mengatakan hal yang sama pada wanitamu setelah aku.”

“Itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada wanita lagi. Kau yang terakhir. Semua yang aku rasakan saat bersamamu, aku tidak pernah merasakannya bersama wanita lain.”

Kyuhyun menatap Minji, memegangi rahang wanita itu dengan kedua tangannya. Minji terlihat sedih. Tidak mempercayainya tentu saja. Bagi wanita itu Kyuhyun hanya menganggapnya sebagai mainan. Mungkin posisinya sedikit lebih baik karena mereka sering bersama, setiap saat.

Kyuhyun berpikir pendek. Ia kembali menyatukan bibirnya dengan Minji, namun kali ini dengan cara yang lebih lembut. Kedua tangannya merayap di punggung wanita itu, perlahan menurunkan resleting dress berwarna merah yang menutupi tubuh ramping Minji.

Minji melepaskan ciuman Kyuhyun, menatap mata pria itu intens ketika merasakan udara menerpa tubuhnya. Dressnya terjatuh begitu saja. Tangan kiri Kyuhyun mengusap pipi Minji yang merona merah, sementara tangan kanannya mengusap lembut pinggang wanita itu.

Kyuhyun menelan ludahnya. Ia menunduk dan melihat betapa cantik Minjinya, kedua miliknya yang bersembunyi dengan sempurna di balik bra berwarna hitam dengan renda yang menggoda itu.

Minji terkejut dengan sikap Kyuhyun yang begitu tiba-tiba. Ia hanya bisa pasrah dan tidak lagi melawan ketika Kyuhyun menggendong tubuhnya, membawanya menuju ke atas tempat tidur, membaringkan tubuhnya dengan lembut.

“Tidak ada wanita lain. Hanya ada kau.” Bisik Kyuhyun sebelum mencumbu gadisnya.

**

Kyuhyun tersenyum. Tangan kirinya menjadi alas kepala Minji dan tangan kanannya kini bergerak pelan mengusap wajah gadisnya. Beberapa helai anak rambut menutupi kening hingga mata Minji, dan Kyuhyun merapikannya dengan senyuman tipis yang mengiringi tatapannya pada wanita yang tengah memejamkan matanya itu.

Sedikit butiran keringat masih menempel di kening Minji. Kyuhyun mengusap lembut dengan punggung tangannya. Pria itu mempererat pelukannya dan membawa tubuh Minji merapat padanya, menaikkan lagi selimut yang menutupi tubuh polos keduanya.

Merasakan tubuhnya sedikit terguncang dan mengalami perpindahan, kerutan mulai bermunculan di kening serta alis wanita cantik itu. Berikutnya, mata Minji terbuka, menatap wajah Kyuhyun yang berada tepat di hadapannya. Minji tersenyum kecil.

“Mengapa kau terbangun?”

“Kau yang membangunkanku.” Jawab Minji pelan. Kyuhyun menatap gadisnya tanpa bosan, memainkan rambut Minji yang tergerai jatuh di atas bantal berwarna putih yang menjadi alas kepalanya.

“Maaf. Tidurlah. Aku tidak akan mengganggumu lagi.” Kyuhyun tersenyum. Minji menggeleng pelan.

“Jam berapa ini?” tanya Minji dengan suara serak.

“Pukul 3 pagi.”

“Bagaimana jika appa tahu aku tidur di sini?”

“Kita pikirkan besok. Untuk sekarang, biarkan seperti ini.” Kyuhyun memutar tubuh Minji, membuat wanita itu memunggunginya sehingga kini ia bisa leluasa memeluk Minji dari belakang. Tangannya mengunci pinggang wanita itu, dan Kyuhyun mencium pelan bahu telanjang Minji sebelum akhirnya mendiamkan dagunya di sana.

Minji berdebar, dan wajahnya merona. Begini rasanya ketika tubuh seorang pria dan wanita dewasa bersentuhan tanpa penghalang apapun. Minji bahkan tidak berani bergerak banyak karena ia takut mengagetkan sesuatu yang sejak tadi terasa mengganjal di punggung bagian bawahnya. Tentu saja Minji tidak lupa bahwa Kyuhyun juga tidak mengenakan apapun di balik selimut yang menutupi tubuh mereka.

“Cho Kyuhyun—”

“Hmm?”

“Aku mencintaimu.”

“Aku juga. Bahkan aku lebih mencintaimu. Terima kasih karena telah menjadi milikku.”

“Aku sudah gila. Rasanya aku benar-benar sudah gila. Kumohon, jangan mengkhianatiku, dan jangan meninggalkanku sendirian.” Minji berkata pelan lalu memegang tangan Kyuhyun yang diam di perutnya.

Kyuhyun membuat wajah Minji menoleh padanya. Pria itu kembali memuja bibir gadisnya dengan bibirnya, dengan gerakan yang lebih pelan, mencecap atas dan bawahnya bergantian. Mereka bertatapan, masih dengan posisi Kyuhyun yang memeluk tubuh Minji dari belakang. Hanya wajah Minji yang menoleh, menyentuhkan bibir mereka lagi, tersenyum bersama, dan begitu seterusnya.

———————

Suasana makan pagi di rumah keluarga Kang terasa sedikit dingin. Itu semua karena Jihyuk, Kyuhyun aupun Minji tidak ada yang bersuara selain mengucapkan selamat pagi dan ribut sebentar saat memilih makanan.
Kyuhyun dan Minji yang duduk berseberangan saling mencuri pandang. Keduanya sudah sama-sama berpakaian rapi bersiap untuk pergi ke kantor. Minji kembali ke kamarnya pukul 5 pagi secara diam-diam sebelum Jihyuk bangun tentu saja.

“Kalian pulang larut sekali kemarin malam. Aku terbangun karena suara pintu mobil yang dibanting. Apa semuanya baik-baik saja?” Ujar Jihyuk. Minji mengumpat dalam hati. Itu semua ulahnya. Bagaimana jika ternyata Jihyuk melihat diam-diam bahwa mereka berdua masuk ke dalam kamar Kyuhyun?

Minji menyempatkan untuk menatap Kyuhyun dan gadis itu mempersiapkan jawabannya setelah Kyuhyun memberikan kode padanya.

“Ya, semalam kami bertengkar kecil. Aku kesal padanya jadi aku membanting pintu. Maaf jika mengganggu istirahatmu.” Minji menormalkan nada bicaranya. Kyuhyun menghela nafas lega karena ternyata gadis itu pintar berbohong.

“Tidak, aku hanya sempat membuka mata tapi tertidur lagi setelahnya. Kyuhyun ah. Lain kali jangan mengajaknya pergi ke klub malam hingga larut apalagi dengan keadaan di bawah pengaruh alkohol. Meskipun kau ada bersamanya, Minji tetaplah anak gadisku.” Suara Jihyuk terdengar serius.

“B—baik Paman. Aku minta maaf. Ini tidak akan terulang lagi.” jawab Kyuhyun. Sial. Justru suaranya yang kini terdengar gugup. Kyuhyun yakin, Jihyuk mungkin tidak mempercayainya sepenuhnya. Pria tua itu mungkin hanya mencoba untuk mengerti.

———————-

Minji meringis menatap kaca wastafel pada toilet yang ada di dalam ruang kerjanya. Bagian intim dan dalam pahanya terasa perih dan sakit, dan itu sedikit mempengaruhi cara berjalannya hari ini. Minji menurunkan blazer hitamnya hingga ia bisa melihat bagian bahu maupun leher dan dada bagian atasnya. Wanita itu menggeleng-geleng sambil berdecak. Cho Kyuhyun meninggalkan begitu banyak jejak pada tubuhnya.

Bagaimanapun, Minji kembali merona. Ia mengulum senyum jika teringat peristiwa kemarin malam. Untuk pertama kalinya setelah 25 tahun ia memiliki pengalaman tidur dengan seorang pria, dan itu adalah bersama kekasihnya sendiri. Kyuhyun begitu lembut, begitu memujanya, dan sangat mengerti dirinya. Pria itu tahu bagaimana membawa dirinya yang seorang pemula hingga bisa mencapai kepuasan bersama-sama. Kyuhyun tidak egois.

Sial. Minji rasanya ingin mengutuk semua wanita yang sebelumnya pernah merasakan hal senikmat itu bersama Kyuhyun. Well, Kyuhyun telah berusaha keras untuk mendamaikan hatinya dan berterus terang terhadapnya. Minji percaya pria itu tidak lagi berniat pada teman-teman wanitanya. Terlihat dari sikap pria iitu semalam saat melindungi Minji. Untuk itu Minji pun akan berusaha untuk bersikap dewasa dan tidak lagi cemburu membabi buta seperti seorang remaja yang labil.

“Hai, Sayang.”

Minji terkejut sekaligus berdebar ketika ia keluar dari toilet, sosok tampan Kyuhyun tengah berdiri sambil bersedekap menatapnya, menyandarkan tubuhnya pada meja kerja Minji. Entah ini efek semalam atau apa, Kyuhyun terlihat jutaan kali lebih mempesona dengan kemeja putih dan dasi berwarna merah maroon yang menggantung di lehernya. Minji mendekati Kyuhyun, berdiri tepat di hadapan pria itu, merapatkan tubuhnya dengan meletakkan kedua tangannya di bahu Kyuhyun.

“Kau terlihat lucu.” Minji mengerutkan keningnya dengan komentar Kyuhyun.

“Cara berjalanmu. Apa masih terasa sakit? Jika Changmin atau Eunhyuk melihatmu seperti tadi, mereka mungkin akan langsung menghakimiku.”

“Tidak. Jangan katakan apapun pada mereka. Kumohon. Ya Tuhan, aku tidak akan keluar ruangan hari ini.” Minji berkata panik. Kyuhyun hanya tertawa kecil.

“Kami selalu bersemangat membahas masalah seperti itu. Tapi karena kali ini kau, aku akan menyimpannya untuk diriku sendiri.” Ujar Kyuhyun nakal.

Minji menepuk keras pipi Kyuhyun, melampiaskan rasa kesalnya. Tangan Kyuhyun yang semula berada di pinggang ramping wanita itu kini bergerak naik, berada tepat di bawah dada Minji.

“Kau mau apa? Ini jam kantor.” Minji memperingatkan Kyuhyun.

“Aku tahu. Hanya ingin menyapanya saja. Karena aku paling menyukai dan merindukan ini.” Kyuhyun tertawa kecil sambil menyentuh lembut dada gadisnya yang terasa penuh di tangannya. Minji merona lagi. Kyuhyun benar-benar mesum.

“Kau mulai kurang ajar sekarang.”

“Karena sudah menjadi milikku jadi tidak apa-apa bukan? Aku toh sudah melihat semuanya.”

“Bicara lagi aku akan mengusirmu dari sini.”

Kyuhyun kembali tertawa kecil. Ia menarik tubuh Minji dan mempertemukan lagi bibir keduanya. Kyuhyun bahkan menelusupkan lidahnya tiba-tiba, membuat Minji sedikit terkejut karena Kyuhyun tiba-tiba saja seperti ini. Namun gadis itu menikmatinya, ia terbawa arus, dan hal seperti ini akan telah menjadi kesenangannya. Kyuhyun membuatnya ketagihan. Pria ini begitu panas.

Minji mendesah saat ciuman mereka terlepas.

“Aku jadi ingin menidurimu lagi.” bisik Kyuhyun. Minji merasa malu karena ucapan vulgar pria itu. Kyuhyun tidak berpikir untuk menyerangnya di sini bukan? Jika Minji juga sudah gila, ia mungkin akan mengiyakan ucapan Kyuhyun dan bisa jadi ruangan ini akan menjadi tempat yang sangat baik bagi mereka untuk bercinta. Bukankah ruangannya bebas dari CCTV?

“Tidak. Ya Tuhan, banyak sekali yang harus kukerjakan hari ini.” Minji mengalihkan pembicaraan. Kyuhyun tertawa, lalu membiarkan gadis itu kembali ke tempat duduknya.

“Ini titipan laporan keuangan dari Manajer Jang. Saat ini ia sedang dalam perjalanan ke Ilsan.” Kyuhyun kembali pada topik utama, tujuan awalnya masuk ke ruangan itu.

“Baiklah. akan kuperiksa nanti.”

“Dan soal pengganti sementara Hyojin, kau sudah tahu orangnya?”

Minji menatap Kyuhyun yang masih berdiri di depan mejanya. Gadis itu menggeleng pelan. Ya, hampir lupa bahwa mulai minggu depan Hyojin resmi mengambil cutinya.

“Seorang karyawan dari departemen penjualan. Manajer Yoo sudah setuju dan ia bersedia pekerjaan gadis itu dirangkap oleh rekan satu timnya.”

“Bisakah dia mengcover tugas-tugas Hyojin? Baiklah. Katakan padanya aku ingin menemuinya setelah jam makan siang.”

———————–

Donghae menatap kotak beludru kecil berwarna merah di tangannya. Sebuah cincin emas putih berkilauan yang malang. Donghae tersenyum miris lalu meneguk lagi wine di gelasnya. Bahkan ia belum sempat memperlihatkan benda itu pada Kang Minji, wanita yang menjadi fokus kehidupannya beberapa waktu belakangan. Donghae berencana untuk memberikan cincin itu sebagai hadiah untuk Minji saat ayahnya mengundang Minji beserta ibunya pada makan malam tempo hari. Dan jika pendekatan mereka berjalan lancar, Donghae pun berencana ingin mengutarakan perasaannya pada Minji. Sayang sekali, wanita itu telah menjadi milik orang lain, milik Cho Kyuhyun.

“Jangan terlalu lemah karena wanita.”

Donghae terkejut ketika sosok ayahnya muncul dan ikut duduk di sebelahnya. Lee Yongshin menuang wine di dalam botol ke dalam gelas putranya yang hampir kosong lalu meminumnya. Donghae memperhatikan kelakuan ayahnya.

“Appa, kau tidak seharusnya meminum wine lagi.”

“Hanya sedikit. Putra kesayanganku sedang ditimpa masalah. Sebagai seorang ayah aku hanya ingin kau berbagi denganku.”

Donghae tersenyum mendengar perkataan ayahnya. Lee Yongshin memang sangat dekat dengannya. Bahkan melebihi kedekatan Donghae dengan ibunya.

“Aku tidak memiliki masalah. Appa kau berlebihan.”

“Kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gadis secantik Nona Kang adalah sebuah masalah besar. Aku pernah mengalaminya sewaktu muda dulu. Shin Nayoung menolakku karena ia begitu ingin bersama Kang Jihyuk.”

“A—apa?”

“Kau terkejut, Nak?”

“Appa kau—”

“Tenanglah. Itu hanya masa lalu. Sekarang aku hanya mencintai ibumu. Kau jangan berpikir bahwa aku pria tua yang brengsek. Aku bertemu dengan Nayoung kembali hanya bernostalgia dan semata karena kami tahu kau menyukai Minji.”

“Huh. Dan rencana kalian menggagalkan semuanya.” Donghae berpura-pura kesal.

“Hei. Kesempatan selalu ada. Nona Kang belum menjadi istri orang lain. Kau masih punya kesempatan yang sangat besar.”

“Jangan mengajariku menjadi bajingan, Appa—”

Yaaa~ siapa yang mengajarimu menjadi bajingan? Aku hanya ingin kau tidak mudah menyerah. Kau harus tetap menjadi teman Minji. Baik-baiklah padanya. Mungkin sekarang ia berstatus kekasih orang lain, tapi nanti? Kau tidak akan pernah tahu kapan kesempatan itu datang padamu.”

“Kau bicara dengan sangat percaya diri, Appa. Seperti kau mengenal baik Minji ssi—”

“Aku memang tidak mengenal baik dia. Tapi aku mengenal baik ibunya. Mungkin jika aku memberitahumu hal ini, kau bisa mendapatkan sedikit semangat.”

“Apa maksud Appa?”

“Nayoung— dia tidak menyetujui hubungan putrinya dengan anak muda itu.”

“Darimana kau tahu hal itu?”

“Nayoung memberitahuku.”

“Apa yang membuatnya tidak setuju?”

“Aku tidak tahu. Aku hanya baru mengetahui bahwa Cho Kyuhyun adalah putra Cho Daejung, sahabat baik Jihyuk juga Nayoung dulu. Seharusnya Nayoung menyetujui hubungan mereka tapi entahlah. Ia tidak memberitahuku mengapa ia tidak menyetujui hubungan itu.”

Donghae memikirkan ucapan ayahnya. Haruskah ia menunggu dengan sabar? Mungkin saja kesempatan itu akan datang padanya. Meskipun ia tahu, meluluhkan hati seorang Kang Minji sepertinya bukan hal yang mudah. Wanita itu tidak terlihat seperti wanita yang akan mengubah prinsipnya dengan mudah.

“Donghae ya. Nayoung berharap agar kau bisa bersama putrinya. Ia mengatakan hal itu secara langsung padaku. Jadi simpanlah cincin itu. Mungkin nanti, kau akan menemukan saat yang tepat untuk memberikannya pada Minji.”

“Kau membuatku bingung.”

“Apa yang kau bingungkan? Aku mendukungmu karena aku tahu kau mencintainya, dan Minji adalah wanita yang memenuhi standar untuk menjadi menantuku. Aku tidak yakin kau akan menemukan gadis lain yang lebih baik dari dia. Aku menyukai anak itu.”

Donghae terdiam. Terus terang, ia memang patah hati. Ia kalah dari Kyuhyun, tapi Donghae belum berpikir bahwa perasaannya terhadap Minj sudah menghilang. Mungkin ayahnya benar, ia hanya harus bersabar dan menunggu. Apalagi setelah mendengar bahwa hubungan Minji dan Kyuhyun mendapat tentangan, dari ibu kandung Minji sendiri.

————————–

Sore itu Changmin dan Eunhyuk mengantar Hyojin ke bandara. Hari ini Hyojin berangkat ke Busan, bersiap menikmati libur panjangnya. Gadis itu hanya membawa sebuah koper dan juga tas tangan favoritnya. Ia berterima kasih pada Changmin dan Eunhyuk karena telah meluangkan waktunya untuk mengantar kepergian gadis cantik itu.

Hyojin terus tersenyum, meskipun di dalam hati gadis itu sangat kecewa karena Kyuhyun tidak ikut mengantarnya.
Menurut Changmin, pekerjaan Kyuhyun masih begitu banyak belum lagi ia harus menemani Minji bertemu klien. Ya, selalu karena Minji. Padaha Hyojin tahu ada orang lain yang bisa menggantikan posisi Kyuhyun. Tapi apa daya dan apa haknya untuk protes? Kyuhyun kini milik wanita itu, dan tentu saja mereka akan memilih kebersamaan mereka dibandingkan apapun di dunia ini.

“Ingat oleh-oleh untukku. dan cepatlah kembali. Kuharap liburan ini bisa membuatmu merasa lebih baik.” Eunhyuk memeluk Hyojin. Bagaimanapun ia juga paham situasi gadis itu, meskipun Eunhyuk terlihat jarang ikut campur.

“Hmm. Dan pastikan kau bekerja dengan baik. Jangan merepotkan Changmin Oppa terus.” Hyojin tertawa.

“Aku harap liburan ini akan menyembuhkanmu. Dan kau harus janji padaku kau akan kembali.” Giliran Changmin yang memeluk Hyojin. Gadis itu merasa sedih. Changmin adalah satu-satunya orang yang mengerti masalahnya.

Aku harap begitu. Tapi aku tidak bisa berjanji.” Ujar Hyojin dalam hati.

Setelah melakukan ritual perpisahan kecil Hyojin menarik kopernya dan bersiap untuk masuk. Bersamaan dengan itu handphonenya berbunyi. Kyuhyun.

“Oppa—”

“Kau di mana? Tunggu aku. Aku sedang berusaha menemukan kalian. Ya Tuhan, mengapa banyak sekali orang—”

Hyojin tersenyum lega saat melihat sosok Kyuhyun yang berlarian menuju ke arahnya. Pria itu masih memakai setelah kantornya. Nafasnya sedikit terengah.

“Kau datang juga.” Eunhyuk berkata heran. Changmin tersenyum kecil.

 

“Aku menghargai persahabatan kita.” Jawab Kyuhyun asal.

“Minji mengijinkanmu pergi?” tanya Changmin.

“Aku memohon padanya. Lagipula pekerjaanku sudah selesai.”

“Aku baru saja akan masuk. Oppa, terimakasih sudah mengantarku.” Hyojin merasa sangat terharu. Ia tahu, Kyuhyun masih menghargainya dan menganggapnya penting. Buktinya Kyuhyun ada ketika dirinya pingsan, bahkan di detik-detik seperti ini.

Kyuhyun tersenyum lalu memeluk Hyojin.

“Aku tidak tahu apa Minji akan merasa cocok dengan pengganti sementaramu. Tapi kuharap kau akan segera kembali. Nikmatilah liburanmu. Minji titip salam untukmu.”

“Salam kembali untuknya.”

Hyojin merasa sangat sedih. Sudah cukup lama sejak terakhir Kyuhyun memeluknya seperti ini. Ia akan sangat merindukan bau ini. Changmin dan Eunhyuk saling melihat satu sama lain. Mereka tentu mengerti Hyojin, dan sama-sama berharap sikap Kyuhyun akan menyembuhkan luka gadis itu.

———————

Sore itu, Kyuhyun duduk menemani Kang Jihyuk bersantai di pinggir kolam renang. Mereka bermain catur, dan seperti biasa Kyuhyun kalah melawan pria tua yang jenius itu. Satu-satunya yang bisa mengalahkan Jihyuk adalah Yoora adiknya, sama seperti mendiang Cho Daejung.

“Kyuhyun ah, kau masih ingin meneruskan sekolahmu?” pertanyaan Jihyuk yang tiba-tiba membuat Kyuhyun terkejut. Ia bahkan hampir lupa jika ia masih memiliki impian itu.

“Tentu saja aku masih ingin, Paman. Namun sepertinya tidak dalam waktu dekat. Lagipula apakah tidak terlambat?”

“Hahahahha. Katakan saja terus terang kau tidak ingin berpisah dengan putriku.”

Kyuhyun mengulum senyum. Ya, salah satunya memang karena Minji. Bukan, Minji justru alasan terbesar mengapa ia melupakan impiannya. Kyuhyun merasa ia sudah cukup dengan hidupnya sekarang. ia justru memiliki rencana lain. Kyuhyun ingin melamar gadis itu, menikahinya.

“Sudah kukatakan sejak awal, Minji sangat manis dan bisa membuatmu merindukannya dengan cepat. Namun kau selalu mengelak dan berkata bahwa kau tidak menyukainya.”

“Saat itu aku hanya belum menyadari perasaanku. Sering bersamanya, menemaninya ketika kau menjalani pengobatanmu, aku merasa ingin terus menjaganya. Ia sepertinya sangat kesepian, dan aku rasa aku bisa menjadi teman yang baik untuknya.”

“Aku menyesal karena membuatnya kesepian. Ia bahkan tidak memiliki saudara. Nayoung hanya bisa mengandung satu kali karena masalah pada rahimnya. Aku tidak mengerti mengapa mereka berdua begitu mirip. Bahkan ketika mereka menganggap bahwa diri mereka teramat kesepian. Padahal aku sangat menyayangi mereka berdua. Aku rela memberikan hidupku untuk mereka.”

“Paman, mengapa kau tidak mencoba berdamai dengan mantan istrimu? Ia ada di Korea sekarang.”

“Apa Minji yang menyuruhmu mengatakan ini, hah?” Jihyuk terkekeh.

“Kyuhyun ah. Nayoung bukan wanita yang mudah. Pikiran negatifnya bekerja seratus kali lebih cepat daripada akal sehatnya. Ia sudah mengungkapkan bahwa ia menderita hidup bersamaku. Bagaimana bisa aku membiarkan wanita yang aku cintai hidup menderita? Itulah mengapa aku menyetujui perceraian itu.”

“Aku tidak tahu apa yang membuat kalian berpisah. Waktu kecil aku sering melihat ayah dan ibuku bertengkar karena masalah uang, dan hal itu berlanjut hingga aku beranjak dewasa. Kurasa bukan itu yang menjadi masalah kalian.”

Jihyuk menatap Kyuhyun lalu tersenyum. Sifat Kyuhyun sesungguhnya mirip dengan Yonghee, ibunya.

“Nayoung tidak percaya padaku. Ia selalu berpikir bahwa aku mengkhianatinya.”

“Begitukah.” Gumam Kyuhyun. Mengapa begitu mirip dengan Kang Minji, batin Kyuhyun.

“Dulu, aku mencintai seorang wanita. Masa remajaku kuhabiskan untuk mencintai wanita itu. Dan Nayoung, ia membuatku sadar bahwa aku harus merelakan wanita itu untuk bahagia bersama dengan pria pilihannya.”

“Paman, apa cintamu bertepuk sebelah tangan? Pantas saja kau mengatakan kau kurang beruntung soal cinta.”

“Hahahhaha. Rupa-rupanya kau masih mengingat itu. Awalnya tidak seburuk itu. Namun kurasa wanita itu bukanlah jodohku, maka aku harus merelakannya. Dan ketika Nayoung hadir, aku  sadar Nayoung adalah jodohku. Sayangnya, pernikahan kami juga harus bernasib tragis. Jadilah aku pria yang kesepian, hingga kini aku tidak berniat mencari pendamping hidup lagi. Bagiku, melihat Minji tumbuh dan menjadi dewasa, melihatnya bahagia, itulah hal paling penting saat ini.”

“Paman, kau pria yang hebat dan baik. Aku akan terus mendoakan kesembuhan dan kebahagiaanmu. Kau membuatku merasa terhibur meskipun aku tidak memiliki seorang ayah.” Kyuhyun merasa terharu mendengar cerita Jihyuk. Ia memeluk Jihyuk. Ya, untuk pertama kali, ia memeluk Jihyuk seperti ayahnya sendiri. Toh nanti, Jihyuk memang akan menjadi ayahnya jika ia sudah menikahi Minji.

Sementara itu, di balik pintu kaca yang menuju kolam seseorang mendengar percakapan dua pria berbeda generasi itu. Minji menutup mulutnya, menangis dalam diam. Ayahnya bisa begitu terbuka pada Kyuhyun, tapi tidak padanya. Minji kini tahu bahwa memang orang ketigalah yang menyebabkan perpisahan orangtuanya. Dan Minji merasa kasihan pada ayahnya, apalagi ketika mendengar betapa sang ayah sangat mencintai ibunya dan dirinya.

—————————

Malam itu Minji ditemani Kyuhyun menghadiri pesta ulang tahun grup Yongshin. Acara yang mengundang banyak pebisnis dan rekan kerja serta kolega perusahaan keluarga Lee itu diadakan di sebuah ballroom hotel bintang lima di kawasan Incheon.

Lee Donghae, pria itu terlihat begitu tampan dengan tuxedo hitam yang membalut tubuhnya. Banyak pebisnis yang menyerbu Lee Yongshin dan menawarkan putri lajang mereka setelah mendengar kabar bahwa Donghae masih sendiri. Tentu saja, alasan bisnis akan menjadi drama yang melatarbelakangi perjodohan tersebut. Donghae yang lembut hanya tertawa menanggapi gurauan beberapa sahabat baik ayahnya. Bagaimanapun, perhatiannya malam ini tidak bisa lepas dari wanita pujaan hatinya. Ya, Donghae diam-diam terus saja memperhatika Minji meskipun sosok Kyuhyun di sisi wanita itu cukup mengganggunya. Ia menunggu kesempatan untuk bisa menyapa dan mengobrol lebih leluasa dengan Minji.

Minji tersenyum ramah pada setiap orang yang menyapanya. Banyak yang menanyakan perihal kesehatan ayahnya, dan itulah sebabnya mengapa Jihyuk tidak datang kali ini. Biasanya, wajah ramah Kang Jihyuklah yang selalu meramaikan pesta dan pertemuan bisnis semacam ini sebelum Minji masuk menggantikan tugas ayahnya.

“Mana Kyuhyun ssi? Kuperhatikan tadi kau bersamanya.” Donghae tiba-tiba muncul di sebelah Minji ketika wanita itu sedang mengambil minuman dan kudapan.

“Ah, ia pergi ke toilet.” Minji tersenyum cantik, seperti biasa. Donghae semakin terpesona saja. Gaun model sheath berwarna hitam selutut tanpa lengan dengan aksen manik-manik di lehernya itu membuat Minji terlihat begitu anggun.

“Oh ya, kau menyukai anggur? Anggur ini didatangkan dari Jepang. Cobalah. Rasanya sangat enak. Aku bisa memberi satu botol untukmu sebagai hadiah.” Tawar Donghae, mengomentari anggur yang ada di tangan Minji.

“Kyuhyun yang menyukainya. Tapi menurutku rasanya tidak buruk. Apa aku boleh memintanya darimu? Kyuhyun pasti akan sangat suka.” Minji terlihat senang. Sebaliknya Donghae, sepertinya Minji baru saja menorehkan luka baru di hatinya.

“Oh, tentu. Akan kuberikan jika memang Kyuhyun ssi menyukainya.” Donghae masih mencoba tersenyum.
Tanpa Minji sadari, seorang wanita mendekatinya dan Donghae. Wanita paruh baya itu tersenyum anggun sambil berjalan mendekati keduanya.

“Omma, kau di sini?”

“Lee Yongshin adalah sahabatku. Aku diundang olehnya. Mengapa tidak berkata akan pergi? Kita kan bisa pergi bersama?” Tanya Nayoung.

“Omma, aku datang dengan Kyuhyun. Lagipula aku sudah dewasa, mengapa harus selalu menempel padamu?” Ujar Minji. Mendengar nama Kyuhyun, Nayoung merasa malas. Ia kembali tersenyum melihat Donghae.

“Ah, apa yang sedang kalian lakukan berdua di sini? Donghae ya~ Kau tampan sekali hari ini.” Nayoung mengalihkan pembicaraan dengan memuji Donghae. Sementara Minji, ia mulai sedikit khawatir. Di mana Kyuhyun? Mengapa pria itu belum kembali juga?

**

“Anak badut! Ya! benar! Kau anak badut itu kan? Waah~ tidak kusangka akan bertemu denganmu di sini. Apa yang kau lakukan di acara seperti ini? Wah, lihatlah. Penampilanmu seperti seorang pebisnis. Apa sekarang kau turut berbisnis?”

Ekspresi wajah Kyuhyun mengeras. Choi Siwon. Pria yang kini lebih tinggi dirinya, namun sifat sombong dan menyebalkan darinya sepertinya belum menghilang. Terakhir kali Kyuhyun berhadapan dengan pria ini adalah sepuluh tahun lalu. Siwon adalah teman SMAnya dan pria manja itu sangat menyebalkan. Siwon dan keluarganya pindah ke Seoul dan Kyuhyun tidak menyangka akan bertemu lagi dengannya.

“Aku punya nama. Berhenti memanggilku sesuka hatimu.” Kyuhyun berkata dingin. Mereka sedang berhadapan di depan pintu masuk toilet pria.

“Hmmm. Jawabanmu membuatku merinding. Sepertinya kau bukan orang sembarangan sekarang. Kau terlihat punya uang. Apakah bisnis hiburan ayahmu berjalan lancar? Bisnis apa yang kini kau jalani? Apa kau punya pusat perkumpulan badut? Hahahhahhaha.” Siwon tertawa meremehkan. Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya diam-diam.

“Jangan menghinaku apalagi ayahku.”

“Wow. Dulu kau bahkan tidak mau mengakui badut tua itu sebagai ayahmu—”

BUKkkkkk!!

“Tutup mulutmu—” geram Kyuhyun.

Kyuhyun membuat Siwon jatuh tersungkur di lantai, dan beberapa gadis yang keluar dari toilet wanita menjerit karena terkejut. Siwon tentu saja tidak terima dengan perlakuan Kyuhyun yang menang darinya. Pria itu membalas pukulan Kyuhyun, dan jadilah mereka berkelahi menyebabkan kekacauan di depan toilet.

**

Minji menatap Kyuhyun sambil mengobati memar yang menghiasi wajah tampan pria itu. Minji hampir menangis, ini pertama kalinya ia melihat Kyuhyun yang mengerikan seperti tadi, lebih mengerikan daripada ketika Kyuhyun marah padanya.

Kyuhyun sesekali meringis karena perih akibat kapas berisikan obat yang diberikan Minji pada wajahnya. Mereka kini berada di salah satu kamar hotel tempat pesta Yongshin grup diadakan. Kyuhyun hanya diam sejak tadi, dan beberapa pertanyaan mendasar dari Minji belum dijawabnya.

Minji meletakkan obatnya. Pinggir bibir Kyuhyun memar, begitu juga rahangnya. Ada sedikit luka di keningnya namun sudah ditutup plester. Minji memegang tangan Kyuhyun. Mereka terduduk di atas sofa.

“Sekarang bisakah kau jelaskan padaku apa yang menyebabkanmu memukul Tuan Choi?” Minji bertanya selembut mungkin. Bagaimanapun, Choi Siwon adalah orang penting dan perusahaan elektronik milik keluarganya sangat besar. Perkelahian Siwon dengan seorang pria tidak dikenal telah mengejutkan pesta. Beruntung Siwon tidak memperpanjang masalah karena Donghae memohon agar pria itu bersikap dewasa dan tenang.

Kyuhyun melihat kekhawatiran di wajah Minji. Wanita itu bahkan berkaca-kaca. Minji teramat mengkhawatirkannya.

“Maafkan aku. Aku telah membuatmu malu. Aku telah membuat ibumu malu, dan juga mengacaukan pesta grup Yongshin.” Ujar Kyuhyun menatap Minji. Wanita itu menggeleng-geleng.

“Aku tahu kau punya alasan. Tidak perlu meminta maaf. Katakan saja alasanmu padaku.”

“Pria itu, dia adalah temanku saat sekolah dulu. Hubungan kami memang tidak baik. Choi Siwon, dia suka menghinaku dan juga ayahku. Ia tahu profesi ayahku yang seorang pemain teater dan juga seorang badut di acara-acara hiburan. Dia kembali menghinaku dan juga mendiang ayahku hari ini, membuatku kehilangan kendali. Maafkan aku.” Kyuhyun menundukkan wajahnya, menutupinya dengan kedua tangan yang tersangga di pahanya.
Minji menitikkan air matanya. Ia memeluk bahu Kyuhyun, menyandarkan kepalanya di sana, mengusap-usap bahu Kyuhyun dan menenangkan kekasihnya. Minji tahu, Kyuhyun pasti merasa sangat marah seseorang telah menghina mendiang ayahnya, apalagi dengan kondisi Kyuhyun yang dipenuhi penyesalan seteah kematian sang ayah.

“Paman Cho pasti sekarang sangat bangga padamu, karena kau selalu berusaha menjaga nama baiknya. Kau melakukan hal yang benar. Jika aku seorang pria, aku mungkin bisa melakukan hal yang lebih mengerikan jika aku berada di posisimu. Mungkin, aku akan menusuknya dengan belati atau menenggelamkan kepalanya ke dalam kloset.” Hibur Minji. Kyuhyun tersenyum mendengar celotehan gadisnya. Ia menoleh pada Minji.

“Kau menangisiku?”

“Karena aku mengerti perasaanmu.” Jawab Minji sambil mengusap air matanya sendiri dengan jarinya. Kyuhyun bisa sedikit tersenyum karena Minji. Ibu jarinya turut mengusap pipi wanita itu, membersihkan air mata yang menempel di sana.

Suasana haru itu terhenti ketika seseorang muncul di ruangan itu. Shin Nayoung. Wanita itu berdiri di hadapan Kyuhyun dan Minji. Nayoung menatap wajah Kyuhyun yang sudah diobati, dan memperhatikan putrinya yang selalu setia mendampingi pria itu.

“Seharusnya kau mengetuk pintu dulu.” Minji merasa sedikit kesal dengan kemunculan ibunya.

“Kenapa? Kalian ingin bermesraan di kamar ini? Ruangan ini dibayar oleh grup Yongshin. Aku juga berhak masuk ke dalam.” Nayoung membalas ucapan Minji. Wanita itu tidak lagi melawan ibunya. Kyuhyun terlihat sangat malu.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Nayoung. Nada bicaranya dingin dan menyiratkan ketidaksukaan. Kyuhyun tahu, Nayoung pasti sangat malu dengan peristiwa tadi. Apalagi kini semua orang mengetahui bahwa Kyuhyun adalah kekasih putrinya, pewaris tunggal Discovery group.

“Tidak apa-apa, Nyonya. Terimakasih atas perhatianmu.” Sahut Kyuhyun.

“Aku tidak menyangka, seorang pria terhormat sepertimu tidak bisa mengendalikan diri bahkan di acara besar seperti ini.”

“Omma! Kau tidak berhak bicara seperti itu pada Kyuhyun. Tuan Choi menghina profesi Paman Cho sebagai seorang badut. Bukankah wajar jika Kyuhyun marah?”

“Mengapa harus marah? Ayahnya memang bekerja seperti itu. Cho Daejung adalah seorang pemain pantomim handal. Menjadi badut adalah keputusannya. Jika kau memang bangga dengan ayahmu, seharusnya kau tidak marah tapi menantang Tuan Choi dengan lebih bijak. Bukannya dengan adu kekuatan seperti apa yang sudah kau lakukan hari ini.”

Kyuhyun kembali merasakan emosi memenuhi dirinya. Ia tidak menyangka bahwa Nayoung akan menghakiminya seperti ini. Ya, ucapan Nayoung memang benar. Kyuhyun mungkin memang tidak akan pernah bangga dengan profesi ayahnya. Apa yang dilakukan oleh ayahnya tidak mendatangkan banyak uang, tapi justru menambah beban keluarga hingga membuat ibunya turut menderita karena harus bekerja keras.

“Omma, kumohon pergilah. Jangan mengganggu Kyuhyun.”

“Mengganggu kau bilang? Aku bersikap seperti ini karena aku mengenalnya dan juga keluarganya. Aku peduli padanya, terlebih ia adalah pria yang menjalin hubungan dengan putri kesayanganku. Apa kau pikir peristiwa tadi adalah hal yang baik dan bernilai kepahlawanan? Peristiwa tadi sangat memalukan. Bagaimana kita akan menghadapi keluarga Choi ke depannya? Apa tanggapan Lee Yongshin terhadapku dan juga keluarga ayahmu?”

Kyuhyun merasa sangat terpojok. Semua ini adalah kesalahannya. Ia seharusnya memikirkan dua kali sebelum menyerang Choi Siwon. Seharusnya ia tidak melakukan hal itu di acara besar milik grup Yongshin. Dan benar, kelakuannya yang brutal telah mempermalukan banyak orang.

“Nyonya, aku minta maaf. Aku telah mempermalukanmu, Minji, dan juga Paman Kang. Aku juga telah mengacaukan acara grup Yongshin. Aku minta maaf atas semua kekacauan yang sudah aku timbulkan hari ini. Kumohon, maafkan aku.” Kyuhyun menundukkan kepalanya. Minji, wanita itu sangat sedih dengan apa yang diterima Kyuhyun hari ini.

—————————

Setelah peristiwa memalukan itu, Kyuhyun berubah menjadi sosok yang lebih pendiam. Pria itu sangat menyesal karena telah merepotkan semua orang, dan Kyuhyun kembali dilanda kesedihan karena teringat mendiang ayahnya. Ya, ia bisa dibilang anak durhaka.

Dulu sewaktu masih sekolah, Kyuhyun sering mendapat cemohan dari orang-orang semacam Siwon yang hobi menghina ayahnya. Keluarganya memang bukan keluarga yang miskin hingga harus meminta pada orang lain, tapi Kyuhyun merasa malu dengan profesi ayahnya yang lebih suka tampil menjadi badut di acara-acara ulang tahun atau hiburan serta di taman kota daripada melakukan pementasan pantomim di gedung teater. Ya, Cho Daejung merasa ia harus mendapatkan penghasilan tambahan karena pertunjukan pantomim semakin jarang diminati kala itu.

Tidak ada yang salah dengan ayahnya. Kyuhyun tahu ialah yang salah karena tidak bisa menerima penghinaan dan ledekan dari teman-temannya. Sejak saat itulah Kyuhyun tidak dekat lagi dengan ayahnya, bahkan hubungan mereka memburuk ketika mengetahui ayahnya berhutang besar untuk mendirikan sanggar. Kyuhyun lebih peduli pada ibunya.

Dan penyesalan Kyuhyun semakin besar karena di detik-detik terakhir ayahnya ia tidak berada di sisi pria itu. Kyuhyun bahkan tidak tahu pasti penyakit ayahnya karena pria itu merahasiakannya dan selalu menunjukkan dirinya baik-baik saja. Hanya ibunya yang tahu persis penderitaan suaminya.

“Aku membawakanmu ramen. Ini enak sekali. Kata ibumu kau harus menjauhi makanan ini. Tapi karena tidak ada bibi di sini jadi aku membuatkan yang enak untukmu. Ada potongan udang dan cumi-cumi di dalamnya. Ini juga tidak pedas.” Minji masuk ke kamar Kyuhyun dan membawa semangkok ramen. Gadis itu juga mengunci pintu kamar Kyuhyun. Ia sangat merindukan Kyuhyun akhir-akhir ini, dan Minji diam-diam menyelinap tengah malam seperti ini berencana tidur bersama Kyuhyun.

“Terimakasih. Aku tidak lapar.” Kyuhyun tersenyum, menghampiri Minji. Wanita itu bahkan sudah menggelar mejakayu di lantai dan meletakkan ramen serta minuman di situ.

“Kau tidak makan malam tadi. Jadi kau harus menghabiskan ini. Duduklah, ini memang instan tapi aku sudah menambahkan banyak hal jadi ini sangat spesial, mengalahkan ramen yang dijual di restoran.” Minji menarik tubuh Kyuhyun untuk duduk di sebelahnya. Kyuhyun tersenyum, terhibur lagi.

“AAaaaa—”

Minji menyuapi Kyuhyun. Pria itu akhirnya membuka mulutnya, menikmati ramen buatan kekasihnya. Kyuhyun tidak berkomentar namun ia dengan cepat mengambil sumpit di tangan Minji, lalu menghabiskan ramen itu sendirian. Minji tersenyum senang, memperhatikan kekasihnya makan sambil menopang dagunya dengan sebelah tangan di atas meja. Wanita itu menunggu hingga Kyuhyun menghabiskan makan malamnya yang terlambat.

Kyuhyun bersendawa dan Minji tertawa karenanya.

“Bagaimana? Jika kau mengatakan enak maka aku akan tidur di sini menemanimu malam ini.”

“Hmm. Tidak enak.”

Yaaa! Kau mau mengusirku ya?”

“Hhhhhahahhahaha. Enak, sayang. Ramen buatanmu sangat enak. Jadi kita akan tidur sekarang?”

Minji tersenyum senang, lalu menarik Kyuhyun untuk berbaring bersama. Kyuhyun menaikkan selimutnya, menutupi tubuh mereka berdua. Ia memeluk Minji erat, membenamkan wajahnya di rambut gadis itu.

“Aku merasa seperti kita sudah menikah saja.” Minji tertawa geli. Kyuhyun membelitkan tungkai kaki mereka.

“Kau nakal. Menyelinap kemari ketika tengah malam. Kau memanfaatkan kondisi Paman yang tidak mungkin turun tengah malam begini.”

“Aku merindukanmu. Karena tidak mungkin kau tidur di kamarku, itu lebih berbahaya, bukan? Jadi lebih baik aku saja yang kemari.”

Kyuhyun tidak menjawab lagi. Mata pria itu terpejam, dengan tangannya yang masih aktif menepuk-nepuk punggung Minji. Sementara pria itu merasakan ketenangan, Minji justru merasa sedih. Ia teringat perkataan ibunya beberapa waktu lalu. Minji merasa sedih dengan ucapan ibunya.

 

“Apa maksudmu?”

“Jauhi Kyuhyun. Akhiri hubunganmu dengannya. Dia bukanlah pria yang pantas untukmu.”

“Aku tidak akan menuruti perkataanmu. Mengapa tiba-tiba kau berkata seperti ini? Bukankah kau sebelumnya menyukai Kyuhyun? ”

“Aku ingin kau mendapatkan yang terbaik, Kang Minji.”

“Kyuhyunlah yang terbaik untukku.”

“Banyak pria yang lebih pantas untukmu.”

“Kau selalu memaksakan pendapatmu. Aku akan pulang. Aku kehilangan nafsu makanku.” Minji beranjak dari tempat duduknya. Ia bahkan belum menghabiskan makanannya.

“Kau akan menyesal jika tidak menuruti perintah ibumu. Kau tidak tahu siapa Kyuhyun. Dia—”

“Kenapa? Dia siapa? Anak dari seorang badut yang latar belakang keluarganya sederhana? Kau menyuruhku meninggalkannya hanya karena semua orang tahu dia bukan dari keluarga kaya? Jika itu yang ingin kau katakan, maaf. Aku tidak bisa mengikuti keinginanmu.”

Nayoung terdiam. Minji pergi meninggalkannya begitu saja. Nayoung mencoba menahan dirinya. Ia tidak tega merusak kebahagiaan putrinya, tapi ia lebih tidak rela lagi jika putrinya menjalin hubungan dengan anak dari wanita yang telah menghancurkan rumah tangganya.

 

 

TBC-

 

Maaf atas keterlambatan dan beberapa bagian yang mungkin kurang pas. Kalau nanti aku punya mood pengen deh bikin story special NC buat kalian yang udah ngikutin FF ini.

See you on next part~

ThanKYU ^^

Iklan

184 thoughts on “Clown Man [Chapter 10]

  1. Hi, maaf sblmnya aku nggak pernah komen.
    Hehe..
    Dan akhirnya aku kasi komen gara2 crita ini makin menarik aja. Apa lagi skr KyuMinji akhirnya melakukan ‘itu’ haha..

    Bakal komen lagi di next part ya.. ^^

    Suka

  2. Sumpah sumpah sumpah nggak tega sama kyuhyuuuuuuuuuuun ㅠㅠ
    Dia pasti ngerasa malu dan bersalah bgt. Nggak tau deh mukanya mau ditaruh di mana. Nggak tegaaa. Kasihaaaaaaaan.
    Harusnya nayoung bisa berpikiran positif ya, pasti rumah tangga nya nggak bakal hancur dan dia nggak bakal salah sangka nyampe nyampe minta minji putus dari kyuhyun.
    Ibunya kyuhyun yg dicintai ayah minji ya?
    Huwaaaaaa harusnya nayoung sadar kalo jihyuk cinta bgt sama dia.
    Feelnya keren bgt nih kak. Janji jgn bikin kyuhyun kesiksa sampe pengen bunuh diri yaaaa

    Suka

  3. tuh kan bner… ya gmna ya. aku jga pernah d posisi nayoung. jdi aku ndak bsa mnjudge dia… susah prcaya klo mereka dket bgt gtu… tp jga slh klo ndak prcaya sma pasangan kita…

    Suka

  4. udah agak ada sinyal sih di part kmren klo ada mslah ma ibunya kyu…duh kasian bgd kyu ibunya minji jg sih negativ think trus…ff ini slalu bikin aq pnsaran…next bisa cpetan g???

    Suka

  5. apa karna aku terlalu menikmati ff ini jd terasa sangat cepat baca nya tau2 udah tbc aja???
    bikin gemeeeessss baca nya!!!! ini problem nya katanya ga dilematik tp tetep bikin gemes yaa..
    dan pengen gigit siwon disini rasanya.ngeselin sekali dia o_O

    Suka

  6. ouw jd itu masalahnya. ibu kyuhyun dikira penghancur rumah tangga orang tua minji?
    ok ok ditunggu next part nya. dan part NC nya thor wkwkwkwk 😃

    Suka

  7. udah nebak sih kalau nayoung gak suka sama ibunya kyuhyun. wanita yg di cintai kang jihyuk dulu itu ibunya kyuhyun kan? makanya nayoung benci banget sama ibunya kyuhyun.
    abis berantem ehh langsung making love hahaha.
    konflik nya greget, nayoung terang²an nunjukin kalau dia gak suka sama kyuhyun. Donghae baik, tapi jangan jadi orang ketiga yahh. ditunggu kelanjutannya ^_^

    Suka

  8. ternyata itu alasan nayoung tidak merestui kyu,,, ckck pd hal’n tdk sepenuhnya salah keluarga kyu…
    Semoga minji tetap bertahan dg kyu meskipun kemungkinan banybk yg ingin menghalangi hubungan mereka

    Suka

  9. See jadi ibu kyuhyun lah akar masalahnya..
    Padahal sebenernya dy gak salah apa2.
    Tapi karena ibu minji yg salah paham sendiri ajja..
    Tapi kalau minji tau alasan orang tua mreka cerai karena ini gimana reaksinya ya??
    Duhhhh aju masih gak rela kalau kyuminji pisah..
    Lagian kasian banget sama kyuhyun dy yg gtw apa2 tapi kayaknya dy yg paling menderita..

    Kyaaaa eonie kenapa oppaku bisa jadi mesum begitu??

    Suka

  10. Diawal-awal bikin aku teriak-teriak gaje ditengah malam buta, aku kirain bakal ada adegan enceh, eh ternyata di skip. Wkwkwkwkwk…. Ntah kenapa aku sangat suka dengan scene pasangan yang bertengkar tapi berakhir dengan making love. Hoakakkkk… Nggak bisa sich menyalahkan Nayoung karena kebenciannya ma ibu Kyu Hyun. Siapa yang tidak marah kalau mengetahui suami mencintai wanita lain dengan kedok persahabatan, yah meskipun cm anggapan Nayoung.

    Suka

  11. Iihh kasian kyunyaㅠ.ㅠ nayong ko jahat bgt sih? Bukannya dia udh ngerestuin hubungan dia ama minji ya.. 

    Terkirim dari Samsung Mobile

    Suka

  12. Hahaaa~ibu’y minji uda mulai mengacau buruan kek kyu lamar minji biar g digangguin mulu sama si nayoung tar malah salah paham lg uda tau si nayoung sama minji itu mirip suka ngambil kesimpulan sendiri susah dibilangin

    Suka

  13. knp ibu minji tdk suka sma kyuhyun? nemangnya ada apa dgn msa lalu mereka
    mdhn” minji hamil agar mereka tdk terpisah tp takut slah satu diantara mereka tdk ada yg bisa bertahan

    Suka

  14. ooo jd nayoung nyangka kalo ibunkyuu selingkuh dgn ayah minjio yaa??
    pantes negatif thinking am kyuu n keluarganyaa..
    yahh harus segera d sadarkan tuuu

    Suka

  15. Makin pensaran sm part selanjuty eon omg …. kasian ya sama kyu…. diinjek2 gitu sm siwon. Jadi ngga tega. Diakan biasay jadi cowo angkuh. Aku penasaran baget gimana reaksi minji ketika tau….. kalau ibu kyuhyun pengjancur rumah tangga org tuay. Kalo aku jadi minji aku bakal benci bgt sm ibu kyuhyun. Dan aku mingkin akan ninggalin kyu. Tp itukan aku. Aku gatau nanti eon bakal ambil jalan cerita kaya gimana deh kkkkkkkk~ pada awaly aku ngira kalo tuan kang itu punya salah sama keluarga cho. Jadi tuan kang bersikap baik bgt sm keluarga cho…. eh teryata ada somethink yaaaaaa. Haaaaah aku tunggu part selanjuty eon semangat yaaaa!!!

    Suka

  16. huwaaaaaaaa akhirnya muncul juga …..

    baru bisa baca soalnya baru ada kuota tp keseluruhannya ff ini keren banget,…. lanjutan cepetan ya onnie 🙂 keep writing

    Suka

  17. Wahhh baru baca skrg. Kmrn2 g smpet brkunjung krn hbis pket data hhuhu. Momen kyuminjinya kerasa bgt, apalagi akhirya dan tidak trduga sama sekali mereka akhirnya melakukan ‘itu’ ya walaupun si authornya iseng bgt pke di skip pula kkkk tpi gpp yg pmting kyuhyun ud memiliki minji sepenuhnya. Dan brharap minji himil biar si nayoung ngerestuin kyuhyun. Keep write ya author

    Suka

  18. oo my goddd akhirnya mreka udah pada ga tingting lgi 😛
    Lgian minji sih cemburu nya gtu serem bnget bru bisa reda dan percaya klo udh gtuin kyu hehee….

    Dan benar trnyata ibunya minji bkalan ga stuju ama hbungan mreka,hwahhh gmna ya pas nnti mnji tau pnyebab hncurnya prnikhan orangtuanya akan kah dia smakin menjauh dgn kyuhyun apakah sbaliknya jeng jeng jeng jeng #ala2musiksinetron kita nantikan di part slanjutnya…
    Hihii ini knpa aq cmmentnya geje gni ya

    Suka

  19. setelah sekian lama baru komen lagi part 10 *maap*
    ohhh ternyata cibta pertama paman kang itu ibunya kyuhyun pantas aja bibi nayong keki banget sma kyuhyun

    buat kyuminji tetap berjuang
    author semangat nulis yah :3

    Suka

  20. wanita yg dicintai ayahnya minji itu ibunya kyuhyun yah yg bikin ibunya minji benci bgt sma kyuhyun …. jgn bikin hae jdi orang jahan yaaaaah …. hihihihihi agak gak suka sma sifatnya ibunya minji …. dan siwon di situ nyebelin bgt jinja …. sebenernya aku juga sm kyak minji males bgt sma kelakuannya kyu yg dulu … itu juga yg bisa bikin minji kurang percaya sma kyuhyun …. ngbete’in sih pas bagian yg di club malem itu … dan akhirnya mereka melakukan hal itu juga ???

    jdi iniii baru mulai konfliknya ya … jdi deg deg’an sma ending ceritanya ….

    Suka

  21. eomma’a minji semakin menunjukkan rasa tdk suka’a k kyuhyun.
    hah… smoga aja hub’a kyuminji bertahan apapun yg terjadi nanti’a

    Suka

  22. kasian kyu,,dia sedih lagi,,mulai ngerti sma msalh kelrga kyu sma keluarga minji ,,jangn” ibu,a miinji slah pah sma ibu.a kyu,, next aj dech,,heheh

    Suka

  23. Demi apa aku sedih lihat kyu diperlakukan begitu.. dan ibu minji yg sekarang gk menyetujui hubungan anaknya.. semoga masalah ini bisa cepat diluruskan. ini sulit mengingat kepribadian ibu minji yg keras.

    Suka

  24. Hai kak …
    Jd bgit toh . Namny jg cwek klo udh syg dn cnta sm cowo psti gmpang cmburu .. cma ini agak ktrlaluan , ibu sharusnya mau liat ankny bhagi , stidakny biarin aja it jd masa lalu ..
    Smangat ya kak
    See u in the next part ♥

    Suka

  25. Mksd ibu nya minji tu apa tooo?
    Dlu setuju skrng g…

    Kan ayahe minji dah bilng lo dia g selingkuh.
    Hehh jadi gemes ma ibunya minji.
    Ank e mw bahagia kok di usik trus…
    Ws to buu,yg lalu biarlah berlalu..
    Biarkan ank u bahagia.

    Suka

  26. Finallyyyyyy

    Sekian lama gak ngunjungin blog inj..tiba2 clown man udh end aja..
    Mau ngebut baca..eh sempet lupa udh baca ampe mana..hehehehehhe

    Jd gara2 itu ibunya minji sikapnya rada aneh..
    Kyuhyun jg gitu sih..seneng krn author justru gak bikin kyuhyun jd org yg terlalu sempurna..lebih realistis..
    Moga minji gak cemburuan kayak ibunya..
    Ceritanya jd mirip gitu sama minji dan hyojin..
    Thumbs up authoor.

    Suka

  27. Kesalahpahaman orang tua jadi berdampak pada anak anaknya ini mah.. hahahah

    buat ibunya minji, coba lebih dewasa. bener kata appanya kalo dia itu pemikilran negatifnya lebih cepet berjalan daripada akal sehatnya…

    Coba pikiran dan rundingi masalahnya baek baek. kan jadi kyuhyun
    sama m inji nya bisa tenan g

    Suka

  28. ibunya minji kok gitu sih… kan minjinya cinta banget sama kyuhyun, kok malah di suruh pisah… ishhhh kesal deh…
    kyuhyun juga jadi pendiam dan merasa bersalah banget karena kejadian tersebut…. #peluk kyuhyun
    sabar ya kyuminji… pasti semua akan baik baik aja

    Suka

  29. akhir’y ga jauh2 ke hotel malah d kamar’y kyu..ahahaaa nahh kan si kyu smkin mesum yaa sllu cari kesempatan hihihiiii..smkin rumit dehh masalah ortu’y kyu sm minji..msh blm ada kejelasan..

    Suka

  30. Kakak authornim mian, baru komen disini setelah komen terakhir di Chapter 4, cz cuma aku save page sampe chapter 10, heheh..
    Over all, I loved this story, aaahhhh gak nyangka ffnya bagus banget.. Himnaeseyeo!

    Suka

  31. Kyuhyun bad boy bgt ya dlu ckckckck. Waaaaa o.O mereka udh bobo bareng >< Hmmmm jd itu alasannya eommanya minji ga stuju kalo kyu sm minji jdian karna appa sm eommanya minji cerai krn ibunya kyu T.T

    Suka

  32. Eonni mianhe ga ninggalin jejak di beberapa chap , saking serunya jadii pengen langsung lanjut bacaa :” , bener eon sukaa sama ff nyaa… itu ibu minji yaampunn.. kenapaa harus misahin mereka ber2? 😦

    Suka

  33. hubungan orang tua di masa lalu sekarang dampaknya ke minji sama kyuhyun

    ayolah part ini kasian bgt sama kyuhyun digituin sama ibunya minji 😦

    Suka

  34. duh akhirnya mereka hihihi. duh greget sama nayoung gara” masa lalu bikin kyuhyun sama minji agak renggang. Astaga kasihan kyuhyun digituin. Bener sikap yang diambil kyuhyun setuju. Makin seru ceritanya

    Suka

  35. Yahhh kyuhyun emosian bgt sih abang siwon maen dijotos aje hahaha

    Duhhh itu apa maksud dari ibunya minji, semoga bukan masalah yg rumit banget deh semoga ibunya nanti setuju lagi sama hubungan minji kyuhyun

    Suka

  36. Kasihan kyuhyun apakah stelah ini minji akan menjauhi kyuhyun. Masalah apa sih sampe sampe ommanya minji benci amat ama kyuhyun

    Suka

  37. Haaahhh kyu dapet hambatan, ibunya minji mulai gak suka ama kyu. Eomma nya minji cemburuan bgt yak, org appanya minji jg msh cinta juga huh

    Suka

  38. kira-kira gimana ya reaksi minji kalo misalnya nayoung memprovokasi dia bahwa penyebab orang tuanya cerai itu karena ibunya kyuhyun…
    kasian kyu, pasti nantinya dia dpt byk masalah yg diakibatkan nayoung, padahal dia ga tau apa2

    Suka

  39. tuhkannnn!! aaaaaaaaahh makin penasaran. jd disni tuh kuncinya ya ada di nayoung itu kan, kalo aja dia ga dateng semua pasti baik baik aja huhu lanjuuuttt

    Suka

  40. tuh kaaaan.. Ternyata kisah masa lalu mereka ada cinta segitiganya.. Jangan-jangan Jihyuk masih cinta sama Yonghee juga sampe sekarang.

    Pleasee, minji jangan sampe terpengaruh nayoung buat ninggalin kyuhyun, aku ga relaaa

    Suka

  41. Yahhhhh aku jadi ikutan sedihh. Jangan buat mereka pisahhhh. Apapun itu masalahnya, jangan melibatkan Kyuhyun Minji.

    Aku udah kecanduan sama FF inii! Aaaaa~!

    Suka

  42. Jangan hamil dulu yak
    Ini ceritanya mau di buat mereka berpisah kan
    Ntar minji sama donghae
    Trus kyu sama cwek itu lupa namanya
    Ngapain sih eomma nya minji tu
    Nyebelin banget yak

    Suka

  43. Kompliknya ada pada hubungan masa lalu orang tua mereka dan mempengaruhi hubungan minji dan kyuhyun sekarang.berharap hubungan-hubungan mereka bisa baik baik saja.

    Suka

  44. Cieee yg mesum.y mulaiii bertambahhh cieee #LirikKyuuu 😀
    iiiisssss Eommanya minji udah mulai mau mnjdi penghalang untuk hbngan Anaknya, gmana yaa??? Kesellll jga sihhh!! Dia sebagai ibu hruss lbih mmntingkan kebahagiaan anak.y dongg jgan hnya krna masa lalunya ehhh malah mau mnghancurkan kebahagiaan anak.y!!!!! Hhhh walaupun badai siap kpanpun menghadang didpan sna Moga ajaaa hubngn MinJi dan Kyuhyun ngga tergoyahkan(?) aplgi mereka udahh Eheemmmm 😀 :D….

    Suka

  45. Ping balik: rekoemndasi ff kyuhyun | choihyunyoo

  46. Ternyata bener dugaanku. Kalau ibunya Kyuhyun penyebab orangtua Minji bercerai.
    Jadi ini konflik yg sesungguhnya. Kasian juga kalau sampai hubungan Kyuhyun sm Minji merenggang cuma gara-gara masalalu orangtua mereka.

    Semoga next chapter gk terjadi apa-apa sm hubugan Minji dan Kyuhyun. Mereka baru aja bahagia, masak harus pisah.
    Harusnya ibunya Minji gk usah ungkit masalalu. Kalau emang dia sayang sm Minji, harusnya dia lupain aja masalalu itu demi kebahagiaan Minji nantinya.

    Mau lanjut baca FF Clown man chapter 11 dulu. Udah penasaran sm kelanjutan ceritanya. ^^

    Suka

  47. Hmm udah aku duga semua ga semulus jalan tol (?) Bahkan kalan tol aja ada bolongnya. Huft sampe aku baca di part ini jadi khawatir mereka banyak halangan kedepannya. Semoga konfliknya yang ringan ringan aja hehe. Aku naca next capt dulu ^^

    Suka

  48. Aaaahh ternyata masa lalu dan sabab akibat orang tua minji cerai seperti itu.
    kyuhyun kasian banget merasa terhina dan sakit hati tuh akibat eomma nya minji.

    Suka

  49. berharap yang terbaik untuk hubungan mereka berdua
    semoga authornya gag kejam2 amat buat endingnya. aku paling benci ending sad.
    disetiap cerita yang aku baca paling benci kalau udah ending sad.
    karena apa?
    ini kan cerita
    tujuannya buat bikin bahagia, buat ngisi waktu kosong. buat ngehibur
    kalau ceritanya sedih
    ntar aku ikutan sedih wkwkk

    Suka

  50. jdi wanita yg di cintai jihyuk dulu adlh ommany kyu dan yg mnybabkan prceraian orangtuany minji adlh ommany kyu jga
    omma ny mnji trlalu cmburuan sih
    it kn cma msalalu nya jihyuk sblum brtemu nayoung lagian ommany kyu kn lbih mmilih daejung

    aduhh cinta antara shabt ni
    smoga minji dan kyu dpat mlewati badai yg akn dtng. . .

    Suka

  51. Tuh kan bener ternyata ibu.a minji gg srtuju sma hubungan mereka, emang sih anak sma ibu fikiran.a sma negatif thingking mulu…
    Panteslah kyuhyun oppa marah, profesi ayah.a d hina pasti kesel…

    Suka

  52. nyesek waktu baca bagian nayoung mojokin Kyuhyun gitu _- nayoung mah demen banget sih bikin anaknya menderita, kenapa bawa bawa masalalunya kehubugan Kyuhyun Minji -_- egois banget

    Suka

  53. akhirnya mereka ngelakuin itu …. juga.

    malu banget pasti itu kyuhyun waktu kejadia di pesta nya grup yogshin, semoga minji gak ikut salah paham kalau tau masalah orang tua mereka

    Suka

  54. Wahh jadi ternyata masalah orang tua mereka itu adalah cinta… jadi sekarang shin nayoung ga setuju kyuhyun pacaran sama minji gara-gara ada masalah di masa lalu.

    Suka

  55. Pengen meluk Kyuhyun hiks
    Kyuhyun jadi serba salah
    dia jadi merendah
    huweeeeeeeeeeee Kyuhyun T__________T
    ibunya Nayoung ini salah paham lah
    aduuuuuuuh sedih aku
    wkwkwkwkwk
    akhirnya mereka ngelakuinnya juga meski sempat gagal sebelumnya wkwkwkwk

    Suka

  56. Kyu adu jontos sama siwon kek ya kyu yg menang deh
    Kenapa sih dengan omma ya minji bikin kesel aja deh beneran
    Sabar kali ya punya omak kek gitu

    Suka

  57. seharusnya pikiran eomma minji itu harus d buka. hilang kan pikiran negatif yg ada bisa” pemikiran negatif eomma minji bisa jd penghalNg hubungan kyuhyun dan minji.. aku berharap minji ga terpengaruh sama pemikiran dan yg d katakan eommanya

    Suka

  58. Aku rasa eommanya minji cuma salah paham sama eommanya kyuhyun. Tapi kesalahpahaman itu terus berlanjut sampe sekaranh. Kan appanya minji benar2 cinta sama eommanya minji. Tapi yaah eomma minji selalu berpikiran buruk terhadap appanya minji.

    Suka

  59. Bener-bener ga tega liat(?) Kyuhyun kek gitu, Semoga dia strong uhuhu
    Donghae juga melas banget yampun; Orang tua mereka juga yg bikin anaknya nelangsa. Kan kasian 😥
    Bener dugaanku, emaknya Kyuhyun dikambing hitamin jadinya. Terus gimana tanggapan Kyuhyun ama Minji, aku takut hubungan mereka jadi kenapanapa “”

    Suka

  60. kasian banget sama kyuhyun! itu ibunya si minji gak bisa di musnahin ajah! dia cuma salah paham. masa lalu yaudah berlalu, kenapa harus di ungkit ungkit lagi! please banget. buat mereka bahagia 😦 ahhh!

    Suka

  61. sialll….kyuji asli romantis bgt…kayaknya udah mulai tercium konflik apa ini..sifat cemburuannya minji..deweaoiii…sumpah cemburuan abis kyak emaknya..

    keep healtu kak..

    Suka

  62. Smakin mngerti ttg nayoung,,,dy cmburu pda ibunya kyu krna tuan kang sngat memphatikan kluarga cho!!apa mngkin younghee adalah cnta masa remajanya jihyuk??????uhhhhhh posisi kyu smakin sulit trnyata!!

    Suka

  63. Tukan aku sempet punya pikiran kalo Cewek yang dicintai appanya minji adalah ibunyaa kyu
    dan ternyta benar kann

    wahhh….Bakalan jadi kesempatan donghae ini

    aaaaa…Siwon sihhh sukanya ngehina bapaknya kyu

    God….ga tau deh nanti gimana hubungannya Kyu minji

    Suka

  64. ommanya minji kok gitu si? masalah masa lalu aja di bawa2. Hubungannya kuhyun & minji kan jadinya kacau. Bener2 sebel sama ommanya minji, harusnya ngga usah muncul kek

    Suka

  65. Gak paham sama pikiran si nayaoung ini awalnya dia ngerestuin kok skrg mojokin sm ngelarang minji buat gak berhubungan sm kyuhyun? Kalau krn sikap kyuhyun pas nonjok siwon itu wajar kan dia emosi bapaknya di jelek2in, ini ada apa sebenernya

    Suka

  66. gak suka sama sikap nayoung, plin-plan
    biarin ajalah toh itu cuma masa lalu, gak semua masa lalu bakal terulang kan huh
    kasian kyuhyun sama minji 😦

    eh kenapa id ku jadi lee hyera ya, coba deh aku post ulang

    Suka

  67. aduhhh mngkin kesini perasaan makin gak enak, kyuhyun sama minji kan lagi romantis romantisnya gitu aja terus smpe nikah gak usah ada masalah 😩😩

    Suka

  68. kok jadi deg-deg an sama kyuminji ntar gimana min wkwk
    omma nya minji uda nyuruh minji jauhin kyu lagiii
    sedih kasian kyu nya hue:(

    Suka

  69. tuh kan ada aja yg bikin kesel dari si cuyun ganteng.. hoby banget deket deketan ama cewek. kasian minji nya kenapa malah ditinggalin sementara kyuhyun ngobrol ama temennya yg lain.

    udah panas dingin nih ada adegan yg nyerempet nc, kirain mau dilanjut eh.. cuma intro aja ternyata. sayang banget padahal penasaran loh wkwkwk, untung pas pagi appa minji ga nanya macem-macem. kalo sampe ketahuan ga tau gimana reaksinya dah..

    konflik nya udah mulai masuk nih, makin penasaran.

    Suka

  70. sempet nyesek pas liat kyu nyuekin minji wktu di club, kyu harusnya lebih nge hargain minji dibanding temen2nya,
    itu juga nayoung kenapa lagi ? bikin ulah lagi, hadeuhh udh mulai msk konflik nih

    Suka

  71. oppa sedihnya jgn lama2, kasian minji di anggurin, baca ff ini kejar part end mode on ternyata cukup menguras emosi, ketawa, sedih, dan gulung2 gak jelas sendiri. Semangat

    Suka

  72. Haha dasar kyuhyun sama minji dikit2 marahan dikit2 baikan
    Kok tiba2 muncul choi siwon mana dia ngeledekin kyuhyun, kan kasian kyuhyun nya

    Suka

  73. Akhirnya mrka betl2 ngelakuin itu ya, kalah jg pertahanan kyuhyun,
    Apa krn pekerjaan ayahnya sebagai badut mknya kyuhyun benci sm ayahnya?

    Suka

  74. hampir aja kyuhyun sama minji ketahuan sama tuan kang karena pulang terlalu malem dari klub. tapi masih aja bisa ngeles wkwk
    yahh semoga salah paham ini gak terlalu berefek sama kyuhyun minji deh ya

    Suka

  75. Kayaknya ibu minji itu ada masalah dengan keluarganya kyuhyun sampek dia gak merestui hubungan kyuhyun dengan minji padahal sebelum tahu kalau kyuhyun putra daejung ibunya minji setuju” aja

    Suka

  76. ooh..sedikit sedikit mulai ngerti nih… jadi eommanya kyu adalah cinta pertamsnya tuang Kang yang gak kesampaian karena eommanya kyu nikah sama tuann cho, nah karena alesan itu ny.shin jd cemburu buta sama eommanya kyu, dan nyangkut2in semuanya padahal suaminya sangat mencintainya dan sama sekali tidak ada apa2 lagi dg eommanya kyu… ah, salah paham…!!

    Suka

  77. Dasar ya khuyun ini terlalu baik ama cewek, kesel bget minji disamain kyk cwek2 club itu. Ayah jihyuk selalu support kyumin….. Happy ending deh mudah2an

    Suka

  78. Nah kan beneran kalau ayah minji sama ibu kyu ada apa apanya….ternyata dulu cinta to

    Jadi ibu minji jadi penghalang mereka dong? gimana reaksi minji ya?

    Suka

  79. Berharap yg terbaik buat hubungan mereka. . Di part ini mulai sedkit mngerti tntng msalalu orangtua mereka. . Kasian kyuhyun psti malu banget jdi dia. . Tpi smoga dia bisa bertahan dgn hubungan.n sma minji. . Eomma.n minji psti salah paham pasti2 itu jga dia cerai sma appa.n minji. Sama banget ya sifat.n sma minji 😄☺😊
    Huuuu ya udh next part 😊😊

    Suka

  80. Duh kejadian juga, kyuhyun kaya sengaja bikin minji cemburu padahal kan niatnya pengen ngenalin tmn kyuhyun ke minji tapi malah brtengkar dan ya begitulah

    Suka

  81. Aishhh jadi baper juga gegara kyuhyunn…kek nya udh masuk ke konflik ya eonn?? Kasian kyuu….
    Apalagi pas siwon nginjak harga diri kyuhyun,dan juga nayoung yang ahhh knapa jadi kek beginii…

    Suka

  82. KasianKyuhyun,, ga tega denger dia dihina”,,
    Kasian jg Minji, trnyata perpisahan kedua ortunya tuh gara” sang ibu yg cemburu buta…
    Ahh ini jd pelajaran buat aku kelak,, kl cemburu buta bs bikin hancur rmh.tangga..

    Suka

  83. aku udah ngerti. jadi ayah dan ibu minji bercerai karena ibu minji nuduh ayah minji selingkuh ama ibu kyu?
    ternyata ibu minji orangnya cemburuan. moga aja mereka bisa nyelesain masalah mereka. and comeback again..

    yaahhh.. minjinya udah gak perawan.. entah kenapa jadi gak suka..

    Suka

  84. aku udah ngerti. jadi ayah dan ibu minji bercerai karena ibu minji nuduh ayah minji selingkuh ama ibunya kyu? ternyata ibunya minji cemburuan. moga aja mereka bisa nyelesain masalah mereka. and COMEBACK AGAIN!! supaya minji gak sedih lagi and tambah bahagia.

    yaa.. minji gak perawan lagi. entah kenapa jadi kecewa.. huhuhu. moga aja hasil dari perbuatan mereka mendapatkan ‘hasil’..

    for author hwaiting!!

    Suka

  85. Terharu banget sama sikap minji yang menghibur kyuhyun ,, jadi nayoung berpikir kalo yonghee penyebab hancurnya rumah tangganya ,, kenapa.dia bisa berpikir seperti itu ,padahal jihyuk sangat mencintainya, dan kata2 nayoung ke kyuhyun aku rasa udah keterlaluan ,, apalagi dia minta minji buat jauhin kyuhyun ,, pasti ada kesalapahaman antara nayoung dan yonghee

    Suka

  86. ternyata itu alasan Shin Nayoung tidak merestui kyu minji. Ini pasti nayoung salah paham sendiri sm Kang Jihyuk & Yonghee. Problem masa lalu orang tua hmmm.
    Semoga minji tetap bertahan dengan Kyu meskipun banyak halangan untuk hubungan keduanya.

    Suka

  87. Ihh sedih kalau jadi kyuhyun jahat banget ibunya minji… sampe gtuin kyuhyun …
    Aduh sampe maksa minji jauhi kyuhyun knapa sih ibunya minji…
    Jangan pantang menyerah kyuhyun minji

    Suka

  88. Nayoung minta di jambak sebel bgt pokonya ,, menurut aku nayoung cuma salah paham deh sama ibu nya kyuhyun kaya nya, gak mungkin deh ibu kyuhyun ngehancurin rumah tangga dia, semoga mereka pantang menyerah Ngehadapin org yg mau misahin mereka

    Suka

  89. Absen dulu..
    Menurutq ibunya minji aja yg suka berpikir negatif, bahkan smpe menuduh suami selingkuh smpe mreka piisah,, kasian minji…kasian jg kyuhyun,
    Makin suka sm chemistry kyu-jin dipart ini…hahahaa, g nyangka kyuhyun bakal berani ngelakuin’itu’ ke minji yg pdhal mati2an dia jaga…

    Oke….terima kasih..

    Suka

  90. kasian banget sama kyuhyun, itu ibunya Minji gak bisa diajak damai atau gimana gitu dia cuma salah paham. masa lalu biarin berlalu aja gitu gak usah diungkit trus
    uuughff.. hampir aja Kyuhyun sama Minji ketahuan sama tuan Kang akibat pulang terlalu malam dari klub, untuk pintar ngeles mereka

    Suka

  91. Kayaknya eommanya Minji salah paham deh sama hubungan appanya Minji dan keluarga Kyuhyun. Bener nggak sih?
    Atau jgn2 perempuan yg dicintai appanya Minji di masa lalu sebelum eommanya Minji itu eommanya Kyuhyun? Kalo dari kata2 terakhir eomma Minji di part ini kayaknya bener deh
    Fighting buat next post !!!

    Suka

  92. Aigoo kenapa nayoung gak jadi ngasih restu ke mereka. -. Btw unnie, kok mereka udh gituan ‘-‘ padahal aku kira mereka bakal gituan pas udah nikah hehe 😁

    Suka

  93. Ahhh konfliknya makin memuncak aja itukan apa gue bilang ibunya minji akan jadi ancaman bagi hubngan kyu mha minji pas Ibunya minji bilang “jauhi kyuhyun akhiri hubnganmu dengnnya dia bukanlah pria yang pantas untukmu” Dia kira gampng apa nyuruh Minji Buat akhiri hubunganya dengan kyuhyun kan mereka saling mencintai……
    Fighting Minji Kamu pasti bisa pertahnin hubngan km mha kyuhyun

    Suka

  94. Aku heran sama eommanya minji kenapa dia begitu cemburu, padahal kan waktu itu mereka udh menikah dan eommanya kyuhyun juga udh keluarga kenapa dia masih ga percaya sama tn. Kang. Mungkin iya karena rasa takut kalau tn. Kang bakalan ngejar eommanya kyuhyun tapi aku rasa itu ga mungkin deh. Sekarang gara” sakit hatinya dia ngelarang hubungan minji sama kyuhyun

    Suka

  95. Maaf sebelum nya krn cuma komen untuk dapetin pw. Aku ini pembaca gelap :v Cuma sekedar silent reader yang menikmati alur aja haha..
    Kalo aja di tiap part ada tombol like pasti aku pencet ko 😅

    Suka

  96. Wah mereka ngelakuinnya jg.. hahha
    kyuhyun pasti malu banget sm minji dan keluarganya gara2 pertengakarannya sm siwon, dan ibunya minji bener2 deh nyebelinnya..

    Suka

  97. Aigoooo kyu mesum banget, bisa”nya ngelakuin ‘itu’ dirumahnya minji. Aky kira mereka bakal begituan pas udah nikah.

    Ibunya minji bener” ngeselin, seharusnya dia tau kalau mereka kan bersahabat dr dulu dan jg ayahnya kyuhyun kn sahabatnya tuan kang, ini malah dikira ada main dibelakang.

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s