Realove – Special NC

rl spe

Author: Hanwoo •Cast: Lee Hyukjae – Hanwoo – and Other Cameo • Genre : NC – Straight – Romance •Length: Special NC

Author’s POV

——————-

Hanwoo cepat-cepat mengikat tali kimononya dan melangkah keluar dari kamar mandi. Mendengar seseorang mengetuk pintunya sedari tadi mau tak mau dia harus menunda kegiatan mandinya. Rambutnya masih basah menyisakan sedikit air yang menetes jatuh ke lantai. Hanwoo membuka pintu dan terkejut melihat Eunhyuk ada di depan kamarnya.

Hanwoo cepat-cepat menutup pintunya namun Eunhyuk lebih cepat menahan tangannya. Hanwoo merasa dejavu. Dia merasa hal ini sepertinya pernah terjadi sewaktu mereka masih berpacaran dulu. Eunhyuk masuk ke dalam menutup pintu kamar. Tangannya menggendong tubuh Hanwoo ala bridal style.

Hanwoo tidak bisa mengelak. Dia hanya heran darimana Eunhyuk mengetahui keberadaannya? Apa pria itu menjadi stalker untuk mengikutinya pergi ? Karena dia tidak ada memberitahu siapapun atau jangan-jangan Eunhyuknya menyewa stalker untuk mengawasinya selama ini?

Eunhyuk menjatuhkan Hanwoo di atas ranjang kemudian menindihnya. Eunhyuk memandang Hanwoo lekat-lekat. Dia mengawasi mata, hidung dan mulut Hanwoo seksama sedangkan Hanwoo dengan cepat memalingkan wajahnya ke arah lain tidak ingin melihat Eunhyuk. Dia masih merasa kecewa dengan suaminya.

“Kau masih marah padaku?” tanya Eunhyuk.

Hanwoo tidak menjawab. Dia kemudian menatap Eunhyuk. “Darimana kau tahu aku ada disini? Apa kau menyewa stalker?” tanya Hanwoo. Kini Eunhyuk yang tidak menjawab. Pria itu tersenyum pelan duduk di tepi ranjang. Hanwoo bangkit dan duduk pada posisinya.

“Kenapa kau tidak pulang kerumah? Apa kau ingin semua orang mencarimu? Apa kau ingin semua orang dirumah mengkhawatirkanmu?” tanya Eunhyuk menoleh menatap Hanwoo.

“Kenapa kau masih peduli padaku? Kukira kau sudah sangat nyaman dengan kehidupan barumu. Pulanglah oppa, kembali ke asrama. Bukankah kau akan menambah masalah jika kau menyelinap keluar sembarangan tanpa harus mengambil liburmu?”

Eunhyuk merasa emosi mendengar sifat Hanwoo yang tidak menjawab pertanyaannya.

“Kau masih saja seperti anak kecil.” Ungkap Eunhyuk. Hanwoo merasa suaminya sudah benar-benar kelewatan padanya hari ini. Baginya Eunhyuk hanya memancing pertengkaran jika seperti ini. Dia kira pria ini kesini akan bermanis-manisan padanya tapi nyatanya tidak seperti yang dia bayangkan.

“Kau ingin aku berubah? Kau ingin aku merubah sifatku? Tsk !” Hanwoo berdecak. “Kau ingin aku seperti siapa? Seperti tentara wanita tadi?” Hanwoo menyunggingkan smirknya. Raut wajahnya penuh emosi. Bahkan dia tidak bisa menahan air matanya hingga menetes begitu saja.  Eunhyuk bangkit setelah menghela napasnya. Dia duduk di dekat Hanwoo mencari wajah Hanwoo yang terbenam di kedua lututnya.

Hanwoo’s POV

———————

Aku benar-benar tidak mengerti kenapa dia datang kesini mencariku jika hanya memancing pertengkaran denganku. Dia sangat dingin. Semenjak menjadi tentara dia bukanlah suamiku yang dulu, yang mempunyai sifat hangat dan cerewet. Dia benar-benar dewasa sekarang bahkan mengatakanku masih seperti anak kecil.

Kubenamkan kedua wajahku pada lututku yang tertekuk. Aku menangis sesenggukan. Aku merasa sakit hati padanya karena baru saja tubuhku sedikit merasa segar sehabis mandi dan dia datang membuatku menangis lagi. Bahkan dia membuatku menyebut tentara wanita tadi. Ranjangku bergerak. Aku penasaran apa dia akan pergi meninggalkanku? Aku masih tidak ingin melihat wajahnya. Kenapa dia tidak bisa selembut kapten Yoo Sijin pada Kang Mo Yeon? Benar, aku merasa dia sedikit berubah.

Baby ..

Kurasakan kedua tangannya mengangkat wajahku hingga aku bisa melihatnya. Jantgungku berdebar ketika mendengarnya memanggilku dengan sebutan baby. Dia sangat jarang memanggilku dengan sebutan itu, tapi jika sekali saja dia bersikap manis seperti itu aku tidak tahan ingin bercinta dengannya malam ini. Dia masih terlihat sexy. Air mataku masih saja mengalir saat aku memikirkannya. Dia memelukku – mengelus pundakku lembut agar aku berhenti menangis. Tapi aku malah menangis lebih keras dipelukannya. Dia memelukku. Aku tidak punya kekuatan untuk menolaknya. Aku benar-benar mencintainya.

“Aku membencimu, oppa.”

“Aku mencintaimu..”

Dia mencium keningku. “Aku kese-piannhh..” ucapku disela-sela kecupannya. Dia mencium bibirku. Memagut bibir bawahku – menempelkan bibirnya dengan sangat intens pada bibirku. Aku mencoba mendorong tubuhnya agar tidak terkesan murahan. Aku hanya ingin tahu apa tujuannya datang kemari tiba-tiba menciumku seperti itu.

“Jangan merayuku ! Sudah cukup kau membuatku kebingungan dengan sikapmu itu. Aku kesepian selama ini. Aku selalu memikirkanmu membuatku muak.  Sepulang dari New Zealand aku merasa kau melupakan tanggung jawabmu sebagai suami. Tapi nyatanya kau baik-baik saja bahkan bisa bercanda dengan wanita tadi ! Ini bukan karena aku cemburu, tapi aku merasa kau sangat berubah. Aku seperti kehilangan dirimu yang dulu. Baru enam bulan berjalan pernikahan kita tapi aku sudah merasa perubahanmu”

“Kau salah, aku tidak berubah. Aku dengan Letnan Kim tidak lebih hanya sekadar teman.”

“Bagaimana aku bisa mempercayaimu?”

“Kau harus mempercayaiku karena aku suamimu. Aku memilihmu untuk  berada disisimu selalu. Kenapa kau sangat cemburu dengan Letnan Kim hmm?”

“Aku cemburu karena kau memperlakukan isterimu berbeda dengannya. Kau tidak mengijinkan isterimu memelukmu tapi kau mengijinkan wanita itu berada di dekatmu. Bukankah itu bisa mengundang skandal?”

“Dengarkan aku” Tangannya menyentuh kedua pipiku membuatku menatapnya. “Aku tidak bisa mengelak jika wanita itu berada di dekatku. Kehidupan tentara sangat keras. Wanita itu anak dari Komandan Kim sedangkan aku hanya tentara biasa yang menjalani tugas militer selama kurang lebih dua tahun. Aku harus baik padanya. Jika terjadi skandal tentangku dengannya, aku bisa mengelak. Tapi jika terjadi skandal padamu … Apa yang harus kulakukan untuk melindungimu? Aku akan lebih sakit hati melihatmu menangis karena ucapan netizen tentang hubungan kita.”

“Kau tidak bisa menolaknya? Sekalipun dia menginginkan tubuhmu, apa kau masih bisa baik padanya?”

Kudengar helaan napasnya. “Itu tidak mungkin terjadi, Hanwoo-ya.”

“Itu mungkin saja terjadi !”

“Kau harus percaya padaku !”

Aku menggeleng kemudian menangis. Sangat berat untuk mengucapkan sepatah kata.

“Bagaimana aku bisa terima pernyataan suamiku yang seperti itu? Kenapa kau menikahiku, oppa? Jika seperti ini lebih baik kita ti..”

Ssshh..” dia menempelkan telunjuknya pada bibirku. “Aku benar-benar mencintaimu. Maka dari itu aku memutuskan menikah denganmu.”

“Aku tidak suka kau terlalu dekat dengannya ! Aku tidak apa-apa dengan skandal ! Walaupun netizen akan menghinaku karena kau menikahiku diam-diam itu lebih baik daripada khawatir memikirkanmu disana bersama wanita itu! Kau egois ! Kau tahu kau egois !!!”

Kurasa Eunhyuk cukup terkejut melihat ekspresi dan teriakanku.

“Kau tidak mempercayaiku?” tanyanya.

“Pergilah oppa, aku tidak ingin melihat wajahmu. Kau menyuruhku untuk tidak bersama pria lain. Bagaimana perasaanmu?! Kau tidak ingat sewaktu kau cemburu dengan Ahn Jae Soo ?! Kau tidak ingat bagaimana sebelumnya kau mengajakku pergi ke apartemennya dan mengatakan bahwa kita berkencan dihadapannya?! Apa kau mau aku juga seperti itu di depan Letnan Kim?!”

“Tapi kali ini kondisi kita berbeda Hanwoo-ya, aku tidak bisa bertingkah sembarangan disana.”

Tsk .” aku tidak bisa menjawab ucapannya lagi. Aku sangat lelah. Aku sangat lelah berdebat dengannya. Kupalingkan tatapanku.

Tidak …

Kurasa aku tidak bisa ada dihadapannya untuk saat ini. Aku bangkit pergi meninggalkannya.

Eunhyuk’s POV

——————–

Aku tidak mengerti kenapa kali ini susah sekali meyakinkan Hanwoo bahwa aku dengan Letnan Kim tidak lebih dari sekadar teman. Aku mengerti dengan sikap cemburunya karena melihat Letnan Kim yang sedikit dekat denganku di stage tadi sore. Tapi tidakkah dia bisa mengerti sedikit pekerjaanku yang sekarang?

Kulihat Hanwoo beranjak pergi meninggalkanku. Dengan cepat aku bangkit membalikkan badannya lalu memeluknya erat. Aku tahu dia sangat marah padaku. Tapi aku juga tidak ingin meninggalkannya dalam keadaan seperti ini. Aku bisa tidak tenang selama di asrama.

Mianhae, Hanwoo-ya.” Nadaku penuh penekanan.

“Aku mencintaimu oppa. Aku sangat mencintaimu. Aku bisa gila jika kau perhhgihh meningg..galkanku.” ujarnya terisak. Aku tidak bisa melihatnya seperti ini. Baru saja aku mengajaknya pergi berlibur ke New Zealand sekarang aku sudah melihatnya menangis lagi.

“Aku tidak akan meninggalkanmu.” Kukecup keningnya. Kurasa dia sudah tidak punya tenaga untuk berdebat denganku. “Aku benar-benar mencintaimu, Hanwoo-ya. Aku tahu kau mempercayaiku.” Kulepas pelukanku untuk menatapnya lekat-lekat. Jemariku menyeka air matanya – kukecup keningnya beberapa detik kemudian turun mencium pipinya – hidung – bibir serta leher jenjangnya. Aku balik mencium bibirnya lagi. Dia membalas ciumanku. Kunaikkan kedua tangannya di pundakku agar dia merangkulku. Tanpa melepas ciuman kami dia merangkul leherku.

Author’s POV

——————–

Eunhyuk berhasil membujuk Hanwoo untuk berbaikan dengannya. Bibirnya menempel pada bibir Hanwoo. Menghisap serta memberikan gigitan kecil pada bibir bawah Hanwoo. Ciuman yang diberikan Eunhyuk mampu membuat amarah istrinya mereda. Hanwoo merasa sedikit sesak kemudian melepas ciumannya. Kening mereka saling menempel. Eunhyuk tidak mengijinkan Hanwoo untuk beristirahat lama-lama. Dia kembali mencium bibir istrinya.

Lidahnya menjulur masuk menyapa lidah Hanwoo. Mereka bermain lidah di dalam ciumannya. Eunhyuk bisa merasakan Hanwoo tersenyum dalam ciumannya.

“Aku rindu bercinta denganmu, sayang.” Bisik Eunhyuk lembut “Mau bercinta denganku malam ini?” bisikan Eunhyuk membuat Hanwoo terjebak dnegan hasratnya. Dirinya yang selama ini kesepian dan sangat membutuhkan belaian suaminya,    merasa hasratnya kembali lagi setelah mendengar bisikan suaminya yang penuh nafsu. Seakan-akan Eunhyuk sangat menginginkan tubuhnya malam ini.

Eotte? Hmm?” tanya Eunhyuk sambil mencium pipi Hanwoo. Wanita itu mengangguk. “Eiii.. Aku ingin mendengar jawabanmu, bukan hanya anggukanmu. Kau ingin bercinta denganku?” protesnya.

Ne..”

“Tsk, kau tidak serius mengatakannya. Jika kau serius ..” Eunhyuk tidak melanjutkan ucapannya karena Hanwoo mencium bibirnya. Eunhyuk dengan cepat melepasnya sambil menggelengkan kepalanya.

“Aku belum selesai bicara. Jika kau serius katakan padaku dengan suara sexymu ‘oppa aku sangat ingin bercinta denganmu’.” Eunhyuk mencoba meyakinkan Hanwoo sekali lagi.

“Yak !” Hanwoo menolak.

Palliwa aku ingin mendengarnya. Jika tidak lebih baik aku kembali ke asrama.”

Oppa aku sangat ingin bercintaah denganhmuuh” mau tak mau Hanwoo mengikuti perintah Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum mengangkat tubuh Hanwoo menggendongnya ala bridal style kemudian dia duduk di atas sofa memangku Hanwoo di atas pahanya yang kurus.

Hanwoo membenarkan posisi duduknya menghadap Eunhyuk. Mereka saling tatap. Eunhyuk mulai melepas tali kimono handuk yang dikenakan Hanwoo. Jemarinya melepas perlahan-lahan kerah kimononya sehingga terlihat tubuh Hanwoo yang putih bersih menampakkan payudaranya yang berukuran sedang.

Eunhyuk menyesap payudara Hanwoo bergantian. Terkadang meremasnya  membuat Hanwoo merasa geli membenamkan kepala suaminya pada dadanya.

“Appaaah kau membawa kondom?” tanya Hanwoo.

“Anio.”

“Yak, aku sedang dalam masa suburku.”

“Jinjayo? Mmm.. itu bagus.” Ujar Eunhyuk masih sibuk menyesap payudara Hanwoo seperti bayi yang sedang kehausan.

“Mwoya? Aku tidak ingin hamil sebelum kau keluar dari militer.”

“Eomma akan senang jika kau hamil.”

Shireo!

Eunhyuk melepas ciumannya – menatap Hanwoo yang sedang khawatir. Tiba-tiba Eunhyuk tertawa pelan. Dia merasa istrinya seperti gadis berusia tiga belas tahun sekarang. Sangat polos dan natural.

“Aku tidak akan membuatmu hamil jika kau belum siap. Kau percaya padaku kan?” pertanyaan Eunhyuk membuat Hanwoo tersenyum.

“Miane.” Ujar Hanwoo singkat. Eunhyuk kembali melanjutkan aktivitasnya. Kini dia melumat bibir Hanwoo lagi. Memagut bibir bawah istrinya. Hanwoo merasa nyaman dengan ciuman Eunhyuk. Dia merindukan hembusan napas suaminya yang menggelitik geli philtrumnya. Eunhyuk melepas ciumannya menatap Hanwoo lagi.

“Lama tak melihatmu, kenapa kau semakin cantik saja.” Pujinya membuat Hanwoo tersipu malu.  Kini gantian Hanwoo mencium leher Eunhyuk membuat pria itu tidak tahan dengan hasratnya yang ingin segera memasukkan miliknya ke lubang vagina Hanwoo. Hanwoo menyesap leher jenjang Eunhyuk – memberi kissmark disana. Jemari Hanwoo membuka kemeja biru donker yang dikenakan Eunhyuk menjatuhkannya ke atas lantai.

Ciuman Hanwoo turun perlahan ke dadanya yang bidang – menyapa puting susunya satu persatu membuat Eunhyuk mendesah. Eunhyuk merasa jantungnya berdetak sedikit cepat karena ulah Hanwoo. Dia mencoba mengatur napasnya. Dia membuka resleting jeansnya karena merasa batang juniornya perlahan-lahan membesar dan menegang.

Hanwoo melenggang turun berlutut menarik turun jeans dan boxer yang dikenakan Eunhyuk. Jemarinya menggenggam junior Eunhyuk yang menegang. Ibu jarinya mengelus-elus pangkal juniornya. Eunhyuk mendesah pelan – memejamkan matanya merasa  geli sekaligus nikmat.

“Suck me please..” pinta Eunhyuk dengan suara yang penuh penekanan. Raut wajahnya menunjukkan bahwa dia sangat bernafsu saat ini. Hanwoo mengeraskan gerakannya sebelum dia membenamkan mulutnya pada batang yang sudah sangat tegang itu. Hanwoo menggerakkan kepalanya naik-turun. Eunhyuk memejamkan matanya mendesah pelan karena perbuatan Hanwoo.

“Hhh.. Yeaah .. Oohh terus jagiya.” Ujar Eunhyuk lembut. Hanwoo melepas kulumannya menatap Eunhyuk sambil terus menggerakkan jemarinya di junior Eunhyuk yang sudah sangat tegang. Hanwoo mengulum junior Eunhyuk lagi. Dengan gemas dia menggigit pelan batang yang digenggamannya.

“Aaahh chagiya ..”

Hanwoo memberhentikan kegiatannya ketika mendengar desahan Eunhyuk yang merasa sedikit sakit.

“Appo-yo?” tanya Hanwoo dengan suara seksi dan raut wajahnya yang sedikit khawatir. Eunhyuk mengangguk memelas. Hanwoo bangkit kemudian menidurkan Eunhyuk begitu saja. Tangan Eunhyuk bergerak menurunkan jeansnya. Hanwoo memejamkan matanya mengecup bibir Eunhyuk, menyesapnya dengan penuh nafsu. Eunhyuk merangkul leher Hanwoo. Bibirnya melepas ciuman Hanwoo kemudian mencium pipi Hanwoo lembut.

“Kau tahu aku sangat mencintaimu.” Bisik Eunhyuk di telinga Hanwoo. Karena bisikan ini membuat hasrat Hanwoo meningkat.

Opppa…” desah Hanwoo.

Hmm…?” tanya Eunhyuk sambil mencium daerah telinga Hanwoo.

“Aku ingin merasakanmu lagi hhh jebal ..” Eunhyuk melepas ciumannya dan menatap Hanwoo. Melihat ekspresi istrinya yang sudah tidak tahan, Eunhyuk bangkit kemudian menggendong Hanwoo membawanya ke atas ranjang. Dia melebarkan paha Hanwoo kemudian menunduk gantian menyesap vaginanya.

Hanwoo memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya menahan kenikmatan yang dia rasakan. Eunhyuk menusuk lidahnya yang panjang itu ke dalam liangnya membuat Hanwoo tak kuasa lagi.

Aaah … ahh ahh !!”

Hanwoo sudah merasa basah karena perlakuan Eunhyuk. Dia sudah tidak sabar Eunhyuk segera memasukkan juniornya yang sudah sangat tegang itu ke dalam liangnya. Merasa Hanwoo sudah basah, Eunhyuk melepas kulumannya lalu merangkak menindih tubuh Hanwoo. Mereka saling tatap.

“Apa kamu sudah siap?” tanya Eunhyuk.

Ne..

“Apa kau yakin ingin merasakan milikku? Aku takut akan menyakitimu karena kita sudah lama tidak bermain.”

“Aku ingin kau menyakitiku .. Jheball.. Hhh..” Hanwoo sudah tidak kuasa. Eunhyuk menuntun ujung juniornya masuk ke liang Hanwoo. Hanwoo meringis membenamkan wajahnya pada bahu Eunhyuk. Dia merangkul leher Eunhyuk. Eunhyuk mencoba memasukkan lagi juniornya dan akhirnya juniornya berhasil melesat masuk ke dalam liang Hanwoo.

“Ahhh..”

“Hhh..”

Desah mereka berdua. Sambil menggerakkan pinggulnya dia mencium pipi Hanwoo – mengecupnya lembut. Pinggulnya masih bergerak perlahan menyesuaikan alurnya. Hanwoo mendesah. Dia merasa masalah-masalah sebelumnya sudha terlupakan karena setiap dia bercinta dengan Eunhyuk dia merasa bahagia dan cukup percaya bahwa Eunhyuk sangat mencintainya.

Merasa sudah nyaman dengan permainannya, Eunhyuk menggerakkan pinggulnya sangat cepat. Dia merasa juniornya sangat tegang. Juniornya menusuk hampir melewati batasnya. Hanwoo yang sudah penuh keringat itu berteriak karena merasa tusukan Eunhyuk sangat nikmat. Hanwoo semakin melebarkan kakinya – mengaitkan kedua kakinya pada pinggul Eunhyuk. Mereka berdua terus mendesah satu sama lain mengisi ruangan yang sunyi ini menjadi sedikit ramai karena ulah mereka. Eunhyuk mempercepat gerakannya karena dia merasa akan keluar. Uratnya sedikit berkedut dan ..

Aaaah … ahhh ahhh .. Oohh Hanwoo-ya saranghae.” Bisik Eunhyuk ketika mengeluarkan spermanya begitu saja di dalam. Hanwoo yang tersengal-sengal mencoba mengatur napasnya. Eunhyuk merasa Hanwoonya belum keluar sedangkan dia sudah mengeluarkan cairannya lebih dulu. Dia memejamkan matanya mencoba untuk mengontrol napasnya sebentar saja.

“Kau ingin aku dibawah dan kau di atas, hmmm?” tanya Eunhyuk.

“Dimana saja asal bersamamu.” Hanwoo mencium bibir Eunhyuk. Hanwoo menjatuhkan Eunhyuk ke ranjang. Kini dia berada di atas menciumi bibir Eunhyuk tapi kemudian Eunhyuk membalikkan tubuh Hanwoo hingga ia berada di atas. Mereka berguling-guling sekejap hingga akhirnya Hanwoo memutuskan untuk berada di atas tubuh Eunhyuk. Dia menyesap lagi batang junior Eunhyuk terkadang mengocoknya. Eunhyuk mendesah. Dia merasa Hanwoo membangkitkan gairahnya lagi. Tak lama juniornya menegang lagi.  Eunhyuk tersenyum. Dia membiarkan begitu saja Hanwoo beraksi.

Hanwoo merangkak – menindih Eunhyuk lalu memasukkan dengan cepat junior Eunhyuk dalam liangnya. Perlahan-lahan Eunhyuk membenarkan posisinya – menegakkan badannya membiarkan Hanwoo merangkul lehernya. Hanwoo mulai menggoyangkan pinggulnya pelan.

Hhh … Aahh oppah ..” desahnya tidak karuan. Eunhyuk tersenyum mendengarnya. Kepalanya menempel di kening Hanwoo.

Aahh kau sangat sexy Hanwoo-ya.” Puji Eunhyuk. Bibirnya mencari bibir Hanwoo untuk dia kecup. Hanwoo terus bergerak semakin liar memberikan kasih sayangnya kepada Eunhyuk.

Aah oppa aah ahh..” Hanwoo mulai mencercau. Eunhyuk menghisap buah dada Hanwoo membuat wanita itu melengkungkan tubuhnya. Eunhyuk melepas kulumannya di dada Hanwoo. Hanwoo menyentuh kedua pipi Eunhyuk lalu mereka berciuman. Eunhyuk merasa semakin terangsang.

Aahh oppa aku ingin keluar..” Hanwoo mengigit bibir bawahnya. Eunhyuk membalikkan posisinya. Kini dia yang memegang kendali. Eunhyuk menggerakkan pinggulnya dengan cepat. Dia juga merasa mulai berkedut lagi.

Aahh aashh.. Oppaaah ..” teriak Hanwoo. “Aku keluar ahh .. Oohh.. Jinjaa..” desahnya lagi. Eunhyuk tidak peduli dia menggerakkan cepat pinggulnya.

“Aku juga jagiya ..”

Pria itu akhirnya mendesah karena mengeluarkan cairan spermanya lagi ke dalam liang Hanwoo di dalam.

Aahh .. ahh ..” desah Eunhyuk. Hanwoo kemudian tersenyum mengecup kening suaminya. Dia merasa Eunhyuknya berjuang malam ini untuknya.

Hanwoo’s POV

——————-

Aku merengkuh tubuhnya setelah kami mandi bersama. Kami sempat melakukan ronde ketiga lagi di dalam kamar mandi. Kini tubuhku terasa lelah begitu juga dengan dirinya. Kupeluk tubuhnya. Dia juga memeluk tubuhku. Dia memejamkan matanya setelah bercerita panjang lebar dan meminta maaf padaku. Dia menyuruhku untuk jangan terlalu khawatir karena dia benar-benar mencintaiku sepenuhnya.

“Kau sudah tidur?” tanyaku. Aku masih merindukannya, sangat. Dalam pelukannya aku diam-diam menikmati wangi tubuhnya. Dadanya yang bidang sangat enak untuk disandarkan.

“Waeyo?” tanyanya.

“Happy Birthday.” Aku menengadah menatap wajahnya. Dia membuka matanya lalu menatapku.

“Gomawoyo.” Dia mengecup keningku.

“Oppa, darimana kau tahu aku ada disini?”

“Hmm.. Aku mendapat pelajaran tentang bagaimana menyadap orang jadi aku mempraktikannya padamu melalui handphone aku bisa mengetahui keberadaanmu dimana kau berada.”

“Igemwoya? Kau kira aku penjahat?” tanyaku dengan tatapan tajam kearahnya.

“Kau sangat jahat kepadaku jika sedang marah. Jika saja aku tidak menyadapmu kau akan membuatku kesusahan hari ini, araseo.” Tangannya menjitak kepalaku pelan.

Aaww..” aku mengaduh kesakitan mengelus kepalaku yang dijitak.

“Jangan melakukan hal yang tidak-tidak lagi. Jika saja aku tidak menyadapmu apa kau tidak berpikir eomma akan bingung mencarimu, hah?”

“Aku sangat lelah dan tidak kuat melakukan perjalanan sampai rumah. Ditambah lagi memikirkan kedekatanmu dengan wanita lain. Aku berniat mengabari eomma bahwa aku tidak pulang hari ini. Yak, kau juga bagaimana kau mendapatkan ijin dari atasanmu?”

“Semua kulakukan hanya karenamu. Kau tahu aku sangat panik. Aku adalah murid kesayangan komandan Kim. Dengan gampang aku bisa mendapatkan ijin terdesak ini.” Ujarnya.

“Kalau begitu aku akan sering melakukan hal ini.” Ujarku.

“Bodoh, kau melakukan hal ini sekali lagi aku tidak akan mencarimu.”

“Kau bohong.” Kesalku. Aku sedikit kesal mendengar jawabannya. Tapi aku tahu dia sedang berbohong.

“Jangan melakukan hal ini lagi. Dunia tentara sangat berbeda aku ingin kau mengerti.”

“Cepatlah kembali. Lebih baik kau meninggalkanku pergi tour daripada menjadi tentara seperti ini.” Pintaku sambil merengek. Dia semakin memepererat pelukannya.

“Aku akan segera kembali.” Dia mengecup keningku lembut mengakhiri malam kami yang indah dalam balutan selimut.

Eunhyuk’s POV

——————

Keesokan harinya aku kembali ke asrama bersiap untuk pergi ke pusat tentara Pyeongchang. Aku menemui komandan karena ingin menepati janjiku. Sebenarnya kemarin ketika meminta ijin untuk keluar tengah malam mencari Hanwoo aku berjanji akan menerima hukuman jika komandan mengijinkannya. Karena beliau mengijinkan jadi hari ini aku harus menghadap Komandan Kim di ruangan.

“Aku ingin menerima hukumanku sekarang, Komandan Kim.” Ujarku datar. Pria tua itu menatapku lalu tersenyum.

“Hukuman … Hmmm …” Komandan Kim tiba-tiba tertawa. “Kau masih single kan?” tanya Komandan Kim. Eunhyuk sebenarnya agak curiga dengan pertanyaan Komandan Kim. Raut wajahnya berubah sedikit pasi.

Ne, Komandan Kim.” aku sangat keberatan mengucapkan hal ini pada Komandan Kim. Karena aku hanya menikahi Hanwoo dihadapan keluarga kami dan belum sah secara sipil jadi statusku di data masih tertulis single atau belum kawin.

“Bagaimana kalau kau menikahi anakku, Kim Chim Ae?”

Lidahku benar-benar kelu mendengarnya. Napasku terasa berhenti. Aku tidak bisa menjawab tepatnya tidak tahu harus menjawab apa. Dia melihat wajah Komandan Kim yang benar-benar serius kini berubah karena tertawa.

“Hhh.. Lee Hyukjae-ssi. Aku mengerti dimana letak orang-orang menyukaimu. Sebelumnya aku dikenal Komandan yang tidak banyak bicara dan jarang memberikan ijin terdesak. Tapi entah kenapa aku menyukai kepribadianmu. Jangan pikirkan mengenai perkataanku, sekarang kau bisa mengambil hukumanmu lari 80 putaran mengelilingi area ini tanpa memakai seragam atas.”

Aku merasa lega mendengarnya. Aku bersiap tanpa babibu lagi memberi hormat kepada Komandan Kim kemudian dengan cepat meninggalkan ruangan ini untuk mengambil hukumanku segera.

Hanwoo benar-benar membuatku harus berlari 80 putaran mengelilingi pusat tentara di Pyeongchang yang cukup luas. Aku sengaja tidak memberitahunya agar dia tidak mengkhawatirkanku lalu menyuruhku pulang saja karena aku masih sangat merindukannya kemarin dan merasa harus menyelesaikan masalahku dengannya.

Hallo.

Lama tak bersua. Maafkeun. Aku sudah mulai sibuk karena sudah mulai bekerja. Sesuai janjiku mau ngasi NC sudah kulakukan ya semoga merasa puas.

Duuh sebenernya aku kangen banget sama Eunhyuk oppa T_________T Kalian bagaimana? Terakhir dia kirim surat panjang lebar banget …. Dan dia punya anjing baru hadiah ulang tahun pemberian Kangin oppa. Gomawoyo Kangin oppa. Hiks.

Baiklah, mohon untuk diberikan komentarnya ya ^^

Terima kasih.

Regard,

Author Hanwoo.

Iklan

14 thoughts on “Realove – Special NC

  1. Akhirnya yg dtunggu di publish juga walaupun mnunggu ckup lama jga :D,,,,,,, wah ncnya hot jga ya untuk ngobatin rasa kangen,,,,wah eunhyuk kena hukuman akhu kira tdi hukumannya nikahin anaknya komandan kim akhu sempat was2 gimana klo bneran hukumannya nikahin anaknya komandan kim syukur dech Ghag jdi itu hukumannya dan harus dganti dengan lari meterin camp 80 kali gimana ya kalo hanwoo tau eunhyuk dihukum muterin camp sebanyak 80 kali ya,,,,,akhu tggu eon next partnya 😀

    Suka

  2. gils yah hyukkjae hanwoo mah selalu hottttttttt hahahaha parah dah gatau knp sweet bgt hyukjae ngajakinnya huhu dan kalp lagi berantem emg paling enak baikkannya plus plus yah hahaha

    Suka

  3. Semoga aja hyuk tdk di jodohkan sama anak komandannya 🙏🏻 Hanwoo marahnya bentar doang hmm….. Tapi kesihan juga sama hyuk oppa disuruh lari 80 kali di lapangan. Figthing 💪🏻💪🏻💪🏻
    Nc nya bener bener hot ㅋㅋㅋㅋ bikin merinding bacanyaa, baca aja udah merinding apalagi ngebayanginnya *plaakk* x_x

    Suka

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s