[MOVIE] Realove – A Lot Like Love

Untitled-4aa

Author: Hanwoo • Cast: Lee Hyukjae – Hanwoo – and Other Cameo • Genre: Straight – Romance • Length: oneshoot – movie

Author’s POV

——————

3 years later…

Eunhyuk memasuki kamarnya dan melihat Hanwoo berdiri di depan cermin memandang perutnya yang membesar karena sedang mengandung. Dia menatap perutnya yang sudah besar itu. Bulan ini sudah memasuki bulan-bulan kelahiran. 9 Bulan dia mengandung tidak semudah yang ia pikirkan. Dia harus melewati masa-masa sulit untuk menyambut kelahiran bayinya.

Dia harus melewati saat-saat dimana dirinya sedang merasa ngidam dan merasa sensitif di setiap harinya. Dia harus menangis dan selalu merasa curiga Eunhyuk akan meninggalkannya bersama wanita lain. Tapi pria itu sangat sabar berada disampingnya. Eunhyuk hanya bisa mengalah dan mengalah agar mereka tidak berujung pada pertengkaran. Dia juga tidak lupa untuk mengingatkan Hanwoo untuk tidak selalu curiga karena dia tidak ingin anaknya lahir selalu mencurigai orang-orang disekitarnya. Alhasil Hanwoo selalu mencoba menuruti dan mempercayai Eunhyuk.

Pernah Hanwoo menangis sepanjang malam membuat Eunhyuk tidak bisa memejamkan matanya dan harus tidur di sofa karena Hanwoo tidak ingin tidur dengan Eunhyuk malam itu. Tapi terkadang Hanwoo ingin dimanja setiap malam syukurnya Eunhyuk selalu ada dirumah ketika keinginan itu datang.

Di awal-awal bulan masa kehamilannya Hanwoo sering mual-mual dan selera makannya hilang membuat Eunhyuk merasa khawatir dan selalu memaksanya untuk makan. Belakangannya Hanwoo sangat suka makan dan selalu ingin dilayani. Dia ingin dibelikan gorengan di pinggir jalan, terkadang meminta gula kapas dan permen karet. Eunhyuk harus memenuhi semua permintaan itu.

Dan kini semua itu sudah terlewati..

Eunhyuk memeluk Hanwoo. Senyumnya mengembang menarik bibir tipisnya yang terlihat seperti segaris.

Saranghae” ujar Eunhyuk. Hanwoo membalas dengan anggukan. Jemarinya meraba pipi Eunhyuk mengelusnya.

Pernikahan yang sangat membahagiakan setelah mereka berjuang bersama ketika Eunhyuk berjanji mengumumkan akan menikahi Hanwoo setelah dia pulang dari wajib militernya. Karena Eunhyuk merasa untuk apa dia menutupi apa yang disukainya oleh publik? Toh mereka akan membicarakannya di awal saja selebihnya mereka mungkin akan menyukai keberadaan mereka.

Yah pada awalnya orang-orang terutama para ELF tidak menyetujuinya. Tapi seiring berjalannya waktu mereka akhirnya menerima kenyataan karena Eunhyuk selalu meminta maaf begitu juga dengan Hanwoo. Walaupun masih ada segelintiran orang yang tidak suka namun dari komentar-komentar netizen mereka pada akhirnya mendukung hubungan keduanya.

Hanwoo’s POV

——————–

Selesai membantu mertuaku memasak kami sekeluarga makan bersama tanpa Sora onnie. Kakak iparku setahun yang lalu sudah mengakhiri masa lajangnya dan memilih menikah dengan instruktur Gym yang juga dekat dengan suamiku. Pria itu adalah Nae Jong Suk . Ya orang-orang pasti mengenalnya karena beberapa member Suju sempat mengunggah foto bersamanya.

Hanwoo-ya apa kau baik-baik saja hari ini?” tanya ibu mertuaku dengan tatapan khawatir. Dia selalu mengkhawtairkanku dan sangat perhatian padaku ketimbang memperhatikan anak laki-lakinya sendiri. Aku bersyukur bertemu orang-orang baik ketika aku menikah. Karena aku mendengar dari beberapa teman atau saudara yang menasehatiku hidup setelah hari pernikahan itu adalah kehidupan yang sebenarnya. Sangat jarang bisa mendapatkan mertua yang baik atau saudara ipar yang baik. Tapi Tuhan sangat memberkatiku memberikan orang-orang yang sangat baik didekatku.

“Ne emeonim. Aku baik-baik saja.”

“Aku dan ayah akan pergi apa kau sebaiknya ikut kami saja ?” tanya ibu mertuaku mengingat Eunhyuk juga akan berangkat syuting MC pagi ini.

“Lebih baik kau ikut eomma dan appa.” Pinta Eunhyuk sambil menyuap daging babinya. Aku menggeleng.

“Sepertinya aku akan dirumah saja karena tubuhku sangat berat jadi tidak ingin pergi kemana-mana.” tolakku karena aku benar-benar merasa tidak enak dengan tubuhku yang berat ini aku jadi malas ingin pergi kemana-mana.

“Jika ada apa-apa cepat telepon salah satu dari kami karena Eunhyuk pasti akan sibuk” ujar  ayah mertuaku mengingatkan.

“Ne..”

*

Setengah jam berlalu. Aku bersantai di ruang keluarga berbaring di sofa menonton TV. Aku mengelus-elus perutku yang sudah besar. Jarang sekali aku sendiri seperti ini. Biasanya aku pasti ikut dengan kedua mertuaku ketika mereka pergi. Tapi aku benar-benar merasa lelah dan merasa tubuhku sangat berat untuk pergi hari ini.

Sebenarnya hari ini kedua mertuaku sedang pergi untuk menyiapkan surprise party kecil-kecilan untuk ulang tahun suamiku jam 12 malam nanti. Aku hanya menitipkan kado yang aku pesan kepada mereka. Aku membelikan dia jam tangan yang baru.

Tiba-tiba aku meringis janin di dalam perutku sedikit menendang membuatku merasa sangat sakit karena merasa kali ini tendangannya tidak seperti biasanya lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan dia menendang berkali-kali kali ini membuatku ingin menangis. Aku merasa ingin pipis. Kuberanjak pergi ke kamar mandi namun sialnya kakiku tersandung sudut meja dan membuatku jatuh tiba-tiba. Aku benar-benar panik terjatuh ke lantai dan menangis menahan sakitnya perutku. Kulihat air ketubanku mengalir ke paha. Aku berteriak keras meminta tolong. Mungkin saja akan ada seseorang dari luar mendengar suaraku.

Tanganku coba menggapai handphone di atas meja tapi rasa sakit ini lebih besar dari yang kuduga. Aku tidak tahan namun tidak bisa berbuat apa-apa. Aku tidak bisa berdiri walaupun sudah berusaha. Bahkan merangkakpun susah. Aku menangis. Merasa menyesal dan bodoh kenapa hal ini harus terjadi. Aku berdoa pada Tuhan jika saja nanti ada yang harus diselamatkan salah satu dari aku dan anakku aku berdoa agar Tuhan menyelamatkan anakku terlebih dahulu. Aku merintih masih tetap berusaha meraih handphone yang ada di atas meja. Keringatku sudah bercucuran akibat menahan rasa sakit yang sangat luar biasa.

“Ya Tuhan .. Aku tidak tahan lagi ..”

Aku pasrah dan menangis.

“Eunh..yuk..” aku berkata lirih sambil menangis. Tubuhku sudah lemas dan aku terjatuh. Kepalaku pusing dan mataku sedikit berkunang-kunang. Entah aku sekarang sedang bermimpi atau aku salah mendengar suara pintuku yang perlahan terdengar terbuka namun aku sudah lemas sekali untuk berpikir. Perutku sakit sekali.

“Han..woo?!” aku mendengar suara seseorang. “HANWOO-YA!!!” Orang itu berteriak mendekatiku dalam keadaan setengah sadar. Aku melihat kakak iparku dan sempat berbisik memanggilnya sebelum aku benar-benar tidak sadarkan diri.

Author’s POV

——————

Di depan ruang persalinan yang pintunya sudah tertutup rapat dan lampu tanda persalinan sedang menyala berwarna merah. Sora berdiri seorang diri dengan raut wajah yang terlihat sangat tidak enak dan tidak tenang karena tahu adik iparnya hampir saja tidak terselamatkan jika saja dia datang terlambat sedikit saja. Jika saja Eunhyuk tidak mengkhawatirkan Hanwoo yang diam sendirian di dalam rumah dan tidak menelpon dirinya untuk menjaga wanita itu dia tidak tahu apa yang akan terjadi dengan adik ipar dan keponakannya yang masih di dalam kandungan.

Kenapa Tuhan membuat hari ini menjadi seperti ini? Sora sangat khawatir bagaimana jika hal yang tidak diinginkan terjadi? Walaupun dia selalu mencoba berpikir positif dan berdoa tanpa henti. Perasaannya sangat takut.

Sora mencoba menelepon adiknya lagi . Sedari tadi dia sudah berusaha menelepon Eunhyuk namun tidak diangkat bahkan dia tidak tahu nomor telepon manager Super Junior yang sedang bersamanya. Kedua orang tuanya sedang menuju perjalanan begitu juga dengan kedua orang tua Hanwoo.

Chagiya, Hanwoo eotteyo?” Nae Jong Suk datang menghampiri Sora.

Mollayo. Apa kau tahu nomor telepon manager Hyukjae?” tanya Sora cemas.

“Ne aku tahu. Aku akan mencoba menelepon Manager Kim.”

“Haah syukurlah. Anak itu tidak bisa dihubungi dia pasti sedang syuting.”

“Tenanglah sebentar.” Nae Jong Suk memeluk Sora agar istrinya sedikit tenang. “Semua akan baik-baik saja.” Ujar Nae Jong Suk sembari melihat kontak di hp nya.

“Aku ingin pergi berdoa ke Gereja.”

“Ne akan kutemani.” Nae Jong Suk mencium kening Sora.

*

Kim Yong Sun manajer setia Super Junior itu mengangkat telepon dari Nae Jong Suk dan mengatakan kejadian yang sebenarnya bahwa Hanwoo sedang berada di rumah sakit sekarang untuk melakukan persalinan karena Sora mendapati Hanwoo terjatuh di dalam rumah. Kim Yong Sun mulai ikut panik masalahnya Eunhyuk sedang melakukan recording dan itu akan berlangsung sedikit lama. Apa yang harus dia lakukan?

Kim Yong Sun menggigit bibirnya sambil menatap pria yang dikenalnya sudah begitu lama. Dia juga sangat tahu pria itu sangat mencintai istrinya. Jika dia memberi tahu Eunhyuk pasti tidak ingin melakukan recording dan akan berdampak pada perusahaan. Kim Yong Sun cemas dan sangat panik.

Eunhyuk yang sangat tampan sedang duduk diapit oleh dua pasangan suami isteri. Dia sangat tampan dengan kemeja berwarna merah marun  dan celana panjang hitamnya. Poninya disisr memperlihatkan keningnya dia yakin Hanwoo akan menyukai stylenya yang seperti ini.

Dia sedang menjadi MC di acara How to Be a Parents pada serial KBS. Para pasangan di sebelah kanannya adalah pasangan muda yang masih baru sedangkan disebelah kirinya adalah pasangan yang sudah 8 tahun menikah dan memiliki anak kembar. Disana Eunhyuk ditugaskan untuk membahas bagaimana susah dan senangnya menjadi orang tua, bagaimana senangnya memiliki anak-anak, dan lain-lain yang bersangkutan dengan hal-hal sewaktu menikah.

Tiba-tiba Sutradara berteriak “CUT” ditengah-tengah acara membuat semua melihat ke arah sutradara dan disana ada Kim Yong Sun sedang berbisik menjelaskan kepada Sutradara. Eunhyuk melihat keadaan yang sedang tidak baik itu namun dia tidak ingin tahu kenapa dan memperhatikan Cordynya yang datang untuk memperbaiki riasan wajahnya agar terlihat sedikit baik.

Tiba-tiba Kim Yongsun menghampirinya dan berbisik padanya..

“Hyukie, sesuatu terjadi pada istrimu. Jong Suk meneleponku dia sedang ada dirumah sakit. Hanwoo sedang dalam persalinan karena dia terjatuh di lantai.” Kim Yong Sun memutuskan untuk mengatakannya pada Eunhyuk dan meminta keringanan pada sang Produser untuk memberikan Eunhyuk ijin menemui istrinya ke Rumah Sakit.

Mendengar itu Eunhyuk merasa lemas. Dia ingin bangun namun kakinya tidak kuat mendengar berita yang baru saja dibawakan Kim Yong Sun mengenai istrinya.

“Jebal hyung antar aku kerumah sakit segera !!!” teriak Eunhyuk membuat semua berpaling ke arahnya. Eunhyuk menitikkan air mata. Dia menangis. “HYUNG !!!” teriak Eunhyuk pada Kim Yong Sun.

*

Eunhyuk berlari ke rumah sakit melihat keluarganya dan keluarga Hanwoo sudah berdiri di depan ruang persalinan. Ibu Hanwoo sedang menangis dipeluk Sungjin. Eunhyuk, Kim Yong Sun dan Sungmin datang bersamaan.

“Bagaimana Hanwoo?! Noona apa yang terjadi?! Aku menyuruhmu untuk menjaganya kenapa dia bisa sampai jatuh ?!”

“Mollayo. Aku baru saja tiba dan sudah melihatnya di lantai dengan air ketubannya pecah.” Ujar Sora mencoba menahan tangis sembari menggigit bibirnya.

“Tenang Hyukie mari kita berdoa semoga semua baik-baik saja.” Ujar ayahnya.

“Bagaimana aku bisa tenang ?! Aku ingin masuk ke dalam !!” Eunhyuk ingin membuka pintu ruang pesalinan namun Sungmin mencegatnya.

“Tunggu sampai dokter memanggilmu baru kau boleh masuk ke dalam Hyuk !”

“Istriku sedang membutuhkanku !!!”

“Arayo !! Tapi bisakah kau tenang agar adikku juga bisa menjalani proses persalinannya?!” Sungmin balik membentak. Eunhyuk memejamkan matanya dia berusaha menarik napas sekuat-kuatnya. Bahkan tangisannya seperti teriakan.

Tiba-tiba pintu ruang persalinan terbuka dan menatap mereka yang sedang menatap dokter yang keluar dengan tatapan resah.

“Apa saya bisa bertemu dengan suami dari Nyonya Lee Hanwoo?” tanya sang dokter. Eunhyuk tanpa ragu melangkah maju.

“Saya dok, apa yang terjadi?”

“Kami akan melakukan operasi karena bayinya mengalami benturan jadi posisinya sedikit terbalik. Kondisi sang ibu juga sedang tidak sadarkan diri saat ini karena dia tidak kuat menahan rasa sakitnya. Bisakah anda menyetujuinya untuk melakukan operasi sekarang juga?”

“Lakukan yang terbaik dok. Selamatkan ibu dan bayi saya” Eunhyuk menggenggam jemari dokter.

“Baiklah kalau begitu.”

Eunhyuk’s POV

———————

Satu jam pun berlalu. Hari apa yang sedang aku lewati sekarang? Aku menangis sedari tadi, meraung-raung sepertinya hal berat baru saja aku lalui. Proses persalinan sudah selesai dari 15 menit yang lalu. Aku ditemani Sungmin dengan balutan baju biru dari Rumah Sakit persalinan VIP di Seoul mengunjungi ruang bayi. Disana aku tersenyum menatap bayiku dari balik kaca sedang tertidur lelap. Kulitnya berwarna putih kemerahan. Putri kecilku tiba-tiba tersenyum seperti tahu ayahnya sedang datang.

Uuuu .. Kiyeowo..” ujar Sungmin tersenyum sangat senang. Dia menepuk pundakku kemudian merangkulku.

“Selamat Hyukjae appa. Kau lebih dulu memiliki putri kecil yang imut.”

“Gomapta. Setidaknya kau lebih dulu memiliki putra. Ah apakah hal itu sangat penting sekarang? Melihat persalinan berjalan dengan lancar aku sangat bahagia.” Sungmin tersenyum menatapku.

“Aku tidak kuasa jika aku menjadi kau. Kau sungguh ayah yang hebat Hyukie.” puji Sungmin membuat Eunhyuk merasa lega mendengarnya.

*

Ketika semua orang sudah pergi dan hanya tinggal aku dan Hanwoo berdua. Aku menggenggam tangan Hanwoo dan menatapnya yang sedang terpejam. Hanwoo belum sadarkan diri sudah dua jam berlalu. Tiba-tiba aku menangis lagi. Aku sangat takut jika terjadi apa-apa dengan istriku. Bagaimanapun banyak hal yang telah aku lewati bersamanya bertahun-tahun. Aku tidak bisa hidup jika tidak ada dia.

“Bangunlah, jebal.. Jagiya.. Aku minta maaf seharusnya aku tidak kerja hari ini dan menemanimu.” Ujarku sambil terisak.

“Aku sangat-sangat mencintaimu. Jebal bangunlah katakan bahwa kau baik-baik saja itu akan membuatku sangat lega. Aku ingin kau mendengar kabar anak kita dari mulutku. Putri kita akan menjadi putri yang sangat cantik dan dicintai banyak orang. Bangunlah. Jangan membuatku menderita seperti ini. Aku sangat mencintaimu semenjak pertemuan kita pertama kali sampai saat ini. Jebalyo.”

“Aku tidak akan memarahimu jika kau terbangun nanti aku berjanji. Ouchh.. Hanwoo-ya..” aku mengelus jemeri Hanwoo dengan pipi kananku.

Hanwoo’s POV

——————–

Aku membuka mata perlahan tersadar dari tidur lelapku. Apa yang telah terjadi? Kenapa aku bukan berada di rumah melainkan berbaring disuatu tempat? Mataku menoleh kea rah suamiku yang seang tertidur menggenggam tanganku. Dan aku menoleh ke kanan melihat infus. Saat itu aku tersadar dengan kejadian aku terjatuh tadi ditambah pula melihat perutku yang sedikit kempis.

Aku berteriak histeris tentu saja suaraku membuat Eunhyuk terbangun. Aku sekuat tenaga duduk namun Eunhyuk memelukku dan mengelus rambutku membuatku tenang.

“Apa aku keguguran? Yeobo, kenapa perutku kempis? Jjj..” aku tak sanggup lagi bertanya karena merasa sesak. Kurasakan kepala suamiku menggeleng kemudian mencium keningku.

“Perutmu kempis karena kau sudah berjuang melahirkan putri cantik kita.” Kata-katanya membuatku berhenti terisak.

“Jeongmal? Apa aku tidak mengecewakanku?”

“Ini hadiah terbaik yang pernah kau berikan padaku sehari sebelum ulang tahunku.”

Kedua tanganku memeluknya. Aku menangis terharu mendengarnya. Eunhyuk mempererat pelukannya. “Mianhae membuatmu panik. Aku terjatuh tersandung meja sewaktu ingin pergi ke kamar mandi. Aku rasa putri kita sudah tidak sabar bertemu ayahnya untuk merayakan ulang tahun bersama dia menendang-nendang terus membuat perutku sakit dan kakiku tersandung meja ruang tamu. Mianhaeyo.” Ujarku.

“Seharusnya aku tidak bekerja dan menjagamu. Mianhayeo.” Ujarnya juga merasa sangat menyesal.

“Aku kira aku tidak akan bisa menyelamatkan bayiku.”

“Kau bisa, kau hebat. Aku sangat mencintaimu. Terima kasih sudah berjuang untukku.”

Aku sangat terharu mendengarnya. Aku sangat mencintai pria ini. Dia selalu menjaga dan merawatku dengan baik. Aku selalu mendapat perlakuan istimewa dari orang-orang yang menilainya buruk justru dia adalah pria yang sangat baik.

“Happy Birthday..” bisikku.

“Gomawo.”

Eunhyuk oppa mencium ujung hidungku lalu mencium keningku. Aku tersenyum terharu kemudian mencium bibirnya.

Author’s POV

——————-

8 Bulan kemudian..

Sore hari ini Eunhyuk sedang mengajari putri kecilnya berjalan di ruang tengah. Lee Eun Soo kini sudah berusia 9 bulan.Eunhyuk dan Hanwoo menamai putri kecilnya Lee Eun Soo. Heechul datang menjenguk Lee Eun Soo dan menemani Eunhyuk mengajari Eun Soo berjalan. Eun Soo sangat telat untuk bisa berjalan karena giginya tumbuh terlebih dahulu. . Heechul mencoba membuat Eun Soo kecil tertawa dengan candaannya. Ayah Hyukjae memotret momen bahagia cucunya dengan handphonenya.

Member Super Junior sangat senang dengan kelahiran putri pertama Lee Hyukjae. Bahkan berita ucapan selamatpun beredar dimana-mana mengenai kelahiran anaknya dan netizen sangat senang mendengar kabar gembira ini.

Heechul kemudian menggendong Eun Soo menculiknya dari ayahnya. Heechul sangat gemas dan senang melihat anak kecil. Eun Soo terdengar cekikikan digendong Heechul.

“Yaaak hyung !” teriak Eunhyuk. Mereka berlari kea rah dapur menganggu Hanwoo yang sedang membantu ibu mertuanya memasak. Hanwoo sempat menggodai putri kecilnya sesaat. Dia tampak sangat senang. Ibu mertuanya menghampiri Hanwoo dan menggantikannya memasak.

“Jebal foto aku dengan istri dan anakmu. Aku akan mengunggahnya ke instagramku.” Heechul meminta tolong pada Hyukjae.

“Shireo ! Aku tidak ingin ada yang berkomentar kau adalah appa dari anak dan istriku !” tolak Hyukjae.

“Yak! Kau berani menolakku?!” Heechul mendelik ke arah Hyukjae dan menggerakkan tangannya yang menggegam handphone melakukan kode agar Eunhyuk mengikuti perintahnya. Hanwoo tertawa pelan melihat kejadian ini. Dengan berat hati Eunhyuk menuruti permintaan Heechul. Dia mengambil handphone Heechul kemudian pura-pura akan memfoto mereka berdua namun dengan cepat Eunhyuk mengganti kameranya menjadi kamera depan lalu selfie dengan mereka bertiga.

Heechul sempat mengomel namun foto itu juga yang diunggahnya ke instgramnya . Foto Hyukjae sedang memegang handphone tersenyum ke arah layar kamera dan dibelakangnya Heechul sedang menggendong Eunsoo dan Hanwoo berdiri disebelahnya. Dia mengunggahnya dengan caption:

“Hari ini, bertemu Lee Eun Soo yang sedang berlatih berjalan dan seorang pria yang tidak ingin istrinya berfoto dengan pria lain, sungguh posesif. Tapi aku sangat senang melihat kalian. Berbahagialah saudaraku. Samchon akan menunggumu dewasa, Lee Eun Soo.”

 

.

.

.

End.

Happy Birthday yeobo-ya ..

Tanpa dimintapun aku selesai mengetik kalau feel dan moment lagi ada. Sebentar lagi kamu keluar wamil. Ini kado aku untuk kamu di tahun 2017. Aku cuman ngerasa kamu dan aku sedikit ada relasi. Seperti sesuatu…

Banyak hal yang aku lewati bersama SUPER JUNIOR bahkan sampai saat ini perasaan itu masih ada. Aku tidak bisa menghapusnya walaupun aku sudah mempunya seseorang yang nyata yang benar-benar aku cintai saat ini. Walaupun pria bernama JImin selalu ada disampingku menemaniku selama kamu no duty di Suju. Kamu selalu ngingetin aku dengan hal-hal kecil supaya aku nggak lupa kamu.

Semacam kamu tiba-tiba datang ke mimpiku kemarin hari. Trus harus ya kamu update instagram sama Ryeowook dengan caption “ARMY JUNIOR”. Tahun lalu kamu datengin Sunny ke Bali di hari ulang tahunmu dan tahun ini di hari ulang tahunmu ticketing BTS diselenggarakan… Gimana aku bisa yang namanya lupa sama kamu?

Happy Birthday…

Happy Birthday and I Love you so much.

Iklan

2 thoughts on “[MOVIE] Realove – A Lot Like Love

Leave a Comment ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s